Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Hamdana; Amin, Nurlaela; Sudarni Karim, Sri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit Stroke adalah salah satu penyakit serebiovaskuler yang lebih sering terjadi di berbagai negara baik negara maju maupun negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja, data pasien stroke tahun 2017 sebanyak 103 orang, tahun 2018 sebanyak 140 orang, dan tahun 2019 sebanyak 150 orang, ini artinya terjadi peningkatan pada pasien stroke setiap tahunnya. Akibat dari meningkatnya jumlah pasien stroke di RS ini, banyak dari pasien arus berbaring lama di perawatan. Periode Januari 2019 sampai Januari 2020, tercatat sebanyak 18 resiko dekubitus karena baring lama.Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan penggunaan matras anti dekubitus dengan integritas kulit pada pasien stroke di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Cara pengambilan sampel yang digunakan yaitu probability sampling dengan tehnik sampling Consecutive Sampling. Penelitian ini telah dilakukan di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba pada bulan Agustus 2020. Hasil penelitian yaitu jumlah responden yang menggunakan matras antidekubitus sebanyak 13 orang (92,9%) sedangkan tidak menggunakan matras sebanyak 1 orang (7,1%) sedangkan jumlah responden berdasarkan integritas kulit selama kurang waktu tujuh hari perawatan  yaitu membaik sebanyak 13 orang (92,9%) sedangkan memburuk sebanyak 1 orang (7,1%). Uji analisis fisher exact test didapatkan nilai p = 0.041 (< α = 0.05). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ada hubungan penggunaan matras anti dekubitus dengan perubahan derajat dekubitus pada pasien stroke di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba. Diharapkan adanya penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih banyak dengan pengkajian yang mendalam serta mengontrol faktor-faktor yang mempengaruhi dekubitus.

Sahuri, Mohamad Abid; Hadidjaja, Dwi; Wisaksono, Arief; Jamaaluddin, Jamaaluddin

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Monitoring realizes efforts to improve the quality of health services. To obtain information on patient condition data during treatment. The monitoring process is done manually. So that it has an impact on the service and condition of the patient during treatment. The design of monitoring the patient's body temperature and heart during treatment with IoT can be controlled through the NodeMCU sensor ESP8266, MLX9014, MAX30100 sensor and Arduino IDE software program. Furthermore, it can detect the patient's temperature and the patient's heart rate during treatment. And processed by the NodeMCU ESP8266, the data from the two sensors is displayed on the SSD1306 OLED LCD and also to the smartphone of the medical officer on duty via Blynk. In order for the tool to work properly and optimally, it is necessary to adjust the pin placement so that it can work optimally. The problem of internet connection interference causes delays, resulting in a mismatch between the measurement of the test equipment and the standard tool. Data values are taken with an accuracy of 70%-93% for the MAX30100 sensor, for the temperature sensor it is close to optimal with a value that is read on a standard tool with an accuracy of 97%-99%.

Setiardo, Vido Rizqy; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Aquascape merupakan seuatu hobi yang mulai memiliki banyak peminat. Karena keindahannya banyak masyarakat yang mencoba untuk menekuni hobi ini. Masalah yang sering dialami penghobi baru aquascape adalah minimnya pengetahuan dan waktu untuk merawat aquascape. Dengan memanfaatkan logika fuzzy sugeno, penghobi dapat dimudahkan dalam perawatan dasar aquascape berupa menjaga tingkat ammonia tetap rendah, menjaga suhu air agar tidak melebihi suhu 30℃, menjaga ketinggian air, dan penyinaran menggunakan lampu secara otomatis menyesuaikan intensitas cahaya matahari. Alat ini menggunakan sensor MQ137 untuk membaca gas ammonia, sensor DS18B20 untuk membaca suhu, sensor HC SR-04 untuk membaca ketinggian air, dan sensor LDR atau Light Dependent Resistor untuk membaca intensitas cahaya. Hasil dari penelitian ini yakni sistem mampu memperkirakan output berdasarkan nilai input dari sensor, mampu menjaga tingkat ammonia tetap rendah, menjaga suhu tetap dibatas optimal di sekitar 26 - 28℃, ketinggian air dapat dijaga pada posisi 1 cm lebih rendah dari bibir aquarium dan penyinaran menggunakan lampu dapat menyesuaikan durasi berdasarkan nilai pembacaan sensor LDR

