Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-10 of 10

Analytics

Sutoyo, Sutoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

       Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa mengandung konsekuensi logis untuk dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara. Penelitian ini bertujuan untuk  : (1) menghasilkan profil   pembelajaran pendidikan Pancasila yang saat ini berlangsung; (2) Mengetahui penguatan karakter mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan Pancasila ;(3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan karakter mahasiswa.          Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Strategi penelitian menggunakan sudi kasus tunggal. Subjek penelitian ini adalah para dosen Pancasila dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah pendidikan Pancasila. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi. Data yang terkumpul  dinalisis dengan teknik interaktif.        Hasil penelitain dapat disimpulkan bahwa : (1). Pembelajaran pendidikan Pancasila dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan. Masih ada dosen yang mengajar belum seseuai dengan kompetensinya.. Pada umunya dosen dalam mengajar masih menggunakan model pembelajaran konvensional melalui metode ceramah bervariasi; (2) Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah memiliki peran yang strategis dalam pembentukan karakter mahasiswa; (3) Ada beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan pendidikan karakter  yaitu : (a) dosen pengajar; (b) mahasiswa; (c) materi pembelajaran ;  (d) sarana  prasarana; dan (e) lingkungan.      Kata kunci : Pembelajaran,  Karakter, Pendidikan Pancasila

Rudjiono, Daniel; Rozikin, Khoirur; setiawan, nuris

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaruan dalam proses belajar mengajar, guru dituntut agar mampu menggunakan maupun membuat media pembelajaran yang lebih inovatif. SMP IT Cahaya Ummat Karangjati merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang dalam proses pembelajaran masih menggunakan metode konvensional. Hal ini menyebabakan siswa mengalami kebosanan dan kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga perlu dibuatnya inovasi baru dalam hal media pembelajaran. Solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah sebuah media pembelajaran interaktif dengan metode Joyfull Learning. Metode Joyfull Learning adalah metode yang sangat baik di gunakan untuk melibatkan peserta didik dalam mempelajari materi yang telah disampaikan mengingat siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini dirancang untuk memberikan inovasi pembelajaran khususnya mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII semester 2 SMP IT Cahaya Ummat Karangjati. Selain itu, dengan adanya media pembelajaran interaktif diharapkan peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan motivasi belajar sehingga membuat hasil belajar meningkat.

Yanto Tefa; Yublina Tefa; Prihadi Kristiyan; Elisabeth Dethan

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

This study is based on the fact that the need for competent teachers in the learning process is very necessary, because the main problem in this study is how much influence varies teaching on student learning achievement in ELPIDA Junior High School (Class VII) and how effective the implementation of varied teaching is on student learning achievement in ELPIDA Junior High School (Class VII). The method used in this study is Quantitative research with a classroom research strategy. Based on the results of the research conducted, it shows that with this student achievement, teachers can find out "whether the application of varied teaching affects student learning achievement" at ELPIDA Junior High School. From the results of the simple regression analysis, it can be concluded that the influence of varying teaching on student learning achievement is very high, namely the diterminant coefficient / KP 29.1% and the value of variable relationships is greater than the standard table, which is 0.980 > 0.428 based on these calculations, then the H1 hypothesis is accepted. Thus, the hypothesis that teaching varies has a significant effect on learning performance in Elpida Junior High School grade VII, has been proven.

Mariana Rita; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang pentingnya peran guru pendidikan agama Kristen dalam mengatasi kenakalan peserta didik  di SMP Kristen Setia Bakti Empaong. Guru PAK adalah seorang yang berperan untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, membina, dan mengembangkan potensi peserta didik, serta berperan  penting untuk mengatasi kenakalan peserta didik.

Akbar, Surya; Darungan, Tezar Samekto; Tania, Halimah

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Gaya belajar mahasiswa dapat bervariasi dari visual, auditori, dan kinestetik. Beberapa penelitian memperlihatkan adanya perubahan gaya belajar seiring dengan waktu. Namun, pada beberapa penelitian lainnya hal ini tidak tergambarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan gaya belajar mahasiswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. Desain penelitian kohort digunakan pada penelitian ini. Sebanyak 63 responden mengikuti penelitian ini. Pengukuran dilakukan dua kali, yaitu pada saat responden berada ditahun pertama dan tahun ketiga saat mengikuti program pendidikan dokter. Data yang didapat akan dianalisis secara deskriptif dan analitik. Uji analitik yang digunakan adalah uji alternatif Chi-Square yaitu uji Kolmogorov-Smirnov Z. Hasil pengukuran didapatkan mayoritas gaya belajar mahasiswa baik ditahun pertama atau tahun ketiga dalam kategori unimodal. Gaya belajar unimodal terbanyak adalah visual, diikuti dengan auditori dan kinestetik. Gaya belajar bimodal terbanyak adalah visual kinestetik. Uji komparasi gaya belajar tahun pertama dengan tahun ketiga didapatkan nilai p=0,832 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara gaya belajar mahasiswa ditahun pertama dengan tahun ketiga. Namun, terdapat perubahan gaya belajar mahasiswa seiring dengan waktu. Karakteristik institusi dapat menjadi faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis hal tersebut.

