Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 43

Analytics

Purwaningsih, Siti Syamsiyah; H, Kunlestiowati.; Yuningsih, Nani; Sardjito Sardjito

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Manajemen pembelajaran merupakan suatu pengaturan proses belajar mengajar untuk terciptanya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. Proses belajar dapat berjalan sempurna dengan melalui pengelolaan kelas yang baik karena pengelolaan kelas yang baik sangat menentukan kualitas kegiatan belajar mengajar. Ketika kualitas belajar dan mengajar baik, maka tujuan pembelajaran yang ingin dicapai juga akan berjalan dengan baik. Itulah mengapa seorang guru harus memiliki kemampuan manajemen kelas yang baik. Pos Paud Kenanga 12 merupakan salah satu lembaga Pendidikan Anak Usia Dini yang terlatak di Kelurahan Pasir kaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi Propinsi Jawa Barat, Jumlah guru, dengan sarana dan Prasana yang sangat terbatas. Oleh karenanya diperlukan pendampingan dalam pengelolaan proses belajar mengajar  harapannya hasil belajar siswa sesuai dengan harapan yang tercantum dalam kurukulum PAUD. Pos Paud ini memiliki dua kelompok Belajar. Hasil pendampingan dan analisis tim pengabdian penerapan manajemen pembelajaran anak usia dini dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di Pos Paud Kenanga 12 ,  hasil belajar peserta didik yang mencapai enam kelompok A sebanyak 75 % dan kelompok  B yaitu 87,5 % .

Ika Trisni Simangunsong; Syahfitriani Br Ginting; Aprilita Ekasari; Prima Lestari Situmorang

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Kegiatan ini dimotivasi oleh keadaan anak-anak asli papua yang putus sekolah dan tidak sekolah, mendapatkan pembelajaran non formal dari unit PKBM. Metode yang digunakan adalah pendampingan pembelajaran calistung kepada anak-anak PKBM Jehova Jireh, tahapan yang dilakukan tim yakni, persiapan, dan pelaksanaan. Lokasi pengabdian berada di dalam kota Merauke, namun bila cuaca hujan, maka tim akan kesulitan untuk menuju lokasi karena kondisi tanah yang sangat berlumpur. Pelaksanaan berlangsung selama 7 kali pertemuan. Tim pengabdian menjadi pengajar dan pendamping anak-anak dalam kegiatan belajar mengajar. Kelas terdiri dari 3 kelompok belajar, dengan jumlah total anak-anak sebanyak 50 orang. Materi pendampingan yang diberikan adalah membaa, menulis, dan berhitung yang disesuaikan dengan kelompok belajar. Hasil yang diperoleh, bahwa terdapat 65 % anak usia 4-6 tahun yang mampu mengenal huruf, dan angka, 70% anak usia 7-9 tahun yang memiliki kemampuan calistung yang baik, dan 80% pada usia 10-13 tahun.

Sylviana Stefanie

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mengingat pendidikan karakter akan berjalan dengan baik jika sistem pendidikan nasional mendapat dukungan yang baik, maka nilai-nilai dalam pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara berbeda berdasarkan metode pengajaran guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi guru bahasa Inggris SMP dan SMA dalam menyampaikan nilai-nilai karakter dalam pembelajarannya di sebuah sekolah swasta di wilayah Bandung. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif melalui kuesioner, wawancara dalam pengumpulan data, penelitian ini menghasilkan bahwa sebagian besar guru di sekolah menengah telah menerapkan pembentukan nilai karakter dalam cara mereka mengajar, dalam berbagai kegiatan di kelas. Kesimpulannya, meskipun implementasi dari implementasi character building bisa berbeda-beda untuk setiap guru bahasa Inggris, dan kemajuannya tidak dapat diketahui secara instan, upaya tersebut telah dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, guru harus terus-menerus mengubah cara mengajarnya agar siswa tidak benar-benar “sadar” bahwa karakter mereka dibangun secara singkat, dan mengabaikannya sebagai pendidikan nilai yang diacu.

