Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Meilinna, Tisa Zindy; Alfunnuria, Vina Sholiha; Safira, Yosi Emilia; Kholid, Moh. Khasbil Aziz

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini menganalisis pengaruh Usia Harapan Hidup (UHH), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Pengeluaran per Kapita (PPK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di beberapa kota Jawa Tengah (Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Jepara, Kudus, dan Tegal) dari 2017 hingga 2022. Metode penelitian melibatkan uji normalitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda. Data berasal dari sumber statistik demografi, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan manusia, serta mendukung kebijakan yang lebih tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Analisis regresi diharapkan mengidentifikasi kontribusi UHH, RLS, dan PPK terhadap IPM, memberikan gambaran peran kesehatan, pendidikan, dan ekonomi dalam pembangunan manusia. Implikasi kebijakan dari penelitian ini dapat mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di kota yang menjadi ojek penelitian. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur pengembangan manusia dan kebijakan daerah dengan menggabungkan variabel-variabel penting dan menganalisis dampaknya secara terpadu. Kesimpulan ini menjadi panduan bagi pengambil keputusan dalam merancang kebijakan untuk meningkatkan IPM di kota-kota Jawa Tengah.

Achmad Nazarudin; Aan widiyono

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Keprihatinan atas lunturnya budaya kearifan lokal jepara dilatar belakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kelestarian budaya lokal. Salah satu penyebab lunturnya budaya kearifan lokal jepara adalah generasi muda yang tidak mau meneruskan atau melestarikan kearifan lokal. Seperti halnya didesa kendeng sidialit desa yang terkenal sebagai salah satu desa budaya yang mayoritas warganya berkecimpung didunia hiburan wayang kulit, kekhawatiran para pengrawit yang ada di desa kendeng sidialit atas kelestarian budaya wayang kulit menjadi salah satu gejala akan lunturnya citra desa kendeng sidialit sebagai desa budaya. Hadirnya kurikulum merdeka di tingkat sekolah dasar membuka peluang agar budaya kearifan lokal jepara dapat di lestarikan sekaligus ajang untuk membentuk profil pelajar Pancasila(P5). Melalui budaya kearifan lokal, profil pelajar Pancasila dapat kita temukan, setiap nilai-nilai yang terkandung di profil pelajar pancasila dapat kita temukan melalui kearifan lokal jepara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kurikulum merdeka mampu menjadi ajang untuk melestarikan budaya kearifan lokal guna membentuk profil pelajar Pancasila (P5) yang berlangsung di SD N 01 Kendeng Sidialit. Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan bagaimana trasformasi kurikulum merdeka sebagai upaya untuk melestarikan budaya kearifan lokal guna membentuk profil pelajar Pancasila yang terkandung di dalam budaya kearifan lokal   Kata kunci: Kearifan Lokal, Kurikulum Merdeka, Profil Pelajar Pancasila, Kota Jepara.

Raden Sulistiyanto; Nuryanti Nuryanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Sebagai suatu masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, masyarakat nelayan mempunyai karakteristik kehidupan tersendiri yang berbeda dengan masyarakat yang tinggal di wilayah daratan. Karakteristik yang menjadi ciri-ciri sosial budaya masyarakat nelayan adalah memiliki struktur relasi patron-klien yang sangat kuat,dan  etos kerja yang tinggi. Kondisi masyarakat nelayan atau masyarakat pesisir di berbagai kawasan secara umum ditandai oleh adanya beberapa ciri, seperti kemiskinan, keterbelakangan sosial–budaya, rendahnya kulaitas sumber daya manusia. Permasalahan penelitian adalah bagaimana kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan pada masyarakat nelayan di wilayah Kelurahan Jobokuto Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara. Hasil penelitian diperoleh simpulan mayoritas penduduk Kelurahan Jobokuto ke camatan Jepara Kabupaten Jepara beprofesi sebagai nelayan secara turun temurun. Tingkat Pendidikan masyarakat  nelayan masih tergolong rendah dan tidak mempunyai ketrampilan untuk bekerja selain sebagai nelayan. Di tinjau dari kehidupan ekonomi, masyarakat nelayan rata-rata termasuk golongan menengah ke bawah. Sedangkan Nilai sosial dan solidaritas masyarakat Kelurahan Jobokuto tergolong cukup tinggi.

Mujiono Mujiono

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia pada Rumah Makan H Ismun Kota Jepara dan Demak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Teknik penentuan informan yang digunakan oleh penulis adalah purposive sampling. Manager, supervisor, serta para staff karyawan merupakan informan dalam penelitian ini. Penulis menggunakan teknik triangulasi sebagai teknik untuk menguji keabsahan data. Hasil dari penelitian menujukkan metode yang digunakan terbukti efektif, seperti proses pelatihan calon karyawan yang menggunakan metode pelatihan sambil bekerja, sedangkan dalam proses pengembangan karyawan, metode yang digunakan oleh H Ismun adalah metode rotasi pekerjaan, persiapan untuk pengganti dan juga memakai kembali metode pelatihan (pelatihan sambil bekerja).

Carorin, Carorin

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Dalam pelaksanaan otonomi daerah Pemerintah Kabupaten/Kota pada umumnya mempunyai 3fungsi yaitu alokasi, distribusi dan stabilisasi. Pelaksanaan fungsi Pemda di bidang alokasi antaralain adalah memberikan pelayanan dan fasilitas publik, yang diwujudkan dalam pembangunanterminal di Desa Widorokondang Kabupaten Pati. Dengan dibangunnya terminal ini akanmendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pati dan mendukung perkembangan kotasekitarnya, mengingat Kabupaten Pati letaknya cukup strategis yaitu berbatasan denganKabupaten Kudus, Jepara, Grobogan,Blora dan Rembang. Lokasi penelitian ini adalah DesaWidorokondang Kabupaten Pati. Adapun alat analisis yang digunakan Analisis net present value(NPV), Analisis payback period, Analisis Return on Investment (ROI), Analisis hasilpengembalian (internal rate of return)/IRR serta analisis kerjasama Pemerintah-Swasta.Kesimpulan yang diperoleh adalah Potensi kepadatan lalu lintas tinggi di kawasan ini akanmemberikan peluang pemasukan (Cash In Flow) sebesar Rp 149.743.501. Biaya investasipembangunan di kawasan ini sebesar Rp29.515.745.000. Dengan batas masa investasi 25tahun, maka didapatkan :DF 10%, Payback periode adalah 23 tahun, DF 12%, tidak layak (diatas 25 tahun), DF 14%, tidak layak (di atas 25 tahun)