Publication Search

65,148 articles from 542 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Nabila, Tasya Alfia Salsa; Somadi Somadi

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya penyimpanan dan meningkatnya stok mati pada Delyana Hijab, yang menunjukkan belum optimalnya pengelolaan persediaan bahan baku. Ketidaksesuaian antara jumlah bahan baku dan kebutuhan produksi menyebabkan pemborosan biaya serta menurunkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan material yang optimal melalui pendekatan forecasting dan Material Requirement Planning (MRP). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis meliputi peramalan permintaan, penyusunan Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), perhitungan kebutuhan bersih (MRP), serta penentuan ukuran pemesanan melalui metode lot sizing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode regresi linier menghasilkan tingkat kesalahan peramalan terendah sehingga mampu memproyeksikan kebutuhan produksi dengan lebih akurat. Penerapan MRP menghasilkan perencanaan kebutuhan bahan baku yang lebih terarah dan sesuai dengan jadwal produksi. Pada tahap lot sizing, metode Lot For Lot (LFL) menjadi yang paling efisien dengan total biaya persediaan sebesar Rp108.669.000. Dalam penerapannya, jumlah pemesanan bahan baku mengikuti kebutuhan bersih tiap periode, misalnya kebutuhan kain katun berkisar 5-7 roll per minggu dan dipesan dalam jumlah yang sama tanpa kelebihan stok. Pola ini mampu menekan penumpukan persediaan dan mengurangi risiko stok mati karena bahan baku langsung digunakan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menentukan kebutuhan material yang optimal telah terjawab melalui penerapan metode Lot For Lot yang mampu menghasilkan kuantitas pemesanan yang tepat dan efisien.

Dian Ariani Faomasi Zendrato; Fracti Afrilisa Sihombing

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Education in the modern era requires students not only to master cognitive knowledge, but also to have the ability to think critically, analytically, creatively, and problem solving skills independently. Therefore, the application of the Problem Based Learning (PBL) model and the Learning Strategy for Improving Thinking Ability (SPPKB) is considered relevant and ideal in the context of Christian Religious Education (PAK) to integrate faith values with the reality of daily life. This study uses a literature study method by examining scientific journals, books, and academic articles to analyze the definition, essence, characteristics, and steps of PBL which include the introduction of authentic cases, problem solving, investigation planning, independent learning, solution synthesis, presentation of results, and reflection. PBL has proven to be effective in increasing learning motivation, collaboration, and internalization of Christian moral values, although it has limitations in the relatively long time requirement and the demands of teacher competence as facilitators. Meanwhile, SPPKB emphasizes intellectual stimulus, exploration of ideas, data processing, in-depth analysis, and metacognitive reflection to form a systematic and independent mindset in dealing with religious ethical issues. These two student-centered learning strategies complement each other in forming students who are dynamic, reflective, critical, and responsible as Christian personalities through flexible and contextual learning adaptations in PAK.