Wasilah Wasilah; Siminto Siminto

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan karakter semakin mendapatkan prioritas dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah no 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang merupakan gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab sekolah untuk memperkuat karakter siswa (Pasal 1 PP no.87/2017). Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter dilaksanakan dengan prinsip manajemen berbasis sekolah yang merupakan tanggung jawab kepala sekolah dan guru, sebagai pemenuhan beban kerja guru dan kepala sekolah (Pasal 6 ayat 3,4,5 PP 87/2017). Sesuai arahan presiden Joko Widodo bahwa pendidikan karakter pada jenjang pendidikan dasar mendapatkan porsi yang lebih besar dibandingkan pendidikan yang mengajarkan pengetahuan, untuk Sekolah Dasar sebesar 70 persen sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama sebesar 60 persen. Ketertarikan peneliti untuk mengkaji pendidikan karakter didasari oleh adanya penurunan karakter siswa kelas tinggi dibanding karakter siswa kelas rendah. Fokus kajian utama penelitian ini adalah manajemen penguatan pendidikan karakter di Sekolah Dasar yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kajian dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan.  Hasil penelitiannya bahwa pertama, Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar telah dilaksanakan dengan baik melalui penyusunan tujuan, strategi dan pemetaan kebijakan serta pemetaan prosedur dan penyempurnaan program menggunanakan rancangan RPP dan silabus; kedua, pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar berjalan dengan baik melalui kegiatan kegiatan bersifat religius, penanaman nasionalisme, peduli sosial dan kepedulian terhadap lingkungan; ketiga, evaluasi Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar  melalui kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan melaksanakan refleksi, analisis dan rencana tindak lanjut berbasis pendidikan kewarganegaraan.

Boyani, Novita M; Seran, Mikhaela D; Tani, Desy F N; Kuabib, Stevy L; Tinenti, Kanisius F +10 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan penguatan literasi untuk mendorong niat belajar dan mengajarkan anak-anak sekolah dasar dalam mengembangkan potensi membaca, menulis dan berhitung. Peningkatan pemahaman ini dapat membantu mereka saat menempuh pendidikan di bangku sekolah maupun untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini dilaksanakan selama sebulan pada bulan Juli sampai Agustus 2022 bertempat di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat dilaksanakan oleh 14 Mahasiswa KKNT-PPM Unwira tahun 2022 dengan menggunakan metode ceramah dan praktek langsung. Pada kegiatan ini mahasiswa menjalankan program AmanCalistung singkatan dari adikku mantap membaca, menulis, dan berhitung. Kegiatan amancalistung yang dilakukan membantu anak-anak ini secara bertahap dalam membaca, menulis dan berhitung. Amancalistung yang dibawakan tidak selalu terfokus untuk belajar namun diajari pula untuk menyanyi agar peserta didik tidak cepat bosan dan konsentrasi untuk belajar masih terarah sehingga hasil dari pengabdian ini peserta didik mampu membaca dengan jelas, menulis dengan baik dan berhitung dengan benar.  

Sentikhe Tumanggor; Putri Amelia Siahaan; Jansen Surya Aruan; Wina Witara Sitorus; Ita Selviana Manik +2 more

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan agar kita dapat memahami tentang Sekolah Luar Biasa (SLB) apa itu pengertian dari Sekolah Luar Biasa dan  media pembelajaran seperti apa  yang digunakan para tenaga pengajar disana untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang tentunya  Pendidikan Luar Biasa atau Sekolah Luar Biasa(SLB)  merupakan  pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam  mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental sosial, tetapi memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa (suparno, 2007: 97). Dalam Encyclopedia of Disabilitytentang pendidikan luar biasa dikemukakan sebagai berikut: “Special education means specifically designed instruction to meet the unique needs of a child with disability”. Pendidikan luar biasa berarti pembelajaran yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan yang unik dari anak kelainan fisik.Setiap anak memiliki latar belakang kehidupan budaya dan perkembangan yang berbeda-beda, dan setiap anak dimungkinkan akan memiliki kebutuhan khusus serta hambatan belajar yang berbeda beda pula, sehingga setiap anak sesungguhnya memerlukan layanan pendidikan yang disesuiakan sejalan dengan hambatan belajar dan kebutuhan masing-masing anak, seperti halnya dengan anak berkebutuhan. Pada Anak Berkebutuhan Khusus penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan. Sebab mereka merupakan anak-anak yang relatif mengalami hambatan dalam perkembangannya. Penggunaan media belajar yang melibatkan keaktifan siswa akan lebih mempermudah proses belajar mengajar karena mampu membantu daya ingat siswa terhadap materi yang dipelajari oleh anak berkebutuhan khusus dengan kemampuan yang kita miliki. Betapa pentingnya peran dari media pembelajaran dalam membantu para anak berkebutuhan khusus dalam memahami materi pelajaran. Sehingga mereka yang mengalami kebutuhan khusus dapat merasakan seperti apa yang dirasakan oleh anak-anak yang normal dan materi pelajaran yang diterima dapat diserap sempurna oleh siswa.

