SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,456 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Susilowati, Anik

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

This study aims to determine the effect arising from Leverage, Dividend Policy and Working Capital Turnover in the company PT Indofood Sukses Makmur Tbk for the period 2012-2021. This study uses secondary data with a sample of 40 from the quarterly financial statements for 10 years belonging to PT Indofood Sukses Makmur Tbk. The data was obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX) website. The data that has been collected then goes through a prerequisite test, namely the Classic Assumption Test, Validity Test and Reliability Test before testing the hypothesis (multiple linear regression). The conclusion from the results of this study is that partially Leverage has a significant negative effect on company profitability. Dividend Policy Variable partially has a significant negative effect on the company's profitability. Partially, the Working Capital Turnover variable has no significant negative effect on the company's profitability. Leverage, Dividend Policy, and Working Capital simultaneously have a significant positive effect on the company's profitability, while the results of the coefficient of determination with a value of 0.726 which means that Leverage, Dividend Policy and Working Capital have an effect of 72.6% on the Company's Profitability and the remaining 27.4% influenced by other variables not included in this study.

Novita Rahmawati; Hwihanus Hwihanus

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Usaha warung gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan. Gemoy war berdiri sejak 6 Juni 2022 awal mula berdiri iseng iseng membuka warung setelah keluar dari tempat kerja daripada menganggur bersamaan dengan libur kuliah serta ada modal sedikit membuka warung didepan rumah . Untuk omset nya pun lumayan yang didapatkan tiap hari sekitar 100.000-200.000 serta ada pesanan mulai dari per es an nya , jajanan gorengan tusuk maupun dimsum dan mie nya. Gemoy war ini memiliki perkembangan dan pesanan setiap hari nya yang mereka sukai dai kedai kopi tersebut yaitu karena produk, harga, dan juga lokasinya yang nyaman untuk bersantai sembari berkumpul bersama teman-teman. Meminum kopi kini semakin trending dan berkembang pesat, minuman berkafein tersebut kini menjadi terkenal dan terus merebak hingga ke semua kalangan masyarakat. Minuman berkafein ini, bukan lagi menjadi sebuah segelas kopi akan tetapi juga menambah inspirasi ketika para insan membutuhkan sensasi merenungkan ide yang akan di tuangkan dengan meminum kopi terlebih dahulu, dan hingga saat ini menjadi kebiasaan dari para penikmat kopi. Warung kopi sendiri adalah tempat yang sangat mudah di jumpai. Gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan (Prabowo, 2013). Gemoy war  adalah jasa usaha minuman yang bertempat sebagai atau seluruh bangunan yang permanen atau semi permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpunan, penyajian, dan penjualan minuman bagi umum di tempat usahanya kecuali minuman berakohol.

A. Fitriadi Al Akbar

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh dari Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Angkatan Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten. Penelitian ini dilakukan pada periode tahun 2017 sampai 2020. PDRB diartikan sebagai jumlah seluruh nilai total barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh semua unit ekonomi di wilayah tertentu atau bisa juga diartikan sebagai nilai tambah total yang dihasilkan oleh semua unit usaha dalam suatu wilayah. Penanaman Modal Asing (PMA) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten dengan nilai koefisien sebesar 0.001388. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten dengan nilai koefisien sebesar 0.005665. Angkatan Kerja (AK) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten dengan nilai koefisien sebesar 0.006446. Variabel penelitian Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Angkatan Kerja secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Tarigan, veranita Br; Hadiprajitno, Paulus Theodorus Basuki

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This study analyzes the impact of Intellectual Capital and Working Capital on company value mediated by company performance of manufactures companies listed in the Indonesia Stock Exchange in 2017 – 2020. The data used in this study are secondary data. The method in selecting the sample is purposive sampling. The number of samples in this study were 94 companies. The research data analysis technique used path analysis. The results show that intellectual capital has a positive effect on company performance but has no effect on company value. Working capital has a positive effect on company performance but has no effect on company value. Company performance is not able to be an intervening in the relationship between intellectual capital and working capital to firm value

