Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Salman Hasan; Rofiatul Hasanah; Siti Wasifatul Jannah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Lembaga pendidikan pertama yang lahir dalam sejarah kehidupan bangsa Indonesia adalah pesantren. Awal mula pesantren muncul dan berkembang pada masa Walisongo di Jawa, ketika Sunan Ampel mendirikan sebuah padepokan di Ampel Surabaya dan menjadikannya sebagai pusat pendidikan. Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional berbasis agama Islam yang dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia saat itu. Pesantren kemudian berkembang tidak hanya khusus untuk pendidikan agama, tetapi juga pendidikan umum, bahkan tokoh-tokoh dari pesantren pun turut serta memerangi penjajah guna mewujudkan nasionalisme. Pendidikan merupakan modal utama bagi setiap bangsa untuk membuka pintu ilmu pengetahuan guna meningkatkan kualitas hidup. Secara historis, pesantren tentunya telah memenuhi tugas luhur pendidikan yang melahirkan para intelektual Islam di Indonesia hingga saat ini. Pesantren juga dapat diharapkan menjadi lembaga yang mampu melahirkan santri sebagai pelaku utama pembangunan bangsa dengan memadukan beberapa muatan pembelajaran seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, nilai, dan lingkungan dalam proses pembangunan individu masyarakat. Peranan pesantren dalam pendidikan yakni pesantren harus memerankan diri sebagai pengawal dan pelestari nilai-nilai agama. Pesantren sebagai lembaga pendidikan, tentu juga dituntut untuk memerankan diri sebagai pembaru pemahaman keagamaan dan sebagai lembaga pendidikan keagamaan dan pendidikan sosial-kemasyarakatan, pesantren juga dapat mengemban peranan, tugas, misi, dan fungsinya sebagai inspiratory, motivator, dan dinamistor pelaksanaan pembangunan pada tingkat lokal dan regional di daerahnya masing-masing.

Dian Irmawani; Nur Ahmadi Bi Rahmani

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Motivasi sangat di perlukan sebagai kepuasan kerja karyawan. Sebab karyawan adalah faktor penggerak utama keberhasilan suatu perusahaan dimana peran sdm sendiri memberikan pengaruh besar terhadap maju dan berkembangnya perusahaan tersebut. Adanya motivasi yang di berikan manajer kepada karyawan membuat karyawan tersebut merasa termotivasi dalam menjalankan setiap pekerjaan yang ia terima. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana peran motivasi mempengaruhi minat karyawan dalam bekerja di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Kelas I Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan berbagai sumber dari jurnal jurnal serta buku buku yang bersangkutan dengan judul yang di ambil.