SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Ermi Lilianda Alang; Ninick Corea Fernandez; Diah Ayu Dwi Satiti; Ni Putu I.D.P. Murti

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Background: Clean and Healthy Living Behavior in Indonesia includes household.. In Indonesia, the level of knowledge and handwashing behavior of is still relatively low, an indication can be seen from the high prevalence of diarrhea. Research Objective: to determine the Relationship of Information Sources to Knowledge and Behavior of Adolescents About Clean Living in Nunkurus Village, East Kupang District. Research Method: This type of research uses Quasi Experiment One Group PreTest-PostTest Non Control Group, namely research with one subject who is given treatment or intervention before and after treatment. The population in this study is the community in this case adolescents in Nunkurus Village, East Kupang District, totaling 45 people. Sampling uses a total sampling technique. There are 3 research instruments used in this study including: respondent characteristic questionnaire, PHBS knowledge and health promotion educational video about PHBS. Data analysis using univariate in percentage and bivariate using Willcoxon Test. Results: the results of the study revealed the level of knowledge of the community before health promotion regarding PHBS, of the 45 respondents studied as many as 2 respondents (4.4%) had insufficient knowledge, 14 respondents (31.1%) had sufficient knowledge, and 29 respondents (64.4%) had good knowledge. From the results of the study, it was known that the level of knowledge of the community after health promotion regarding PHBS, of the 45 respondents studied as many as 17 respondents (37.8%) had good knowledge, 20 respondents (44.4%) had sufficient knowledge, and 8 respondents (17.8%) had insufficient knowledge. This is demonstrated by the results of the Wilcoxon ρ test (Asymp. Sig. 2-tailed) = 0.000 <0.05, indicating a relationship.

Sastri Dalila Siregar; Ratika Balqis Nst; Nur Hafni Bahri Siambaton; Usiono Usiono

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

A clean and healthy lifestyle is a health behavior that is realized through caring for oneself, family members and other people in the environment. Cultivating a healthy lifestyle is not just about washing hands, but throwing away rubbish so that students are exposed to a clean and healthy lifestyle. The researcher aims to conduct a literature review regarding clean and healthy lifestyles in elementary schools. Several PHBS programs researched from various articles show that clean and healthy lifestyles include washing hands, exercise, healthy snacks and proper waste disposal. Researchers used a technique (Systematic Literature Review). The target of this research is elementary school educators, because teacher awareness in educating children to behave in a clean and healthy lifestyle is still low. From the results of this research, it is hoped that teachers can teach and introduce clean and healthy lifestyles to children and provide several supporting services in implementing PHBS.

Herawati Harahap; Mappeaty Nyorong; Ismail Efendy; Indah Anggraini

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

: Perilaku hidup bersih dan sehat hakikatnya adalah dasar pencegahan manusia dari berbagai penyakit. Survey awal di Desa Bonan Dolok  Kecamatan Batang Onang terkait indikator PBHS menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat di Desa Bonan Dolok yang belum menerapkan PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Promosi Kesehatan Memengaruhi Pola Perilaku  Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Tatanan Rumah Tangga di Desa Bonan Dolok  Kecamatan Batang Onang Kabupaten padang Lawas Utara.Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi seluruh Kepala Keluarga di Desa Bonan Dolok  Kecamatan Batang Onang: 146 orang KK dengan jumlah sampel adalah 59 orang KK. Analisa Data dengan regresi berganda. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang dibagikan kepada 59 orang responden.Berdasarkan hasil uji regresi berganda secara parsial variabel Pemberdayaan, bina suasana, advokasi dan kemitraan berpengaruh terhadap pola PHBS dengan korelasi positif. Variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap pola PHBS adalah Pemberdayaan dengan nilai beta tertinggi yaitu 0,499 sementara itu variabel yang memiliki pengaruh paling rendah yaitu kemitraan dengan koefisien beta sebesar 0,385.Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh strategi promosi kesehatan (pemberdayaan, bina suasana, advokasi dan kemitraan) terhadap pola PHBS. Disarankan agar tenaga kesehatan maupun penyelenggara promosi kesehatan lainnya dalam meningkatkan pola PHBS pada tatanan rumah tangga dan dapat melakukan intervensi kembali yang bertujuan lebih meningkatkan kebersihan agar terhindar dari berbagai penyakit.

Nisa Mahfirah Lubis; Zuhrina Aidha; Nur'ainun Berutu

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In order for the health and development of her family to be successful, a mother needs to have knowledge about clean and healthy living habits at home. PHBS was used by 53.9% of households in 2011, 56.5% in 2012, and 55.0% in 2013. This success is still far from what is needed. This study aims to find out how much housewives in Saintis village know PHBS behavior. A sample of 100 respondents was used in this research quantitative methodology. Based on the findings, 61% of respondents had sufficient knowledge, 22% had sufficient knowledge, and 17% had insufficient knowledge. As many as 42% of respondents showed good behavior, 49% showed moderate behavior, and 9% showed bad behavior. In Saintis village, most housewives already know about PHBS and behave accordingly, but some parents still don't understand or think too much about PHBS.  

