Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Anggirda Paramita R; Mappamiring P; Annas Lalo

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Konsep manajemen laba dapat dimulai dari pendekatan teori agensi (agency theory). Jensen dan Meckling (1976) menyatakan bahwa hubungan keagenan merupakan sebuah kontrak antara manajemen (agent) dengan investor (principal). Pandangan agency theory yakni adanya pemisahan antara pihak principal dan agent yang menyebabkan munculnya potensi konflik yang dapat mempengaruhi kualitas laba yang dilaporkan. Maksud dengan principal dalam teori keagenan ini yakni pemegang saham atau pemilik yang menyediakan fasilitas dan dana untuk kebutuhan operasi perusahaan sedangkan agent adalah manajemen yang memiliki kewajiban mengelola perusahaan sebagaimana yang telah diamanahkan principal kepadanya (Sanjaya, 2017 dan Sulistyanto, 2018 dalam Haryono, 2020). Teori keagenan memiliki asumsi bahwa masing-masing individu semata-mata termotivasi oleh kesejahteraan dan kepentingan dirinya sendiri. Pihak principal termotivasi mengadakan kontrak untuk menyejahterakan dirinya melalui pembagian dividen atau kenaikan harga saham perusahaan. Sedangkan pihak agenttermotivasi untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui peningkatan kompensasi. Konflik kepentingan semakin meningkat ketika principal tidak memiliki informasi yang cukup tentang kinerja agent karena ketidakmampuan principal memonitor aktivitas agent dalam perusahaan.

Achmad Basuki; Jaeni

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2022 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The purpose of this study was to determine whether knowledge of taxation, firmness of sanctions, service quality of tax officers and the application of E-filling had a significant effect on individual taxpayer compliance at MSME Pratama South Semarang. The sample in this study were 100 respondents at KPP Pratama South Semarang. Methods of data collection using a questionnaire. Sampling method used is simple random sampling and the data analysis model used is multiple linear regression analysis. The results showed that knowledge of taxation, firmness of sanctions, service quality of tax officers, and the application of e-filling had an effect on MSME taxpayer compliance. Simultaneously, the variable knowledge of taxation, firmness of sanctions, service quality of tax officers and the application of e-filling affect the compliance of MSME taxpayers.

Metta Susanti; Aldi Samara

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Terdapat fenomena penelitian ini yaitu : Diluncurkan bank pakan untuk meningkatkan kualitas dan produksi ternak, Impor gandum menjadi opsi alternatif yang diberikan pemerintah untuk menghadapi risiko kenaikan harga pakan, Memastikan dua perusahaan (PT Japfa Comfeed dan PT Charoen Pokphand (CP) Indonesia) menyerap jagung dari petani dan stoknya tercukupi saat panen raya, diharapkan harga jagung tidak anjlok dan berada pada titik keseimbangannya seperti biasanya, dan Pakan ternak diprediksi mengalami kenaikan pada periode kuartal akhir dan menariknya saham JPFA dan MAIN. Dari fenomena diatas, maka peneliti tertarik untuk mendalami aset lancar, total aset, utang lancar, persediaan dari perusahaan pakan ternak yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Rumusan masalah observasi ini ialah bagaimana pengaruh Current Aset, Quick Aset, terhadap ukuran perusahaan studi  empiris pada perusahaan sector industri dasar kimia sub sector pakan ternak yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara parsial maupun simultan. Observasi ini bertujuan untuk mengetahui, mengetest juga menganalisa pengaruh current aset, quick aset dan ukuran perusahaan apakah saling berpengaruh, atau sejalan dengan fenomena tersebut secara parsial ataupun simultan. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif. Dalam observasi ini menghasilkan sampel uji sebanyak 5 perusahaan pakan ternak, peneliti melanggunakan data selama 3tahun dari tahun 2019-2021 sehingga menghasilkan data observasi selama periode penelitian 2019-2021 sebanyak 45 data. Dan diolah menggunakan aplikasi Eviews 12, dalam aplikasi eviews terdapat tiga (3) metode yaitu Common Effect (CE), Fixed Effect (FE), dan Random Effect (RE). Aplikasi Eviews melakukan beberapa test seperti: Chow Test, Hausman Test, Lagrange Multiplier Test, Uji Multikolinearitas, Uji Autokolerasi, Uji Heteroskedastisitas, Uji Normalitas, Panel Least Squares. Variabel Quick Ratio dalam model penelitian ini secara parsial memiliki berpengaruh terhadap variabel ukuran perusahaan dengan nilai Probabilitas 0.02 (< 0.05) sedangkan variabel Current Ratio dalam model penelitian ini secara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap variabel ukuran perusahaan dengan nilai Probabilitas 0.10 (> 0.05). Variabel Quick Ratio, Current Ratio secara simultan memiliki pengaruh terhadap ukuran perusahaan  dengan nilai Prob(F-statistic) < 0,05  sebesar 0.00. Kelayakan variabel Quick Ratio, Current Ratio  terhadap ukuran perusahaan  sebesar 31,73%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain, berupa utang jangka panjang, asset tetap, modal, penjualan, bunga, pajak, harga saham, dsb.

Malida Salma Arum Ndalu; Djoko Wahyudi

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2022 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This study aims to examine the effect of the e-system of taxation, tax incentives, taxvsanctions, and service quality on individual taxpayer compliance in paying taxes. This research was conducted on individual self-employed taxpayers registered at KPP Pratama Jepara. This research is a quantitative research using primary data sources with distribution via google form link. The population in this study were all takxpayers who are independent workers who are registered at KPP Pratama Jepara. The data analysis technique used multiple linear regression analysis wich was processed in the SPSS version 24 program. The result showed that the e-system of taxation, tax incentives, tax sanctions, and service quality had a significant positive effect on taxpayer compliance.