SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Della Audia Saputri; Ananda Putri Azni MTD; Siti Salma Sitio

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini berfokus pada pengendalian dan penilaian kinerja PT.PLN(Persero) tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana mengendalikan dan menilai kinerja manajer akuntansi pertanggungjawaban pusat laba dengan rasio profit margin. Hasil penelitian pengendalian dan kinerja manajer pusat laba PT.PLN (Persero) tahun 2019-2020 kurang baik, karena pada rasio Operating profit margin 2020 lebih kecil sebesar 4,71% dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 9.41% dengan selisih kerugian 4.7. Beda dengan rasio Gross profit margin tahun 2019 sebesar 15,91%. sedangkan tahun 2020 sebesar 17,01% rasio ini memiliki keuntungan sebesar 1.1. Dan Net profit margin tahun 2019 sebesar 1,55%. sedangkan tahun 2020 sebesar 2,29% rasio ini memiliki keuntungan sebesar 0,74.

Yusnike Hutabarat; Jeniusman Hutagalung; Hj. Rahmadia Hanum

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah persentase kenaikan laba pada Cv.Parulian Sojuangon Panggabean Group. Tujuan penulisan ialah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba dan Untuk mengetahui variabel yang mempelajari pertumbuhan laba. Penulis mengambil populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari tahun 2019-2021. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian yang bersifat kuantitatif yang diolah dan dianalisis dalam bentuk pentabelan dan persentasekan serta diukur dengan menggunakan perhitungan SPSS. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan kesimpulan sebagai berikut : 1.Variabel Debt to Equity Ratio (DER), Inventory Turnover (ITO) dan Net Profit Margin (NPM) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Perusahaan yang memiliki Inventory Turnover (ITO), dan Net Profit Margin (NPM) yang tinggi maka bisa dikatakan perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang likuid dan menguntungkan, karena perusahaan mampu mengelola aset lancar yang berupa persediaan yang akan mempengaruhi tingginya tingkat penjualan dan tingginya perolehan laba perusahaan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan Debt to Equity Ratio (DER), yang mana jika Debt to Equity Ratio (DER) makin tinggi maka perusahaan akan menanggung risiko yang tinggi pula berupa beban bunga yang berasal dari hutang atau kewajibannya. Hal tersebut akan mempengaruhi rendahnya laba yang akan diperoleh perusahaan.2.Variabel Debt to Equity Ratio (DER) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini menandakan bahwa Debt to Equity Ratio(DER) yang tinggi berpengaruh terhadap perolehan laba di perusahaan. Perusahaan lebih banyak menggunakan hutang yang dimiliki untuk membeli persediaan dan aset yang mendukung kinerja perusahaan sehingga kegiatan perusahaan berjalan dengan maksimal dan memperoleh laba yang maksimal.3.Variabel Inventory Turnover (ITO) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini disebabkan karena perusahaan retail memiliki perputaran persediaan yang lambat.,4.Variabel Net Profit Margin (NPM) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Secara umum, meski tergantung   pada jenis industri dan struktur bisnisnya, marjin laba bersih dengan presentasi lebih dari 10 sudah dianggap baik namun pada perusahaan berdasarkan nilai rata-rata tersebut perusahaan yang memiliki nilai Net Profit Margin (NPM) yang rendah dibandingkan dengan nilai standar Net Profit Margin (NPM).  

Athirah, Athirah

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT Semen Tonasa periode 2016 sampai dengan 2020 dengan menggunakan metode Du Pont. Populasi dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan PT Semen Tonasa periode 2016-2020. Adapun sampel dalam penelitian yaitu laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi PT Semen Tonasa tahun 2016-2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi dimana jenis datanya yaitu kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis Du Pont yang terdiri dari Return On Investment (ROI) yang mencakup rasio Net Profit Margin (NPM) dan Total Assets Turnover (TATO), serta Return On Equity (ROE) yang mencakup Return On Investment (ROI) dan Equity Multiplier.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kinerja PT Semen Tonasa untuk periode 2016-2020 yang dinilai menggunakan standar rata-rata industri semen menunjukkan kinerja yang belum optimal pada tahun 2016 dan 2017, dan optimal pada tahun 2018-2020 yang dilihat dari nilai Return On Investment (ROI) dan nilai Return On Equity (ROE). Kinerja keuangan yang belum optimal yang dilihat dari nilai Return On Investment (ROI) ini disebabkan karena perusahaan kurang mampu dalam meminimalisir biaya beban usaha yang ada sehingga laba bersih yang diperoleh perusahaan masih rendah. Sedangkan dari sisi Return On Equity (ROE) disebabkan oleh hasil (return) atas jumlah aktiva yang digunakan dan kemampuan perusahaan dalam mendayagunakan ekuitas pemegang saham belum optimal. Kinerja keuangan yang telah optimal pada tahun 2018-2020 dari sisi Return On Investment (ROI) disebabkan oleh perusahaan telah mampu meminimalisir beban usaha yang ada sehingga perusahaan dapat memperoleh laba bersih yang tinggi. Sedangkan dari sisi Return On Equity (ROE) disebabkan oleh tingginya laba bersih yang diperoleh perusahaan akibat mampunya perusahaan dalam meminimalisir beban usaha yang digunakan dan perusahaan telah mampu meningkatkan ekuitas atau modal sendirinya untuk membiayai aset.      

