Publication Search

67,742 articles from 584 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Katrina Feby Lestari; Norma Onggang; Ni Nyoman Udiani

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Around 40% there are still children of pre-school age who have not been able to do their developmental tasks according to their age. In addition, in the kindergarten, finger painting activities have never been done on the soft motor development of pre-school children in Tunas Kelapa Kindergarten Group B Tinigi Village, Galang District. This type of quantitative research with a one group pretest posttest approach, a population of 32 people and a sample of 15 people with purposive sampling technique. Data analysis used the Wilcoxon test, with finger painting as an independent variable and fine motor dependent. The results of the pretest study were 8 respondents (53.3%) suspect and the posttest was 13 respondents (86.7%) normal. The results of bivariate analysis obtained p value 0.014 <0.05, there is an effect of finger painting activities on the soft motor development of pre-school children in Tunas Kelapa Kindergarten Group B Tinigi Village, Galang District. It is hoped that this research can be additional knowledge for parents so they can optimize the development of their children.

Silalahi, Gabriella Arsani Linggom

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan perkembangan saraf motorik anak-anak difabel melalui kegiatan bercocok tanam melalui media tanam hidroponik. Kegiatan pengabdian ini dilakukakn di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta dengan mengadakan kegiatan mengedukasi, prakktek, dan ppembinaan. Pentuk edukasi yang diberikan kepada mitra terfokus pada apa itu hidroponik, bagaimana cara merawat tanaman yang menggunakan media tanam hidroponik, bagaimana menyemai benih yang ada sehingga menjadi bibit yang bisa dipindahkan ke instalasi hidroponik, dan lainnya. Hasil kegiatan pengabdian ini dari kegiatan mengedukasi, praktek, dan pembinaan adalah memhaminya dan dapat mempraktekan ilmu yang didapat dengan baik, dan dapat membantu mereka untuk tetatp produktif dengan adanya kegiatan ini dimasa pandemi

Nurul Sugiarti Syam; Syamsuryanita; Nurul Ikawati

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

  Perkembangan merupakan perubahan yang terjadi pada diri individu dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuh dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 3-6 Bulan di BPM Suriyanti, S.ST Makassar. Desain Penelitian ini adalah eksperimen metode Pre Test-Post Test Control Group Design, populasi penelitian ini berjumlah 100 bayi di BPM Suriyanti, S.ST Makassar dan sampel berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang (50%) yang mendapatkan pijat bayi, terdapat 14 bayi (93,3%) yang motorik kasanya meningkat dan 1 bayi (6,7 %) yang tidak meningkat. Sedangkan yang tidak di lakukan pijat bayi sebanyak 15 bayi (50%), terdapat 2 orang motorik kasarnya meningkat (13,3%) dan 13 bayi (86,7%) yang tidak meningkat. Dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan wilcokxon, menunjukkan bahwa setelah diuji wilcoxon nilai ? Value pretest-posttest dari kelompok perlakuan adalah 0,000 (<0,05), sedangkan nilai ? Value pretes-posttest pada kelompok kontrol 0.039 (<0,05). Sedangkan setelah diuji Mann whitney didapatkan hasil ? = 0,000 (<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ?<?, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan motoric kasar pada bayi usia 3-6 bulan

Nopiyanti Nopiyanti

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Development is the process of changing the functional capacity or working ability of the body's organs towards a state that is increasingly organized and specialized according to the wishes of their respective functions. According to the 2015 United Nations Emergency Children's Fund (UNICEF) report, data was found that the incidence of growth and development disorders in children under five, especially motor development disorders, is still high, namely 27.5% or 3 million children. The aim of this research is to determine the factors that influence the motor development of preschool children at TKIT Al Hikmah. This type of research is analytical with a cross sectional approach which was carried out in February 2021. The research population was 40 preschool aged children. With a sample of 32 respondents. The sampling technique uses accidental sampling. Data were analyzed using a logistic regression test with a confidence level of 95%. The results of the research showed that there was an influence of the length of interaction and stimulation with children on the motor development of preschool aged children and there was no influence of age, education and mother's occupation on the motor development of children aged 3 - 4 years at TKIT Al Hikmah. It is hoped that mothers can increase developmental stimulation during interactions with children and make contact time with children a useful time for stimulation.

Nurul Sugiarti Syam; Syamsuryanita Syamsuryanita; Nurul Ikawati

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Perkembangan merupakan perubahan yang terjadi pada diri individu dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuh dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 3-6 Bulan di BPM Suriyanti, S.ST Makassar. Desain Penelitian ini adalah eksperimen metode Pre Test-Post Test Control Group Design, populasi penelitian ini berjumlah 100 bayi di BPM Suriyanti, S.ST Makassar dan sampel berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang (50%) yang mendapatkan pijat bayi, terdapat 14 bayi (93,3%) yang motorik kasanya meningkat dan 1 bayi (6,7 %) yang tidak meningkat. Sedangkan yang tidak di lakukan pijat bayi sebanyak 15 bayi (50%), terdapat 2 orang motorik kasarnya meningkat (13,3%) dan 13 bayi (86,7%) yang tidak meningkat. Dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan wilcokxon, menunjukkan bahwa setelah diuji wilcoxon nilai ? Value pretest-posttest dari kelompok perlakuan adalah 0,000 (<0,05), sedangkan nilai ? Value pretes-posttest pada kelompok kontrol 0.039 (<0,05). Sedangkan setelah diuji Mann whitney didapatkan hasil ? = 0,000 (<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ?<?, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan motoric kasar pada bayi usia 3-6 bulan