Publication Search

67,742 articles from 584 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 36

Analytics

Andi Patimang

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

LAMPUKITA merupakan salah satu UMKM VCO di Kabupaten Fakfak. Hasil dari pembuatan VCO usaha tersebut,  menghasilkan blondo yang selanjutnya diolah menjadi minyak goreng.  Berdasarkan aspek pemasaran,VCO LAMPUKITA memiliki prospek yang baik. Namun, ketersediaan bahan baku kelapa yang memenuhi syarat pembuatan produk utama, jumlahnya terkadang tidak tersedia.  Penelitian sebelumnya fokus pada teknik ekstraksi VCO, masih sedikit membahas strategi bisnis spesifik untuk minyak goreng hasil blondo ditingkat UMKM dengan kendala bahan baku.  Tanpa strategi pengembangan yang tepat, LAMPUKITA akan sulit bertahan secara finansial meskipun produknya memiliki nilai gizi lebih unggul. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman,  menentukan faktor internal, eksternal strategi terbaik dan model pengembangan bisnis baru yang dapat diterapkan LAMPUKITA. Penentuan lokasi secara purposive. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder.  Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif (analisis SWOT dan BMC) dan kuantitatif (metode IFAS, EFAS dan QSPM).  Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha LAMPUKITA terletak pada keunggulan produk alami, pemanfaatan blondo VCO, serta cita rasa khas kelapa Fakfak. Kelemahan utamanya adalah keterbatasan ketersediaan kelapa yang memenuhi standar VCO, kapasitas produksi masih kecil, dan keterbatasan modal. Analisis IFAS dan EFAS menunjukkan LAMPUKITA berada pada kondisi cukup mendukung untuk dikembangkan secara internal dan eksternal. Keberlanjutan usaha ditentukan oleh manajemen rantai pasok  kelapa. Strategi paling tepat dikembangkan adalah strategi kemitraan dengan petani kelapa berbasis standar VCO.  LAMPUKITA dapat menerapkan berbagai model bisnis baru untuk menanggulangi keterbatasan bahan baku.

Riswanto Riswanto; Khairul Khairul; Cut Nizma; Diena Fadhilah; Jasa Ginting

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in national economic growth, particularly in creating employment opportunities and improving community welfare. However, many MSME actors still face challenges in financial management due to limited financial literacy and inadequate understanding of simple accounting practices. Tenank Cafe Medan is one of the culinary businesses with strong development potential, yet it continues to experience difficulties in transaction recording, cash flow management, and preparing simple financial reports, which may affect business sustainability and operational effectiveness. This Community Partnership Independent Service Program (PMKM) aims to improve the financial literacy of business partners in supporting sustainable business development. The implementation methods included observation, socialization, training, direct practice, and mentoring activities focused on business financial management and transaction recording. The results of the program indicate an increase in the partner’s understanding of financial management, transaction recording, and the preparation of simple profit and loss reports. In addition, the partner has started to separate business finances from personal finances. Therefore, this activity provides a positive contribution toward strengthening business management practices and supporting the sustainability and long-term development of Tenank Cafe Medan.

Riswanto Riswanto; Khairul Khairul; Cut Nizma; Diena Fadhilah; Jasa Ginting

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in national economic growth, particularly in creating employment opportunities and improving community welfare. However, many MSME actors still face challenges in financial management due to limited financial literacy and inadequate understanding of simple accounting practices. Tenank Cafe Medan is one of the culinary businesses with strong development potential, yet it continues to experience difficulties in transaction recording, cash flow management, and preparing simple financial reports, which may affect business sustainability and operational effectiveness. This Community Partnership Independent Service Program (PMKM) aims to improve the financial literacy of business partners in supporting sustainable business development. The implementation methods included observation, socialization, training, direct practice, and mentoring activities focused on business financial management and transaction recording. The results of the program indicate an increase in the partner’s understanding of financial management, transaction recording, and the preparation of simple profit and loss reports. In addition, the partner has started to separate business finances from personal finances. Therefore, this activity provides a positive contribution toward strengthening business management practices and supporting the sustainability and long-term development of Tenank Cafe Medan.

