Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-19 of 19

Analytics

Lumbantobing, Minar Trisnawati; Barus, Maria; Marasi Siagian, Yosua; Lamriana Hutagalung, Salome

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan suatu program pendidikan yang bertujuan untuk mengajarkan prinsip-prinsip pragmatis dan prosedural yang berusaha untuk mengembangkan sifat kemanusiaan, budaya, serta memberikan kekuatan kepada individu, hususnya siswa, agar mereka dapat menjadi warga negara yang baik sesuai dengan tuntutan yang diakui secara moral dan konstitusional oleh  negara. Pada pembelajaran kewarganegaraan ada tiga yang menjadi dasar dalam pembelajaran yang salah satunya adalah mengembangkan kecerdasan warga negara, membina tanggung jawab warga negara, serta mendorong partisipasi warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Permasalahan Prioritas yang dihadapi adalah di SD Negeri 095207 Sorba Tonduhan, yaitu keterbatasan pembelajaran berbasisi proyek, tidak tersedianya fasilitas pendukung seperti computer yang ada di lingkungan sekolah tersebut. Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran kurang Kreatif: Kompetensi pedagogik guru dalam merancang pembelajaran yang interaktif dan berbasis konteks lokal masih terbatas. Penggunaan metode pembelajaran tradisional cenderung mendominasi, sehingga kurang menarik bagi siswa. Solusi yang diberikan adalah berupa pembelajaran proyek penerapan model pembelajaran berbasis proyek, Dimana pembelajaran berbasis proyek melibatkan antara guru dengan siswa. Guru berperan aktif dalam memotivasi siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru mempunyai masukan dan kreativitas yang besar serta dapat meningkatkan motivasi belajar untuk membantu siswa mencapai hasil belajar yang baik, (Magdalena et al., 2024). Menurut (Norhikmah et al., 2022), Model pembelajaran berbasis proyek menuntut siswa untuk membuat proyek yang berkaitan dengan mata pelajaran terkait. Proyek pada pembelajaran ini dibangun berdasar ide-ide para siswa yang berasal dari keresahan permasalahan riil, sehingga peserta didik terjun secara langsung dalam memecahkan masalah.

Fahry Ganang Saputra; Erlin Kurniati

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the dynamics of development management in Tulang Bawang Regency, particularly in integrating policy, fiscal capacity, and public participation during the transition to the 2025–2029 Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD). The study employed a descriptive qualitative method using data triangulation techniques derived from regional planning documents, financial statistical reports, and sectoral program evaluation results. The findings reveal that Tulang Bawang Regency has achieved significant progress in regional transformation and succeeded in reducing stunting rates through the Bergerak Melayani Warga (BMW) program. However, these achievements have not been supported by strong fiscal independence, while public participation remains largely dominated by a technocratic approach. The study highlights the urgent need for reforms in digitalization-based regional revenue management and stronger substantive community involvement to ensure that future regional development becomes more independent, participatory, sustainable, and inclusive in accordance with local community aspirations. These reforms are expected to strengthen governance effectiveness and improve equitable development outcomes across all regional sectors.

Robyan Endruw Bafadal; Siti Hidayatul Jumaah; M. Dirangse Samudra; Baiq Dewi Kamariani

Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Low levels of political literacy and political participation awareness among female university students remain a challenge for strengthening democracy at the local level. This condition is also found among female students in East Lombok, who tend to perceive political participation narrowly and lack the skills and confidence to engage actively as citizens. This community service program aims to enhance political literacy, participatory awareness, and the capacity of female students to understand and practice political participation in a critical and responsible manner. The program was implemented at the Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong using a community organizing approach integrated into the academic learning process. The methods included participatory discussions, mentoring, simulations, and critical reflection, positioning female students as active subjects throughout the activities. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the meaning and forms of political participation, increased confidence in expressing opinions, and the emergence of new awareness regarding their roles as democratic citizens. In addition, a female student discussion group was formed as a space for collective learning and an early platform for local leadership. This program highlights the role of higher education institutions in promoting social transformation and strengthening women’s political participation at the local level.