Monica Sari, Merlifia; Trisiana, Anita; Ayu Fatmawati, Sekar

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Covid-19 mulai muncul di daerah Wuhan, tepatnya di provinsi Hubei. Terjadinya covid-19 ini di tandai dengan adanya pasar di daerah wuhan, pasar itu menjajakan berbagai makanan dan hewan mati ataupun hidup. Sekarang ini covid-19 sudah menyebar di berbagai negara yaitu Indonesia, Pertama kali covid-19 ini muncul di Indonesia yaitu di daerah Depok. Untuk mencegah penularan covid-19 maka pemerintah menghimbau program pembelajaran di lakukan dengan daring karena adanya pandemic covid-19. Seluruh universitas baik negri maupun suasta melakukan kegiatan belajar mengajar secara onlain yang biasanya di lakukan di kampus maupun sekolah. Kegiatan yang dilakukan secara onlain juga memiliki beberapa kendala yakni pengunaan jaringan internet, karena pembelajaran daring merupakan solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya penyebaran covid-19 ini. Pemerintah saat ini juga mengeluarkan kebijakan New Normal yang tujuannya untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat maupun negara yang lumpuh akibat pandemi covid-19 . Metode dalam penelitian ini mengunakan metode studi perpustakaan. Kesimpulan dari hasil penelitian saat ini yaitu tentang nilai-nilai demokrasi di tengah pandemi covid-19. Untuk bisa memperoleh informasi kita bisa mendapatkan itu semua melalui prosedur yang kita gunakan dalam pengkajian yaitu penelitian kualitatif.

Abriadi Abriadi; Gianto Gianto

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penididikan tidak dapat dipisahkan dari dua unsur utama yakni mengajar dan mendidik. Mengajar merupakan tugas seorang pengajar untuk mentrsanfer pengetahuan dengan cara menyampaikan bahan ajar, memberikan informasi yang berkaitan dengan perkembangan dunia pendidikan, dan memberikan penilaian dalam bentuk evaluasi untuk melihat kemampuan belajar dari apa yang sudah dan sedang mereka dapatkan di lembaga pendidikan.

Suardin Suardin; Muhammad Yusnan; Wa Ode Dian Purnamasari

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 4 Lakudo adalah untuk membantu mahasiswa menjadi lebih mahir dalam mengelola kegiatan Program Pengenalan Lapangan Prasekolah. Mahasiswa akan berlatih melakukan observasi langsung terhadap budaya sekolah, observasi untuk mengembangkan kompetensi, dan observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas selama kegiatan pengabdian ini. Guru, staf dan dosen pembimbing di SD Negeri 4 Lakudo turut membimbing mahasiswa dalam melakukan kegiatan obsevasi ini sehingga dapat direalisasikan dalam kegiatan selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode survey lapangan. Program ini melibatkan kepala sekolah dan guru SD Negeri 4 Lakudo. Hasil pengabdian ini menunjukkan pencapaian yang sangat baik dari indikator yang ditetapkan untuk observasi, sikap, dan kedisiplinan. Dengan bobot skor 1048,34 dan nilai rata-rata 87,37,  Hal ini menandakan bahwa siswa dipersiapkan untuk melaksanakan praktik mengajar di SD Negeri 4 Lakudo dalam pelaksanaan Pengenalan Lapangan Prasekolah (PLP).  

Ariawati Susiandari

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Perpustakaan suatu tempat yang berisi kumpulan buku-buku maupun bukan buku (non book material) yang diorganisasi secara sistematis dalam suatu ruang sehingga dapat digunakan untuk membaca, mencari bahan pelajaran, hiburan dan dosen juga dapat menggunakan sebagai penunjang proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi belajar mahasiswa di D-III Kebidanan STIKes Fatimah Mamuju. Metode penelitian yang di gunakan adalah cross secsional study dengan jumlah populasi 232 Mahasiswa dan sampel 70 mahasiswa yang di ambil secara acidental. Dari hasil analisis univariat pada pemanfaatan perpustakaan mendapatkan hasil ya sebanyak 39 orang (55,7%) dan yang mendapatan hasil tidak sebanyak 31 orang (44,3%) sedangkan pada prestasi belajar yang mendapatkan hasil baik sebanyak 43 orang (61,4%) dan yang kurang dalam prestasi belajar sebanyak 27 orang (38,8%). Hasil penelitian dengan Uji korelasi produck moment test pada Variabel pemanfaatan perpustakaan di peroleh nilai p (0.000) artinya ada hubungan antara pemanfaatan perpustakaan dengan prestasi belajar mahasiswa D-III kebidanan STIKes Fatimah Mamuju tahun 2019. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di prodi D III Kebidanan STIKes Fatimah Mamuju terdapat hubungan antara pemanfaatan perpustakaan dengan prestasi belajar mahasiswa. Diharapkan kepada mahasiswa di prodi D III Kebidanan STIKes Fatimah Mamuju untuk memanfaatkan perpustakaan dengan sebaik-baiknya   sehingga lebih mudah untuk mencapai prestasi yang lebih baik.

Sri Mulyani Wahono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Menanamkan cinta tanah air kepada generasi muda dimulai dari masa anak-anak dengan cara melihatkan hasil budaya dan perjuang para pendiri bangsa dengan berwisata ke museum. Museum merupakan tempat penyimpanan dan pemeliharaan dari bukti sejarah bangsa. Dengan peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia disimpan di museum  akan menggugah rasa bangga dan memilikinya, sehingga dalam jiwa generasi muda timbul rasa untuk memelihara dan melestarikan juga mengembangkan rasa cinta tanah air. Mengajak pergi berwisata budaya salah satu cara  mudah untuk mengajarkan generasi penerus bangsa untuk mencintai bangsanya, negaranya dan tanah airnya. Dengan bukti nyata apa yang ada dan  dipamerkan di Museum Ronggowarsita.