Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-20 of 352

Analytics

Lupita Dwi Ayu Khoirunnisyak; Durinda Puspasari; Ady Pratama Sanjaya

Edusola : Journal Education, Sociology and Law 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

  Manajemen perbekalan bahan baku menentukan kontinuitas produksi, mutu produk, dan efisiensi biaya pada industri pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, pengendalian mutu, pemakaian, dan evaluasi bahan baku pada Bakpia Java Yogyakarta serta merumuskan perbaikan sistem yang dapat diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, diskusi dengan perwakilan perusahaan, observasi proses produksi, dan dokumentasi transkrip kegiatan lapangan. Data dianalisis melalui reduksi, pengodean tematik, penyajian pola, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan beberapa praktik yang mendukung ketahanan pasokan, yaitu penggunaan lebih dari satu pemasok, pemeriksaan sampel, penyortiran bahan baku, mekanisme penggantian bahan yang tidak sesuai, serta substitusi terbatas antara kacang hijau lokal dan impor ketika terjadi gangguan pasokan. Pembagian kerja produksi dan pengawasan oleh pemimpin setiap bagian juga membantu menjaga kesesuaian proses dengan standar perusahaan. Namun, perencanaan kebutuhan masih dominan berbasis pengalaman, dokumentasi penilaian pemasok belum terstandardisasi, dan belum ditemukan penerapan pencatatan stok digital, titik pemesanan kembali, persediaan pengaman, serta pengukuran akurasi stok secara periodik. Penelitian merekomendasikan penerapan kartu spesifikasi bahan, scorecard pemasok, pencatatan stok digital, prinsip FEFO, peramalan sederhana, serta penetapan safety stock dan reorder point setelah data pemakaian dan lead time tersedia. Temuan menegaskan bahwa ketahanan pasokan yang telah terbentuk perlu diperkuat dengan sistem informasi dan indikator pengendalian yang terukur. Kata Kunci: Manajemen Perbekalan,  Persediaan Bahan Baku, Pemasok, Kontinuitas Produksi, Industri Pangan

Moh. Badruddin; Moh. Faridl Darmawan

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Latar belakang penelitian ini adalah adanya  praktik-praktik pembelajaran Fiqih yang sistematis dan terintegrasi dalam seluruh aktivitas Siswa di SMA Darul Ulum 1 Unggulan.  Sehingga peneliti ingin mengetahui peran Guru Fiqih dalam perkembangan dan pembentukan karakter Siswa di SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPPT Jombang. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana peran guru dalam kehidupan sehari-hari di SMA Darul Ulum 1 mencerminkan pembelajaran Fiqih yang baik melalui kegiatan sehari-hari seperti sholat berjamaah, mengaji, dan aktivitas lainnya. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan Kepala Sekolah, Guru Fiqih, dan Siswa, serta analisis dokumen. Kesimpulan hasil penelitian adalah peran Guru Fiqih dalam perkembangan dan pembentukan karakter Siswa yaitu Guru Fiqih sebagai pendidik dan pengajar, pembimbing dan konselor, teladan (Uswah Hasanah), motivator . Adapun faktor pendukung yaitu dukungan kebijakan Sekolah, kompetensi Guru yang memadai, lingkungan Sekolah yang kondusif, kurikulum yang terintegrasi. Faktor penghambat yaitu pengaruh lingkungan eksternal yang negatif, keterbatasan waktu pembelajaran, perkembangan zaman dan modernisasi. Dan mengakibatkan dampak yaitu peningkatan kesadaran beribadah, pembentukan Akhlak Mulia, peningkatan ketahanan mental dan spiritual.

