Publication Search

80,019 articles from 749 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 418

Analytics

Bernadeta Cintya Dewi Lestari; Masna Alfiyatu Saadah; Annisa Lintang Sabawa Asri; Enjelika Ajeng Supadi

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kepuasan kerja (job satisfaction) merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja dan kualitas pelayanan organisasi. Pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadipiro 4 Kota Surakarta, tingginya tuntutan pekerjaan, sistem kompensasi, dan potensi stres kerja menjadi isu yang diduga memengaruhi kepuasan kerja pegawai. Selain itu, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh workload, kompensasi, dan stres kerja terhadap job satisfaction masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload, kompensasi, dan stres kerja terhadap job satisfaction pegawai SPPG Kadipiro 4 Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 35 pegawai yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan workload, kompensasi, dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction (F = 42,971; sig. = 0,000). Secara parsial, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction (sig. = 0,000), sedangkan workload (sig. = 0,783) dan stres kerja (sig. = 0,310) tidak berpengaruh signifikan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,806 menunjukkan bahwa 80,6% variasi job satisfaction dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kompensasi merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai.

Heru Fahrudin Faiz; Rika Ampuh Hadiguna

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Road improvement projects require consistency between technical planning documents and field implementation to ensure that service quality, structural performance, construction time, and user safety are achieved. This article evaluates the conformity between planning and realization in the Pangkalan-Batas Jambi road improvement project in Rawas Ulu District, North Musi Rawas Regency. The study used a descriptive-quantitative evaluative approach based on field monitoring, project technical documents, comparative quantity analysis between contract and Contract Change Order (CCO), and identification of implementation constraints. The results showed that several work items changed during construction because initial planning data did not fully capture actual field conditions. Quantities increased for drainage excavation (+18.87%), roadbed preparation (+8.99%), aggregate class A base course (+12.51%), and AC-Base (+11.98%). Conversely, reinforced pipe culverts decreased (-58.33%), unsealed aggregate base/sirtu decreased (-43.50%), and tack/prime coat volume slightly decreased (-0.47%). The time schedule showed a minor delay of -0.13% in the first week but recovered in the second week, indicating effective field coordination. Main constraints included traffic interference, limited worker visibility, and equipment visibility. The study recommends more detailed site surveys during planning, stronger traffic management, stricter occupational safety implementation, systematic progress control, and routine post-construction maintenance to maintain road service life.

Anesta, Resqy Nongri; Effendy, Devi Savitri; Bahar, Hartati

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

ASI eksklusif merupakan pemberian Air Susu Ibu (ASI) tanpa tambahan makanan maupun minuman lain sejak bayi lahir hingga usia 6 bulan, kecuali obat dan vitamin. Setelah usia 6 bulan, pemberian ASI dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI (MP-ASI) hingga usia 2 tahun. Penelitian ini bertujuan mengetahui  pemberian ASI eksklusif dan ASI lanjutan sampai usia 2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan terdiri dari 6 ibu menyusui berusia 6-24 bulan, 1 bidan,1 kader dan 3 suami yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Antecedent, ibu memiliki pengetahuan mengenai ASI eksklusif dan ASI lanjutan hingga usia 2 tahun. Faktor pekerjaan memengaruhi praktik pemberian ASI, terutama pada ibu bekerja yang harus memerah dan menyimpan ASI. Dukungan keluarga, khususnya suami menjadi faktor penting dalam memberikan bantuan selama proses menyusui. Selain itu, dukungan petugas kesehatan melalui edukasi mengenai pemberian ASI ekslusif dan ASI lanjutan. Behavior, ibu memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan melanjutkan ASI bersama MP-ASI. Proses menyusui dilakukan sesuai kebutuhan bayi dengan frekuensi sekitar 8–10 kali per hari dan durasi sekitar 10–15 menit setiap sesi. Namun, beberapa ibu mengalami produksi ASI yang tidak keluar sehingga beralih menggunakan susu formula. Consequence, pemberian ASI memberikan dampak positif peningkatan daya tahan tubuh bayi, serta menghemat ekonomi keluarga. Namun, ibu juga mengalami dampak negatif seperti kelelahan, puting lecet dan payudara bengkak.

