Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 41

Analytics

Novia Mungawanah; Febryan Alam Susatyo; Elen Anedya Frahma; Monica Belinda Oksavina; Sri Murni

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai hukum waris sering kali menjadi pemicu konflik dalam keluarga, terutama terkait pembagian harta peninggalan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat mengenai hak dan kewajiban para ahli waris guna mencegah terjadinya sengketa keluarga. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, dengan menggunakan metode penyuluhan hukum melalui ceramah, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Pendekatan partisipatif diterapkan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta dalam memahami permasalahan hukum waris yang sering muncul di lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai prinsip-prinsip dasar hukum waris, prosedur pembagian warisan, serta pentingnya penyelesaian masalah waris secara musyawarah dan sesuai ketentuan hukum. Penyuluhan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi konflik keluarga terkait warisan.

Susilawati Cicilia Laurentia; Appolinaris Didien Trimartinni; Kemmala Dewi; Aris Krisdiyanto; Pipit Skriptianata Putra Pranida +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi petani di Desa Sawit, Kabupaten Magelang, seperti meningkatnya biaya produksi, kesulitan pengendalian hama, dan degradasi lingkungan akibat penggunaan bahan kimia sintetis yang berlebihan. Program ini memperkenalkan Biosaka, sebuah teknologi pertanian inovatif yang memanfaatkan rumput dan dedaunan lokal untuk menghasilkan larutan elisitor yang mampu meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan tanaman. Melalui pelatihan partisipatif dan praktik langsung, para petani diajarkan prinsip, proses pembuatan, dan metode aplikasi Biosaka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani, dengan 85% peserta berhasil memproduksi dan mengaplikasikan Biosaka secara mandiri. Inisiatif ini berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada input sintetis, menurunkan biaya produksi, mendorong keberlanjutan lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam di kalangan petani.

Susanto, Heri; Supriadi, Dedi; Wulandari, Hikmayanti

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Guru di sekolah dasar Tahfidz sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pengajaran Al-Qur’an dengan kemampuan pedagogik modern yang mendukung pembelajaran aktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru di SD Tahfidz Ibnu Umar Karawang melalui pelatihan metode pengajaran yang bermakna dan inovatif. Permasalahan utama yang ditemukan di mitra sasaran adalah keterbatasan guru dalam menerapkan pendekatan PAIKEM serta kesulitan dalam menyusun perangkat ajar yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi ceramah interaktif, workshop penyusunan modul/RPP, dan praktik langsung melalui sesi microteaching. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) pemahaman karakteristik peserta didik usia 7–12 tahun berdasarkan aspek kognitif, sosial-emosional, dan psikomotorik; (2) desain pembelajaran bermakna (meaningful learning); serta (3) strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan pembelajaran kooperatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 15 guru peserta dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) serta kemampuan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern (IPTEKS) seperti Canva dan media interaktif dalam proses KBM. Luaran dari program ini mencakup modul pelatihan pedagogik, publikasi artikel ilmiah, dan video diseminasi hasil implementasi metode pembelajaran.

Uswatun Chasanah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong investasi syariah melalui fungsi regulator, pengawas, pelindung konsumen, penjaga stabilitas sistem keuangan, serta edukasi dan literasi keuangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa OJK berperan strategis dalam menciptakan ekosistem investasi yang aman dan berkelanjutan. Regulasi yang adaptif meningkatkan kepastian hukum dan kepercayaan investor, sementara pengawasan memastikan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian dan syariah. Perlindungan konsumen dilakukan melalui pengawasan praktik investasi dan penanganan pengaduan, sedangkan stabilitas sistem keuangan dijaga melalui koordinasi dengan Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan. Selain itu, edukasi dan literasi keuangan syariah berperan dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat. Namun, terdapat tantangan berupa rendahnya literasi keuangan syariah, perkembangan fintech yang pesat, serta kesenjangan implementasi regulasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang adaptif dan sinergi antar pemangku kepentingan.

