Publication Search

80,083 articles from 756 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Shofia Hidayah; Lailatul Fajriyah; Siti Aisyah; Diana Susilowati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kemampuan penalaran matematis adalah kemampuan yang dinilai penting dimiliki siswa dalam mempelajari matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode tes dan wawancara. Berdasarkan hasil pekerjaan siswa terhadap soal tes, siswa dibagi menjadi tiga kelompok kemampuan kognitif yaitu tinggi, sedang, dan rendah, masing-masing kelompok dipilih satu orang untuk dijadikan subjek penelitian. Dengan demikian subjek penelitian ini ada tiga orang yaitu siswa dengan kemampuan kognitif tinggi (T), sedang (S), dan rendah (R). Indikator pertama penalaran matematis yaitu mengajukan dugaan mampu dipenuhi oleh subjek T, S, dan R. Indikator kedua penalaran matematis yaitu manipulasi matematika mampu dipenuhi oleh subjek T dan subjek S. Indikator ketiga penalaran matematis yaitu memberikan bukti dan alasan terhadap solusi yang dioeroleh hanya mampu dipenuhi oleh subjek T. Indikator keempat penalaran matematis yaitu menarik kesimpulan tidak dapat dipenuhi oleh ketiga subjek.

Ainun Ainun; Amir Hamzah; Yusriana Yusriana

JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA) 2023 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk (X1) dan harga (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) telur ayam broiler pada toko Anna di Desa Pondong Baru Kecamatan Kuaro.Sampel pada penelitian ini adalah pembeli telur ayam broiler pada toko Anna yang membeli produk telur ayam pada bulan Desember 2022 dengan teknik sampling insedental dan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 32 orang. Pembeli sebagai sampel pada penelitian ini diberikan kuesioner yang terdiri dari 19 pernyataan. Tanggapan pada kuesioner diuji validitas dan reliabilitas sebelum dilakukan analisis regresi linear berganda.Hasil pengujian instrument penelitian yaitu kuesioner menunjukkan bahwa 19 butir pernyataan valid karena r hitung > r tabel. Selain itu, seluruh pernyataan reliabel karena nilai Cronbach’s Alpha > 0,60 (0,945 > 0,60).Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y= -69,359 + 0,852 X1 + 0,275 X2. Nilai koefisien korelasi ganda sebesar 0,861 yang artinya korelasi sangat kuat antara kualitas produk (X1) dan harga (X2) dengan keputusan pembelian (Y) telur ayam broiler pada toko Anna di Desa Pondong baru Kecamatan Kuaro. Nilai Koefisien Determinasi 0,724 yang artinya variasi kualitas produk (X1) dan harga (X2) dapat menjelaskan keputusan pembelian (Y) telur ayam broiler pada toko Anna di Desa Pondong Baru Kecamatan Kuaro sebesar 72,4% sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti sebesar (100 – 72,4)% = 27,6%.Pengujian simultan menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel (41,639 > 3,33) atau p-value (Fhitung) < α (0,000 < 0,05) sehingga H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minimal ada satu diantara variabel kualitas produk (X1) dan harga (X2) yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) telur ayam broiler pada toko Anna di Desa Pondong Baru Kecamatan Kuaro.Selanjutnya, dilakukan pengujian parsial dengan melihat nilai thitung masing- masing variabel independen yang terdiri dari kualitas produk (X1) dan harga (X2) masing-masing sebesar 5,386 dan 1,357 yang jika dibandingkan dengan ttabel sebesar 2,045, maka kualitas produk (X1) sebesar 5,386 > 2,045, berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) telur ayam broiler pada toko Anna dikarenakan t hitung > t tabel. Sedangkan harga (X2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) telur ayam Broiler pada toko Anna dikarenakan t hitung < t tabel..

Christy Genoveva Matialo; Philoteus E. A. Tuerah; James U. L. Mangobi

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Penelitian ini dilatarbelakangi dari data observasi yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa terhadap materi SPLDV tergolong rendah. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linier dua variabel berbeda ketika diajar menggunakan model Problem Based Learning dan Direct Instruction. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 12 Dumoga. Subjek penelitiannya adalah seluruh siswa pada dua kelas, yang mana satu kelas eksperimen, dan kelas kedua adalah kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre-test kepada kedua kelas sebelum diberikan perlakuan, selanjutnya diberikan post-test setalah diberikan perlakuan. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Perbedaan Rata-Rata Dua Kelompok yang Tidak Berpasangan (Uji-t) dengan hasil pengujian hipotesis diperoleh , maka tolak . Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa siswa yang mengalami pembelajaran dengan model PBL lebih baik dari siswa yang mengalami pembelajaran dengan model DI pada materi SPLDV. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih baik dari siswa yang diajar menggunakan model Direct Instruction.

