Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Repina Lasmaria Sihombing; Mansur Tanjung; Rifka Hadia Lubis

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Modal Usaha diperoleh dari keuntungan penjualan ikan rebus yang disisihkan sebagian dari kas serta digunakan untuk membiayai perbaikan bagan pancang, perahu dan pembelian alat tangkap ikan yang rusak dan sebagainya Tujuan yang ingin dicapai pad penelitian adalah Untuk Mengetahui Pengaruh Arus Kas Terhadap Modal Kerja Pada Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Ada Pengaruh Arus Kas Terhadap Modal Kerja Pada Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dan neraca laba rugi Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga. Sampel dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan 3 tahun terakhir yakni tahun 2019 sampai tahun 2021 Sumber data berasal dari data   sekunder. Data dianalisis menggunakan analisa deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian diketahui rasio arus kas tahun 2019 sampai tahun 2021 ditemukan sebesar 0,28, 0,34 dan 0,39 artinya aset Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga hanya dapat menutupi 28,34 dan 39 % dari kewajiban jangka pendek. Rasio modal kerja diketahui tahun 2019 sebesar 1,78 dan tahun 2020 sebesar 1,90 serta rasio modal kerja tahun 2021 sebesar 1,98 Koefisien korelasi antara arus terhadap modal kerja sebasar 0,998, hubungan tersebut sangat kuat  Model persamaan  regresi linear sederhana Y = 1,273 + 0,824X menunjukkan kearah positif. Hasil uji thitung sebesar 15,973 > ttabel 12,706 maka hipotesis yang diajukan pada BAB I yaitu Ada Pengaruh Arus Kas Terhadap Modal Kerja Pada Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga dapat diterima. Disarankan Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga diharap dapat melakukan peninjauan kembali terhadap kebijaksanaannya terutama aktiva tetap agar perputaran aktiva tetap perusahaan dapat meningkat dan mengantisipasi Usaha Perebusan Ikan Sumber Berkat Sibolga dalam menghadapi krisis keuangan atau kekurangan modal kerja dan juga akan mempercepat  aktiva tetap menjadi modal kerja.  

Athirah, Athirah

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT Semen Tonasa periode 2016 sampai dengan 2020 dengan menggunakan metode Du Pont. Populasi dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan PT Semen Tonasa periode 2016-2020. Adapun sampel dalam penelitian yaitu laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi PT Semen Tonasa tahun 2016-2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi dimana jenis datanya yaitu kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis Du Pont yang terdiri dari Return On Investment (ROI) yang mencakup rasio Net Profit Margin (NPM) dan Total Assets Turnover (TATO), serta Return On Equity (ROE) yang mencakup Return On Investment (ROI) dan Equity Multiplier.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kinerja PT Semen Tonasa untuk periode 2016-2020 yang dinilai menggunakan standar rata-rata industri semen menunjukkan kinerja yang belum optimal pada tahun 2016 dan 2017, dan optimal pada tahun 2018-2020 yang dilihat dari nilai Return On Investment (ROI) dan nilai Return On Equity (ROE). Kinerja keuangan yang belum optimal yang dilihat dari nilai Return On Investment (ROI) ini disebabkan karena perusahaan kurang mampu dalam meminimalisir biaya beban usaha yang ada sehingga laba bersih yang diperoleh perusahaan masih rendah. Sedangkan dari sisi Return On Equity (ROE) disebabkan oleh hasil (return) atas jumlah aktiva yang digunakan dan kemampuan perusahaan dalam mendayagunakan ekuitas pemegang saham belum optimal. Kinerja keuangan yang telah optimal pada tahun 2018-2020 dari sisi Return On Investment (ROI) disebabkan oleh perusahaan telah mampu meminimalisir beban usaha yang ada sehingga perusahaan dapat memperoleh laba bersih yang tinggi. Sedangkan dari sisi Return On Equity (ROE) disebabkan oleh tingginya laba bersih yang diperoleh perusahaan akibat mampunya perusahaan dalam meminimalisir beban usaha yang digunakan dan perusahaan telah mampu meningkatkan ekuitas atau modal sendirinya untuk membiayai aset.      