Malelak, Wilsye; Rissi, Marci

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Artikel ini bertujuan untuk memberikan suatu pemahaman tentang bagaimana peran dan tanggung jawab seorang guru dalam mempersiapkan peserta didik menjadi individu-individu yang sesuai dengan kehendak Allah. Peran guru juga sangat penting dalam membentuk karakter spiritual dan perkembangan peserta didik. Dalam konteks pendidikan Agama Kristen, tugas guru tidak hanya terbatas hanya pada aspek akademik, akan tetapi juga mencakup pembentukan moral dan spiritual peserta didik Yang  Berdasarkan Roma 12:2, yang mendorong umat untuk tidak hidup dengan pola dunia ini, tetapi mengalami pembaruan pikiran yang  dapat berkeadaan sesuai dengan kehendak Allah, guru memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan peserta didik agar mampu menghadapi tantangan dunia dengan nilai-nilai Kristiani melalui pembaharuan pikiran. Tanggung jawab guru ini dapat meliputi pendampingan dalam pengembangan pribadi, serta pembentukan karakter yang sesuai dengan ajaran agama kristen.  Dengan demikian, guru tidak hanya  sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual yang menuntun peserta didik untuk hidup sesuai dengan prinsip-prinsip moral yang benar yang sesuai dengan pengajaran Alkitab.

Nur Fila, Faricha; Hima, Faiqotul; Nur Hajijah, Dea Siti; Fikriyyah, Nazhifatul; Dian Efendi, Mutiara Karunia Safitri +2 more

Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Etos kerja dan kewirausahaan ialah aspek penting dalam membangun kesejahteraan individu dan masyarakat, namun dalam praktiknya belum sepenuhnya berlandaskan nilai-nilai keislaman. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep kerja dan kewirausahaan yang bersumber dari ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep etos kerja dan kewirausahaan berdasarkan tafsir al-Qur’an dan hadits Nabi sebagai landasan moral dan spiritual dalam aktivitas ekonomi. Studi ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui penelaahan berbagai literatur berupa buku tafsir, kitab hadits, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik untuk menemukan nilai-nilai utama yang terkandung dalam ajaran Islam terkait aktivitas kerja dan usaha. Hasil kajian memperlihatkan bahwa Islam menekankan nilai kerja keras, kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, disiplin, serta orientasi keberkahan sebagai prinsip utama dalam bekerja dan berwirausaha. Kesimpulannya, etos kerja dan kewirausahaan dalam perspektif Islam tidak hanya berorientasi pada pencapaian materi, melainkan juga pada pembentukan akhlak mulia sekaligus kepatuhan kepada Allah sebagai tujuan utama kehidupan.

M Rizky Ananda Hasibuan; Nurul Aini Harahap; Syarifah Khairatun Hisan

Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Examining how well college students grasp the concept of gender equality is the primary goal of this research. In order to achieve social justice and provide equal opportunity for all people, regardless of their gender, gender equality must be upheld. But there are still attitudes and actions that show gender disparity in the classroom. Students from different academic programs filled out questionnaires that were part of a descriptive quantitative research. The majority of pupils had a solid grasp of gender equality or its significance in the classroom, according to the data. Nevertheless, several respondents did not provide very detailed assessments of campus initiatives promoting gender equality.

Ahlul Aflakha; Putra, Firsta Pramudita Utomo

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas dalam pembentukan karakter siswa, khususnya toleransi, tanggung jawab sosial, dan kemandirian, di Madrasah Aliyah (MA) Kalifa Nusantara, sebuah institusi Islam yang beroperasi di tengah mayoritas Hindu Bali. Masalah utamanya adalah kebutuhan lembaga minoritas menyeimbangkan penanaman nilai-nilai keagamaan dengan adaptasi kultural untuk menciptakan individu yang kokoh identitasnya namun partisipatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (single case study) di MA Kalifa Nusantara, dengan pengumpulan data melalui triangulasi sumber. Hasil utama menunjukkan Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas berhasil mengintegrasikan filosofi Islam dengan kearifan lokal Bali (Tri Hita Karana dan menyama braya) melalui kurikulum formal, kokurikuler, dan budaya sekolah. Implementasi ini sukses mentransformasi toleransi pasif menjadi toleransi aktif dan partisipatif. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pemahaman kognitif siswa terhadap budaya mayoritas dan partisipasi aktif dalam kegiatan komunitas non-agama (Pengabdian Kontekstual). Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas juga efektif menumbuhkan tanggung jawab sosial dan kemandirian yang selaras dengan prinsip Tri Kon Ki Hajar Dewantara. Simpulannya, model "integrasi kontekstual minoritas-sentris" ini merupakan strategi kurikulum yang sangat efektif. Model ini memperkuat karakter adaptif siswa tanpa melemahkan identitas religius mereka dan menghasilkan agen toleransi aktif. Implikasi penelitian ini menyarankan Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas MA Kalifa Nusantara dapat dijadikan model percontohan (blueprint) bagi lembaga minoritas lain di Indonesia untuk mendorong partisipasi aktif dalam komunitas lokal.

