Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Juhari, Ahmad; Indriyani, Davina; Lisnawati, Lissa

Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin (JAMMU) 2025 Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Market Day merupakan salah satu metode pembelajaran kontekstual yang diterapkan di sekolah dasar untuk menanamkan nilai-nilai kewirausahaan sejak dini. Melalui program Bakti Desa, Market Day tidak hanya menjadi sarana edukasi ekonomi sederhana, tetapi juga menjadi media pengembangan karakter dan keterampilan siswa dalam berorganisasi, mengambil keputusan, dan bekerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan Market Day di sekolah dasar yang difasilitasi oleh mahasiswa Bakti Desa serta menganalisis keterkaitannya dengan prinsip-prinsip dasar manajemen sumber daya manusia (MSDM). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung selama kegiatan, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Market Day mampu melatih siswa dalam keterampilan kewirausahaan dasar, seperti perencanaan produksi, penghitungan modal, promosi, dan penjualan. Selain itu, kegiatan ini secara tidak langsung menanamkan prinsip-prinsip MSDM seperti pembagian tugas yang adil, kerja sama tim, kemampuan komunikasi interpersonal, dan tanggung jawab individu terhadap peran masing-masing dalam kelompok. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan soft skills seperti kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan. Dengan demikian, Market Day tidak hanya menjadi media pembelajaran kewirausahaan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan sumber daya manusia secara dini melalui pendekatan manajemen sederhana yang kontekstual. Artikel ini merekomendasikan agar kegiatan serupa diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pendidikan dasar.

Bernadeta Delviana; Matheus Mitan; Rusli Hereng

Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The formation of student character through education is an essential process to elevate human dignity. This study aims to determine whether extracurricular activities can be an effective means to shape student character, prepare them to face various challenges in life, and become positive contributors in society. The findings in the form of Character and Personality Development Extracurricular activities can also help in the development of student character and personality. They learn about responsibility, integrity, perseverance, and respect for others. These are values ​​that will help them become better and more successful individuals, namely OSIS, Choir, Traditional dance, Sports clubs, Social activities, The role of extracurricular activities in students' skills and character based on the results of interviews and observations shows that extracurricular activities contribute significantly to student skills: Communication, Cooperation, Leadership, Student character: Discipline, Responsibility Character and Personality Development Extracurricular activities can also help in the development of student character and personality. They learn about responsibility, integrity, perseverance, respect for others. These are values ​​that will help them become better and more successful individuals in the future, and finally Character and Personality Development Extracurricular activities can also help in the development of student character and personality. They learn about responsibility, integrity, perseverance, and respect.

Fadel, Fadel Montoya; Fitriani, Fitriani; Farah, Ratu Farah Humainah; Yogi, Yogi Ramadani; Aziz, Muhammad Aziz Nur Mubarok +6 more

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2024 Universitas Palan

Pendidikan bertujuan mengembangkan kompetensi dan kesadaran moral siswa, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Namun, di SMKN 1 Ciruas, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menggunakan perangkat lunak seperti Microsoft Office dan Canva, serta belum memiliki kesadaran yang cukup terhadap isu perundungan dan pelecehan seksual. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian ini melaksanakan pelatihan desain grafis, Microsoft Office, dan training motivasi guna meningkatkan kompetensi dan kesadaran siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dan pustaka. Program pelatihan melibatkan siswa OSIS dan MPK, berlangsung selama dua bulan dengan dua pertemuan mingguan. Pelatihan Microsoft Office mencakup pengenalan fitur dasar hingga pembuatan dokumen dan pembukuan sederhana. Pelatihan desain grafis menggunakan Canva dan CapCut untuk mendukung kreativitas siswa. Training motivasi memberikan pemahaman mengenai dampak perundungan dan pelecehan seksual. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknologi dan kesadaran moral siswa. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga membangun karakter yang lebih baik. Disarankan agar program ini dijadikan kegiatan rutin untuk mendukung pembelajaran di luar kelas dan mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan era digital.