Fadia Puspita Maharani

JURNAL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SAINS (JPTIS) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This research was conducted at the Semarang City Public Works Department, particularly in the secretariat section responsible for correspondence administration and public information management (PPID). The study focuses on the conventional management of letter disposition, which makes it difficult for PPID officers to monitor letter status quickly, reduces process transparency, and may cause delays in decision-making and public services. This research aims to develop and implement a Disposition Monitoring Information System (SIMODIS) to digitize correspondence administration so that it becomes more effective, efficient, transparent, and accountable. The study uses ASTRID Analysis to identify strategic issues and a Design Thinking approach consisting of the Empathize, Define, Ideate, and Prototype stages. Empathy Map and Persona were also used to understand user needs. System testing was conducted using Black Box Testing to assess functionality and the System Usability Scale (SUS) to evaluate user experience. The results show that SIMODIS was successfully developed with features such as an admin dashboard, digital disposition forms, and a public mail status search portal. The SUS score reached 83, categorized as Excellent, indicating high usability and user acceptance.

Selfia, Siti; Yasnani; Fithria

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Tuberkulosis  (TB)  menjadi penyebab kematian terbesar kedua setelah penyakit kardiovaskuler dan infeksi saluran pernapasan nomor satu yang paling umum di Indonesia dan dunia. Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit infeksius yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Secara global, sekitar 1,25 juta orang meninggal akibat TB pada tahun 2023. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penyebab terjadinya penyakit tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas wakobhalu tahun 2026.: Metodologi penelitian cross-sectional digunakan dalam bentuk studi kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung di Puskesmas Wakobhaku. Dan sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang positif TB yang berjumlah 32 dan pasien yang negatif TB yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen penelitian yang di gunakan yaitu lembar informan konset, lembar kuisioner, alat tulis, alat dokumentasi, dan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel pengetahuan memiliki nilai signifikan 0,001, variabel pekerjaan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000, variabel kebiasaan merokok memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000, variabel lingkungan rumah  memiliki nilai signifikansi sebesar 0,006 dan  variabel riwayat kontak dengan penderita memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan, pekerjaan, lingkungan rumah dan riwayat kontak dengan penderita dengan penyebab terjadinya TB, serta tidak ada hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya TB di area Wilayah Kerja Puskemas Wakobhalu tahun 2026.

Mahmuda Pancawisma Febriharini; Hadi Karyono; Krismiyarsi; Siti Mariyam

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Anak merupakan amanah dan generasi penerus bangsa yang harus memperoleh perlindungan secara optimal dari segala bentuk eksploitasi, termasuk eksploitasi ekonomi melalui pekerjaan yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya. Meskipun hukum Indonesia telah mengatur perlindungan anak melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, masih ditemukan rendahnya pemahaman anak dan masyarakat mengenai hak-hak anak dalam dunia kerja. Kegiatan penyuluhan hukum ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum anak-anak di Panti Sosial Anak Tawangmangu mengenai hak anak, batasan pekerjaan yang diperbolehkan bagi anak, serta perlindungan hukum terhadap praktik eksploitasi anak. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hak-hak anak, ketentuan pekerja anak, dan mekanisme perlindungan hukum apabila terjadi pelanggaran hak anak. Penyuluhan hukum ini diharapkan mampu membangun kesadaran hukum sejak dini sehingga anak-anak dapat memahami hak dan kewajibannya serta terhindar dari berbagai bentuk eksploitasi ekonomi dan pelanggaran hak anak.

Nur Halimah; Rusmewahni Rusmewahni; Firman Suranta; Willy Cahyadi

JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This study is motivated by the importance of the recruitment process of Government Employees with Work Agreements (PPPK) in shaping perceptions of decent work among State Civil Apparatus (ASN). The objective of this research is to analyze the effect of the PPPK recruitment process on the perception of decent work among ASN in Tebing Tinggi City. This study employs a quantitative approach using a survey method by distributing questionnaires to 92 PPPK ASN respondents. The data analysis techniques include classical assumption tests, simple linear regression, coefficient of determination, and hypothesis testing using SPSS. The results show that the PPPK recruitment process has a positive and significant effect on the perception of decent work among ASN, with a contribution of 78.2%. This indicates that the better the implementation of a transparent, objective, and merit-based recruitment process, the higher the employees’ perception of decent work. The implications of this study emphasize the importance of improving the quality of the PPPK recruitment system to support the creation of professional ASN and enhance employee trust and job satisfaction within government institutions.