Azzahra, Esi Anindya; Desrina , Rania Adriane; Aurellia , Khaila; Tarina, Dwi Desi Yayi

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Penelitian ini membahas secara mendalam mengenai perlindungan hukum bagi nasabah dalam sengketa gadai syariah, khususnya yang berkaitan dengan pengembalian barang jaminan setelah pelunasan utang. Perkembangan industri gadai syariah di Indonesia yang sangat pesat menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan berbasis syariah. Namun, di sisi lain, dinamika ini juga memunculkan tantangan baru dalam aspek perlindungan konsumen, terutama ketika terjadi wanprestasi, kesalahan administrasi, atau kelalaian lembaga gadai dalam menjaga serta mengembalikan barang jaminan milik nasabah. Melalui pendekatan yuridis normatif dan studi kasus terhadap Putusan Pengadilan Agama Banjarmasin Nomor 1112/Pdt.G/2021/PA.Bjm, penelitian ini berupaya menganalisis bentuk tanggung jawab hukum lembaga gadai serta perlindungan yang seharusnya diterima oleh nasabah sebagai pihak yang dirugikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam perspektif hukum syariah, barang gadai (marhun) memiliki kedudukan hukum sebagai amanah yang wajib dijaga dengan penuh tanggung jawab oleh pihak penerima gadai (murtahin). Apabila lembaga gadai lalai dalam menjaga atau gagal mengembalikan barang tersebut, maka tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai wanprestasi sekaligus pelanggaran terhadap prinsip keadilan dan hak-hak konsumen. Perlindungan hukum terhadap nasabah diatur dalam berbagai peraturan, antara lain Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta pengawasan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap lembaga keuangan syariah. Namun demikian, efektivitas implementasi peraturan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya pengawasan, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai hak-haknya, serta minimnya mekanisme penyelesaian sengketa yang cepat dan transparan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan serta edukasi hukum bagi masyarakat agar prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan dalam transaksi gadai syariah dapat terwujud secara menyeluruh.

Rahel Maretha Nababan; Naia Fauzi; Surya Elia Subianto Manurung; Ricky Aditya Siregar; Hairul Amren

Penelitian ini membahas bagaimana mahasiswa memandang peran Pendidikan Pancasila dalam memperkuat pemahaman Hak Asasi Manusia (HAM) dan prinsip keadilan sosial dalam sistem pendidikan Indonesia. Melalui pendekatan deskriptif-kualitatif, studi ini menelusuri persepsi mahasiswa terhadap relevansi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan kelima, dalam membentuk karakter, kesadaran kritis, serta sikap inklusif dalam lingkungan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menilai Pendidikan Pancasila tidak hanya sebagai mata kuliah normatif, tetapi juga sebagai sarana pembentukan etika sosial, penghormatan terhadap martabat manusia, dan penguatan kepekaan terhadap ketidaksetaraan sosial. Namun demikian, mahasiswa juga melihat adanya tantangan berupa kurangnya metode pembelajaran yang kontekstual, sehingga nilai-nilai HAM dan keadilan sosial belum sepenuhnya diinternalisasi secara mendalam. Penelitian ini merekomendasikan penguatan model pembelajaran berbasis dialog, studi kasus, serta integrasi isu-isu sosial aktual agar Pendidikan Pancasila semakin relevan dan berdampak bagi generasi muda.

