Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Galih Sastiyo Tungke; Denny Nazaria Rifani

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya tekanan kerja yang dihadapi pegawai pemasyarakatan, khususnya dalam tugas-tugas yang menuntut kontrol emosi dan interaksi sosial yang intens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional pada pegawai Rutan Kelas I Samarinda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif dengan survey design. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 92 responden petugas pemasyarakatan di Rutan Kelas I Samarinda. Melalui pengujian determinasi didapatkan nilai R square sebesar 0,173. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh variabel kecerdasan emosional sebagai variabel bebas sebesar 17,3% terhadap variabel kelelahan emosional sebagai variabel terikat sedangkan sisanya sebesar 82,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Dari hasil perhitungan uji signifikansi didapatkan nilai 0,000 < 0,05. Hal ini menandakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti adanya pengaruh variabel kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional.  Dari hasil uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = 36,581 + (-0,219X), hasil kofisien regresi yang bernilai negatif menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki pengaruh yang negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional pegawai Rumah Tahanan Negara Kelas I Samarinda.

Suryaningsih, Ester Putri; Indarto, Indarto; Sugiarti, Rini

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Cyberloafing merupakan tindakan karyawan yang disengaja berupa penggunaan akses internet perusahaan untuk browsing situs-situs yang tidak berkaitan dengan pekerjaan dan dilakukan selama jam kerja untuk kepentingan pribadi. Cyberloafing menyebabkan produktivitas menurun dan dapat merugikan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengawasan kasar terhadap cyberloafing melalui kelelahan emosional dan komitmen organisasi. Metode penelitian ini merupakan explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian yaitu tenaga kependidikan perguruan tinggi XXX. Kuesioner menggunakan skala likert. Variabel yang diukur adalah Pengawasan Kasar, Kelelahan Emosional, Komitmen Organsisasi dan Cyberloafing. Analisis data adalah Structural Equation Modelling (SEM) Partial Least Square (PLS). Sampel penelitian adalah enam puluh tujuh tenaga kependidikan perguruan tinggi XXX. Hasil penelitian yaitu Pengawasan kasar berpengaruh positif terhadap cyberloafing, Pengawasan kasar berpengaruh positif terhadap kelelahan emosional, Kelelahan emosional berpengaruh positif terhadap cyberloafing, Kelelahan emosional memediasi hubungan antara pengawasan kasar dan cyberloafing dengan efek partial mediation, Komitmen organisasi memoderasi hubungan antara kelelahan emosional dan cyberloafing.

Susanna Kathryn; Gracia Priscilla; Wiryohadi Wiryohadi

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Christian parents frequently negotiate intensive caregiving expectations, moral responsibility, economic pressure, and ecclesial ideals of faithful family life. These demands may produce emotional exhaustion that resembles parental burnout but is often interpreted only as spiritual weakness or lack of discipline. This constructive study aims to formulate a restorative-integrative model of pastoral counseling for Christian parents who experience emotional exhaustion in childrearing. The method is a qualitative literature study using integrative narrative synthesis of peer-reviewed studies on parental burnout, religious coping, family support, and Christian pastoral counseling. The analysis identifies four central findings: emotional exhaustion is the core symptom that drives distancing and reduced parental efficacy; burnout emerges from an imbalance between risks and resources; spiritual narratives can function either as resources or as sources of guilt; and pastoral counseling is most constructive when it combines empathic presence, theological reframing, emotion regulation, communal support, and referral ethics. The study implies that churches need pastoral systems that normalize help-seeking, protect parents from moralistic judgment, and connect spiritual care with psychologically informed intervention.

Rahmi Anggun Pratiwi; Alfi Rahmi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak full day school terhadap konsetrasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dimana peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara. Dilihat siswa tidak efektif dalam menyusaikann dirinya sendiri pada jam tambahan selama full day. Salah satunya kekurangan sekolah sepanjang hari ini siswa banyak kelelahan. Sekolah yang melaksanakan program full day school berdampak pada siswa yaitu kelelahan secara fisik, kelelahan mental, dan kelelahan emosional. Siswa juga merasa jenuh dan bosan, jenuh dalam belajar dan timbul rasa bosan dan lelah mengakibatkan kurangnya konsetrasi belajar siswa saat proses pembelajaran berlangsung. Siswa yang biasanya sekolah pulang siang sekarang pulang sore, di tambah lagi tugas atau pr yang diberikan guru mata pelajaran yang terlalu berlebihan hal ini berdampak tidak mampu siswa berkonsetrasi dan mudah lupa. Awal berlangsungnya program full day scool di sekolah banyak siswa yang mengeluh, lelah, beberapa minggu dilaksanakan full day school banyak sekali siswa yang tidak hadir dengan alasan sakit dan ada juga yang absen tanpa keterangan, setiap kelas pasti ada yang tidak hadir setiap harinya diatas lima orang. Jadi kesimpulan bawah full day school berdampak pada konsetrasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Pariaman.