Senda, Siprianus Soleman; Undad, Rikardus; Ergon, Isfilus; Sipho Sewa Uma, Pietro Yustiniano; Kuki, Irene Sunirma +3 more

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2026 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Artikel ini bertolak dari kenyataan bahwa banyak umat telah mendengar sabda Allah dalam Liturgi dan pengajaran Gereja, namun belum sepenuhnya menghidupinya dalam kehidupan sehari-hari. Situasi ini menegaskan pentingnya katekese sebagai proses pembinaan iman yang berkelanjutan, yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga penghayatan dan perwujutan iman dalam tindakan nyata. Tulisan ini bertujuan merefleksikan katekese sebagai jalan pembinaan iman umat yang menuntun dari sabda menuju kehidupan. Fokus kajian artikel ini adalah peran katekese dalam membantu umat dewasa mengintegrasikan sabda Allah kedalam realitas hidup sehari-hari, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun kehidupan sosial. Metode yang digunakan adalah refleksi teologis pastoral dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur gereja dan pengalaman hidup umat. Pendekatan ini menekankan ketertarikan antara pewartaan sabda, pendampingan iman, serta partisiasi aktif umat dalam proses pembinaan. Hasil refleksi menunjukkan bahwa katekese yang kontekstual, dialogis, dan berpusat pada sabda Allah, mampu menumbuhkan iman yang lebih dewasa, sadar, dan tanggung jawab. Melalui katekese, umat tidak hanya memahami ajran iman secara intelektual, tetapi juga didorong untuk menghidupinya dalam sikap kasih, pelayanan, dan kesaksian di tengah masyarakat. Pembinaan iman yang berkelanjutan menjadi sarana penting untuk membentuk umat yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman dan tetap berakar pada nilai-nilai injil. Dengan demikian, katekese sebagai jalan pembinaan iman memiliki peran strategis dalam menjembatani sabda Allah dengan kehidupan konkrit umat. Pembaharuan metode dan pendekatan katekese yang relevan dengan konteks umat masa kini sangat diperlukan agar proses dari sabda menuju kehidupan dapat berlangsung secara nyata, mendalam, dan berkelanjutan dalam kehidupan Gereja. Kata kunci: katekese, sabda Allah, pembinaan iman, umat dewasa, kehidupan kristen

Anna Maria Tampubolon; Yenny Yuniarti; Ade Perdana Siregar

Master Manajemen 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

This study aims to evaluate the effectiveness of the e-monev application at the Jambi Province Public Works and Public Housing Agency (PUPR) and to identify the constraints encountered in its management. The research used a qualitative descriptive method with data collection through in-depth interviews, observation, and documentation involving seven informants directly engaged in the application's management and operation. The analysis framework adopts the e-government success element theory by Indrajit (2002), comprising three dimensions: Support, Capacity, and Value. The findings reveal that the Support dimension is already strong, marked by leadership commitment, annual socialization and training, clear policy directives, and effective inter-unit coordination. In the Capacity dimension, human resource competence is generally adequate; however, technical constraints such as network instability, system slowdowns during concurrent access, and dependency on external programmers remain significant challenges. The Value dimension confirms that the e-monev application provides positive contributions to reporting efficiency, real-time monitoring, and data-based decision-making. Nevertheless, the overall effectiveness has not yet reached the optimal level due to persistent technical and infrastructure constraints. This study is expected to serve as an empirical basis for improving the quality of digital monitoring and evaluation systems in regional government agencies.

Pramudya, Bagas; Ariati, Nining; Dhamayanti, Dhamayanti; Pramudya, Bagas; Ariati, Nining +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Sumber Daya Manusia di dalam suatu perusahaan merupakan faktor yang mendukung dalam persaingan di era sekarang. Sumber Daya Manusia juga merupakan motor penggerak disuatu perusahaan ketika Sumber Daya Manusia disuatu perusahaan tidak sesuai dengan yang dibutuhkan maka akan berdampak juga terhadap majunya perusahaan. Banyak perusahaan atau instansi memanfaatkan Teknologi infomasi sebagai sarana promosi dan informasi dalam mengembangkan peluang Sumber Daya Manusiannya dimana salah satunya adalah PT Gunung Batu yang merupakan perusahaan penyalur jasa yang bergerak dibidang ketenaga kerjaan ke PT Pertamina (persero). Sistem yang berjalan pada PT Gunung Batu masih menggunakan pengolahan data besbasis excel dalam mengelola dan mengumpulkan semua data tenaga kerja, Hal ini mengakibatkan data yang sama di input berulang kali. Maka dibutuhkan sistem informasi yang mampu menyediakan pelayanan penerimaan jasa tenaga kerja berbasis web agar mempermudahkan pekerja mencari informasi dan melamar pekerjaan, pelamar tidak harus datang keperusaahaan untuk mendaftarkan diri sebagai calon tenaga kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi penerimaan jasa tenaga kerja berbasis website menggunakan metode Extreme Programming (XP). Metode ini Menekankan pada pengembangan yang cepat dan fleksibilitas dalam proses pengembangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas, serta memudahkan pekerjaan dalam mengelola data dan mengakses informasi.