Kurniawati, Priskila; Sitanggang, Rena; Monardo, Doni; Sugiyanto

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di era Industri 5.0, adaptabilitas tenaga kerja menjadi urgensi utama karena terjadinya pergeseran paradigma dari fokus pada otomatisasi dan efisiensi menuju kolaborasi harmonis antara manusia dan teknologi yang berpusat pada manusia (human-centric), berkelanjutan, dan resilien. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 40 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan tahun 2020–2025 dari basis data Google Scholar, Scopus, dan Garuda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi strategi upskilling dan reskilling yang efektif sebagai mekanisme adaptabilitas tenaga kerja terhadap disrupsi AI dan otomatisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) kesenjangan keterampilan global merupakan ancaman nyata dengan 50% karyawan membutuhkan reskilling pada 2025; (2) strategi upskilling dan reskilling yang efektif mencakup pembelajaran berbasis proyek, microlearning, platform digital adaptif, dan kemitraan industri; (3) dukungan organisasi, kepemimpinan transformasional, dan budaya belajar berkelanjutan merupakan faktor penentu keberhasilan; serta (4) hambatan utama implementasi meliputi keterbatasan anggaran, resistensi perubahan, dan kesenjangan infrastruktur digital. Temuan ini menegaskan bahwa investasi pada pengembangan modal manusia melalui program upskilling dan reskilling merupakan imperatif strategis untuk menjaga ketahanan organisasi dan daya saing tenaga kerja di era transformasi digital.

Agustina, Duwi; Mira Fauziah; Rofiqa Duri

Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam 2026 Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Early marriage in Rerebe Village, Tripe Jaya District, Gayo Lues Regency has a negative impact on family resilience. The impact of early marriage on couples who marry at an early age and several factors that influence family resilience for couples who marry at an early age in influencing family resilience. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. The qualitative approach was chosen because this study aims to understand in depth the phenomenon of early marriage seen from the perspective of family resilience in Rerebe Village, Tripe Jaya District, Gayo Lues Regency. Based on the results of research conducted on four married couples in total (8 people) who married at an early age in Rerebe Village, Tripe Jaya District, Gayo Lues Regency, it can be concluded that early marriage has a significant negative impact on family resilience in various dimensions, namely economic, social, psychological, and childcare and education dimensions. And there are several factors that influence family resilience.

Siti Ayu Juliyah; Mukhtar Ulum; Saefullah Fattah

Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The development of digital technology has driven significant economic transformation in various countries, including Muslim countries. Economic digitalization offers various opportunities, such as increased transaction efficiency, expanded market access, and strengthened financial inclusion. However, this development also presents various challenges, such as low Islamic financial literacy, the risk of technology misuse, and the emergence of economic practices inconsistent with Islamic principles. This study aims to analyze the role of Islamic economic values ​​in supporting the economic resilience of communities in Muslim countries in the digital era. The study used a descriptive qualitative approach with library research methods. Data were obtained from various literature sources, such as scientific journals, books, academic articles, and reports relevant to Islamic economics, economic resilience, and the digital economy for the 2021–2026 period. Data analysis was conducted using content analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that Islamic economic values, such as justice, honesty, trustworthiness, and the prohibition of riba (usury), gharar (gharar), and maysir (gambling), play a crucial role in creating more transparent, ethical, and sustainable digital economic activities. Furthermore, the development of Sharia-compliant fintech, Sharia-compliant digital financial services, and Sharia-compliant business platforms also supports increased financial inclusion and community economic resilience. Therefore, integrating digital technology and Islamic economic values ​​can be a strategy for strengthening the economic resilience of communities in Muslim countries.

Fanni, Aulizza Abdul; Kusumawardhani, Hapsari Ayu; Adielyani, Dea; KUSUMAWARDHANI, HAPSARI

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

The fishermen's community in Tapak Village, Tugurejo Subdistrict, Semarang faces persistent economic vulnerability driven by fluctuating income, low financial literacy, and exposure to illegal online lending and digital financial fraud. This community service program aimed to strengthen the economic resilience of fishermen's families through participatory financial literacy education. Using a participatory-interactive approach involving coastal community members, the program delivered comprehensive financial literacy training tailored to the needs of coastal communities. Program effectiveness was measured through pre-test and post-test instruments. Results showed significant improvements in participants' understanding of cash flow recording, ability to differentiate needs from wants, household budget planning, and capacity to identify illegal online lending characteristics. This program confirms that context-based participatory education is effective in enhancing the financial capacity and resilience of coastal communities.