Nisa Azzah Zuhdiyah; Musli; Muhammad Jafar Shodiq

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

field study yang penulis lakukan di UIN STS Jambi terfokus kepada kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan selama 2 bulan, dari bulan April-Juni 2022 di program Pendidikan Bahasa Arab. Materi yang dibahas adalah tentang majrurat wa majzumat dengan menerapkan k-13. Kurikulum 13 menjadikan para mahasiswa untuk lebih bersikap aktif dan inovatif untuk memfokuskan kepada kompetensi sikap, pengetahuan dan juga keterampilan secara terpadu. Metode penelitian yang akan digunakan oleh penulis adalah campuran. Dengan mengetahui rata-rata nilai kelas dan mendeskripsikan hasil akhir dari penilaian yang akan dilaksanakan dengan observasi dan tes. Lalu prosedur penelitian yang akan dilakukan penulis adalah dengan cara tindakan kelas yang sudah dilaksanakan ini mencakup empat tahap, yakni : rencana, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penilaian yang diujikan dengan soal HOTS pada mahasiswa semester 4 Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Sultan Thaha Saiffudin Jambi menghasilkan penilaian dengan nilai rata-rata kelas 80,95 yang termasuk dalam kategori grade A.

Melianah Melianah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kemmapuan guru selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan kualitaif deskriptif.  Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Kemampuan mengajar guru SMP Negeri 1 Prabumulih dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka selama pendemi covid-19 telah berjalan dengan baik; (2) Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan kemampuan mengajar antara lain kendala waktu, kesibukan guru, kondisi peserta didik yang beragam, faktor pengalaman mengajar dan masa kerja,guru merasa kesulitan mengoperasikan media pembelajaran, lingkungan dan media pembelajaran yang tersedia di sekolah jumlahnya terbatas, kendala ruang atau laboratorium; (3) Upaya-upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan dalam meningkatkan kemampuan mengajar antara lain mencari informasi dari internet, melakukan diskusi dengan teman sejawat, belajar secara mandiri, menyusun modul ajar untuk beberapa pertemuan sekaligus, menggunakan media pembelajaran yang sederhana seperti media gambar atau benda-benda konkrit yang ada di lingkungan sekitar, guru menggunakan media pembelajaran yang sudah tersedia di sekolah.

Susiadi, Susiadi

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Mata pelajaran Bahasa Indonesia yang termasuk dalam 3 mata pelajaran yang diujikan secara nasional harus memiliki daya tarik untuk dipelajari oleh siswa. Dan Teks Surat Tanggapan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pembelajaran bahasa menjadi kesulitan tersendiri bagi siswa karena kurangnya minat. Peneliti akan mengambil suatu tindakan kelas yang cocok untuk mengatasi masalah-masalah tersebut sebagai solusi untuk menjadikan para siswa aktif, termotivasi, dan semangat dalam proses belajar mengajar berikutnya. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dan kemampuan memahami serta menjelaskan Teks Surat Tanggapansiswa sebagai obyek penelitian. Berdasarkan paparan hasil penelitian dan pembahasan, dapat dirumuskan kesimpulan penelitian bahwa penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dapat meningkatkan kemampuan memahami dan menjelaskan dan meningkatkan prestasi belajar siswa di Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 Surabaya. Hal ini dapat diketahui dari peningkatan terhadap kemampuan memahami dan menjelaskan siswa dalam meningkatkan hasil belajarnya. Khususnya, dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 sangat dibutuhkan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI), di samping juga metode-metode lain. Efektifitas penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 ditunjukkan melalui kenaikan rata-rata nilai post tes, kenaikan persentase ketuntasan klasikal dan kenaikan nilai observasi pada kemampuan memahami dan menjelaskan siswa.    