Sania, Tsania Nuraida; Murdianto, Edi; Akbar, Taufik

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Abstract. This study aims to find out and analyze whether there are differences in financial performance before and after Covid-19 at Primkop Kartika Wira Yudha Mechanical Brigif 16/Wira Yudha in the 2018-2021 period. The sampling technique in this research is to use the technique of collecting financial report data documentation. Sampling in this study is the financial statements of Primkop Kartika Wira Yudha Brigif Mekanis 16/Wira Yudha. Data obtained through interviews and documentation. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis, difference test and Wilcoxon test. The financial ratios used are Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, ROA and ROE. The results of the study indicate that there is no significant difference between the Current Ratio (X1), Quick Ratio (X2), Cash Ratio (X3), ROA (X4) and ROE (X5) before and during the Covid-19 pandemic. This is because the company is still effective in managing company assets during the Covid-19 period and can still generate net profit for the cooperative   Keywords: Covid-19, Current Ratio (X1), Quick Ratio (X2), Cash Ratio (X3), ROA (X4) and ROE (X5)   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan setelah adanya Covid-19 pada Primkop Kartika Wira Yudha Brigif Mekanis 16/Wira Yudha pada periode 2018-2021. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik pengumpulan dokumentasi data laporan keuangan. Pengambilan sample dalam penelitian adalah laporan keuangan Primkop Kartika Wira Yudha Brigif Mekanis 16/Wira Yudha. Data diperoleh melalui wawancara beserta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Kuantitatif, Uji Beda dan Uji Wilcoxon. Rasio keuangan yang digunakan adalah Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, ROA dan ROE. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan secara seignifikan antara Current Ratio (X1), Quick Ratio (X2), Cash Ratio (X3), ROA (X4) dan ROE (X5) sebelum dan saat pandemi Covid-19. Hal ini disebabkan karena perusaahan masi efektif dalam mengelola aset perusaahan di masa Covid-19 dan juga masih dapat menghasilkan laba bersih pada koperasi. Kata kunci: Covid-19, Current Ratio (X1), Quick Ratio (X2), Cash Ratio (X3), ROA (X4) dan ROE (X5)

Heri Sasono; Muhammad Hendra Apriwarto

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The company's performance can be seen from the profitability and sustainability in maintaining its business, especially retail companies. The purpose of this study was to examine the influence of factors that affect the performance of retail companies, such as DER, NPM and TATO. The population of this research is 25 companies and the research sample is 8 companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX).The research method uses Normality Test, t test, Anova test, Coefficient of Determinants, Correlation and Multiple Linear Regression using SPSS software version 22. The results of the research Net Profit Margin (NPM) and Total Asset Turnover (TATO) have a significant effect on Return on Assets (ROA), while the Debt Equity Ratio (DER) has no significant effect. However, simultaneously the three independent variables (DER, NPM and TATO) have a significant effect on Return on Assets with the equation Y = -0.015 - 0.001X1 + 1.549X2 + 0.011X3.

Ananda Widiastuti; Jaeni; Triono, Ananda Widiastuti

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2022 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The purpose of this study was to determine differences in the financial performance of telecommunication companies listed on the Indonesia Stock Exchange before and during the COVID-19 pandemic. The method in this research uses descriptive quantitative. The sampling technique was carried out by purposive sampling. The type of data used is secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange in the form of financial reports for the first quarter - fourth quarter of the Telecommunication Sector Company for the period 2018 and 2020. The research variables used are Current Ratio, Net Profit Margin, Return On Assets, Debt to Asset Ratio and Debt to Equity Ratio. The results of this study indicate a significant difference in the Current Ratio and Debt to Asset Ratio While the Net Profit Margin, Return On Assets and Debt to Equity Ratio there are no significant differences