Dela Sekar Diani; Handini Pionita Sari; Herlina Yustati; Yetti Afrida Indra

Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Penelitian ini menjelaskan perbedaan pemahaman tentang utang dari sudut pandang ekonomi Islam dan ekonomi konvensional, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya di masyarakat dan institusi keuangan. Dalam ekonomi konvensional, utang dianggap sebagai perjanjian keuangan yang melibatkan bunga, digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan investasi. Sementara, dalam ekonomi Islam, utang dipahami sebagai alat sosial yang berlandaskan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan larangan riba, sehingga perjanjian utang harus bebas dari bunga serta ketidakadilan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian literatur untuk meninjau konsep, prinsip, serta berbagai hambatan yang dijumpai dalam penerapan kedua sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis konten. Tujuan penelitian adalah untuk memahami secara mendalam konsep utang menurut perspektif Islam dan konvensional, mengidentifikasi tantangan dalam pengelolaan utang di kedua sistem ekonomi, dan menyajikan perbandingan aspek moral, akad, risiko, serta tujuan penggunaan utang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ekonomi Islam, utang menekankan pada prinsip keadilan dan etika syariah yang melarang riba, berfokus pada kerja sama, serta mengutamakan perjanjian yang jelas dan tertulis dengan disertai saksi. Sementara itu, utang dalam ekonomi konvensional lebih mengedepankan aspek keuntungan dengan penggunaan bunga sebagai sumber utama profit. Dalam praktiknya, manajemen utang syariah menghadapi tantangan seperti rendahnya pemahaman masyarakat tentang keuangan syariah, terbatasnya akses ke instrumen syariah, dan kurangnya regulasi yang tegas. Di lain pihak, pengelolaan utang konvensional berhadapan dengan risiko suku bunga, ketidakstabilan fiskal, serta masalah transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini memberikan sumbangan akademis untuk pengembangan sistem keuangan yang lebih adil dan berkelanjutan di masa mendatang.

Lathiffah Khoirunnisa; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Perkembangan anak merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam yang memandang anak sebagai makhluk biologis, psikologis, dan spiritual yang membawa fitrah sejak lahir. Fitrah dipahami sebagai potensi bawaan yang mengarah pada tauhid dan nilai-nilai kebaikan, sehingga pemahaman terhadap fitrah dan tahapan perkembangan anak menjadi dasar penting dalam perancangan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep fitrah anak serta relevansinya dengan proses perkembangan dan pembelajaran dalam perspektif Islam, sekaligus mengidentifikasi pandangan psikologi pendidikan Islam terhadap tahapan perkembangan anak. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah buku ilmiah dan artikel jurnal akademik dari basis data terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa fitrah anak menjadi landasan utama perkembangan dan pembelajaran yang mencakup dimensi spiritual, moral, intelektual, emosional, dan sosial. Psikologi pendidikan Islam memandang perkembangan anak sebagai proses bertahap dan holistik melalui integrasi aspek jasmani, akal, dan rohani dengan prinsip tarbiyah yang gradual dan kontekstual. Pembelajaran menempatkan anak sebagai subjek aktif, berorientasi pada pembentukan karakter dan kesadaran spiritual selain capaian kognitif. Dengan demikian, psikologi pendidikan Islam menawarkan paradigma pendidikan holistik yang relevan dalam mengembangkan potensi anak menuju insan kamil.

Probohudono, Agung Nur; Suhardjanto, Djoko; Bandi, Bandi; Winarna, Jaka; Cahya Nusantara, Aji +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan perencanaan keuangan bagi pelaku industri rumahan, khususnya penjahit perempuan dan ibu rumah tangga di sentra konveksi Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten. Permasalahan rendahnya literasi keuangan, tidak adanya pencatatan keuangan, serta tumpang tindih antara keuangan pribadi dan usaha menjadi hambatan utama dalam pengambilan keputusan finansial dan keberlanjutan usaha. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan pencatatan keuangan, simulasi perencanaan anggaran, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Materi disampaikan secara kontekstual menggunakan bahasa sehari-hari dan narasi kehidupan nyata, serta mengintegrasikan nilai kearifan lokal seperti prinsip “kembali ke akar”. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pencatatan pemasukan-pengeluaran, penyusunan anggaran rumah tangga, serta perubahan sikap terhadap konsumsi dan manajemen keuangan keluarga. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong transformasi perilaku keuangan yang lebih bijak dan dapat direplikasi dalam pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis komunitas