Lukman Santoso; Juni Amanullah

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

SMA YATPI Godong merupakan perwujudan dalam membentuk, mencerdaskan generasi muda Bangsa Indonesia. Semakin bertambahnya jumlah siswa setiap tahun, menuntut ketelitian dan ketelitian dalam memberikan informasi yang akurat dan tepat kepada siswa tanpa mengulang data yang sama atau informasi, serta tentang transparansi data keduanya nilai, kehadiran dan biaya kuliah harus dapat diakses kapan saja baik oleh siswa maupun orang tua wali. SMA YTPI Godong sangat membutuhkan a sistem yang dapat mendukung proses penyajian informasi akademik, saat ini sistem akademik diimplementasikan dengan menggunakan metode konvensional, data hanya disimpan di komputer dan tidak dapat diakses oleh seluruh civitas akademika dan orang tua. Untuk menghadapi ini masalah, sistem Informasi Akademik Berbasis Web dibutuhkan di SMA YTPI Godong sebagai amemberikan solusi yang akurat, cepat dan tepat informasi. Sistem informasi akademik ditawarkan dapat mengelola informasi akademik, baik data kehadiran siswa, absensi mengajar dan absen mengajar guru, mengelola data nilai, jadwal pelajaran, jadwal mengajar guru, dan bisa mempublikasikan informasi yang berkaitan dengan akademik. Itu pengembangan informasi akademik berbasis web ini sistem menggunakan pengembangan aplikasi cepat (RAD) metode, model pengembangan ini digunakan karena ini model dianggap model dengan mengutamakan waktu, jadi prosesnya relatif singkat sehingga dengan pengembangan sistem informasi ini dapat dilakukan bermanfaat dalam memberikan kemudahan baik bagi siswa maupun guru.

Ummul Khairina; Darul Ilmi; Khairuddin Khairuddin; Jasmienti Jasmienti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dari penelitian yang telah dilakukan dapat dijelaskan bahwa kreativitas guru PAI dalam menciptakan situasi belajar efektif pada kelas VII di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah dengan menggunakan metode, media dan sumber belajar agar terciptanya situasi belajar yang efektif dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Metode yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah ceramah, tanya jawab dan diskusi. Media yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah dengan menggunakan papan tulis dan canva. Sember belajar yang digunakan oleh guru PAI SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah bahan ajar yang dibuat oleh guru PAI itu sendiri, LKS, dan buku paket yang dipinjam diperpustakaan. Adapun faktor pendukung kreativitas guru PAI dalam menciptakan situasi belajar mengajar yang efektif pada kelas VII di SMPN 1 Kecamatan Suliki yaitu, sarana dan prasarana yang lengkap dari sekolah seperti sekolah menyediakan wifi, labor, infokus, dan mushala. Faktor penghambat kreativitas guru PAI adalah datang dari guru seperti,  bagaimana guru itu bertanggung jawab kepada peserta didiknya dan faktor penghambat kreativitas guru bisa juga dating dari siswa seperti kemampuan siwa yang berbeda-beda dalam menrima pembelajaran yang diajarakan oleh guru.