Elsa Setya Putri; Naily El Muna; Ashlihah Ashlihah

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the economy, yet limited access to capital remains a major obstacle. Sharia financing from Islamic microfinance institutions is expected to support MSME business sustainability. This study aims to analyze MSME customers' perceptions of sharia financing, identify the internal and external factors influencing these perceptions, and examine the dynamics of perception changes after receiving multiple financing facilities. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation from MSME customers receiving sharia financing at BMT NU Ngoro Regional Office. Data validity was ensured through source and method triangulation. The findings indicate that MSME customers generally hold a positive perception of sharia financing. It is perceived as offering easy procedures, good service quality, and compliance with Islamic principles, thereby supporting capital increase and business sustainability. Perceptions are influenced by internal factors such as business experience and motivation, as well as external factors including market conditions and competition. Furthermore, customers' perceptions tend to become progressively more positive as their experience with receiving financing increases. The significant role of interpersonal service quality and mentoring in shaping positive perceptions is a key finding. In conclusion, sharia financing at BMT NU Ngoro Regional Office plays a vital role in supporting MSME business sustainability. Consequently, continuous improvement in service quality and business assistance is necessary.

Banafsyah Imanda Safa; Vidinia Nuansa Citra; Nicho Candra Hariyanto Putra; Titiek Rachmawati

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini menganalisis praktik akuntansi keberlanjutan pada Arif Barbershop, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jombang, Jawa Timur, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana barbershop menerapkan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) dalam operasional sehari-hari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa Arif Barbershop telah menerapkan praktik lingkungan dasar seperti pengelolaan limbah rambut melalui kantong plastik ke tempat pembuangan sampah, serta efisiensi energi dengan mematikan peralatan listrik setelah jam operasional. Dari aspek sosial, barbershop menjaga kepuasan pelanggan melalui konsistensi kualitas layanan dan sistem bagi hasil (60:40) kepada karyawan. Praktik tata kelola, meskipun bersifat informal, mencakup pencatatan keuangan sederhana menggunakan buku biasa. Namun demikian, barbershop belum memiliki izin usaha formal dan belum menerapkan kerangka akuntansi keberlanjutan yang terstandar. Penelitian ini menyoroti bahwa UMKM dapat mempraktikkan akuntansi keberlanjutan secara intuitif, dan menyarankan perlunya program pelatihan serta alat pelaporan yang disederhanakan.

mugiyanto; Lutfiyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Transformasi digital menuntut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memiliki kesiapan pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Namun, kesiapan tersebut pada UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan masih bervariasi terutama pada aspek literasi digital, pemanfaatan infrastruktur, strategi pemasaran, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kesiapan pemasaran digital dengan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada seluruh anggota UMKM binaan kelurahan sebanyak 34 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur digital, strategi pemasaran digital, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan memiliki hubungan positif dengan daya saing usaha lokal UMKM, sedangkan literasi digital pemasaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi pemasaran digital terbukti memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi untuk promosi dan perluasan pasar. Kesiapan pemasaran digital yang lebih baik berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas produk, akses pasar, dan keberlanjutan usaha lokal. Disimpulkan bahwa kesiapan pemasaran digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pemberdayaan UMKM berbasis digital melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur digital, serta pendampingan kelembagaan yang terintegrasi di tingkat kelurahan

Asrifah Nabila; Muhammad Haikal Amril Tanjung; Wahyu Pinastia Ningrum; Zahra Safira; M. Fakhriza

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research aims to identify and design relevant digital marketing strategies for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sikeben Village, with the goal of enhancing business sustainability through the utilization of the village’s social media platforms. The study employs a descriptive qualitative approach using interviews, observations, and documentation analysis involving MSME entrepreneurs, village officials, and social media managers of the village. The findings indicate that leveraging the village’s social media can expand market reach, improve customer interaction, and construct a positive image of local products. However, challenges remain, such as limited digital literacy, internet infrastructure issues, and a lack of systematic content strategies. As a result, the study proposes a community-based digital marketing model, which includes market segmentation, strengthening local content, stakeholder collaboration, and data-driven evaluation.