Hamka, Hamka; Haryanto Ali, Indra; Rizqo Abdillah, Ahmad; Awaluddin Zidane, Muhammad

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pendekatan kewirausahaan sosial yang diterapkan dalam proyek ini mencerminkan sinergi antara inovasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan memberdayakan masyarakat lansia untuk menciptakan produk yang bermanfaat, kegiatan ini berkontribusi pada tercapainya beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), seperti pengurangan limbah, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan komunitas. Tujuan: Mengurangi limbah plastik serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi lansia melalui pembuatan gantungan kunci berbahan dasar limbah plastik. Metode: Pemberdayaan Masyarakat ini melibatkan warga Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Budi Sejahtera” Martapura. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan yang komprehensif berupa pelatihan partisipatif dengan tahapan pengumpulan bahan baku dari masyarakat, penyediaan peralatan, pembentukan tim kerja, serta pelatihan kewirausahaan yang meliputi edukasi kepada lansia mengenai pentingnya daur ulang sampah, proses pemilahan, pembersihan, pemotongan, pencampuran resin, pencetakan, hingga finishing produk gantungan kunci. Hasil: Adanya peningkatan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai, serta terbukanya peluang ekonomi melalui penjualan produk. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan kepercayaan diri lansia, sementara dari sisi lingkungan, berkontribusi nyata dalam pengurangan sampah plastik dan pencemaran lingkungan. Kesimpulan: kegiatan sociopreneur ini membuktikan bahwa melalui pendekatan inovatif berbasis partisipasi, lansia dapat diberdayakan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomi.

Rayanti, Rosiana Eva; Natalia, Theresia Destin; Noya, Wilda Pascalia; Natawirarindry, Catherine; Yanto, Oliviani +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedesaan. Upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin menjadi strategi dalam menurunkan risiko PTM pada berbagai kelompok usia. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan guna mendeteksi faktor risiko PTM melalui pengukuran kadar asam urat, kolesterol, glukosa darah, tekanan darah, serta pengukuran antropometrik (berat badan dan tinggi badan). Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara kampus dan Posbindu di Desa Ngrawan, Jawa Tengah pada bulan Juli-September 2024. Pemeriksaan dilakukan terhadap tekanan darah, kadar glukosa, asam urat, kolesterol, berat, dan tinggi badan. Data dianalisis secara deskriptif untuk memetakan risiko PTM pada kelompok usia produktif dan lanjut usia. Hasil: Sebanyak 70 warga mengikuti pemeriksaan, terdiri atas 59% usia lanjut dan 41% usia produktif, dengan mayoritas perempuan (90%). Sebagian besar kadar asam urat dan glukosa normal, namun ditemukan kolesterol tinggi pada usia produktif (45%) dan lanjut usia (67%), serta hipertensi pada kedua kelompok (66% dan 59%). Kesimpulan: Kegiatan kolaboratif antara kampus dan Posbindu di Desa Ngrawan menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi serta mengungkap potensi risiko hipertensi dan kolesterol tinggi. Sinergi ini menegaskan kebutuhan penguatan kader dan keberlanjutan Posbindu dalam deteksi dini dan pencegahan PTM di pedesaan.

Suparman Suparman; Junaidi Junaidi; Ahmad Yani Kosali; Dahnial Dahnial

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service activity was carried out by lecturers of the College of Administrative Sciences (STIA) Satya Negara Palembang as part of fulfilling the obligations of the Tridarma of Higher Education, specifically in the aspect of community service. This program aims to increase citizen participation in public service evaluation by implementing a web-based digital suggestion box system at the Palembang City Tourism Office. This activity is motivated by the low effectiveness of conventional suggestion boxes, which are often less transparent, difficult to access, and slow to implement. Through a participatory approach and the use of digital technology, this system is designed to enable people to convey their aspirations, criticisms, and suggestions online with guaranteed identity confidentiality. The results of the implementation showed a significant increase in the number of suggestions, a reduction in response time from seven to two working days, and a community satisfaction rate of 92.74%. The implementation of this system also forms a more open and participatory pattern of public communication between the community and local governments. This activity has practical, academic, and policy implications as a model for implementing digital participatory governance that supports the principles of good governance and digital transformation of public services.