Akbar, Asrul; Nuril Agustina; Akbar, Asrul; Nuril Agustina

Opportunity Research and Community Service Journal 2026 Faculty of Economics and Islamic Business, Sunan Drajat University, Lamongan

Inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam stabilitas ekonomi makro karena memiliki pengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat, investasi, aktivitas produksi, dan kesejahteraan sosial. Tingkat inflasi yang tinggi dan tidak terkendali dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, penurunan nilai mata uang, meningkatnya biaya produksi, serta melemahnya pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam sistem ekonomi konvensional, inflasi umumnya dipahami sebagai fenomena moneter yang disebabkan oleh peningkatan jumlah uang beredar, ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran agregat, serta kebijakan suku bunga yang diterapkan oleh bank sentral. Namun demikian, ekonomi Islam memandang inflasi tidak hanya dari aspek moneter, tetapi juga berkaitan dengan dimensi moralitas ekonomi, distribusi kekayaan, keseimbangan sektor riil, dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inflasi dalam perspektif ekonomi makro Islam serta mengkaji implikasinya terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka melalui pemanfaatan jurnal ilmiah, buku akademik, dan data resmi dari Bank Indonesia serta Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Islam menawarkan mekanisme pengendalian inflasi yang lebih komprehensif melalui integrasi kebijakan moneter dan fiskal berbasis syariah, seperti sistem bagi hasil, distribusi zakat, penguatan sektor riil, dan larangan praktik spekulatif. Mekanisme tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas harga, mengurangi ketimpangan ekonomi, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian ekonomi makro Islam sebagai alternatif pengendalian inflasi dalam sistem ekonomi modern. Kata Kunci: inflasi, ekonomi makro Islam, stabilitas ekonomi, kebijakan moneter Islam, zakat

Mochammad Hatta Setianto; Siti Fitriah; Eka Rizqi Amelia; Nio Julung Sadewa; Moh. Yoga Khoirul Izzam +2 more

Edusola : Journal Education, Sociology and Law 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Perubahan iklim menjadi ancaman serius bagi sistem pangan global, terutama produksi padi sebagai sumber pangan utama bagi lebih dari tiga miliar penduduk dunia. Banjir, kekeringan, dan suhu ekstrem menyebabkan penurunan produktivitas serta meningkatkan kerentanan petani kecil. Meskipun berbagai inovasi pemuliaan padi telah dikembangkan, kajian sebelumnya masih bersifat lokal dan fragmentaris sehingga belum memberikan gambaran menyeluruh mengenai kontribusinya terhadap produktivitas, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis bukti empiris mengenai peran pemuliaan padi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan keberhasilan adopsi varietas unggul dalam menghadapi perubahan iklim. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan protokol PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, Web of Science, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar untuk periode 2015–2025. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dievaluasi menggunakan MMAT 2018 dan dianalisis melalui thematic analysis berbantuan NVivo 14. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pemuliaan padi mampu meningkatkan produktivitas melalui hibridisasi, marker-assisted breeding, dan gene pyramiding, serta memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan varietas toleran cekaman abiotik dan biofortifikasi gizi. Selain itu, pemuliaan partisipatif terbukti mempercepat adopsi varietas dan eningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani. Literatur juga menunjukkan pergeseran paradigma menuju resilience breeding yang mengintegrasikan aspek agronomis, molekuler, sosial, dan ekonomi. Kata Kunci : Pemuliaan padi, Ketahanan pangan, Perubahan iklim, Kesejahteraan petani, Systematic Literature Review