Marsiah, Siti; Sulistiyowati, Nina; Voutama, Apriade; Marsiah, Siti; Sulistiyowati, Nina +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Aplikasi LinkedIn merupakan platform jejaring profesional yang digunakan untuk membangun koneksi, mencari pekerjaan, serta mengembangkan karier. Dalam penggunaannya, pengguna sering memberikan ulasan pada Google Play Store yang berisi pengalaman dan kendala yang dialami saat menggunakan aplikasi. Ulasan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber data untuk mengidentifikasi gangguan layanan yang terjadi pada aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis gangguan layanan yang dialami oleh pengguna aplikasi LinkedIn berdasarkan ulasan pengguna pada Google Play Store. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik web scraping untuk memperoleh ulasan pengguna. Data yang telah dikumpulkan kemudian melalui proses pembersihan dengan menghapus ulasan yang tidak berkaitan dengan gangguan layanan. Selanjutnya, ulasan yang relevan diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori gangguan, yaitu Login/Verification Error, Account Problem, System Error, Performance Issue, dan Security Issue. Data yang telah diklasifikasikan kemudian diolah untuk mengetahui jumlah dan distribusi setiap jenis gangguan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa gangguan yang berkaitan dengan proses login dan verifikasi akun serta kesalahan sistem masih sering dialami oleh pengguna. Hasil tersebut kemudian dianalisis dengan mengacu pada proses pengelolaan permintaan layanan dan insiden pada framework COBIT 5, khususnya proses DSS02 Manage Service Requests and Incidents. Analisis ini memberikan gambaran mengenai jenis gangguan yang dialami pengguna dari perspektif pengelolaan layanan TI. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan aplikasi.

Putu Eka Utama Putra; I Wayan Sukadana

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the technical and economic impact of power evacuation work on the 20 kV distribution system at PT PLN (Persero) UP3 East Bali. The main problem studied is the high losses and poor voltage profile on the downstream side of the Kintamani feeder. The method used is load flow simulation using ETAP software with a comparative approach to conditions before and after power evacuation. The results showed that the active losses decreased from 1.017 MW to 0.626 MW (efficiency 38.45%), accompanied by an increase in the end voltage from 16.32 kV to 18.72 kV and 19.38 kV, thus meeting the SPLN 1:1995 standard. The reduction in losses resulted in energy savings of 3,425,160 kWh/year. From the economic side, a payback period (PBP) of 1.40 years was obtained, which shows that the project is financially feasible. In addition, the improvement of network performance also contributes to the reliability of the distribution system and the continuity of the distribution of electrical energy to customers. Thus, power evacuation work has been proven to be effective in improving power distribution efficiency, improving voltage quality, and providing significant economic benefits.

Dedi Achyadi; Kartono Wibowo; Soedarsono Soedarsono

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Time delays and cost overruns remain major problems in building construction projects, particularly in concrete structural works that dominate project duration and cost. This study aims to evaluate the application of re-engineering in concrete structural work methods on the time and cost performance of multi-storey building projects. A quantitative approach using a case study method was employed through comparative analysis between the existing method and alternative methods. The analyzed alternatives include ready-mix concrete with Sika Viscocrete 8007 admixture and semi-system formwork as Alternative I, ready-mix concrete with system formwork as Alternative II, and ready-mix concrete with Sika Viscocrete 8007 admixture combined with system formwork as Alternative III. The results show that all alternatives perform better than the existing method with a duration of 243 days. Alternative I reduced the duration to 208 days with cost efficiency of IDR 55,781,730 or 0.214 percent. Alternative II reduced the duration to 203 days with cost efficiency of IDR 187,553,261 or 0.724 percent. Alternative III achieved the best performance with a duration of 168 days, accelerating 75 days and providing the highest cost efficiency of IDR 243,334,991 or 0.941 percent. The study concludes that re-engineering effectively improves project time and cost performance, with Alternative III as the optimal method.

