Publication Search

72,210 articles from 656 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 87

Analytics

Kurniawati, Priskila; Sitanggang, Rena

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di era Industri 5.0, adaptabilitas tenaga kerja menjadi urgensi utama karena terjadinya pergeseran paradigma dari fokus pada otomatisasi dan efisiensi menuju kolaborasi harmonis antara manusia dan teknologi yang berpusat pada manusia (human-centric), berkelanjutan, dan resilien. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 40 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan tahun 2020–2025 dari basis data Google Scholar, Scopus, dan Garuda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi strategi upskilling dan reskilling yang efektif sebagai mekanisme adaptabilitas tenaga kerja terhadap disrupsi AI dan otomatisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) kesenjangan keterampilan global merupakan ancaman nyata dengan 50% karyawan membutuhkan reskilling pada 2025; (2) strategi upskilling dan reskilling yang efektif mencakup pembelajaran berbasis proyek, microlearning, platform digital adaptif, dan kemitraan industri; (3) dukungan organisasi, kepemimpinan transformasional, dan budaya belajar berkelanjutan merupakan faktor penentu keberhasilan; serta (4) hambatan utama implementasi meliputi keterbatasan anggaran, resistensi perubahan, dan kesenjangan infrastruktur digital. Temuan ini menegaskan bahwa investasi pada pengembangan modal manusia melalui program upskilling dan reskilling merupakan imperatif strategis untuk menjaga ketahanan organisasi dan daya saing tenaga kerja di era transformasi digital.

Bagas ardiyantoro; Triana Triana; Septian Maulid Wicahyo

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Limbah kulit Jeruk peras , yang sering dibuang dan menimbulkan masalah lingkungan, sebenarnya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali. Kulit Jeruk peras  mengandung minyak atsiri yang dapat diolah menjadi reed diffuser, pengharum ruangan alami yang ramah lingkungan. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan kulit Jeruk peras  masih terbatas. Siswa SMA, sebagai generasi muda yang sedang mempersiapkan diri untuk dunia kerja atau wirausaha, dapat memainkan peran penting dalam mengembangkan inovasi ini. Melalui pendidikan dan pelatihan, siswa SMA dapat mempelajari proses pembuatan reed diffuser dari kulit Jeruk peras , mulai dari ekstraksi minyak atsiri hingga pengemasan produk. Hal ini tidak hanya melatih keterampilan teknis dan kreativitas, tetapi juga membuka peluang kewirausahaan. Pemanfaatan kulit Jeruk peras  untuk reed diffuser sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan, yang menekankan pemanfaatan sumber daya secara efisien. Dengan menguasai keterampilan ini, siswa SMA dapat berkontribusi dalam mengurangi limbah organik sekaligus menciptakan produk bernilai ekonomi tinggi. Ini juga mendukung visi pendidikan SMA untuk menciptakan lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di dunia kerja. Pengabdian masyarakat kali ini dilaksanakan di SMA Islam 1 Surakarta, Kota Surakarta.

Rista Nurul Hidayah; Sukini Sukini; Nanik Herawati

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to describe the learning process and explain the improvement of popular scientific article writing skills using the blog-media-based Genre-Based Approach (GBA) model among Grade VIII E students at SMP Negeri 2 Mlati Sleman. This study employed Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, with all 32 students of Grade VIII E as subjects. Data analysis was performed using descriptive quantitative techniques to measure the increase in the average writing performance score and the percentage of learning mastery based on the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 80. The results showed a significant improvement in each cycle. In the initial condition (pre-cycle), the average writing score was only 68.67 with 19% mastery (6 students), then increased to 79.06 with 50% mastery (16 students) in Cycle I, and reached optimal results in Cycle II with an average of 89.53 and 81% mastery (26 students). Thus, the implementation of the blog-media-based Genre-Based Approach (GBA) model is proven to significantly improve popular scientific article writing skills and the learning mastery of Grade VIII E students at SMP Negeri 2 Mlati Sleman. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran serta menjelaskan peningkatan keterampilan menulis artikel ilmiah populer menggunakan model Genre-Based Approach (GBA) berbasis media blog pada murid kelas VIII E SMP Negeri 2 Mlati Sleman. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek seluruh murid kelas VIII E yang berjumlah 32 siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif untuk mengukur peningkatan rata-rata nilai unjuk kerja menulis dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 80. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada kondisi awal (pra-siklus), rata-rata nilai menulis hanya 68,67 dengan ketuntasan 19% (6 siswa), kemudian meningkat menjadi 79,06 dengan ketuntasan 50% (16 siswa) pada Siklus I, dan mencapai hasil optimal pada Siklus II dengan rata-rata 89,53 serta ketuntasan 81% (26 siswa). Dengan demikian, penerapan model Genre-Based Approach (GBA) berbasis media blog terbukti secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan menulis artikel ilmiah populer serta ketuntasan belajar murid kelas VIII E SMP Negeri 2 Mlati Sleman.