Risyantika, Dewi; Syamsul Hilal; Fatih Fuadi

Al Itmamiy : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 2026 LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Penelitian ini mengkaji penguatan tata kelola wakaf kontemporer berbasis maqāṣid al-syarī‘ah sebagai instrumen investasi sosial Islam produktif di Indonesia. Kajian terdahulu telah membahas tata kelola wakaf, wakaf produktif, wakaf uang, Cash Waqf Linked Sukuk, dan maqāṣid al-syarī‘ah secara terpisah; namun, masih terbatas kajian yang mengintegrasikan seluruh dimensi tersebut ke dalam satu kerangka tata kelola hukum-ekonomi yang utuh. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-konseptual dengan pendekatan kualitatif melalui telaah regulasi wakaf, literatur maqāṣid al-syarī‘ah, kajian wakaf produktif, Islamic social finance, wakaf uang, dan Cash Waqf Linked Sukuk. Analisis dilakukan melalui analisis isi dan interpretasi hukum berbasis maqāṣid untuk menelaah hubungan antara legalitas, produktivitas aset, profesionalisme nazhir, akuntabilitas, dan dampak sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola wakaf di Indonesia telah memiliki fondasi hukum yang kuat, tetapi masih menghadapi kelemahan pada aspek produktivitas aset, kapasitas kelembagaan, transparansi, dan pengukuran dampak sosial. Maqāṣid al-syarī‘ah terbukti relevan bukan sekadar sebagai doktrin normatif, melainkan sebagai kerangka evaluatif untuk menilai apakah tata kelola wakaf mampu melindungi harta, memperluas kesejahteraan, mendukung pendidikan dan kesehatan, memperkuat ketahanan keluarga, serta menjaga keberlanjutan sarana keagamaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa wakaf uang dan Cash Waqf Linked Sukuk dapat memperkuat transformasi wakaf dari filantropi tradisional menjadi investasi sosial Islam produktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan kerangka tata kelola wakaf hukum-ekonomi yang mengintegrasikan legalitas, produktivitas, akuntabilitas, dan dampak sosial berbasis maqāṣid. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan hukum ekonomi syariah dengan memosisikan wakaf sebagai sistem tata kelola produktif yang berorientasi pada kemaslahatan publik berkelanjutan.

Ismayanti; Agus Sjafari

Jurnal Ilmu Administrasi Negara 2026 Universitas Mbojo Bima

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan pengembangan cadangan pangan daerah di Kota Serang dengan menggunakan model evaluasi kebijakan menurut Badjuri dan Yuwono (2002) dalam Nurcholis (2007) yang terdiri atas empat dimensi yaitu: (1) Input; (2) Process; (3) Outputs; (4) Outcomes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif Pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana (2014) yaitu Pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Kebijakan Pengelolaan Pengembangan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah di Kota Serang dievaluasi belum mencapai hasil yang optimal, Pada dimensi input, yaitu lemahnya perencanaan anggaran pelaksanaan kebijakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kota Serang, lemahnya fragmentasi pada tim pelaksanaan kebijakan CPPD Kota Serang serta lemahnya pengaturan kebijakan CPPD Kota Serang. Pada dimensi process, yaitu lemahnya aspek perencanaan anggaran dan pengelolaan sumber daya. Pada dimensi Outputs, yaitu adanya tidaktepatan sasaran serta terdapat kelompok sasaran yang belum menerima bantuan CPPD Kota Serang. Pada dimensi Outcomes, yaitu belum terlihatnya perubahan jangka panjang terhadap Bantuan CPPD Kota Serang karena bantuan beras CPPD lebih berperan sebagai intervensi sementara dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan rumah tangga akibat terdampak bencana.