Setyobudi Setyobudi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kaliprau adalah desa di kecamatan Ulujami, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pekerjaan utama penduduk Desa Kaliprau adalah petani dan nelayan. Hasil pertanian yang utama adalah padi dan melati. Penduduk Desa Kaliprau yang alih profesi menjadi pengusaha konveksi. Alih profesi ini didorong oleh suksesnya para pengusaha konveksi di desa tetangga terutama Desa Rowosari dan Desa Samong. Salah satu desa rintisan dan akan dijadikan desa wisata di Kabupaten Pemalang. Adapun wisata yang dikembangkan adalah wisata yang berbasis alam (perkebunan bunga melati, pantai, mangrove (bakau dan cemara laut), tambak dan persawahan), edukasi dan keluarga. Belum diterapkannya pembukuan / akuntasi  secara tertib, baik dan benar (profesional), masyarakat Desa tersebut maka akan mencerminkan pengelolaan kas yang  baik dan benar. Laporan akuntasi merupakan perwujudan yang mencerminkan kondisi badan usaha dalam keadaan sehat atau tidak tertib. Melihat potensi yang ada perlu melaksanakan pengelolaan akuntasi baik dibidang aneka ragam barang / jasa pelayanan, pemasaran dan penyediaan barang-barang kebutuhan masyarakat, menjadi alasan utama diadakan nya penyuluhan tentang “Cara – Cara Melakukan Pembukuan Pencatatan Kas / Akuntasi Sederhana”  dikarenakan pengetahuan dan ketrampilan pengurus khususnya tentang bagaimana cara melakukan pembukuna sederhana badan usaha yang baik.

Mulyono, Mulyono; Ramadony, Ramadony

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Persediaan merupakan salah satu aset yang sangat berharga bagi perusahaan sehingga metode perhitungan persediaan yang digunakan oleh perusahaan harus diperhatikan. Metode penilaian persediaan ada tiga macam yaitu Masuk Pertama Keluar Pertama atau First In First Out (FIFO), Masuk Terakhir Keluar Pertama atau Last In First Out (LIFO) dan Metode Rata-Rata Tertimbang (Average).Metode yang digunakan oleh PT. Artindo Prima Graha adalah FIFO. Sedangkan metode yang diakui oleh perpajakan adalah metode FIFO dan Average. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa metode penilaian persediaan FIFO dan Average serta pengaruhnya terhadap laba kena pajak pada PT. Artindo Prima Graha periode tahun 2010 dan 2011. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder dari perusahaan berupa laporan rugi laba tahun 2010 dan 2011. Analisis yang digunakan adalah uji independent sample t-test dan uji regresi linear sederhana dengan menggunakan program SPSS versi 20.0. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan menggunakan program SPSS versi 20.0 dengan uji independent sample t-test diperoleh bahwa rata-rata harga pokok penjualan dengan metode FIFO lebih besar dari harga pokok penjualan dengan metode average yaitu 1.73629 > 1.70629 sedangkan rata-rata laba kena pajak dengan metode average lebih besar daripada laba kena pajak metode FIFO yaitu 0.16125 > 0.13208. Dari pengujian regresi linear sederhana diperoleh bahwa metode FIFO dan average masing-masing berpengaruh signifikan terhadap laba kena pajak sehingga metode FIFO dan average memiliki kontribusi negatif terhadap laba kena pajak.

Ruslaini, Ruslaini; Sulistiani, Sulistiani

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk membayar tepat waktu dan seberapa cepatperusahaan mencairkan aktivanya (piutang usaha dan persediaan)ke dalam uang tunai.profitabilitas adalah kemampuan perseroan untuk menghasilkan suatu keuntungan danmenyokong pertumbuhan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Profitabilitasperseroan biasanya dilihat dari laporan laba rugi perseroan (income statement) yangmenunjukkan laporan hasil kinerja perseroan. Hubungannya dengan Profitabilitas perusahaan maka Pengusaha perlu memperhatikan manfaat pembebasan PPN seperti diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.28/2006 untuk menjaga likuiditas perusahaan yang akan tercermin dalam Laporan Arus Kas. Analisis Pemanfaatan Pembebasan PPN atas kepemilikan Aktiva Tetap kapal dimulai dengan menganalisis Undang-undang dan aturan-aturan yang berlaku yang terkait dengan pengenaan dan pembebasan PPN, mencermati tata cara perolehan pembebasan PPN, menganalisis Laporan Arus Kas sebagai indikator likuiditas, menganalisis neraca tahun berjalan sebagai indikator likuiditas serta menganalisis Laba Rugi tahun berjalan sebagai indikator Profitabilitas serta menganalisis laporan-laporan tersebut terhadap fasilitas pembebasa dengan SKB dan fasilitas Restitusi PPN atas perolehan Aktiva Tetap Kapal sehingga pada akhirnya akan diketahui bagaimana sebaiknya pihak manajemen menyikapi fasilitas pembebasan PPN atas kepemilikan aktiva tetap kapal.