Angela Irisya Nesti; Muhamad Firdaus; Marhadi Saputro

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat  tinggi di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila; (2) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat sedang di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila; (3) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat rendah di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan bentuk penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIIB yang terdidri dari 28 siswa. Alat pengumpul data yanag digunakan adalah angket minat belajar, tes kemampuan berpikirkreatif matematis berbentuk essay sebanyak 4 soal, dan wawancara terdapat 6 siswa diperoleh dari hasil angket yang terdiri dari 2 siswa (B16 dan B1) perwakilan kelompok tinggi, 2 siswa (B5 dan B18) perwakilan kelompok sedang dan 2 siswa (B21 dan B24) perwakilan kelompok rendah.sebelum digunakan dalam penelitian ini, soal tersebut sudah diuji cobakan untuk menentukan validitas, daya pembeda, indeks kesukaran dan reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa B16 dan B1 memiliki minat belajar tinggi dengan kemampuan berpikir kreatif matematis memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, kebaruan dan elaborasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar tingkat tinggi memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat atas. Untuk siswa B5 dan B18 memiliki minat belajar sedang dengan kemampuan berpikir kreatif matematis  siswa B5 memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, dan elaborasi sedangkan siswa B18 memenuhi ini indikator elaborasi saja. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar tingkat sedang memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat tengah. Dan untuk siswa B21 dan B24 memiliki minat belajar rendah dengan kemampuan berpikir kreatif matematis belum memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, kebaruan dan elaborasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar rendah tinggi memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat bawah.      

Kartika Birawan; Amira Prameswati; Muhammad Gefika Abdulrafi; Siti Raina Az Zahra; Ahmad Fu’adin

Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menjelaskan kekeliruan yang dialami siswa serta menganalisis faktor penyebab kekeliruan siswa dalam mengerjakan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini termasuk dalam jenis eksploratif bersifat kualitatif yang dilakukan di salah satu bimbingan belajar di Bandung. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah metode tes tertulis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 13 orang yang merupakan siswa kelas IX. Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa kesalahan siswa dalam menentukan solusi dari soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel adalah: (1) Kekeliruan konsep, (2) Kesalahpahaman dalam memahami soal, (3) Kekeliruan hitung. Faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman siswa mengenai konsep Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, kurangnya latihan menyelesaikan soa-soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dan kurangnya ketelitian dalam menentukan solusi dari soal.

Reni Inriani Limbong; Sahat Simatupang; Sriayu Aritha Panggabean

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Tingkat Suku Bunga Kredit Terhadap Pertumbuhan Nasabah Pada Credit Union (CU) Tani Sehat Sipeapea Kabupaten Tapanuli Tengah. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif untuk membahas permasalahan yang dihadapi oleh keuangan perusahaan . Analisis data dijelaskan dengan mengunakan hasil beberapa analisis sub-data yang linear mengenai tingkat suku bunga kredit terhadap pertumbuhan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang negatif antara tingkat suku bunga kredit dan pertumbuhan nasabah pada Credit Union (CU) Tani Sehat Sipeapea Kabupaten Tapanuli Tengah sebesar -0,544 sehingga apabila diinterpretasikan dalam skala nilai dapat dikategorikan rendah. Persamaan regresi yang diperoleh Y= 86,088 – 4,476X  yang menunjukkan pengaruh tingkat suku bunga kredit terhadap pertumbuhan nasabah pada Credit Union (CU) Tani Sehat Sipeapea Kabupaten Tapanuli. Uji t menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan ditolak (tidak Signifikan) kebenarannya, dimana t hitung -1,123 < 3,18245 yang berarti pertumbuhan nasabah belum tentu bertambah sebesar koefisien regresi / slop (-4,476) apabila variabel tingkat suku bunga kredit ditambah dengan satu satuan. Sementara koefisien determinasi diketahui bahwa tingkat suku bunga kredit hanya berperan sebesar 29,6% terhadap pertumbuhan nasabah pada Credit Union (CU) Tani Sehat Sipeapea Kabupaten Tapanuli Tengah dan sisanya sebesar 70,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian.

Tri Hendriani; Yadi Ardiawan; Dwi Oktaviana

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Filter Game Edukasi Berbasis Instagram untuk siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ketapang yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian dengan model rancangan pengembangan ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan pokok, yaitu analisys (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (penerapan), dan evaluation (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini terdiri dari ahli (validator) yaitu validator materi dan validator media. Serta subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP sebanyak 16 orang.Cara pemilihan sampel menggunakan Sampling Purposive. Tingkat kevalidan filter game edukasi berbasis Instagram mencapai kriteria sangat valid dengan kevalidan materi mencapai 87,62% dan kevalidan media mencapai 86,11%. Tingkat kepraktisan filter game edukasi berbasis Instagram mencapai kriteria sangat praktis melalui angketrespon guru yang mecapai 85% dan angket respon siswa mencapai 86%. Selanjutnya tingkat keefektifan filter game edukasi berbasis Instagram melalui validasi empiris dengan kriteria tergolong tinggi dan sangat tinggi, indeks kesukaran dengan kriteria tergolong sedang, daya pembeda dengan kriteria tergolong baik dan sangat baik, dan reliabilitas mencapai 0,84 kriteria tergolong sangat tinggi.    

Liana, Lie

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Hubungan antara variabel-variabel independen dengan variabel-variabel dependen kemungkinandipengaruhi oleh variabel-variabel lain, salah satu diantaranya adalah variabel moderating. Variabelmoderating ini dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen dan variabeldependen. Sifat atau arah hubungan antara variabel-variabel independen dengan variabel-variabel dependendapat positif atau negatif tergantung pada pada variabel moderating. Ada beberapa uji untuk untuk mengujipengaruh variabel moderating ini, diantaranya adalah Moderated Regression Analysis (MRA). ModeratedRegression Analysis (MRA) merupakan aplikasi khusus regresi berganda linear dimana dalam persamaanregresinya mengandung unsur interaksi (perkalian dua atau lebih variabel independen).