Publication Search

68,163 articles from 587 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Muhammad Zul Fahmi Akbar; Ela Nurlaela

Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The highly competitive healthcare industry in Cirebon poses a significant challenge for Klinik Utama X, especially as a non-BPJS facility. This condition requires a paradigm shift from a provider-centric marketing mix to a patient-centric approach to retain patient loyalty. This study aims to evaluate and formulate the marketing strategy of Klinik Utama X using a comparative 4P (Product, Price, Place, Promotion) and 4C (Customer Solution, Customer Cost, Convenience, Communication) approach based on SWOT analysis. This research used a qualitative descriptive design with purposive sampling, gathering primary and secondary data through in-depth interviews, observations, and document studies. The data were systematically evaluated using Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices. The findings reveal that the clinic is strategically positioned in Quadrant I, with an IFAS score of 2.53 and an EFAS score of 2.60, indicating strong internal capabilities to seize external opportunities. The recommended aggressive growth strategy involves integrating psychiatric and aesthetic services, penetrating the Business-to-Business (B2B) market through corporate medical check-ups, accelerating digitalization via telemedicine and online queuing, and preparing for BPJS accreditation. The managerial implications suggest that the clinic must prioritize resolving internal human resources and strengthening financial record-keeping systems before investing heavily in medical assets, while actively expanding digital convenience and corporate partnerships to secure short-term financial stability.

Oktaviana, Lusi; Herwiyanto; Rohmad Suryadi; Dewi Purnasari; Inna Nur Rokhmah +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan kontributor penting dalam pembangunan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, dan penguatan struktur ekonomi berbasis lokal. Namun demikian, banyak IKM masih menghadapi tantangan berkelanjutan yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas inovasi, rendahnya adopsi pemasaran digital, serta lemahnya akses terhadap kemitraan strategis. Sentra IKM Srikayu di Surakarta merupakan klaster industri furnitur yang mengkhususkan diri pada produk berbahan kayu jati dan mahoni dengan karakteristik kualitas yang kuat, namun perluasan pasar dan pengembangan kemitraannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Sentra IKM Srikayu menggunakan analisis strategis berbasis SWOT sebagai dasar perumusan strategi pengembangan akses pasar dan kemitraan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan mengintegrasikan diskusi kelompok terfokus, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder. Hasil analisis matriks IFAS dan EFAS menunjukkan skor masing-masing sebesar 2,82 dan 2,62, yang menempatkan sentra pada Kuadran I, yang mengindikasikan strategi pertumbuhan agresif. Rekomendasi strategi meliputi penguatan branding dan pemasaran digital, diversifikasi desain produk sesuai tren pasar, perluasan kemitraan strategis, serta peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas sumber daya manusia guna menjamin daya saing dan keberlanjutan jangka Panjang.