Gamar Al Haddar; Kristafia lou

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Bimbingan belajar dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa di Kelurahan Bukit Pinang RT 16, karena dapat membantu melengkapi apa yang dipelajari di sekolah. Hal ini dikarenakan pembelajaran di luar sekolah memiliki dampak yang jauh lebih besar terhadap motivasi belajar siswa. Tujuan pendidikan nonformal adalah untuk meningkatkan minat atau keinginan siswa untuk belajar. Dalam pendidikan nonformal, siswa didorong untuk belajar dengan berbagai cara, dari pendidikan formal pada umumnya. Pendidikan nonformal lebih santai dan memberi siswa ide atau cara baru untuk memahami konsep yang mungkin mereka perjuangkan dalam pendidikan formal, sekaligus lebih menyenangkan. Padahal, belajar dapat menjadi selingan yang menyenangkan bagi siswa, yang tidak hanya dituntut untuk mengingat informasi atau berhitung, tetapi juga mampu berpikir kritis Seorang siswa harus tertarik pada materi pelajaran untuk mempelajarinya lebih lanjut. Ini berarti mereka harus terlibat dalam materi, yang akan membantu mereka menemukan apa yang tidak mereka ketahui. Ada beberapa cara untuk membantu siswa belajar lebih kreatif, termasuk menggunakan metode pembelajaran yang mendorong mereka untuk lebih aktif dalam berpikir dan memecahkan masalah. Peneliti pengabdian ini di lakukan di kelurahan bukit pinang Rt 16, kegiatan bimbingan belajar ini di lakukan dengan memberikan penjelasan atau mengajar tentang berhitung, membaca dan mengulangi pelajaran yang di lajari oleh guru di sekolah. Dalam waktu 3 minggu mengadakan kegitan Bimbingan Belajar pada anak-anak di Kelurahan Bukit Pinang, dengan hasil yang baik dan harapan bisa membantu wawasan anak-anak, dengan mengetahui dan memahami kegiatan Bimbingan Belajar, bisa diterima di lingkungan masyarakat.

Dariyadi Dariyadi

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan menemukan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi masyarakat Buton. Tradisi tersebut adalah posuo yang diberlakukan bagi remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneitian ini adalah observasi dan wawancara yang dilakukan secara bertahap. Setelah pengumpulan data, kemudian melakukan analisis menggunakan pendekatan Miles dan Haberman. Pendekatan tersebut meliputi pengumpulan data, pemilihan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Simpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi posuo masyarakat Buton adalah nilai pendidikan i’tiqodiyah. Nilai i’tiqodiyah dalam ritual posuo perempuan Buton terlihat pada setiap prosesi yang dilakukan. Mengawali dan mengakhiri prosesi posuo dengan memohonkan doa kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran, perlindungan, dan keselamatan terhadap para gadis yang di-suo; nilai amaliyah, dalam rtiual posuo, mengajarkan para gadis untuk taat beribadah kepada Allah SWT, mendidik mereka untuk menjadi perempuan yang mampu menjaga tingkah laku, ucapan, dan membekali mereka ilmu dalam berumah tangga; nilai khulukiyah, merupakan nilai yang mengajarkan etika yang baik bagi perempuan-perempuan dalam prosesi posuo. Pengetahuan tentang khulukiyah bertujuan untuk membersihkan diri para gadis dari perbuatan yang dinilai rendah, lalu menuntun mereka untuk menghiasi diri dengan akhlak baik; nilai duwaliyah, pada puncak acara posuo, pihak keluarga menyajikan aneka hidangan untuk dinikmati para undangan. Undangan yang hadir dari berbagai kalangan, keluarga, kerabat, dan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. Penyelenggara acara posuo akan berbagi rezeki dengan menajikan aneka hidangan makanan dan minuman kepada para tamu undangan yang hadir.  