Abul A’la Al-Maududi; Andi Muhammad Rizky; Daffa Magodang Pandjaitan; Sri Maziyyah; Naufa Nuraniyyah Ayudina

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Pertanian adalah sebuah sektor yang memiliki peran yang penting dalam kehidupan manusia, karena berfungsi sebagai penyedia pangan, sumber mata pencaharian, serta penunjang kesejahteraan masyarakat. Dalam perspektif Islam, pertanian tidak hanya dipandang sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pertanian dalam Islam, ruang lingkupnya, serta urgensinya dalam mendukung kesejahteraan dan keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui studi berbagai literatur ilmiah, buku, jurnal, dam sumber-sumber terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam mengatur berbagai aspek pertanian, meliputi budidaya dan produksi pertanian, pengelolaan sumber daya alam, aspek sosial ekonomi melalui zakat dan muamalah, serta penyediaan pangan dan obat-obatan. Islam menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana, adil, dan berkelanjutan, serta mendorong praktik pertanian yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Selain itu, zakat pertanian dan sistem muamalah seperti muzara’ah, mukhabarah, dan musaqah berperan dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta mengurangi kesenjangan sosial. Dengan demikian, prinsip-prinsip Islam dibidang pertanian dapat mendorong pengembangan ketahanan pangan, keberlangsungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Nisfuh; Syahla Ghaziyah Salsabila; Akhmad Dasuki

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Artikel ini mengkaji fenomena biologis dan ekologis yang terkandung dalam QS. Al-A'raf [7]:133 dan QS. Yusuf [12]:43 melalui pendekatan tafsir sains (tafsir 'ilmi). Kedua ayat tersebut menyebutkan makhluk-makhluk berupa belalang (jarad), kutu/hama kecil (qummal), katak (dhafadi'), dan sapi (baqarat) yang memiliki dimensi saintifik mendalam. Dengan menggunakan metode deskriptif-analitis dan pendekatan integratif antara teks Al-Qur'an dan ilmu pengetahuan modern, kajian ini menemukan bahwa keempat organisme tersebut tidak sekadar simbol azab ilahi, melainkan representasi nyata dari bencana biologis yang berdampak serius terhadap ekosistem, ketahanan pangan, dan kesehatan manusia. Penelitian ini juga mengintegrasikan data empiris tentang hama pertanian di Indonesia sebagai konteks kekinian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur'an secara implisit mengandung wawasan ekologis yang relevan untuk memahami krisis lingkungan dan ketahanan pangan kontemporer

Sri Anom Amongjati

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2026 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Rural communities have heterogeneous structural characteristics because each household has different access to education, employment, land, assets, savings, government assistance, and economic networks. This study aims to explain social differentiation and household economic resilience as a basis for development planning in Pupuan Village, Gianyar, Bali. The study uses a descriptive quantitative approach based on the Precision Village Data Census, with households as the unit of analysis. The data cover 1,411 households in Pupuan Village. The analysis was conducted by constructing a Socioeconomic Structure Index and a Household Economic Resilience Index, followed by cross-tabulation, comparison of index averages, and Spearman correlation analysis. The findings show that households are relatively divided into lower, middle, and upper social strata. Most households are classified as moderately resilient, although they remain weak in terms of economic reserves. The socioeconomic structure has a strong positive relationship with household economic resilience. Access to land, side jobs, government assistance, and livelihood strategies are important indicators in shaping household adaptive capacity. These findings indicate that village development should be directed in a more differentiated manner based on household-level data so that social protection programs, productive asset strengthening, and livelihood diversification can be implemented more accurately and effectively.

Nahwah Aila Rahmah; Ellen Prima

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu faktor eksternal yang berperan dalam membentuk motivasi belajar adalah keterlibatan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keterlibatan orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa sekolah dasar berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada periode 2021–2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah dari berbagai basis data bereputasi internasional dan nasional yang relevan dengan topik penelitian. Proses seleksi literatur dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam bentuk dukungan belajar di rumah merupakan bentuk keterlibatan yang paling dominan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Pengaruh keterlibatan orang tua terjadi melalui peningkatan keyakinan diri, minat belajar, ketahanan akademik, serta keterikatan siswa terhadap proses pembelajaran. Selain itu, efektivitas keterlibatan orang tua dipengaruhi oleh kondisi sosial, budaya, dan karakteristik pendidikan pada masing-masing lingkungan belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara keluarga dan sekolah merupakan faktor penting dalam membangun motivasi belajar siswa sekolah dasar secara berkelanjutan.