Trismanto; Sri Muryati; Bekti Setio Astuti; Sogimin; Gurendi Wiwoho

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali siswa SMK Negeri 11 Semarang dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja di Jepang. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan workshop yang melibatkan 50 siswa kelas XII jurusan Teknik Grafika, Animasi, dan Pengembangan Game. Materi mencakup tiga pilar utama: kemampuan bahasa Jepang (minimal N5/JLPT), sikap kerja (disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan pantang menyerah), serta keterampilan teknis (hard skill, soft skill, dan survival skill). Tiga jalur ke Jepang diperkenalkan yaitu magang teknis (Ginou Jisshuu), Specified Skilled Worker (SSW), dan sekolah sambil bekerja (Ryuugakusei). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan motivasi siswa untuk mengejar peluang karier di Jepang. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan SMK di pasar kerja internasional.

Hidayati, Arina; Azzakhusna, Famita; Triyono, Triyono

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Namun, proses pembelajaran akuntansi di beberapa SMK di Kabupaten Karawang masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru akuntansi melalui pembelajaran berbasis Design Thinking. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan memperkenalkan tahapan Design Thinking yang terdiri atas empathize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran akuntansi yang inovatif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep Design Thinking, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kontekstual, serta motivasi untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil post-test menunjukkan rata-rata pemahaman guru mencapai 75,88 dan lebih dari 80% peserta mampu menjawab dengan benar tahapan Design Thinking. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Design Thinking dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mendukung pengembangan pembelajaran akuntansi yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Kurniawan Wahyu Saputra; Wahyu Selamet Prihatin; Arrif Wahyudi

Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This article explores inconsistencies in employee performance within small, project-oriented service sectors, where quality depends on daily tasks, punctuality, and adherence to procedures. Since skill development relies largely on informal workplace learning, differences in worker competencies often lead to rework, customer complaints, and safety issues. The study investigates how skills and competencies affect employee performance, illustrating how individual abilities translate into observable performance through the ability–motivation–opportunity (AMO) framework and experience-based learning. A qualitative case study at Rajasa Teknik included interviews and observations to examine project coordination, quality standards, and supervision practices. Results indicate that competencies and skills primarily influence ability, but sustained motivation- driven by realistic goals and fair feedback- along with ample opportunities such as smooth material flow, clear roles, and on-site decision support, enhance performance. The findings underline the importance of a cohesive work system (task division, quality control, communication), a consistent safety culture (K3), and straightforward, repetitive HR practices that facilitate tacit knowledge transfer into routines. Improvements suggested involve mapping core competencies, brief mentoring sessions, quality-focused standards, and evaluation systems to minimise service variation and promote sustainable performance in similar businesses. Overall, this research broadens the understanding of performance management in small enterprises and offers practical guidance for interventions.