Nur Oktavia, Bella; Sutoyo, Sutoyo; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini: 1) Untuk menganalisis game edukasi "KARISMA" dalam pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024 / 2025. 2)  Untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta dalam penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran pada tahun ajaran  tahun ajaran 2024 / 2025. Bentuk  penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan guru PPKn kelas VIII dan siswa kelas VIII. Sumber data yang digunakan sumber primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskripsif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Game edukasi "KARISMA" memiliki kontribusi positif terhadap pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024/2025. Game ini dirancang untuk menerapkan nilai-nilai karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. 2)  Persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta terhadap penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran cenderung positif. Persepsi siswa pada game ini sebagai media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Game "KARISMA" tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam belajar. Kata Kunci : Persepsi, Game Edukasi, “KARISMA”     The objectives of this study were: 1) To analyze the educational game "KARISMA" in the developing Merdeka Belajar characters in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. 2) To describe the perceptions of class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the use of the educational game "KARISMA" in the 2024/2025 academic year. This research method is qualitative descriptive. The subjects of this study were civics teachers in grade and students in grade VIII. The data sources used are primary sources and secondary data sources. Data collection techniques used were through observation, interviews, documentation. Data validity testing was carried out using source triangulation and methods triangulation. The data in this study were analyzed using qualitative descriptive techniques with an interactive analysis model. The results of this study  could be e concluded: 1) The educational game "KARISMA" has a positive contribution to the development of the Merdeka Belajar character in students in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. This game is designed to apply  character values ​​in accordance with the Profil Pelajar Pancasila which was in accordance  with the principles of the Merdeka Belajar Curriculum. 2) The perception of students in class VIII towards the use of the educational game "KARISMA" in tended to be positive. The Students' perceptions of this game as an innovative, interesting, and relevant learning media to students' needs. The "KARISMA" game not only improves students' understanding of the learning material, but also motivates them to be more active, creative, and independent in learning. Keywords: Perception, Educational Game, "KARISMA"

Siti Mariyam

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian ini mengatasi masalah kurangnya implementasi kepastian hukum dalam kebijakan pembangunan ekonomi oleh Kepala Desa yang dapat menghambat efektivitas dan akuntabilitas. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas Kepala Desa dalam mengintegrasikan prinsip kepastian hukum pada perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ekonomi desa. Metode yang digunakan meliputi analisis yuridis normatif untuk pengembangan materi, diikuti lokakarya, klinik konsultasi, dan pendampingan partisipatif. Hasil utama menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan Kepala Desa menyusun produk hukum desa yang mendukung ekonomi, perbaikan tata kelola Dana Desa menjadi lebih transparan dan akuntabel, serta munculnya kesadaran baru akan pentingnya landasan yuridis yang kuat, yang berpotensi mendorong perubahan pranata dan perilaku menuju tata kelola desa yang lebih baik.

Utami, Sindy Ega; Umaima, Umaima

Penelitian ini mengeksplorasi perilaku impulsive buying konsumen di toko Sinar terang shoes Parepare melalui lensa ekonomi syariah. Pentingnya penelitian ini terletak pada meningkatnya fenomena impulsive buying yang berpotensi bertentangan dengan prinsip-prinsip kehati-hatian dan perencanaan keuangan dalam ekonomi syariah.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku konsumen impulsive buying pada pembelian produk di toko Sinar terang shoes Parepare serta dengan perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan wawancara mendalam terhadap konsumen toko Sinar terang shoes Parepare. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman yang lebih spesifik tentang perilaku konsumen dalam konteks ekonomi Islam di toko Sinar terang shoes Parepare, khususnya terkait dengan pengendalian diri dan konsumsi yang bertanggung jawab.  Penelitian ini berkontribusi membantu memahami pola konsumsi masyarakat muslim, tetapi juga menjadi dasar edukasi konsumen untuk lebih bijak dan etis dalam berbelanja, serta memberikan implikasi bagi konsumen tentang keuangan yang bijak berdasarkan nilai-nilai Islam.

Jureid Jureid; Mukhlis Mukhlis; Mufti Fahrizal Harahap; Muhammad Danil

Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) menuntut mahasiswa untuk mampu mengelola program kerja secara efektif di tengah masyarakat. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memahami secara mendalam prinsip-prinsip manajerial yang esensial, yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengendalian (POAC). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial mahasiswa STAIN Mandailing Natal melalui pelatihan POAC yang aplikatif dan partisipatif. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 50%, serta kemampuan dalam menyusun program kerja berbasis POAC yang sistematis. Mayoritas peserta juga memberikan umpan balik positif terhadap metode pelatihan yang digunakan. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan POAC efektif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan riil di lokasi KKL. Pelatihan ini direkomendasikan sebagai program rutin institusi untuk memperkuat keterampilan kepemimpinan dan manajemen mahasiswa dalam konteks pengabdian masyarakat.