Wahyuni, Putri; Pratiwi, Arum Dian; Akib, Nurhijrianti

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Musculoskeletas disorders (MSDs) adalah kumpulan gejala atau kondisi yang berkaitan dengan jaringan otot, tulang rawan, tendon, sistem saraf, ligamen, struktur tulang, dan pembuluh darah. Pengrajin tenun sering terpaksa berada dalam posisi tubuh sama dalam waktu lama atau melakukan gerakan berulang, sehingga meningkatkan risiko MSDs. Faktor risiko keluhan MSDs meliputi faktor pekerjaan, individu, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletas disorders (MSDs) pada pengrajin tenun Desa Masalili Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 73 pengrajin tenun yang diperoleh menggunakan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan teknik pengolahan data melalui analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square, pengumpulan data dilakukan dengan mengombinasikan data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan postur kerja (Pvalue = 0,000) < (? = 0,05),  beban kerja (Pvalue = 0,000) < (? = 0,05), lama kerja (Pvalue = 0,000) < (? = 0,05), status gizi (Pvalue = 0,000) < (? = 0,05) dengan keluhan MSDs. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara postur kerja, beban kerja, lama kerja dan status gizi dengan keluhan Musculoskeletas Disorders (MSDs).

Ovalina Citra Clara Manalu; Hendriyaldi Hendriyaldi; Feny Tialonawarmi

Pusat Publikasi Ilmu Manajemen 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Univ

This study was designed to examine the influence of servant leadership on employee engagement, while also analyzing its relationship with job satisfaction and how job satisfaction influences overall employee engagement. The focus of this study also included an analysis of the role of job satisfaction as a mediating variable at the Jambi Province Public Works and Housing Agency (PUPR). The researchers employed a quantitative approach by distributing a Likert-scale questionnaire to a sample of 59 employees. Prior to drawing conclusions, the primary data was validated through validity and reliability tests, then statistically analyzed using SmartPLS 4.0 software to test each proposed hypothesis. Field observations indicated that the implementation of servant leadership was in the good category, accompanied by high levels of employee engagement and a satisfactory job satisfaction index. Empirically, this study confirmed that servant leadership has a positive and significant influence on both employee engagement and job satisfaction. Furthermore, job satisfaction was found to act as a mediating variable linking the influence of servant leadership on employee engagement. Referring to these findings, it is recommended that management prioritize aspects of well-being, competency development, and recognition of staff contributions. In addition, creating a supportive and collaborative organizational climate is essential to maintaining stable employee satisfaction and engagement.

Sasikirana, Tiara Danti; Raharja, Danang Setiya

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2026 Institut Teknologi Indonesia

Dinding penahan tanah (DPT) merupakan struktur yang dirancang untuk menahan tekanan tanahlateral guna mencegah pergerakan atau keruntuhan tanah, terutama pada lokasi dengan perbedaanelevasi permukaan tanah yang signifikan, termasuk pada pekerjaan galian dalam. Salah satu jenis DPTyang umum digunakan untuk galian dalam adalah Contiguous Bored Pile (CBP), yaitu dindingpenahan tanah yang tersusun atas deretan tiang beton yang dibor secara berurutan dengan jarak antartiang yang saling berdekatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas galian dalamdengan kedalaman 12 m yang distabilkan menggunakan dinding CBP dan perkuatan angkur. Analisisdilakukan dengan bantuan perangkat lunak Geo5, menggunakan modul Sheeting Check untukmengevaluasi stabilitas internal dan modul Slope Stability untuk menilai stabilitas global. CBP yangdianalisis memiliki diameter 1 m dan panjang 24 m. Parameter yang divariasikan dalam penelitian inimeliputi diameter tulangan CBP, yaitu 25 mm dan 32 mm, serta posisi pemasangan angkur. Hasilanalisis menunjukkan bahwa CBP dengan tulangan berdiameter 25 mm tidak memenuhi persyaratanstruktural, sedangkan penggunaan tulangan berdiameter 32 mm memenuhi kebutuhan kapasitasstruktur, khususnya terhadap momen lentur (bending moment). Variasi posisi angkur, baik pada barispertama di kedalaman 0,2 m atau 1 m maupun pada baris kedua di kedalaman 2,7 m atau 3 m, tidakmenunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat stabilitas dinding CBP. Dengan demikian,diameter tulangan merupakan parameter yang paling berpengaruh dalam mencapai stabilitas strukturaldinding CBP pada galian dalam.