Chaca Ameliya Tri Agustin; Ellen Prima

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Perkembangan kehidupan modern membawa berbagai tantangan yang berdampak pada kondisi psikologis individu. Tingginya tingkat stres, kecemasan, depresi, dan krisis makna hidup menunjukkan pentingnya pendekatan kesehatan mental yang tidak hanya berorientasi pada aspek biologis dan psikologis, tetapi juga spiritual. Psikologi Islam hadir sebagai disiplin ilmu yang mengintegrasikan kajian kejiwaan dengan nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur'an, Hadis, dan pemikiran para ulama Muslim. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep psikologi Islam serta relevansinya dalam membangun kesehatan mental masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur mengenai psikologi Islam dan kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikologi Islam memandang manusia sebagai makhluk yang terdiri atas jasad, akal, qalb, dan ruh yang saling berinteraksi. Kesehatan mental dalam Islam ditandai oleh keseimbangan antara dimensi spiritual, emosional, intelektual, dan sosial. Nilai-nilai seperti iman, sabar, syukur, tawakal, dan dzikir terbukti berkontribusi dalam membangun ketahanan mental individu. Oleh karena itu, psikologi Islam memiliki relevansi yang tinggi sebagai pendekatan holistik dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan mental di era modern.

Aldora Azza Putra; Hellen Almeera

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Budaya digital modern memunculkan bentuk kelelahan baru yang tak kasat mata: overstimulation fatigue. Individu kini hidup dalam arus impulsif yang mempercepat atensi, memperdangkal emosi, dan mengikis kapasitas berpikir reflektif. Karya ini mengusulkan konsep Psikologi Resistensi sebuah kerangka daya tumbuh yang berfokus pada kemampuan manusia untuk melambat, menolak stimulus berlebih, dan menata ulang makna dalam interaksi digital. Melalui pendekatan literatur dan analisis intervensi empiris dari riset 2020–2025, karya ini menemukan bahwa praktik mental minimalism dan digital mindfulness berkontribusi signifikan terhadap peningkatan psychological growth resilience (PGR). Hasil meta-analisis dari 7 penelitian intervensi menunjukkan peningkatan PGR antara 17–29% setelah penerapan intervensi berbasis refleksi digital.

Anisa; Nur Cahaya; Nurul Hanifah; Nur Hasni Zahrah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep mukmin yang kuat dalam perspektif hadis tarbawi serta relevansinya sebagai solusi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan Generasi Z. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan sumber data berupa hadis Nabi SAW, kitab syarah hadis, buku-buku pendidikan Islam, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan interpretatif untuk memahami makna hadis serta keterkaitannya dengan kondisi Generasi Z di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep mukmin yang kuat tidak hanya mencakup kekuatan fisik, tetapi juga meliputi kekuatan iman, ilmu, mental, akhlak, dan spiritual. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang tinggi dalam membantu Generasi Z menghadapi berbagai tantangan seperti krisis identitas, kecanduan media sosial, tekanan akademik, kecemasan terhadap masa depan, serta pengaruh budaya global. Kekuatan iman berperan sebagai fondasi spiritual, kekuatan ilmu membantu menyaring informasi secara kritis, kekuatan mental membentuk ketahanan diri, kekuatan akhlak menjadi pedoman dalam berinteraksi, dan kekuatan fisik mendukung produktivitas serta kualitas hidup. Dengan demikian, konsep mukmin yang kuat dalam hadis tarbawi dapat menjadi landasan pendidikan Islam yang efektif dalam membentuk Generasi Z yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, tangguh, dan mampu menghadapi perkembangan zaman secara bijaksana.