Rizky Ananda Putri; Nurmisda Ramayani; Diani Syahfitri

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Permasalahan yang terjadi berupa rendahnya kualitas guru, faktanya dari hasill Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015, rata – rata nasional hanya 44,5 jauh dibawah nilai standart yaitu 75. Terutama pada kompetensi pedagogik yang dimiliki guru baik dari cara mengajar yang masih kurang baik ataupun membosankan. Populasi 24 orang guru dan mengambil sampling total (100%) berjumlah 24 orang guru. Metode pengumpulan data dengan mengguakan instrumen angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik berpengaruh terhadap terhadap tingkat intelektual siswa di MTs Al – Mu’min Langkat. Kompetensi pedagogic yang sejatinya merupakan unsur terpenting yang wajib dimiliki dan dikuasai oleh guru terhadap tingkat intelektual siswa. Hal ini dibuktikan berdasarkan banyak uji asumsi yang lolos setelah dilakukan dan yang terakhir regresi linier sederhana dengan signifikansi 0,047 < 0,05 dan uji t dengan nilai t hitung sebesar 9.972 > t tabel 0. 00166, yang keduanya memiliki kesimpulan yang sama yakni variabel X yakni Kompetensi pedagogik berpengaruh terhadap variabel Y yakni Tingkat Intelektual siswa. Berdasarkkan hasil Tes IQ yang dilakukan kepada beberapa siswa MTs Al –Mu’min Dogang. Diketahui bahwa para siswa memiliki IQ yang cukup baik meskipun 1 diantaranya memiliki IQ yang rendah.    

Shovi Yatul Istifadah; Nurul Anam

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Dunia modern menempatkan bahasa inggris sebagai bahasa Internasional yang menuntut setiap negara ketika berada dalam forum Internasional menggunakan bahasa inggris, mengingat akan pentingnya hal tersebut, sehingga menempatkan bahasa Inggris dalam kurikulum pendidikan nasional serta memberikan pelajaran bahasa inggris sejak dini terhadap anak usia dini menjadi penting dan urgen dilakukan. Dalam praktiknya pembelajaran bahasa inggris jelas berbeda dengan pelajaran lain yang sudah familiar dipeserta didik, sehingga dalam hal ini memerlukan metode khusus dalam pembelajarannya yang salah satunya adalah dengan mengajarkan lagu-lagu asing (Inggris) terhadap anak. Dengan demikian anak menjadi lebih suka dan memamahi dengan cepat dan menyenangkan.

Putri Amanati; Yayat Suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan islam adalah Pendidikan yang dalam pelaksanaannya berdasarkan ajaran islam. Karena ajaran islam berdasarkan Al Qur’an, as sunnah, pendapat ulama, maka Pendidikan islampun berpacu pada Al Qur’an, as Sunnah, dan pendapat ulama. Dengan demikian perbedaan Pendidikan islam dengan Pendidikan lainnya ditentukan oleh adanya dasar ajaran islam tersebut.para guru dipandang sebagai faktor yang sangat menentukan berlangsungnya kegiatan Pendidikan dan pengajaran. Nana Saodik misalnya, mengatakan bahwa tanpa adanya kurikulum, ruang kelas dan lainnya, kegiatan Pendidikan akan tetap berjalan apabila ada guru yang bertugas sebagai pendidik dan pengajar. Seorang guru dalam pandangan Al Qur’an berperan sebagai ulama yang mendalam ilmunya baik agama maupun umum serta menggunakan dan mengajarkan ilmunya, itu untuk kemaslakhatan umat, mengajak umat bertakwa sehingga ia menjadi pewaris Nabi.    

Rizki Mahendra; Yayat suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan dari pengabdian  ini adalah untuk penelitian  mengatasi permasalahan yang di alami pada Siswa Kelas XI di SMA 1 Tambun Utara Kabupaten Bekasi dalam pembelajaran agama Islam, yakni dalam proses belajar mengajar, dalam hal ini pada saat peserta didik mengikuti pembelajaran pendidikan agama Islam, peserta didik kurang termotivasi dalam berpartisipasi untuk mengajukan pertanyaan, serta kurang aktifnya peserta didik dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pendidik karena penggunanan metode pemebelajaran yang monoton. Maka atas problematika tersebut peneliti yang sedang berkontribusi pada kegiatan PPL Kampus Universitas Islam “45” akhirnya tertarik untuk menawarkan penerapan metode kisah sebagai usaha untuk mengatasi permasalahan diatas. Penelitian ini di lakasanakan di SMA 1 Tambun Utara Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada tanggal 05-20 September 2022. Yang menjadi objek kegiatan ini adalah peseta didik Kelas IX di SMA 1 Tambun Utara. Kemudian setelah di terapkannya metode kisah ini terjadi peningkatan motivasi belajar dalam diri anak..    