Siti Rahmawati Kahar

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini menekankan pada penggunaan edmodo sebagai salah satu bentuk aktifitas pembelajaran bahasa berbasis komputer (CALL activity), menginvestigasi pengaruhnya terhadap keinginan berkomunikasi (willingness to communicate/WTC dalam belajar bahasa inggris. Tujuan penelitian ini ada dua, satu sisi penelitian ini mencoba untuk menguji pengaruh edmodo terhadap keinginan siswa berkomunikasi (students’WTC) dan disisi lain penelitian ini mencoba untuk menemukan aktifitas-aktifitas pembelajaran yang terbaik yang dapat mempengarui keinginan siswa berkomunikasi (students’ WTC). Jumlah total partispan meliputi 27 siswa SMKN 4 Kendari. Dalam pengambilan sample, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Instrument pengumpulan data terdiri atas close dan open ended kuesioner. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode campuran. Data kuantitatif berasal dari close ended kuesioner, sementara open ended kuesioner digunakan sebagai data kualitatif. Paired sample t - test digunakan untuk mencari pengaruh edmodo terhadap keinginan siswa berkomunikasi (students'WTC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan edmodo terhadap  keinginan siswa berkomunikasi (students'WTC sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan. Hal ini berbeda dengan hasil open ended kuesioner yang menunjukkan bahwa edmodo dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap keinginan mereka berkomunikasi. Perbedaan hasil ini dipengaruh oleh beberapa faktor yaitu persepsi siswa terhadap edmodo, teknologi, karakteristik keterampilan bahasa dan rancangan kegiatan pembelajaran. 

Dwi Putriana Naibaho

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang berorientasi kepada kebutuhan belajar peserta didik. Arti dari diferensiasi adalah proses belajar mengajar untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik dalam memahami materi pembelajaran berdasarkan karakteristik, kemampuan, minat, gaya belajar, dan kekuatan mereka sehingga sukses dalam proses pembelajarannya. Guru diharapkan mampu menanggapi atau merespon kebutuhan belajar tiap peserta didik, menciptakan lingkungan belajar, manajemen kelas yang efektif, dan penilaian berkelanjutan sesuai dengan profil belajar mereka. Dalam pembelajaran berdiferensiasi terdapat empat aspek yang dapat dikendalikan oleh guru yaitu konten, proses, produk, dan lingkungan atau iklim pembelajaran di kelas. Guru dapat mengkategorikan kebutuhan belajar peserta didik berdasarkan tiga aspek yaitu kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik. Peserta didik akan menunjukkan kinerja yang lebih baik apabila penugasan yang diberikan guru sesuai dengan keterampilan dan pemahaman yang mereka miliki sebelumnya dan memicu keingintahuan atau hasrat dalam diri mereka serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk bekerja dengan cara yang mereka sukai.

Amalia Nuruul Azizah; Alwi Sofyan; Muflihatul Khofifah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh pengabdi berupa pelatihan pemrograman aktivitas fisik melalui outbound dan braingym sebagai implementasi pembentukan karakter dan kedisiplinan bagi guru Sekolah Dasar di Kecamatan Patimuan. Kegiatan ini bertujuan untuk diantaranya: (1) saling memahami dan saling pengertian/peduli dengan orang lain dan belajar membangun kepercayaan diri dan mempercayai kepada yang lain, (2) belajar membangun tim kerja yang cakap dan handal dan memahami arti penting kerjasama kelompok dalam lingkungan kerja, (3) membangun individu dalam kelompok secara lebih energik dan mendorong individu dalam menghadapi tantangan kelompok yang ada, (4) memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kreativitas dalam penyusunan pembelajaran olahraga rekreasi bagi siswa agar memiliki kompetensi yang kreatif dalam mengembangkan pembelajaran penjas di tingkat sekolah. Metode Pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi dan praktik/latihan. Metode Ceramah ceramah digunakan untuk menyampaikan informasi kepada para guru Sekolah Dasar di Kecamatan Patimuan tentang pemrograman aktivitas fisik melalui outbound dan brain gym. Metode demonstrasi sangat penting keberadaanya dalam kegiatan pelatihan ini, karena dalam pelatihan suatu proses kerja akan lebih mudah diikuti oleh peserta pelatihan manakala ketrampilan yang akan ditransformasikan bisa dieksplisitkan secara konkrit melalui demonstrasi. Metode Praktik dilakukan oleh para guru untuk mencoba menguasai gerakan braingym dan outbound yang dapat di implementasikan pada setiap pembelajaran penjas disekolah. Dalam evaluasi, Tim Pengabdi melakukan pengamatan langsung kepada para peserta dengan kriteria antusiasme, perhatian, dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan pelatihan. Hasil Pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah dibuat. Hal ini ditunjukkan oleh animo peserta yang cukup tinggi. Pemrograman aktivitas fisik dan praktik yang terdiri dari penguasaan teknik dasar outbond training dan brain gym yang dapat membentuk karakter bagi siswa seperti: nilai-nilai kerjasama, kepercayaan, kemampuan memecahkan suatu masalah, proses pendewasaan diri, kebersamaan, leadership (kepemimpinan), kedisiplinan, kemampuan akselerasi untuk mencapai suatu tujuan, melatih mental dan keberanian serta kesenangan batiniah. Indikator keberhasilan ditandai dengan tingginya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan ini serta dimilikinya pengetahuan dan keterampilan baru tentang outbond dan brain gym.