Helen Griselda; Aldi Aditiya Hermawan; Imam Hidayat; Maria Goreti Mona Lako; Nisfu Ramadhan Ayatullah Habibi +2 more

Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

The high unemployment rate in Indonesia highlights the importance of enhancing work readiness among young people from an early educational stage. Work readiness is influenced by several factors, including learning motivation, communication skills, and parental support. This study aims to examine the relationship between learning motivation, communication skills, and parental support with work readiness among twelfth-grade students at SMAK Kasih Anugrah. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The population consisted of all 30 twelfth-grade students, and a saturated sampling technique was applied. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test. The results indicate a significant relationship between learning motivation and work readiness (p-value = 0.021), communication skills and work readiness (p-value = 0.014), and parental support and work readiness (p-value = 0.005). These findings suggest that learning motivation, communication skills, and parental support play a crucial role in improving students’ readiness to enter the workforce. The results of this study are expected to provide practical implications for schools and parents in strengthening students’ preparation for the world of work

Asda Octues; Nanda Aulia; Rafif Yumna Zaif; Yosi Hidayatul Fadillah; Kholil Lur Rochman

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The high number of inmates in narcotics cases in Indonesia demands comprehensive coaching to support social reintegration. This study aims to describe the implementation of the job guidance program at the Class IIB Narcotics Prison in Purwokerto and its impact on the skill development of the inmates. Using an observational descriptive method, data was obtained through field observation, in-depth interviews, and literature studies for ± 40 days. The results of the study show that job guidance activities such as catfish cultivation, handicrafts, agriculture, ecoprint, and gastronomy make a significant contribution to improving practical skills, confidence, and work readiness of the inmates. These programs not only equip the inmates with technical skills, but also foster an entrepreneurial spirit and minimize the risk of recidivism. With a structured training approach, job guidance activities at the Class IIB Narcotics Prison in Purwokerto have proven to be an effective strategy in the process of rehabilitation and empowerment of inmates.

Hamka, Hamka; Haryanto Ali, Indra; Rizqo Abdillah, Ahmad; Awaluddin Zidane, Muhammad

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pendekatan kewirausahaan sosial yang diterapkan dalam proyek ini mencerminkan sinergi antara inovasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan memberdayakan masyarakat lansia untuk menciptakan produk yang bermanfaat, kegiatan ini berkontribusi pada tercapainya beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), seperti pengurangan limbah, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan komunitas. Tujuan: Mengurangi limbah plastik serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi lansia melalui pembuatan gantungan kunci berbahan dasar limbah plastik. Metode: Pemberdayaan Masyarakat ini melibatkan warga Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Budi Sejahtera” Martapura. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan yang komprehensif berupa pelatihan partisipatif dengan tahapan pengumpulan bahan baku dari masyarakat, penyediaan peralatan, pembentukan tim kerja, serta pelatihan kewirausahaan yang meliputi edukasi kepada lansia mengenai pentingnya daur ulang sampah, proses pemilahan, pembersihan, pemotongan, pencampuran resin, pencetakan, hingga finishing produk gantungan kunci. Hasil: Adanya peningkatan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai, serta terbukanya peluang ekonomi melalui penjualan produk. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan kepercayaan diri lansia, sementara dari sisi lingkungan, berkontribusi nyata dalam pengurangan sampah plastik dan pencemaran lingkungan. Kesimpulan: kegiatan sociopreneur ini membuktikan bahwa melalui pendekatan inovatif berbasis partisipasi, lansia dapat diberdayakan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomi.

Budiyono , Rokhmad; Fidyah Yuli Ernawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The transition toward Society 5.0 demands a workforce capable of integrating technological proficiency with strong human-centered soft skills. This community engagement program aims to enhance the digital mindset and soft skills of PKK women in Boja District, Kendal Regency through a structured mentoring model rooted in human-centered learning principles. Using a needs assessment, experiential training sessions, and group mentoring, the program focused on increasing participants’ abilities in digital literacy, communication, collaboration, creativity, and community-based leadership. The mentoring activities revealed significant improvements in participants’ understanding of basic digital functions, such as the use of smartphones for communication, information access, and household economic opportunities. Engagement in interactive sessions—such as role play, guided discussions, and problem-solving simulations—strengthened participants’ confidence, interpersonal communication, and teamwork skills. Furthermore, several participants demonstrated emerging leadership abilities, particularly in facilitating peer learning and supporting other members during digital practice activities. These findings align with recent literature emphasizing the effectiveness of contextual digital training and experiential adult learning in promoting behavioral change and improving community readiness for technological transformation. Overall, the program successfully enhanced the participants’ readiness to face the challenges of Society 5.0 by fostering digital mindset growth, essential soft skills development, and strengthened leadership capacity. The results indicate that human-centered mentoring can serve as a sustainable approach to empowering local communities and improving their competitiveness in the digital era.  