Suparman Suparman; Junaidi Junaidi; Ahmad Yani Kosali; Dahnial Dahnial

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service activity was carried out by lecturers of the College of Administrative Sciences (STIA) Satya Negara Palembang as part of fulfilling the obligations of the Tridarma of Higher Education, specifically in the aspect of community service. This program aims to increase citizen participation in public service evaluation by implementing a web-based digital suggestion box system at the Palembang City Tourism Office. This activity is motivated by the low effectiveness of conventional suggestion boxes, which are often less transparent, difficult to access, and slow to implement. Through a participatory approach and the use of digital technology, this system is designed to enable people to convey their aspirations, criticisms, and suggestions online with guaranteed identity confidentiality. The results of the implementation showed a significant increase in the number of suggestions, a reduction in response time from seven to two working days, and a community satisfaction rate of 92.74%. The implementation of this system also forms a more open and participatory pattern of public communication between the community and local governments. This activity has practical, academic, and policy implications as a model for implementing digital participatory governance that supports the principles of good governance and digital transformation of public services.

Putri Festiyanti, Wilda; Fikriyah, Nafidatul; Akbar, Jelang; Salsabila, Zulfa; Wahyuningsih, Sri +4 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

kuliah kerja nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengidentifikasi  dan menyelesaikan permasalahan di lingkungan desa. KKN kelompok 04 STIKes Ibnu Sina Ajibarang dilaksanakan di Desa Kotayasa, kecamatan sumbang, kabupaten Banyumas pada 28 juli – 5 september 2025. Metode yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan pelaksanaan program berbasis kebutuhan Masyarakat. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Masyarakat, antaralain melalui sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah dasar, kegiatan posyandu balita dan lansia, penyuluhan stunting, serta sosialisasi penggunaan obat  NSAID dan kortikostiroid. Selain itu, kegiatan inovatifs seperti pembuauan sabun cuci piring, budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) , senam Bersama PKK, hingga lomba mewarnai untuk anak-anak berhasil meningkatkan partisipasi dan kemandirian Masyarakat. Factor pendukung meliputi antusiasme warga, dukungan perangkat desa, dan kerja sama lintas sektor.sementara hambatan yang mucul berupa keterbatasan waktu, dana, serta kondisi cuaca. Secara keseluruhan, kegiatan ini  memberikan kontribusi positif dalam aspek Kesehatan, Pendidikan, ekonomi kreatif, dan sosial budaya di Desa Kotayasa.

Aris Mardiyono; Edi Pranoto; Sukardi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah pengelolaan sampah di Kota Semarang  semakin meningkat menuntut adanya solusi berbasis masyarakat.  Progran Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis kemitraan  bertujuan mengoptimalkan peran Bank Sampah Adi Dharma RW 06 Kelurahan Sendangguwo dalam mengolah sampah anorganik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui tahapan sosialisasi, pelatihan produksi, pendampingan, serta penguatan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat melalui aplikasi SampahKu, efisiensi produksi yang lebih tinggi dengan penerapan teknologi tepat guna, serta diversifikasi produk kerajinan yang semakin beragam. Program ini juga mendorong terbentuknya modal sosial, perubahan perilaku warga terhadap sampah, serta penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA. Secara keseluruhan, hasil ini membuktikan bahwa integrasi Ipteks  mampu mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan di tingkat komunitas.

Abdullah Ali; Dwi Aryanti; Erita Oktasari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Urban farming tidak hanya menjadi strategi ketahanan pangan perkotaan, tetapi juga pendekatan spasial dalam menata ruang mikro di kawasan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi urban farming dalam optimalisasi ruang sempit melalui pendekatan arsitektur mikro dan pemberdayaan komunitas. Lokasi penelitian adalah Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, yang memiliki karakter spasial padat dan terbatas namun aktif mengembangkan kebun komunitas berbasis rumah tangga. Pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus digunakan untuk mengidentifikasi pola adaptasi ruang dan transformasi fungsi ruang residual menjadi produktif secara ekologis dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urban farming berperan sebagai penghubung antar-ruang, media ekologis pasif, serta wadah rekreasi mikro komunitas. Penataan ruang mikro dilakukan melalui partisipasi warga dikoordinir oleh tim penggerak PKK, pemrograman urban farming berbasis komunitas, dengan pengelolaan air limbah rumah tangga sederhana. Penelitian ini memperkuat urgensi integrasi arsitektur lanskap mikro dan strategi ketahanan komunitas dalam penataan ruang kota yang berkelanjutan dengan pendekatan urban farming.

