Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Naya Dwiyanti; Mardhatillah Mardhatillah; Devy Febrianti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Basic immunization is one of the main pillars in the effort to control infectious diseases, which is important for the health of children from an early age. In order to achieve optimal health, immunization helps prevent diseases such as diphtheria, tetanus, whooping cough, polio, and measles that can cause serious complications or even death. The immunization program implemented at Posyandu Terkini 1 in Mario Village has a positive impact on public health, with an immunization coverage rate showing 97.90% in the South Sulawesi region. This study focuses on factors that influence the utilization of basic immunization at Posyandu Terkini 1 in Mario Village. In a quantitative research design with a cross-sectional approach, researchers involved the entire population consisting of 89 infants and toddlers in Mario Village through a total sampling method. Using the Chi Square test, this study identified factors related to the utilization of immunization services, namely maternal knowledge, maternal attitudes, family support, and support from health workers. The results showed that these factors significantly influenced the utilization of basic immunization, while access to immunization services did not show a significant relationship. This research makes an important contribution to the development of public health policies, particularly in increasing community participation in immunization programs. With a more integrated approach, particularly in educating the community about the benefits of immunization and the importance of support from families and health workers, it is hoped that immunization coverage in villages will be broader and more equitable. These findings will be published in the Jurnal Kesehatan (Health Journal) to provide further insights for relevant stakeholders in improving the quality of immunization services. Furthermore, this study also emphasizes the importance of the active role of health workers in educating parents, especially mothers, about the benefits of immunization and the vaccine schedule.

Geda Lilova Maja Nanda; Nelli Roza; Huzaima Huzaima

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Background: In 2021, there were 38 deaths for every 1000 live births in the world's under-five population. Predisposing factors, enabling resources, need, and health service usage are the three primary elements that make up Andersen's theory and have an impact on health care utilisation. Goal: To ascertain how patient trust and service quality relate to Sekanak Raya Village's whole basic immunisation program. Method: This study is quantitative in nature and uses a cross-sectional, analytical observational methodology. The mothers who had children in Sekanak Raya Village made up the study's population. Tools for gathering data include questionnaires and observation sheets. In data analysis, the chi-square test was employed. Result: The findings indicate that 15 out of 100 underdog moms believe in complete basic immunisation status, whereas 18 out of 100 underdog mothers believe that the quality of service is good with complete basic immunisation status. For patient confidence, the chi square statistical test yielded a p-value of 0.022 < 0.05, whereas for service quality, the p-value was 0.004 < 0.05. In Sekanak Raya Village, UPTD Working Area, Puskesmas, Rear Padang, Batam City, total basic immunisation quality and patient trust are significantly correlated in 2024.

Mellysa Wulandari Tasripin; Annisa Devi Permata

Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

The Covid-19 pandemic has disrupted healthcare systems worldwide, and one of the affected healthcare services is the immunization program. People are hesitant to undergo immunization due to the fear of contracting Covid-19 when visiting healthcare facilities. Midwives have duties and authority in providing healthcare services, including complete basic immunization. This study aims to determine the relationship between the knowledge and attitudes of midwives and the performance of complete basic immunization services. This is a quantitative study with a cross-sectional approach conducted offline at the Ciamis and Cijeungjing Community Health Centers. The study involved 47 midwife respondents. The results indicate that there is a significant relationship between midwives' attitudes (0.000) and the performance of complete basic immunization, but knowledge is not significantly related to the performance of complete basic immunization services.

Linda Elfianora Harahap; Parningotan Simanjuntak; Enjelina Sihotang

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kualitas pelayanan dapat diukur dengan membandingkan persepsi antara pelayanan yang diharapkan dengan pelayanan yang diterima dan dirasakan oleh pasien. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan pasien setelah membandingkan dengan harapannya. Seorang pasien jika merasa puas dengan nilai yang diberikan oleh produk atau jasa maka sangat besar kemungkinannya untuk menjadi pelanggan dalam waktu yang lama. Kualitas pelayanan imunsasi yang kurang optimal tentunya akan membuat sia-sia sumber daya yang telah dikeluarkan seperti biaya operasional, vaksin, logistik, tenaga, dan waktu. Bahkan yang paling memprihatinkan untuk kita semua adalah kegagalan imunisasi akan mengancam terjadinya kesakitan, kecacatan, atau kematian pada anak diakibatkan PD3I (Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi) karenanya untuk mendukung pelayananimunsasi diperlukan peningkatan kualitas sumber daya tenaga yang handal). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pelayanan Imunisasi Dasar Dengan Kepuasan Ibu Bayi Di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi adalah semua ibu balita di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Penyabungan Timur Mandailing Natal yaitu sebanyak 171 Orang dengan sampel 64 orang menggunakan metode simple random sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square diperoleh hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,019. Hubungan antara Tangibles, Realibility, Responsivenes, Assurance, Eempaty dengan kepuasan ibu bayi dengan pelayanan imunisasi dasar dengan masing masing variable nilai p=0,000. Terdapat Hubungan Pelayanan Imunisasi Dasar Dengan Kepuasan Ibu Bayi Di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Mandailing Natal Tahun 2022. Diharapkan dapat tenaga kesehatan tetap menjaga dan mempertahankan kualitas layanan imunisasi dasar agar ibu bayi tetap merasa puas atas layanan yang diberikan dan tentu akan tetap kembali membawa bayinya untuk imunisasi.

Linni Susila Harianja; Parningotan Simanjuntak; Nursaima Ritonga

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Dalam pelaksanaan kegiatan posyandu belum berjalan dengan baik, dikarenakan adanya keraguan masyarakat membawa ke puskesmas karena khawatir akan penularan Covid-19. Selain kekhawatiran dari masyarakat pelaksanaan posyandu terhambat disebabkan puksesmas tidak dapat melakukan pelayanan kesehatan bergerak hingga ke seluruh wilayah kerja puskesmas dalam memberikan layanan imunisasi (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita Untuk Melakukan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Gunung Baringin Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi adalah semua ibu balita di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Penyabungan Timur Mandailing Natal yaitu sebanyak 171 Orang dengan sampel 54 orang menggunakan metode simple random sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square diperoleh hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,019. Hubungan sikap dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,000. Hubungan umur dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,053. Hubungan pendidikan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,45. Hubungan pekerjaan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,001. Terdapat Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita Untuk Melakukan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Gunung Baringin Mandailing Natal tahun 2022. Diharapkan dapat tenaga kesehatan dapat senantiasa memberikan pengetahuan, pemahaman dan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya posyandu dan manfaat posyandu bagi balita agar ibu balita termotivasi untuk berkunjung ke posyandu dan menunjukkan sikap yang peduli tentang pelaksanaandan kegiatan posyandu.