Budiyono , Rokhmad; Fidyah Yuli Ernawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The transition toward Society 5.0 demands a workforce capable of integrating technological proficiency with strong human-centered soft skills. This community engagement program aims to enhance the digital mindset and soft skills of PKK women in Boja District, Kendal Regency through a structured mentoring model rooted in human-centered learning principles. Using a needs assessment, experiential training sessions, and group mentoring, the program focused on increasing participants’ abilities in digital literacy, communication, collaboration, creativity, and community-based leadership. The mentoring activities revealed significant improvements in participants’ understanding of basic digital functions, such as the use of smartphones for communication, information access, and household economic opportunities. Engagement in interactive sessions—such as role play, guided discussions, and problem-solving simulations—strengthened participants’ confidence, interpersonal communication, and teamwork skills. Furthermore, several participants demonstrated emerging leadership abilities, particularly in facilitating peer learning and supporting other members during digital practice activities. These findings align with recent literature emphasizing the effectiveness of contextual digital training and experiential adult learning in promoting behavioral change and improving community readiness for technological transformation. Overall, the program successfully enhanced the participants’ readiness to face the challenges of Society 5.0 by fostering digital mindset growth, essential soft skills development, and strengthened leadership capacity. The results indicate that human-centered mentoring can serve as a sustainable approach to empowering local communities and improving their competitiveness in the digital era.  

Sudaryono, Eko Arief; Sutopo, Bambang; Sulardi, Sulardi; Kurniasih, Lulus; Widarjo, Wahyu +3 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas pendidikan santri. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, kemampuan menulis ilmiah menjadi keterampilan penting untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja profesional. Namun, mahasantri di Ma’had ‘Aly Kharisma Haromain masih menghadapi keterbatasan karena belum tersedianya modul terpadu yang mencakup metodologi penelitian, teknik penulisan, dan etika publikasi Islami. Kondisi ini membatasi potensi mereka dalam menghasilkan opini, artikel, maupun karya ilmiah yang berkualitas, padahal kontribusi pesantren sangat dibutuhkan untuk memperkaya khazanah keilmuan dan mendukung pembangunan masyarakat. Program pendampingan literasi dan penulisan ilmiah yang dilaksanakan melalui workshop, pelatihan komprehensif, serta monitoring dan evaluasi terbukti mampu meningkatkan keterampilan menulis, membangun budaya riset, dan mendorong kolaborasi akademik. Dengan dukungan keberlanjutan program, perbaikan sarana, dan pengembangan modul adaptif, inisiatif ini diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi lembaga pesantren maupun masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Seno Rahmad Kartiko; Brahma Wahyu; Erwin Syahputra

Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

A company's productivity is greatly influenced by the quality of employee performance, which makes employees an important asset in achieving organizational goals. This study aims to analyze the influence of job skills, work experience, and work commitment on employee performance on CV Medali Mas. The research method used is a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. Data were collected through questionnaires that had been tested for validity and reliability, and classical assumption tests were carried out including normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and linearity tests. The results of the analysis showed that simultaneously, the three independent variables, namely work skills, work experience, and work commitment, had a significant effect on employee performance (F count = 6.788; Sig. < 0.001). However, only work experience showed a significant effect on employee performance (t count = 2.765; Sig. = 0.009), while work skills (Sig. = 0.072) and work commitment (Sig. = 0.531) had no significant effect. These findings confirm that work experience is a dominant factor in improving employee performance at CV Medali Mas. The implications of this study suggest that companies pay more attention to the track record of work experience in the recruitment and human resource development process to increase productivity optimally.