Retno Mawarini Sukmariningsih; Hadi Karyono; Agus Nurudin; Mashari

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Partisipasi publik merupakan elemen fundamental dalam sistem hukum demokratis yang menjamin keterlibatan warga negara dalam proses pengambilan keputusan, termasuk dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Artikel ini menganalisis secara kritis implementasi partisipasi publik dalam pembentukan regulasi di Indonesia dengan pendekatan yuridis-normatif dan teori hukum partisipatif. Dalam praktiknya, keterlibatan masyarakat sering kali bersifat simbolis dan tidak substansial. Padahal, partisipasi publik yang bermakna menjadi syarat legitimasi demokratis suatu produk hukum. Tulisan ini mengkaji peran partisipasi berdasarkan teori diskursus Jurgen Habermas, hukum progresif Satjipto Rahardjo, serta prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi mekanisme partisipasi yang lebih transparan, inklusif, dan deliberatif menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin keadilan regulatif dan kepastian hukum yang demokratis.

Agustin, Sandrina Ghaisani; Najicha, Fatma Ulfatun

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2024 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Dalam era digitalisasi yang pesat, kewarganetan di Indonesia memainkan peran sentral dalam membentuk keadaban digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kewarganegaraan digital warganet Indonesia, fokus pada perilaku dalam ruang daring, dengan penekanan pada aspek-etika, keamanan daring, dan dampak sosial. Pendekatan kualitatif digunakan dengan studi literatur sebagai metode utama. Analisis terhadap karya-karya akademis, artikel ilmiah, dan literatur terkait dilakukan untuk menyusun pemahaman komprehensif tentang karakteristik kewarganegaraan digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa kewarganegaraan digital warganet Indonesia tercermin dalam partisipasi aktif, sikap etis, keamanan daring, dan dampak sosial positif. Variasi tingkat keamanan daring berdampak signifikan pada kewarganegaraan digital, di mana kesadaran terhadap risiko, perlindungan privasi, dan respons terhadap ancaman siber memainkan peran krusial dalam membentuk kontribusi warganet terhadap keadaban digital. Penguatan kewarganegaraan digital warganet Indonesia memerlukan pendekatan holistik melalui edukasi, literasi digital, dan regulasi yang mendukung. Peningkatan kesadaran etika digital, peran positif dalam keamanan daring, serta partisipasi dalam upaya kolektif menjadi kunci dalam membentuk kewarganegaraan digital yang tangguh dan berkelanjutan.

Ghefira Nurfatimah; Putri Farida Hanum Padang; Putri Anisa; Rizky Delhiana Br. Bukit; Triwahyu Ningsih +1 more

Jurnal Nusantara Berbakti 2024 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Kegiatan gotong royong di Desa Gunung Rintih bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan melibatkan warga secara langsung, program ini tidak hanya fokus pada pembersihan fasilitas umum seperti masjid, musholla, dan jalan desa, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi mengenai kebersihan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini mencakup observasi, sosialisasi, dan pelaksanaan bersama-sama. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut

Nanang Zamroji; uminahdiyah uminahdiyah

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2024 CV. Aksara Global Akademia

Indonesia adalah negara demokratis yang mempunyai hak kebebasan berpendapat bagi warga negaranya. Salah satu wujud dari demokrasi tersebut adalah pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu). Tujuan utama pemilihan umum (pemilu) adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang akan mewakili mereka dalam pemerintahan. Pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi pemilu untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula. kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode workshop dimulai dengan menyampaikan materi dari pengertian demokrasi, pemilu, pemilih pemula sampai peserta diajak untuk praktek cek DPT secara online di https://cekdptonline.kpu.go.id/  melalui HP masing-masing peserta. Dari acara sosialisasi ini tim mengajak peserta untuk menjadi pemilih pemula yang cerdas dengan indikator sebagai berikut : 1). Memastikan terdaftar sebagai pemilih, 2). Mengetahui kapan pelaksanaan pemungutan suara, 3). Mengetahui caleg yang berkompetisi serta rekam jejak mereka, 4). Mengetahui tata cara mengunakan hak suara dengan benar. Kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan pemahaman peserta sosialisasi 30% sesebelum mengikuti sosialisasi pemahamanya tentang pemilu cuma 45% dan sesudah mengikuti sosilalisasi menjadi 75 %. Sehingga terjadi peningkatan pemahaman peserta sosialisasi pemilu di SMKN Nglegok dan MA Syeh Subakir.