Siti Robiah Adawiyah; Mujiyanto, Mujiyanto; Wanto, Wanto; Kuni Munawaroh; Avifah Faricha Nisa +7 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Desa Karangluhur yang cangkupan wilayahnya membentang dari arah timur dimulai dari Dusun Krakal Tamanan sampai wilayah barat. Karena letaknya yang strategis, dan hanya berjarak 1 km dari pasar kertek yang berada di Desa Karangluhur diantaranya Puskesmas 1 Kertek, koramil kertek, dan juga beberapa lembaga keuangan. Selain itu juga ada lembaga pendidikan formal yaitu SMP Negeri 1 Kertek. Selain itu juga ada tempat pendidikan dasar formal dan non formal seperti SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Karangluhur serta MI Maarif Karangluhur yang berlokasi di Dusun Marong. Selain itu juga letak geografis dengan penyebaran penduduk yang terbilang merata, tersebar di empat dusun dengan mata pencaharian sebagian besar adalah petani atau buruh tani. Potensi lain yang ada di Karangluhur yaitu potensi sumber daya manusia (SDM) dengan dibuktikan banyaknya para wirausaha atau usahawan yang menekuni bidang usaha dalam segala hal. Upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagai informasi, dengan menggunakan Penelitian Community Based Participatory Research (CBPR), yaitu penelitian dengan pola kolaborasi antara komunitas dengan dunia pendidikan tinggi yang berorientasi aksi dengan service learning untuk mendukung gerakan sosial demi terwujudnya keadilan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan kesadaran pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta keindahan lingkungan terkhusus masyarakat Dusun Marong, Desa Karangluhur, Kecamatan Kertek.  

Bambang Irawan; Mujiburrahman, Mujiburrahman

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakit potensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber air bersih, perilaku cuci tangan pakai sabun dan penggunaan jamban sehat. Desain penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga di Lingkungan Kampung Sumbawa Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima yang berjumlah 673 KK. Sampel dalam penelitian ini 249 KK yang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling dan di analisis dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini semua variabel penelitian ini bermakna, yaitu: sumber air bersih berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,000 < 0,05), perilaku cuci tangan pakai sabun berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,000 < 0,05) dan penggunaan jamban sehat berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,002 < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini: 1) Ada pengaruh sumber air bersih. 2) ada pengaruh perilaku cuci tangan pakai sabun. 3) penggunaan jamban sehat. Disarankan:  1) Bagi dinas kesehatan agar membuat kebijakan tentang PHBS dan menyediakan alat penyerap kadar air yang bernama Water Softener. 2) Bagi puskesmas agar lebih meningkatkan penyuluhan tentang PHBS. 3) Bagi kelurahan agar membuat program kesehatan tentang PHBS dan mengajukan ke dinas kesehatan. 4) Bagi masyarakat agar mau menerapkan PHBS untuk mencegah terjadinya penyakit, terutama penyakit diare. 5) Bagi Peneliti lain perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan desain penelitian dan variabel yang berbeda untuk mengetahui faktor lain yang berpengaruh terhadap kejadian diare    

Naheria Naheria; Nurjamal Nurjamal; Didik Cahyono; Muhammad Sukron Fauzi; Gyta Krisdiana

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The health profile book for the province of East Kalimantan in 2016 Sickness Rate (Morbidity) describes the incidence of disease in a population over a certain period of time, which can be in the form of incidence rates or prevalence rates of a disease. The morbidity rate also plays a role in assessing the health status of the community. Data on population morbidity comes from the community (community based data) obtained through a morbidity study, and the results of data collection from the District/City Health Office, the health program manager at the provincial level. The morbidity rate in 2013 was 11.74 and decreased in 2014 to 9.18 and increased in 2016 to 11.90. (Dinkes: 2016) The implementation of PHBS is low, because there are still many students who eat snacks carelessly and there is still garbage scattered in the school yard. The UKS exists but the program does not run due to the lack of supporting facilities, and their lack of knowledge regarding how to wash hands properly and correctly. Aims to increase the knowledge of elementary school students in clean and healthy living behavior through the Socialization of Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) with the Three Thumb system, Provide understanding and awareness to elementary school students about the importance of the school PHBS program Able to reduce morbidity due to lack personal hygiene in the school environment. The method used in this activity is the lecture method, demonstration method and practical method, data collection techniques, namely the initial test and the final test. The result is that there is an increase of 21% of students' knowledge of the importance of PHBS.