Putri Festiyanti, Wilda; Fikriyah, Nafidatul; Akbar, Jelang; Salsabila, Zulfa; Wahyuningsih, Sri +4 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

kuliah kerja nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengidentifikasi  dan menyelesaikan permasalahan di lingkungan desa. KKN kelompok 04 STIKes Ibnu Sina Ajibarang dilaksanakan di Desa Kotayasa, kecamatan sumbang, kabupaten Banyumas pada 28 juli – 5 september 2025. Metode yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan pelaksanaan program berbasis kebutuhan Masyarakat. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Masyarakat, antaralain melalui sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah dasar, kegiatan posyandu balita dan lansia, penyuluhan stunting, serta sosialisasi penggunaan obat  NSAID dan kortikostiroid. Selain itu, kegiatan inovatifs seperti pembuauan sabun cuci piring, budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) , senam Bersama PKK, hingga lomba mewarnai untuk anak-anak berhasil meningkatkan partisipasi dan kemandirian Masyarakat. Factor pendukung meliputi antusiasme warga, dukungan perangkat desa, dan kerja sama lintas sektor.sementara hambatan yang mucul berupa keterbatasan waktu, dana, serta kondisi cuaca. Secara keseluruhan, kegiatan ini  memberikan kontribusi positif dalam aspek Kesehatan, Pendidikan, ekonomi kreatif, dan sosial budaya di Desa Kotayasa.

Pipit Miranti, Indira; Melati, Putri; Saputra, Aji; Fajriatul, Ficki; Diyanatur, Asa +4 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program KKN INSANI (Inovasi dan Solusi untuk Pembangunan Masyarakat) di Desa Papringan, Banyumas. Program difokuskan pada empat bidang utama, yaitu sosial, ekonomi, kesehatan, dan teknologi informasi. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, diskusi bersama komunitas, pelaksanaan program, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam mengoptimalkan potensi desa melalui kegiatan edukasi, pelatihan, dan inovasi berbasis lokal. Temuan ini menegaskan bahwa program KKN INSANI tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran kolaboratif bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan komunikasi, problem solving, dan kepemimpinan sosial. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap pengembangan desa yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat.

Fata A’A Rahman Aryanto; Pradita Nindya Aryandha

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study examines the impact of self-efficacy, emotional intelligence, and digital skills on student job readiness in the era of digital fatigue. This study used a descriptive method and involved 202 students from Subang studying in the Special Region of Yogyakarta (DIY), selected using a purposive sampling technique. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS. The results show that self-confidence, emotional intelligence, and digital skills each have a positive and significant impact on job readiness, and together increase students' adaptability and resilience in the era digital fatigue. These findings emphasize the importance of building self-confidence, managing emotions, and mastering digital skills to mitigate the impact of digital fatigue and prepare students for increasingly competitive and modern job markets. The results of this study can serve as a reference for students, lecturers, and policymakers in developing strategies that combine mental readiness and mastery of digital skills in the educational process at universities.   This study examines the impact of self-efficacy, emotional intelligence, and digital skills on student job readiness in the era of digital fatigue. This study used a descriptive method and involved 202 students from Subang studying in the Special Region of Yogyakarta (DIY), selected using a purposive sampling technique. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS. The results show that self-confidence, emotional intelligence, and digital skills each have a positive and significant impact on job readiness, and together increase students' adaptability and resilience in the era digital fatigue. These findings emphasize the importance of building self-confidence, managing emotions, and mastering digital skills to mitigate the impact of digital fatigue and prepare students for increasingly competitive and modern job markets. The results of this study can serve as a reference for students, lecturers, and policymakers in developing strategies that combine mental readiness and mastery of digital skills in the educational process at universities.  

Hikmaharyanti, Putu Desi Anggerina; Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung; Verayanti Utami, Ni Made; Deni Ariyaningsih, Ni Nyoman; Oktarina Wisudayanti, Kadek Heni +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Artikel ini menyajikan rancangan, pelaksanaan, dan hasil dari program intensif empat sesi yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penerjemahan dan penjurubahasaan di kalangan mahasiswa. Program ini merupakan proyek kolaboratif pengabdian masyarakat antara dua universitas yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pembelajaran teoretis dan penerapan di dunia nyata. Setiap sesi mengintegrasikan pembelajaran berbasis praktik langsung, dan kolaborasi antarmahasiswa, dengan fokus pada kompetensi utama seperti ketepatan linguistik dan kepekaan terhadap konteks. Mahasiswa berinteraksi dengan materi autentik dari berbagai bidang, termasuk penerjemahan dan penjurubahasaan hukum, akademik, dan komunitas. Latihan reflektif dan umpan balik formatif dimasukkan untuk mendukung keterampilan individu. Evaluasi awal melalui pre-test peserta dan penilaian post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri mahasiswa. Hasil dari umpan balik memberikan komentar positif mengenai pelatihan ini sebab tema serta materi yang disajikan sangat relevan dengan substansi yang mereka sudah pelajari dan bisa diterapkan nantinya di dunia kerja.