Yusak Sabdono Mulyo; Kiki Maria

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Sebagai organisasi kemasyarakatan, Rukun Warga (RW) memiliki peran penting dalam menghubungkan kegiatan warga dengan Pemerintah Kelurahan. Pemilihan Ketua RW 011 Kelurahan Jatijajar dilakukan karena masa jabatan berakhir bulan Desember 2022. Panitia dibentuk secara musyawarah pengurus RT dan RW kemudian dimintakan Keputusan Lurah sebagai pengesahan. Selanjutnya Panitia melaksakan prosedur pemilihan sesuai Peraturan Wali Kota No 13 Tahun 2021 yang mengatur tata cara pemilihan lembaga kemasyarakatan dan menetapkan masa jabatan satu periode selama 5 tahun.. Dalam peraturan tersebut salah satu syarat untuk dicalon Ketua RW adalah tidak aktif atau memiliki afiliasi keanggotaan suatu partai politik tertentu. Setelah dilakukan tahap-tahap yang disepakati berdasarkan rapat-rapat panitia dan mengacu pada landasan hukum yang berlaku maka diputuskan pengukuhan kembali Ketua RW petahana untuk menjabat pada periode 2022-2027. Partisipasi warga cukup baik dan antusias dalam mendukung pelaksanaan pemilihan. Tidak adanya calon baru untuk dipilih menjadi Ketua RW disebabkan beberapa tokoh masyarakat dan warga yang potensial untuk dicalonkan sudah menjadi anggota partai politik.  

Anthon Fathanudien; Dikha Anugrah

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kuningan  merupakan  salah  satu  Kabupaten  yang  ada  di  Jawa  Barat  dimana banyak warganya yang turut serta dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dari UMKM ini terdapat berbagai jenis usaha UMKM. seperti: Aneka Usaha, Perdagangan, Industri Pertanian, Dan Industri Non Pertanian. Begitu banyak jumlah UMKM tersebut juga menghasilkan begitu banyak pula Merek dagang yang dihasilkan. Akan tetapi, masih cukup banyak pelaku industri UMKM yang belum mendaftarkan merek dagangnya dikarenakan terbatasnya permodalan dan  minimnya  pemahaman  akan  manfaat  pendaftaran  merek  bagi  industri UMKM. Dengan demikian, UMKM yang tidak mendaftarkan merek dagangnya tidak mendapatkan perlindungan hukum, sebab suatu merek dagang akan mendapatkan perlindungan hukum jika telah melakukan pendaftaran merek. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah langkah-langkah pengabdian, partisipasi mitra, kepakaran, dan tugas anggota tim. Adapun lokasi yang menjadi titik fokus kami yaitu di Desa Cipancur Kecamatan Kalimanggis Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. Metode ini digunakan untuk menyampaikan  materi  penyuluhan  hukum  bersifat  kognitif  namun  dikemas dengan informasi yang menyenangkan. Selain itu metode pendekatan yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini melalui metode pendekatan workshop, ceramah kemudian diakhir acara diadakan tanya jawab, dengan tanya jawab ini masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya sesuai dengan tema penyuluhan, atau masyarakat dapat bertanya di luar tema yang telah ditentukan. Tujuan dari program kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi bagi pelaku usaha UMKM   yang   ada   di   Desa   Cipancur   Kecamatan   Kalimanggis   Kabupaten Kuningan Jawa Barat, terutama terkait dengan: 1) Kesadaran hukum pelaku usaha dalam   pentingnya   pendaftaran   merk   bagi   pelaku   usaha   UMKM,   dan   2) Memotivasi pelaku usaha UMKM untuk melindungi inovasi produk hasil temuannya dalam bentuk Kekayaan Intelektual yaitu Hak Mereknya.

Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Covid-19 tidak menghentikan langkah langkah warga Kota Semarang dalam memilih calon pemimpin mereka dimasa yang akan datang. Meskipun banyak ahli yang menyangsikan pelaksanaan pilkada, bahkan beberapa kajian sebelumnya diprediksi akan menimbulkan kegaduhan, dianggap tidak demokratis dan mengorbankan kesehatan, namun asumsi itu patah dengan melihat angka partisipasi dalam pilkada yang menigkat dibandingkan pilkada sebelumnya. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020 tentang Tahapan- Tahapan Pencoblosan dan Pemungutan Suara dengan Menerapkan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 telah memberikan solusi menjawab banyak kekawatiran  akan  meluasnya  penyebaran  covid-19  ini.  Pertanyaan  mendasar dalam penelitian ini adalah bagaiamana tingkat partispasi warga dalam pilkada di tengah pandemic covid-19. Tujuannya untuk mengekplorasi tingkat partisipasi masyarakat dan factor yang mendukung atau menghambatnya. Hasilnya menakjubkan. Seacra nasional tingkat partisipasi mencapai 76,13 persen, Provinsi Jawa Tengah mencapai 74,34 dan Kota Semarang 68, 62 persen. Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat partisipasi ini adalah kesadaran masyarakat yang semakin baik, penyelenggaraan pilkada yang menjamin aman dan jauh dari peneluranan, serta partispasi pemilih pemula yang muali bergerak untuk memajukan daerahnya.

Samadi, Wibowo Murti; Budiastuti, Shinta Rukmi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini kami lakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dari warga Pulisen khususnya RT.07/ RW.08 dalam memahami tentang perolehan sertifikat melalui program PTSL hal ini dilakukan secara insidentil sebagai program Negara yang dilakukan oleh BPN Metode yang dipakai dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, adalah menggunakan metode ceramah, dan dilanjutkan dengan tanya jawab (diskusi) yang berkaitan dengan tema kegiatan ini. Berdasarkan pada observasi yang telah kami lakukan beberapa waktu yang lalu, dan juga disertai dengan hasil wawancara yang sifatnya sambil lalu, warga Pulisen khususnya RT.07/ RW.08 dalam memahami tentang perolehan sertifikat melalui program PTSL hal ini dilakukan secara insidentil sebagai program Negara yang dilakukan oleh BPN, yaitu antara lain meliputi : 1. Masih rendahnya pemahaman Tentang Prona 2. Masih rendahnya pemahaman tentang Ayudikasi Masih rendahnya partisipasi warga dalam memahami tentang PTSL

Rahmanti, Ainnur; Margiyati Margiyati; Merid Lechan TC; M. Ilham Hidayatullah; Nadea Bunga Apriliae +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) memiliki tujuan untuk memandirikan seluruh komponen di sekolah untuk melakukan pencegahan dan penanganan dini pada maslah- masalah kesehatan yang mucul saat disekolah. Pada MI Nashrul Fajar Kelurahan Meteseh sudah terdapat lembaga UKS yang disediakan pihak sekolah, namun belum berjalan dan dikelola dengan baik. Hasil observasi didapatkan minimnya kegiatan di UKS maupun belum terdapatnya petugas kesehatan yang terlatih / dokter kecil di sekolah tersebut. Oleh karena itu untuk mengatasi maslah tersebut melalui musyawarah warga sekolah diputuskan untuk menggerakkan kembali kegiatan di UKS dan melatih dokter kecil. Dukungan dari semua pihak terkait dibutuhkan untuk keberlangsungan pengelolaan, pembinaan dan pengembangan UKS. Program dokter kecil merupakan upaya pendekatan edukatif dalam rangka mewujudkan perilaku sehat antara lain perilaku kebersihan perorangan, dimana anak didik dilibatkan dan diaktifkan sebagai pelaksananya. Tujuan dokter kecil meningkatkan partisipasi siswa dalam program UKS, agar siswa dapat menjadi penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah, di rumah dan dilingkungannya dan siswa dapat menolong dirinya sendiri, sesama siswa dan orang lain untuk hidup sehat.