SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

46,314 articles from 420 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Alifiyah Malika Sabina Putri; Yunus Karyanto

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, termasuk berbagai jenis umbi-umbian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif, salah satunya adalah umbi ganyong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung pati ganyong terhadap rasa dan tekstur brownies, serta tingkat kesukaan konsumen terhadap brownies. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Perlakuan yang diberikan berupa substitusi tepung pati ganyong dengan konsentrasi 0%, 25%, 50%, dan 75% terhadap total tepung dalam adonan brownies. Data dikumpulkan melalui uji organoleptik oleh 73 panelis tidak terlatih yang menilai dari aspek rasa, tekstur, tingkat kesukaan. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, ANOVA satu arah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh signifikan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi tepung pati ganyong memberikan pengaruh signifikan terhadap atribut rasa brownies pada konsentrasi penambahan tepung ganyong sebanyak 25%,  atribut tekstur brownies pada konsentrasi penambahan tepung ganyong sebanyak 75%. Tingkat kesukaan konsumen terhadap brownies tertinggi pada konsentrasi penambahan tepung ganyong sebanyak 50%. Penelitian ini menunjukkan bahwa tepung pati ganyong berpotensi menjadi bahan baku alternatif dalam pembuatan brownies sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya pangan lokal yang lebih luas.

Kornelius Jaka; Dyah Ilminingtyas Wahyu Handayani; Ni Komang Ayu Artiningsih

Jurnal Agrifoodtech 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Bagelen bread is a processed dry bread product, processed by re-baking the finished bread to become dry bread. This study aims to determine the right  formulation of canna  starch substitution  for wheat flour in making bagelen dry bread, and to examine the effect of canna starch substitution on the physical properties, chemical properties and sensory properties of bagelen. The study was conducted at the Laboratory of Food and Agricultural Product Processing, Faculty of Agricultural Technology, University of 17 August 1945 Semarang. The research design used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and each treatment was repeated 3 times. Data were analyzed using Anova (Analysis of Variance) at a 95% confidence level. If significantly different, Duncan's Multiple Range Test (DMRT) will be carried out. The results of the analysis of physical hardness properties showed significant differences and the results of the color analysis (L a * b *) showed no significant differences. The results of the chemical properties analysis showed that there was no significant difference in water, ash and fat content, but there was a significant difference in protein and carbohydrate content in bagelen bread. The protein content of bagelen bread will decrease in line with the increasing portion of ganyong starch. Meanwhile, carbohydrate levels will increase as the number of canna starch substitutes increases. The results of the sensory properties analysis of color, aroma, taste and texture of bagelen bread showed significant differences. Substitution of canna starch up to 40% did not affect the level of preference for the attributes of taste, color, and aroma of bagelen bread, but the texture of the substitution with canna starch was less preferred.

Ismail Hestu Wuryanto; Dyah Ilminingtyas W.H

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Umbi ganyong (Canna edulis. Kerr) belum dimanfaatkan secara optimal. Ganyong dapat dikembangkan menjadi produk pati. Produk pati ganyong dapat digunakan untuk membuat makanan, misalnya roti, kue, mie, sohun, jenang, dodol, dan lain-lain. Selain itu, pati ganyong juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan atau substitusi tepung terigu pada olahan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pati ganyong sebagai bahan pensubstitusi pati sagu terhadap karakteristik kimia dan organoleptik bangket jahe. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  4 perlakuan yaitu (G1) substitusi pati ganyong 0%, (G2) substitusi pati ganyong 50%, (G3) substitusi pati ganyong 75% dan (G4) substitusi pati ganyong 100% dengan ulangan tiga kali. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat α = 0,05.  Kandungan karbohidrat pada penelitian ini adalah 83,75%-89,28%. kadar air 1,48%-2,99%, kadar abu 0,50%-1,17%, kadar protein 0,87%-1,12%, kadar serat 0,37%-0,90%, kadar lemak 11,65%-8,24%. Hasil uji organoleptik tertinggi biskuit bangket jahe yang  di substitusi pati ganyong untuk rasa  pada perlakuan substitusi 75% (G3) dengan nilai rata-rata sebesar 5,29 (agak suka), untuk aroma pada perlakuan substitusi 50% (G2) sebesar 5,21 (agak suka), untuk warna pada perlakuan substitusi 75%% (G3) sebesar 5,31 (agak suka), untuk tekstur pada perlakuan substitusi 75% (G3) sebesar 5,15 (agak suka).  Hasil uji Anova pada semua perlakuan  menunjukkan bahwa substitusi pati ganyong pada pati sagu dalam pembuatan biskuit bangket tidak berbeda nyata.