Riri Dwita Putri; Zainarti Zainarti

Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah (JUPIEKES) 2025 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This study aims to analyze participants’ understanding and compliance with sharia principles in the sharia insurance claim process in Indonesia. Sharia insurance, which is based on the principle of mutual assistance and tabarru’ contract, is expected to provide protection in accordance with Islamic law. However, challenges arise in its operational practices, especially in the claim process. This study uses a qualitative approach by interviewing sharia insurance participants to explore their level of understanding of sharia principles, claim procedures, and challenges faced during the claim process. The results of the study indicate that participants’ understanding of sharia principles is still limited, which has an impact on their lack of clarity in undergoing the claim procedure. Some of the main challenges identified include administrative constraints, long claim processing times, and unclear claim procedures. Lack of understanding of sharia principles also worsens the smoothness of claims. Based on these findings, this study suggests the importance of increasing sharia literacy through training, seminars, and educational materials that are easy for participants to understand. In addition, simplification of claim procedures is needed to increase transparency and ensure that the claim process is in accordance with sharia principles. The implication of this study is the importance of improvements in the education system and operations of sharia insurance to improve participant understanding and compliance, as well as strengthen trust in the sharia insurance industry in Indonesia.

Ismail, Syarof Nursyah; Arifin, Haris Nursyah

Abstract. This study specifically examines efforts to integrate Balinese culture and madrasah through digitalization, as well as the challenges and opportunities faced in this integration. There are issues in integrating Balinese culture and madrasahs, such as the influence of global culture that may reduce the interest of the younger generation in local traditions, as well as the digital divide that hinders the spread of information. Additionally, inaccurate information and reduced face-to-face interactions obstruct a deeper understanding of both cultures. The method used in this study is a descriptive qualitative approach with a case study design. The results of this study show that this interactive learning not only deepens students' understanding of intercultural tolerance but also connects local values with religious principles, such as helping one another in Islam. Despite facing challenges like limited digital skills and the technology access gap, digitalization also opens up opportunities for closer intercultural collaboration and wider, more effective information dissemination. Abstrak. Penelitian ini secara khusus menelaah upaya dalam mengintegrasikan budaya Bali dan madrasah melalui digitalisasi serta tantangan dan peluang yang dihadapi dalam mengintegrasikannya. Terdapat problematika dalam mengintegrasikan budaya Bali dan madrasah seperti pengaruh budaya global yang dapat mengurangi minat generasi muda terhadap tradisi lokal, serta kesenjangan akses teknologi yang menghambat penyebaran informasi. Selain itu, informasi yang tidak akurat dan berkurangnya interaksi tatap muka menghalangi pemahaman yang lebih dalam tentang kedua budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif ini tidak hanya memperdalam pemahaman siswa tentang toleransi antarbudaya, tetapi juga menghubungkan nilai-nilai lokal dengan prinsip-prinsip agama, seperti tolong-menolong dalam Islam. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterampilan digital yang terbatas dan kesenjangan akses teknologi, digitalisasi juga membuka peluang untuk kolaborasi antarbudaya yang lebih erat serta penyebaran informasi yang lebih luas dan efektif.

Saputra, Dika Eri; Nazira, Nur Ain; Susilowati, Nur 'Aini; Oktaviana, Ratna Dyah; Hidayati, Amalia Nuril

Konsumsi Islami menjadi salah satu aspek fundamental dalam kehidupan umat Muslim, mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini mengkaji pengaruh ekonomi digital terhadap pola konsumsi Islami, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran dan perilaku konsumen Muslim. Dalam era digital, perkembangan teknologi dan platform e-commerce telah mempermudah akses konsumen terhadap produk halal, meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya memilih produk yang tidak hanya halal tetapi juga etis dan ramah lingkungan. Melalui pendekatan analisis deskriptif dan studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor kunci yang mempengaruhi konsumsi Islami, termasuk religiusitas, pengaruh teknologi, serta faktor sosial-budaya dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi membawa dampak positif, seperti transparansi informasi dan kemudahan akses, tetapi juga menimbulkan tantangan seperti potensi konsumsi berlebihan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Dengan pemahaman yang mendalam tentang dinamika konsumsi Islami di era digital, pelaku bisnis diharapkan dapat mengadaptasi strategi pemasaran dan produksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen Muslim. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan terkait ekonomi Islam dan konsumsi Islami dalam konteks global yang terus berkembang.