SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Ni’am Nur Wafa’

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk membahas Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Video Pembelajaran pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di MTs Negeri 10 Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menerapkan metode  pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Untuk mendalami hal tersebut, peneliti merumuskan fokus penelitian sebagai berikut : 1) Bagaimana proses penggunaan vidio pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTs Negeri 10 Nganjuk.?, 2) Bagaimana implikasi penggunaan vidio pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTs Negeri 10 Nganjuk?, 3) Bagaimana tingkat keefektifan penggunaan vidio pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTs Negeri 10 Nganjuk. ?. Hasil dari penelitian ini meliputi : 1) Guru harus mengingat bahwa karakteristik dan kemampuan siswa berbeda-beda dalam belajar. Oleh karena itu, guru harus menyiapkan lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran yang akan diterima oleh semua siswa, sehingga tujuan pembelajaran tercapai. 2) Siswa dapat lebih memahami peristiwa yang terlihat secara visual dan menamai proses yang terjadi di dalamnya. Berbeda jika guru hanya mengajukan pertanyaan secara lisan. 3) Menggunakan media video edukasi yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa. 

Angela Irisya Nesti; Muhamad Firdaus; Marhadi Saputro

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat  tinggi di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila; (2) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat sedang di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila; (3) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel berdasarkan minat belajar tingkat rendah di kelas VII SMP Negeri 1 Sengah Temila. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan bentuk penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIIB yang terdidri dari 28 siswa. Alat pengumpul data yanag digunakan adalah angket minat belajar, tes kemampuan berpikirkreatif matematis berbentuk essay sebanyak 4 soal, dan wawancara terdapat 6 siswa diperoleh dari hasil angket yang terdiri dari 2 siswa (B16 dan B1) perwakilan kelompok tinggi, 2 siswa (B5 dan B18) perwakilan kelompok sedang dan 2 siswa (B21 dan B24) perwakilan kelompok rendah.sebelum digunakan dalam penelitian ini, soal tersebut sudah diuji cobakan untuk menentukan validitas, daya pembeda, indeks kesukaran dan reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa B16 dan B1 memiliki minat belajar tinggi dengan kemampuan berpikir kreatif matematis memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, kebaruan dan elaborasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar tingkat tinggi memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat atas. Untuk siswa B5 dan B18 memiliki minat belajar sedang dengan kemampuan berpikir kreatif matematis  siswa B5 memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, dan elaborasi sedangkan siswa B18 memenuhi ini indikator elaborasi saja. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar tingkat sedang memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat tengah. Dan untuk siswa B21 dan B24 memiliki minat belajar rendah dengan kemampuan berpikir kreatif matematis belum memenuhi indikator-indikator berpikir kreatif kefasihan, fleksibilitas, kebaruan dan elaborasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memilki minat belajar rendah tinggi memilki kemampuan berpikir kreatif matematis tingkat bawah.