Repina Lasmaria Sihombing; Mansur Tanjung; Rifka Hadia Lubis

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Modal Usaha diperoleh dari keuntungan penjualan ikan rebus yang disisihkan sebagian dari kas serta digunakan untuk membiayai perbaikan bagan pancang, perahu dan pembelian alat tangkap ikan yang rusak dan sebagainya Tujuan yang ingin dicapai pad penelitian adalah Untuk Mengetahui Pengaruh Arus Kas Terhadap Modal Kerja Pada Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Ada Pengaruh Arus Kas Terhadap Modal Kerja Pada Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dan neraca laba rugi Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga. Sampel dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan 3 tahun terakhir yakni tahun 2019 sampai tahun 2021 Sumber data berasal dari data   sekunder. Data dianalisis menggunakan analisa deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian diketahui rasio arus kas tahun 2019 sampai tahun 2021 ditemukan sebesar 0,28, 0,34 dan 0,39 artinya aset Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga hanya dapat menutupi 28,34 dan 39 % dari kewajiban jangka pendek. Rasio modal kerja diketahui tahun 2019 sebesar 1,78 dan tahun 2020 sebesar 1,90 serta rasio modal kerja tahun 2021 sebesar 1,98 Koefisien korelasi antara arus terhadap modal kerja sebasar 0,998, hubungan tersebut sangat kuat  Model persamaan  regresi linear sederhana Y = 1,273 + 0,824X menunjukkan kearah positif. Hasil uji thitung sebesar 15,973 > ttabel 12,706 maka hipotesis yang diajukan pada BAB I yaitu Ada Pengaruh Arus Kas Terhadap Modal Kerja Pada Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga dapat diterima. Disarankan Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga diharap dapat melakukan peninjauan kembali terhadap kebijaksanaannya terutama aktiva tetap agar perputaran aktiva tetap perusahaan dapat meningkat dan mengantisipasi Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga dalam menghadapi krisis keuangan atau kekurangan modal kerja dan juga akan mempercepat  aktiva tetap menjadi modal kerja.  

Trie Hierdawati

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan jumlah unit usaha terhadap penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, dan menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan jumlah unit usaha baik secara simultan maupun parsial terhadap penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi. Data yang digunakan dalam kajian empiris ini merupakan data runtutaan waktu dari tahun 2000 sampai 2015 yang berasal dari Laporan SEKI Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Alat analisis yang digunakan yaitu Ordinary Least Square (OLS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan jumlah tenaga kerja UMKM berfluktuasi. Jumlah tenaga kerja UMKM yang tertinggi selama tahun 2000-2015 terjadi pada tahun 2004 yakni sebesar 30.31 persen dan yang terendah terjadi pada tahun 2006 yakni minus 1.43 persen. Hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan positif dan signifikan antara modal kerja dengan jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan bahwa dalam semakin besar modal yang ditanamkan akan menambah penggunan tenaga kerja. Selanjutnya, hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan negatif dan signifikan antara upah minimum provinsi dengan jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan dengan semakin besar upah yang dibayarkan kepada karyawan, semakin kecil proporsi keuntungan bagi pengusaha. Perubahan tingkat upah akan mempengaruhi tinggi rendahnya biaya produksi perusahaan. Kemudian, hasil penelitian yang menjelaskan adanya hubungan negatif, namun tidak signifikan antara nilai produksi tenaga kerja terhadap jumlah tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi dapat diimplikasikan bahwa naik turunnya permintaan pasar akan hasil produksi dari perusahaan yang bersangkutan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja.    

Gusriyal Gusriyal; Asep Ajidin

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Pelayanan publik pada hakikatnya adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat yang merupakan perwujudan kewajiban aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat. Pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan publik akan menjadi prioritas utama yang dipenuhi oleh pemerintah pada saat ini. Aparatur pemberi pelayanan, dalam melaksanaan pelayanan publik harus menyikapinya sesuai dengan azas dan prinsip pelayanan publik. Dimana pelayanan yang diberikan harus maksimal dan memuaskan masyarakat. Untuk mengetahui kepuasan masyarakat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, berdasarkan PermenpanRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, menjadi acuan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan dalam bentuk Indeks Kepuasan Masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kepuasan masyarakat dan tingkat kesesuaian yang diberikan dengan indikator yang acuan adalah persyaratan, prosedur pelayanan, kecepatan waktu, kewajaran biaya, kesesuaian produk, kompetensi petugas, kesopanan petugas, sarana dan prasarana, layanan pengaduan. Nilai indeks kepuasan masyarakat yang diperoleh oleh DPMPTSPPTK Kota Bukittinggi adalah nilai 3,32 dan jika dikonversikan adalah  83,09 dengan predikat B (Baik) dan tingkat kesesuaian yang rendah dan belum dilaksanakan dengan baik adalah indikator indikator kecepatan waktu dalam memberikan pelayanan dan kompetensi/kemampuan petugas dalam pelayanan.  Kata kunci: ; ;   

Marinus Ronal

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Marinus Ronal,2021.”Analisis Produktivitas Pada UD.Fika Jaya Kabupaten Tana Toraja”. Pengukuran produktivitas merupakan suatu alat manajemen yang penting di semua tingkatan ekonomi.Setiap perusahaan pasti berupaya memaksimalkan output dan meminimalkan input dari perusahaan,dengan cara melakukan perbaikan-perbaikan didalam  perusahaan itu sendiri.Nilai Indeks Produktivitas tertinggi Produksi 150,136, Indeks Produktivitas  Organisasi 138,74, Indeks Produktivitas Penjualan 351,15, Indeks Produktivitas Produk 188,13, Indeks Produktivitas Tenaga Kerja 122,69, Indeks produktivitas Modal 143,75