Baneftar, Bobby S H; Thambas, Arthur H; Kumaat, Ellen J

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

An essential stage in road infrastructure development is land acquisition, which frequently causes project delays due to its complex legal, social, and economic challenges. This study aims to identify the factors that hinder the land acquisition process in the Manado Outer Ring Road (MORR) 3 Phase 4 Construction Project and to assess how these constraints affect the progress of construction activities. The research was conducted using a qualitative case study approach, with data collected through field observations, document reviews, and interviews. The findings indicate that delays in land acquisition are caused by discrepancies in legal status and land ownership, differing perceptions of compensation value, insufficient public socialization, and weak institutional coordination. These issues lead to disruptions in the construction schedule and potential increases in project costs. The study demonstrates that land acquisition necessitates a more cohesive strategy, facilitated by enhanced communication and community engagement, fortified land acquisition management frameworks, and precise verification of ownership data. The results indicate that there must be broader mitigation strategies to prevent similar challenges in future infrastructure projects.

Irfan Darfika Lubis; Putri Susriza Khairani

Jurnal Kesehatan Amanah 2026 Universitas Muhammadiyah Manado

Background: Hand grip strength is an essential indicator of physical capacity and nutritional status that can identify obesity risk. Adipose tissue accumulation in central obesity contributes to decreased hand grip strength quality through impaired muscle force transmission. Previous studies showed inconsistent results regarding the relationship between waist circumference and hand grip strength, especially in populations with high physical activity. Objective: To analyze the relationship between waist circumference and hand grip strength in male construction workers with high physical activity in Medan City. Methods: This descriptive-analytic study with cross-sectional design involved 100 male construction workers aged 30-39 years selected using purposive sampling technique. Waist circumference was measured using measuring tape, while hand grip strength was measured using handgrip dynamometer. Data analysis used Chi-Square test with significance level α=0.05. Results: The majority of respondents had normal waist circumference (64%) with mode 70 cm and normal grip strength category (53%) with mode 41.7 kg. Chi-Square test showed significant relationship between waist circumference and hand grip strength (p=0.039). Conclusion: There is a significant relationship between waist circumference and hand grip strength in construction workers. High physical activity does not completely prevent central obesity, therefore nutritional management and health education programs are needed for optimization of body composition and muscle functional capacity.

Irfan Darfika Lubis; Najwa Izza Qolbi Nada

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Introduction: Maximal oxygen volume (VO2max) is the capability of the cardiorespiratory system to deliver oxygen to muscle mitochondria, which is directly proportional to the level of stamina and is obtained from physical activity. Central obesity, which is characterized by excessive accumulation of visceral fat, can cause decreased stamina, so individuals with central obesity tend to have lower VO2max values. VO2max values can be determined by body composition, such as waist circumference, which is an indicator of central obesity. Methods: This study used an observational analytical design with a cross-sectional approach and involved 54 male respondents with high physical activity jobs who worked as building construction workers in Medan City, North Sumatra Province. Waist circumference measurements were carried out using a measuring tape, while VO2max was assessed using a 6-minute walk test. Statistical analysis was performed using the Spearman correlation test with a significance level of 0.05. Results: A total of 47 respondents (87%) had a normal waist circumference, 31 respondents (57.4%) had a fair VO2max, and 16 respondents (29.6%) had an average VO2max. The analysis showed a significant relationship between waist circumference and VO2max, with a P value of 0.000 (P<0.05) and R = -0.658. Conclusion: There is a strong and significant negative correlation between waist circumference and VO2max. This indicates that a larger waist circumference results in a lower VO2max, and a smaller waist circumference results in a higher VO2max.

Irfan Darfika Lubis; Putri Susriza Khairani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Background: Hand grip strength is an essential indicator of physical capacity and nutritional status that can identify obesity risk. Adipose tissue accumulation in central obesity contributes to decreased hand grip strength quality through impaired muscle force transmission. Previous studies showed inconsistent results regarding the relationship between waist circumference and hand grip strength, especially in populations with high physical activity. Objective: To analyze the relationship between waist circumference and hand grip strength in male construction workers with high physical activity in Medan City. Methods: This descriptive-analytic study with cross-sectional design involved 100 male construction workers aged 30-39 years selected using purposive sampling technique. Waist circumference was measured using measuring tape, while hand grip strength was measured using handgrip dynamometer. Data analysis used Chi-Square test with significance level α=0.05. Results: The majority of respondents had normal waist circumference (64%) with mode 70 cm and normal grip strength category (53%) with mode 41.7 kg. Chi-Square test showed significant relationship between waist circumference and hand grip strength (p=0.039). Conclusion: There is a significant relationship between waist circumference and hand grip strength in construction workers. High physical activity does not completely prevent central obesity, therefore nutritional management and health education programs are needed for optimization of body composition and muscle functional capacity.