Agus Susanti; Lailatun Nasikhah; Ari Fatikhatuz Zulva; Sefira Maharani

Garina 2021 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Dull skin is a skin condition that is full of dead skin cells. The cause of dull skin is due to lack of water supply, pollution and sunlight and lack of facial care. Facial care can be done using a face mask. Facial masks are treatments intended to treat facial skin. Rice water is obtained from washing rice. Cherry water contains vitamins that are beneficial for skin health. Greentea has antioxidants that are good for skin health. The abundant content of EGCG antioxidants in greentea has the ability to rejuvenate damaged skin cells. The aim of this research is to create a mask based on leri and greentea water which functions to treat dull skin. The research method used is descriptive qualitative. Data collection methods used are literature, interviews, experiments and documentation. The experiment was carried out at the Laboratory of the Make-Up Study Program of the Kartini Academy of Social Welfare, Jalan Sultan Agung, No. 77, Gajahmungkur Village, Gajah Mungkur District, Semarang City. The experiment was carried out 3 times with the composition of (1) 15 grams of water powder and 10 grams of greantea, (2) 15 grams of water powder and 15 grams of grentea, (3) 10 grams of water powder and 15 grams of grenteea. From the results of these three experiments, this experiment produced a mask with a green color, coarse texture and a fresh scent of greentea.

Tuti Anggarawati; Nanang K.A; Khairun Nisa; Alfatihah H.A.F; Andi Widianto +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Prevalensi   diabetes   tipe 2   terkait   usia   lansia   sampai   tahun   2030 mengalami peningkatan tajam karena diprediksi lebih dari 82 juta populasi lansia di negara berkembang menderita diebetes. Tipe 2 merupakan bentuk penyakit yang sering di lansia dan merupakan ancaman serius terhadap kesehatan karena terjadi komplikasi kronis. Tanda dan gejala diabetes pada lansia sering kali tidak jelas  dan  diagnosa  biasanya  terlambat.  Gejala  diabetes  dapat  muncul  tidak spesifik  dan  tidak  pasti,  seperti  keletihan,  inkontinensia  urin,  atau  perubahan status mental seperti depresi, konfusi, dan apatis. Beberapa ahli berpendapat bahwa dengan meningkatnya umur maka intoleransi terhadap glukosa juga meningkat. Peningkatan kadar gula darah pada lansia disebabkan oleh beberapa hal, yaitu fungsi pankreas dan sekresi insulin yang berkurang, perubahan karena lansia sendiri  yang berkaitan dengan resistensi insulin akibatnya kurangnya massa otot dan perubahan vaskuler, aktifitas fisik yang  berkurang,  banyak  makan  dan  kegemukan,  stress,  sering  menggunakan obat-obatan, dan adanya faktor keturunan. Stres memicu  reaksi  biokimia  tubuh melalui  2  jalur,  yaitu  neural  dan neuroendokrin. Reaksi pertama respon stres  yaitu  sekresi  sistem  saraf  simpatis untuk  mengeluarkan  norepinefrin  yang menyebabkan    peningkatan    frekuensi jantung. Kondisi ini menyebabkan glukosa darah meningkat guna sumber energi untuk perfusi.  Peningkatan hormon  stres yang diproduksi dapat  menyebabkan kadar gula darah menjadi meningkat. Kondisi yang rileks dapat mengembalikan kotra-regulasi  hormon  stres  dan  memungkinkan  tubuh  untuk  menggunakan insulin lebih efektif. Seseorang  yang  terkena  diabetes  akan  memerlukan  pengobatan  yang terus-menerus untuk  mengontrol  kadar gula  darah  dan  mencegah  komplikasi. Tapi ada pengobatan lain yang bisa dilakukan sendiri untuk membantu mencegah penyakit ini bertambah buruk. Stres yang tinggi yang dialami penderita dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian, sehingga dibutuhkan kemampuan penderita dalam melakukan perawatan diri   dengan memanajemen stress yang dialami.    

Mulyadi, Mulyadi; Nurhidayati, Nurhidayati; Alimin, Nurhayatu Nufut; Faizin, Ahmad

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bangunan masjid adalah aset yang berharga bagi umat Islam. Segala fungsi dan manfaat ada pada bangunan masjid mulai dari aspek propan hingga yang bersifat transenden. Namun saat ini keberadaannya masih banyak yang kurang diperhatikan oleh para pengguna atau pengelolanya baik eksterior bangunan maupun interior beserta perabot yang ada di dalamnya. Tulisan ini disusun dalam rangka memberikan rambu-rambu dalam tata kelola interior masjid. Riset dilakukan dengan metode analisis konten dari berbagai sumber tertulis dan media online. Pembahasan disusun dengan cara mendekatkan permasalahan berbagai teori dan rumusan praktis dalam desain interior khususnya dalam hal pengelolaan bangunan publik.