Publication Search

73,099 articles from 685 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Ibrahim, Ibrahim; Angdri, Teddy

REDOMINATE : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani 2026 Sekolah Tinggi Teologia Kerusso Indonesia

Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah lanskap moral generasi muda secara signifikan. Platform digital membuka peluang besar bagi pembelajaran dan komunikasi, namun sekaligus menghadirkan tantangan moral serius seperti relativisme nilai, perundungan siber, kecanduan digital, dan melemahnya spiritualitas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran gereja dalam merespons tantangan moral generasi digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah literatur teologis, pastoral, dan pendidikan yang relevan dengan budaya digital dan pembentukan moral Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa gereja perlu mereposisi pelayanannya dengan mengintegrasikan refleksi teologis, literasi digital, dan pendekatan pastoral yang kontekstual. Gereja dipanggil bukan hanya sebagai penjaga moral, tetapi sebagai komunitas transformatif yang membimbing generasi muda untuk hidup secara etis, bertanggung jawab, dan beriman di ruang digital. Artikel ini menyimpulkan bahwa pelayanan gereja yang adaptif dan kontekstual merupakan kunci dalam menghadapi tantangan moral di era digital.

Simanjuntak, Ayub; Kurniawan, Martha Mulyani

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter peserta didik dalam lingkungan pendidikan multikultural di SDS Unity Primary School. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas keberagaman di lingkungan sekolah yang menuntut adanya pengelolaan peserta didik yang tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga mampu membangun sikap toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan karakter yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumentasi sekolah, kemudian dianalisis menggunakan kerangka SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di SDS Unity Primary School diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai Kristiani, seperti kasih, integritas, tanggung jawab, kerendahan hati, dan pelayanan ke dalam berbagai kebijakan dan program kesiswaan. Keberagaman peserta didik yang terdiri atas berbagai agama dan etnis dikelola melalui pendekatan inklusif yang mendorong interaksi lintas budaya dan lintas agama. Analisis SWOT menunjukkan bahwa identitas spiritual sekolah, program pembinaan rohani, kegiatan ekstrakurikuler, serta dukungan orang tua menjadi kekuatan utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Di sisi lain, keterbatasan pembina rohani dan tantangan sekularisasi menjadi faktor yang perlu diantisipasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa harmonisasi program kerohanian, ekstrakurikuler, dan program anti-perundungan berbasis pendekatan restoratif berkontribusi terhadap terciptanya iklim sekolah yang aman, toleran, dan harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani efektif mendukung pembentukan karakter peserta didik serta dapat menjadi model pengelolaan pendidikan multikultural yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan karakter secara holistik.

Thomson Siallagan

FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin 2026 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Churches and Christian institutions frequently face the challenge of congregations whose understanding of ministry remains confined to the spiritual dimension alone, while the holistic ministry mandate calls for active engagement across social, educational, and economic spheres. This study examines two primary objectives: first, how Christian Religious Education (CRE) shapes congregational understanding of holistic church ministry; and second, how CRE equips congregants with the concrete capacity to serve comprehensively. A qualitative approach with a case study design was employed at Yayasan Sola Gratia Medan. Data were gathered through in-depth interviews with seven informants comprising foundation leaders, program coordinators, active church members, volunteers, and beneficiaries. Analysis followed a thematic framework encompassing data reduction, display, and conclusion drawing. Findings reveal that: (1) consistent CRE implementation at Yayasan Sola Gratia has successfully shifted the congregational ministry paradigm from exclusively spiritual to holistically transformative; and (2) congregants who have internalized CRE values demonstrate more structured ministry capacity, stronger theological motivation, and significant cross-dimensional engagement. This research contributes a contextual CRE model relevant for church-based institutions operating in multidimensional urban environments.

Manafe, Yunus

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Misi gereja tidak hanya terbatas pada penginjilan dan pelayanan sosial, tetapi juga mencakup pendidikan. Pendidikan Agama Kristen menjadi alat penting dalam mewujudkan misi tersebut. Tujuan dari Pendidikan Agama Kristen bukan sekadar menanamkan nilai keimanan, tetapi juga sebagai manifestasi nyata dari misi gereja di dunia. Artikel ini memahami misi gereja sebagai pemberitaan Injil, pemuridan, dan pelayanan kasih yang dapat direalisasikan melalui pendidikan, terutama melalui karakter dan spiritualitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami misi gereja dalam konteks pendidikan agama Kristen dengan metode studi pustaka dan analisis data deskriptif. Hasil studi pustaka menunjukkan bahwa makna misi gereja dalam konteks pendidikan agama Kristen dipengaruhi oleh peranan pendidikan agama Kristen dalam mendukung misi tersebut.

Bernadeta Erni; Diah Ayu Dwi Satiti; Windy A. V. Fanggi; Filpin L.A. Haning; Oktaviana T.M.B. Adam +1 more

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2026 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Health issues are complex and require new ideas for their resolution. Public health focuses on disease prevention, health promotion, and physical, mental, and social therapy. Maternal and Child Health (MCH) and women’s health throughout their life cycle are crucial public health issues as they have a significant impact on the quality of human resources in a generation. In Pukdale Village, East Kupang District, Kupang Regency, problems such as the lack of knowledge among pregnant women about Chronic Energy Deficiency (CED), pregnancy anemia, Exclusive Breastfeeding (EBF), balanced nutrition, and weaning have been identified. To address these issues, a Community Midwifery Care program based on community service was carried out, which included counseling, training, demonstrations, and simulations. The results of this activity showed a positive response and active participation from the community in Pukdale Village in the programs implemented by the students. There was a significant improvement in the knowledge of pregnant women about CED, pregnancy anemia, EBF, as well as the knowledge of mothers of infants about balanced nutrition and weaning. This is expected to improve the overall health status of the community in the village.

Marthen Mau

Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Community service in the neighborhood association (RT) of 07 Dusun/Village Pusat Damai is a concrete manifestation of loving service in Christian religious education. Sometimes, certain individuals in the neighborhood association (RT) are not directly involved in community service activities due to age and busy schedules. People who are not directly involved in community service activities indicate that their faith has not yet been expressed through concrete actions. The purpose of this community service research is to ensure that each person's faith is expressed through concrete actions in the neighborhood association (RT) as a form of loving service in Christian religious education. To produce good community service research, a qualitative research method is required through literature and documentation. The results found through this community service research are that faith that is expressed can be realized through community service carried out by all residents of RT 07 Dusun/Village Pusat Damai, demonstrating a high level of enthusiasm. This community service research can be concluded that every believer must have faith that is expressed through concrete actions, namely community service in the neighborhood, to be further enhanced in the future.