Putri Putri; Tri Indah Kusumawati; Budiman Budiman

Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This research is entitled “Development of Student Worksheets (LKPD) Based on the Canva Application to Improve Procedure Text Writing Skills of Grade VII Students at Tiara Private Junior High School, Bandar Setia.” The background of this study is the low ability of students to write procedure texts, which is caused by the limited use of attractive and interactive learning media. To address this issue, the study developed a Canva-based LKPD designed to enhance students’ writing skills. The research method employed was Research and Development (R&D) using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research instruments included validation sheets for material experts, language experts, and media experts, as well as questionnaires to gather responses from teachers and students. The validation results indicate that the Canva-based LKPD is highly feasible for use in learning, with a material expert validation score of 96.36%, language expert 87%, media expert 87%, teacher response 94%, and student response 92%. Furthermore, implementation results demonstrated a significant improvement in students’ ability to write procedure texts, as evidenced by an increase in average scores from pretest to posttest. These findings suggest that the Canva-based LKPD is an effective and innovative learning medium that can facilitate students in improving their writing skills, particularly in learning procedure texts in Indonesian language classes. This research also contributes to the development of creative digital media for education in the current technological era.

Fadhila Damaratih; Heru Sutapa; Rafkhein Novia

Pusat Publikasi Ilmu Manajemen 2025 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Univ

This study aims to analyze the influence of work experience, professional skills, and work attitudes on employee performance at UD Rahayu Indah Kediri. This study uses a quantitative approach with a population of 76 respondents, which is also used as a sample through the saturated sampling method. Data were collected using questionnaires and analyzed with the help of Statistical Package for the Social Science (SPSS) software version 25.0. The independent variables in this study include work experience, professional skills, and work attitudes, while the dependent variables are employee performance. The results of the analysis show that the three independent variables have a significant influence on employee performance. Work experience contributes to shaping work effectiveness and efficiency, professional skills play a role in improving quality and productivity, while work attitudes affect individual motivation and responsibility in carrying out tasks. These findings indicate that improving employee performance can be achieved through strengthening work experience, developing professional skills, and forming a positive work attitude. This research provides practical implications for company management to design human resource development strategies that focus on improving competencies and work behaviors. Thus, companies can create a productive and highly competitive work environment.

Turege, Lini Widia Astrid; Zasa, Elia Umbu; Rezeki, Sri

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran inovatif yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik melalui pengerjaan proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Model ini diyakini mampu memadukan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna sekaligus meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa. Sejumlah penelitian terdahulu menegaskan efektivitas PjBL, antara lain dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis, serta motivasi belajar siswa. Dalam konteks pendidikan Kristen, nilai-nilai kerja sama, kerendahan hati, dan kebersamaan yang diajarkan Rasul Paulus dalam Filipi 2:1–11 memiliki relevansi kuat dengan prinsip PjBL. Nilai sehati sepikir, rendah hati, dan menanggung bersama menjadi fondasi penting dalam membangun kerja sama kelompok yang sehat.Namun, realitas di SMA Bhakti Insani menunjukkan bahwa implementasi PjBL belum optimal. Siswa masih menunjukkan sikap pasif, kurang fokus, serta minim kerja sama baik dengan guru maupun teman sebaya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih jauh implementasi PjBL yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Alkitabiah dalam meningkatkan kerja sama siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap 80 responden. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan PjBL terhadap peningkatan kerja sama siswa, dengan korelasi sebesar 0,940 dan kontribusi pengaruh mencapai 94%.Temuan ini menegaskan bahwa PjBL dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kerja sama siswa apabila dijalankan sejalan dengan nilai-nilai Kristiani. Dengan demikian, PjBL tidak hanya melatih keterampilan akademik dan kolaborasi, tetapi juga membentuk karakter siswa yang berlandaskan kasih, kerendahan hati, dan kebersamaan