Muslim Muslim; Rahmat ramadhan; Ersa Damayanti; Diceng Diceng

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Drama sebagai seni pertunjukan memiliki kekhasan tersendiri yang bertumpu pada perpaduan cabang-cabang seni yang dicakupnya, sehingga sulit untuk mengajarkan drama sebagai seni pertunjukan Pementasan drama memasuki domain psikomotor dalam pembelajaran drama, tetapi juga memasukkan komponen kognitif dan emotif secara default. Bermain drama dalam pementasan mendapatkan pelajaran keterampilan drama yang serius dan mendalam. Metode dalam pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan metode praktek. Sosialisasi dilakukan di Universitas Muhammadiyah Buton khususnya Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengenai pemanfaatan berdrama, karena sangat penting dilakukan oleh mahasiswa, untuk mendalami naskah dalam berbagai persoalan kehidupan. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 13 mahasiswa. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa 9 mahasiswa mendapatkan kategori tinggi atau 69,24%, 3 orang mendapatkan kategori sedang atau 23,08%, dan 1 orang mendapatkan kategori rendah atau 7,69%, Artinya tingkat prkatek mencapai nilai rata-rata sebesar 76,3 sehingga secara keseluruhan, penampilan para peserta terbilang baik. Masalah lain yang perlu dibenahi adalah landasan akting.    

Sri Rezeki Hardiyanti; Rani Febriyanni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Permasalahan penelitian ini menemukan kegiatan belajar dan mengajar pada bidang studi Akidah Akhlak ditengah-tengah pandemi covid 19 mengalami hambatan dan mempengaruhi aktivitas belajar dan mengajar. Namun, penerapan belajar menggunakan model PAIKEM dikolaborasikan dengan memanfaatkan fasilitas pembelajaran belum diterapkan sepenuhnya oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar secara daring ditengah-tengah pandemi covid 19Jenis penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian Tindak Kelas. Maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dalam bentuk spiral dan siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Subjek atau informan dalam penelitian tindakan kelas adalah 37 orang siswa/i dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes, angket dan dokumentasi. Hasil kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa pada materi Sifat terpuji bidang studi Akidah Akhlak oleh siswa kelas VII MTs Swasta Al-Washliyah Stabat mengalami peningkatan dengan menggunakan strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) dari simpulan data yang didapat yaitu pada pra siklus ketuntasan mencapai 52,5 % siswa atau sebanyak 2 siswa yang tuntas dan 11 siswa belum tuntas. Pada siklus I dicapai prosentase ketuntasan sebesar 60,8% atau sebanyak 4 orang siswa yang tuntas dan 9 orang siswa yang belum tuntas. Pada siklus II dicapai prosentase ketuntasan belajar sebesar 77,7 % ada atau sebanyak 10 orang siswa tuntas dan 3 orang siswa yang belum tuntas. Pada siklus III dicapai ketuntasan belajar sebesar 100% meningkat 89,2 dari siklus II. Atau sebanyak 13 orang siswa mendapatkan ketuntasan dalam belajar materi Sifat terpuji .    

Risan, Rahmad; G, Hasriani; Eka Patria Ningsih; Nafila, Nafila; Andini Indahyani +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Implementasi Kampus Mengajar ini bertujuan bagi mahasiswa untuk menjadi partner guru dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi pembelajaran. Selanjutnya program ini dapat menjadi sarana aktualisasi dan kepedulian mahasiswa untuk berkontribusi pada pendidikan bangsa sekaligus memberi inspirasi nyata siswa di SD dan SMP. Metode pelaksanaan ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu: pembekalan, penugasan, observasi, perumusan rancangan kegiatan, implementasi kegiatan serta evaluasi kegiatan. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah Guru merasa terbantu dengan kehadiran para mahasiswa dalam upaya mendampingi siswa-siswa dalam belajar setelah terdampak Covid 19. Dan selanjutnya bagi siswa di sekolah, mereka mendapatkan perhatian dan pendampingan khusus dalam belajar yang dapat membuat mereka nyaman dan merasa bersemangat dalam belajar. Para siswa juga mendapatkan inspirasi dan motivasi untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.