Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Febriyani Ishak

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk menemukan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sehingga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X1 SMA Negeri 1 Larompong. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus pembelajaran dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 50,42% dan siklus II sebesar 72,69%. Berdasarkan data hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diterapkan pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Kelas X1 SMA Negeri 1 Larompong. Adapun langkah-langkahnya, yaitu: (1) Menyampaikan materi pembelajaran dengan melakukan tanya jawab, (2) Membagi siswa menjadi beberapa kelompok asal yang terdiri dari 6 siswa perkelompok berdasarkan tingkat pencapaian sebelumnya dengan tetap memperhatikan faktor heterogen lainnya, kemudian membagikan LKS dan masing-masing 2 orang siswa dalam setiap kelompok menerima LKS dengan materi yang sama, (3) Mengarahkan siswa dalam kelompok ahli dan membimbing siswa dalam setiap kelompok untuk mengeluarkan pendapat, tanggapan atau pertanyaan dan masing-masing ada 2 orang siswa yang harus menguasai materi ahli untuk dijelaskan ke kelompok asal, (4) Mengarahkan tim ahli kembali ke kelompok asal dan membimbing siswa dalam diskusi kelompok asal untuk menjelaskan materi yang telah dibahas di kelompok ahli secara bergantian, (5) Meminta perwakilan setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya, meminta tanggapan dari kelompok lain, dan meminta siswa menyimpulkan materi dengan cara ditunjuk langsung.

Ummul Khairina; Darul Ilmi; Khairuddin Khairuddin; Jasmienti Jasmienti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dari penelitian yang telah dilakukan dapat dijelaskan bahwa kreativitas guru PAI dalam menciptakan situasi belajar efektif pada kelas VII di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah dengan menggunakan metode, media dan sumber belajar agar terciptanya situasi belajar yang efektif dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Metode yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah ceramah, tanya jawab dan diskusi. Media yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah dengan menggunakan papan tulis dan canva. Sember belajar yang digunakan oleh guru PAI SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah bahan ajar yang dibuat oleh guru PAI itu sendiri, LKS, dan buku paket yang dipinjam diperpustakaan. Adapun faktor pendukung kreativitas guru PAI dalam menciptakan situasi belajar mengajar yang efektif pada kelas VII di SMPN 1 Kecamatan Suliki yaitu, sarana dan prasarana yang lengkap dari sekolah seperti sekolah menyediakan wifi, labor, infokus, dan mushala. Faktor penghambat kreativitas guru PAI adalah datang dari guru seperti,  bagaimana guru itu bertanggung jawab kepada peserta didiknya dan faktor penghambat kreativitas guru bisa juga dating dari siswa seperti kemampuan siwa yang berbeda-beda dalam menrima pembelajaran yang diajarakan oleh guru.

Ni Luh De Erik Trisnawati; Ni Komang Sukreni; Ni Made Rianita

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2022 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This study aims to assist a non-profit organization in compiling financial reporting automatically through the application of a simple financial reporting system. Orphanage or LKSA is an institution engaged in the social sector which is a non-profit entity. A non-profit organization is an organization that is engaged in community services that does not aim to make a profit (profit) but in its activities also requires funds for its operations so that it requires a financial report. Like other types of non-profit organizations, LKSAs are also required to be able to present reports in an accountable and transparent manner. This research was conducted at LKSA Ananda Seva Dharma which was started by conducting a situation analysis regarding the need for a simple financial application. Furthermore, the researchers designed a simple excel-based financial reporting system and implemented it in the process of preparing LKSA financial reports. The results of the study shows that a simple financial application that has been designed can be used by LKSA Ananda Seva Dharma for the preparation of financial statements so that the preparation of financial statements can be done more easily and efficiently. In addition, the financial statements produced are in accordance with non-profit accounting standards and describe the financial condition of LKSAs in full, so that accountability for the resources provided can be better described through these financial statements.  

Awik Septyani; Agus Zaenul Fitri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengorganisasian, penyampaian dan pengelolaan  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan studi multi situs. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: 1). wawancara, (2). observasi, (3). dokumentasi. Data yang terkumpul melalui ketiga teknik tersebut dianalisis dari situs tunggal dan analisis lintas kasus. Pada saat pengumpulan data, data yang telah diperoleh diuji dengan menggunakan metode triangulasi dan ketekunan pengamatan dan keabsahan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa   1) Strategi pengorganisasian  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   dilakukan dengan     a)  Strategi pengorganisasian  mikro dilakukan dengan metode pengorganisasian isi pembelajaran pada   Perencanaan penerapan metode blended learning meliputi perencanaan materi pembelajaran, memilih model pembelajaran yang tepat, pembuatan kelompok belajar dan perencanaan penataan kelas. b) Strategi pengorganisasian makro pembelajaran blended learning dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan  membuat RPP, Promes,  Prota, silabus dan perencanaan-perencanaan lain. 2) Strategi   penyampaian   blended learning    dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek yang dilakukan secara daring dan luring. a) Strategi   penyampaian    secara daring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilaksanakan dengan  guru menyampaikannya dengan menggunakan aplikasi model, dimana saat kegiatan berlangsung menggunakan aplikasi model. b) Strategi   penyampaian    secara luring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilakukan dengan   menggunakan metode diskusi dan metode ceramah, serta dengan menggunakan alat bantu pembelajaran berupa LCD, video animasi, dan sumber belajar berupa buku paket ataupun LKS,   3) Strategi pengelolaan blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek dilakukan   guru   dengan membuat catatan-catatan yang berisi tentang nilai-nilai dari keseharian siswa dan ada juga catatan yang diambil dari ulangan-ulangan siswa itu sendiri, penjadualan penggunaan strategi pembelajaran, pembuatan catatan kemajuan belajar siswa, pengelolaan motivasional  dan kontrol belajar.