Fajrul Falah; Abdullah Afif

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2026 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Fenomena wanita karir yang bekerja di luar rumah sering kali memicu pergeseran nilai dalam pemenuhan hak dan kewajiban domestik, yang tidak jarang menimbulkan konflik internal dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pemenuhan hak dan kewajiban suami-istri pada keluarga wanita karir di Desa Sumber Girang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, serta meninjaunya melalui perspektif sosiologi hukum Islam dan teori maslahah mursalah Abdul Wahab Khallaf. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan wanita karir, suami, tokoh masyarakat, dan aparat desa, yang kemudian dianalisis secara kualitatif melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran paradigma sosiologis menuju pola kemitraan yang setara (egalitarian partnership), di mana para istri menuntut pembagian beban domestik yang adil (sharing of burden). Aktivitas publik ini berdampak ganda; memperkuat ketahanan ekonomi keluarga (family economic resilience), namun berisiko memicu beban ganda (double burden) dan konflik internal jika tidak diimbangi adaptasi peran dari suami. Dalam perspektif maslahah mursalah, tuntutan pembagian peran domestik ini sah karena sejalan dengan asas raf’ul haraj (menghilangkan kesulitan) demi mewujudkan keadilan hukum keluarga. Status hukum dari dampak ganda ini bersifat kontekstual: bernilai maslahah (manfaat) apabila menjadi penyelamat ekonomi tanpa merusak keharmonisan, dan harus dihindari berdasarkan prinsip dar’u al-mafasid (menolak kerusakan) jika memicu penelantaran anak dan keretakan rumah tangga. Keberhasilan keluarga wanita karir di lokasi penelitian sangat bergantung pada fleksibilitas negosiasi peran dan komunikasi yang sehat antar pasangan.

Susilawati Cicilia Laurentia; Appolinaris Didien Trimartinni; Kemmala Dewi; Aris Krisdiyanto; Pipit Skriptianata Putra Pranida +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi petani di Desa Sawit, Kabupaten Magelang, seperti meningkatnya biaya produksi, kesulitan pengendalian hama, dan degradasi lingkungan akibat penggunaan bahan kimia sintetis yang berlebihan. Program ini memperkenalkan Biosaka, sebuah teknologi pertanian inovatif yang memanfaatkan rumput dan dedaunan lokal untuk menghasilkan larutan elisitor yang mampu meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan tanaman. Melalui pelatihan partisipatif dan praktik langsung, para petani diajarkan prinsip, proses pembuatan, dan metode aplikasi Biosaka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani, dengan 85% peserta berhasil memproduksi dan mengaplikasikan Biosaka secara mandiri. Inisiatif ini berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada input sintetis, menurunkan biaya produksi, mendorong keberlanjutan lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam di kalangan petani.

Ambo Masse; Muhammad Wahyudi Mokobombang

Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

The urgency of this research lies in the increasing risk of flooding and air pollution in Makassar City due to rapid urbanisation and the uncontrolled growth of motorised vehicles. The purpose of this study is to analyse the potential of urban planning and sustainable mobility policies in reducing disaster risks and environmental impacts, and to formulate more adaptive and data-driven policy strategies. This study uses qualitative methods by collecting data through interviews, documentation, observation, and focus group discussions (FGDs). Key informants include the Environmental Agency, the Spatial Planning Agency, and the Makassar Regional Disaster Management Agency (BPBD), which have strategic roles in spatial planning policies, environmental management, and disaster mitigation. The study findings indicate that flood risk and air pollution in Makassar City are complex problems influenced by population growth, land conversion, vehicle density, limited drainage, climate change, and industrial waste. Although various urban planning policies have been implemented, their effectiveness remains limited due to implementation constraints. Therefore, an integrated approach that combines adaptive urban planning, environmentally friendly mobility, effective waste management, and community participation is needed. With a systemic and coordinated strategy, Makassar has the potential to reduce flood risk, reduce pollution, and create a safer, healthier, and more sustainable urban environment.