Purnama Ramadani Silalahi; Dio Sanda; Bayu Andika; Masleni Nasution; Afsah Sandy Tarigan

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Economic development in rural areas, specifically, aims to improve community welfare. However, in practice, many challenges remain, such as limited technical skills, minimal innovation, and low community capacity to create and develop productive businesses. One way to address these challenges is through human resource empowerment. Gunung Tinggi Village has the potential to develop creative businesses, particularly among housewives, such as dishwashing soap. This product is a household necessity that is used routinely, so demand tends to be sustainable. Therefore, a SWOT analysis was used to provide sustainability recommendations for this business. The methods used included service learning (SL) with a Participatory Action Research (PAR) approach to ensure active participant involvement and the program's alignment with the community's real needs. The results showed that the initial impact of this Community Service Program (PKM) activity was evident in the production of marketable products and the opening of new business opportunities, which directly contributed to the diversification of income sources and increased family economic independence. Furthermore, the application of SWOT analysis proved effective as a tool in formulating sustainability strategies for the micro-enterprises being developed.

Halawa, Pastiani Putri; Octafian, Ray

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2026 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan arus kas dalam mendukung keberlanjutan usaha kue tradisional dengan mengambil studi kasus pada Toko Roti Ganjel Rel Ambarawa. Pengelolaan arus kas yang efektif merupakan faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan usaha kecil dan menengah, khususnya pada industri makanan tradisional yang menghadapi tantangan fluktuasi permintaan musiman dan persaingan dengan produk modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta analisis dokumen keuangan selama periode enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Roti Ganjel Rel Ambarawa menerapkan beberapa strategi kunci dalam pengelolaan arus kas, meliputi sistem pencatatan keuangan harian yang terstruktur, pengelolaan persediaan berbasis permintaan historis, diversifikasi produk untuk menstabilkan pendapatan, serta penerapan kebijakan kredit yang ketat kepada pelanggan. Strategi-strategi tersebut terbukti efektif dalam menjaga likuiditas usaha dengan rasio kas rata-rata sebesar 1,8 dan periode perputaran kas selama 15 hari. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pelaku usaha kue tradisional dalam merancang sistem pengelolaan arus kas yang berkelanjutan serta kontribusi teoretis dalam pengembangan model manajemen keuangan untuk usaha mikro kecil dan menengah sektor kuliner tradisional.

Karmanis; Tri Lestari Hadiati; Karjono

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian ini menjawab kesenjangan kapasitas UMKM di Desa Plelen sebagai desa penyangga Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), khususnya pada aspek kualitas produk, keterampilan manajerial, dan kelembagaan ekonomi masyarakat. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan kesiapan UMKM dalam memanfaatkan peluang ekonomi industri melalui: (1) peningkatan kualitas produk dan kemasan; (2) pelatihan manajemen usaha dan penyusunan business plan; serta (3) fasilitasi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi kolektif. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Partisipatif diterapkan untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam seluruh tahapan program. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada diversifikasi produk, standar higienitas produksi, literasi bisnis, serta terbentuknya koperasi yang berfungsi mendukung pemasaran dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, model pemberdayaan terintegrasi yang menguatkan aspek teknis, manajerial, dan kelembagaan terbukti efektif dalam mempersiapkan desa penyangga menuju transformasi sosial-ekonomi yang inklusif dan adaptif terhadap industrialisasi.

Yulia Nor Frassiska; Mochamad Taufiq; Purwaningrum Puji Lestari

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the influence of fertilizer prices and selling prices on the sustainability of apple farming, with apple quality serving as a mediating variable. The research was conducted in Andonosari Village, Tutur District, Pasuruan Regency, which is one of the main apple-producing areas in East Java. A quantitative approach with path analysis techniques was employed to determine both direct and indirect relationships among the variables. Data were collected from 96 apple farmers using structured questionnaires. The findings indicate that fertilizer prices do not have a direct effect on the sustainability of apple farming. However, fertilizer prices significantly affect apple quality, which in turn indirectly influences the sustainability of farming activities. Meanwhile, selling prices have a significant direct impact on both apple quality and the sustainability of apple farming. These results demonstrate that apple quality acts as an important mediating factor between fertilizer prices and selling prices in maintaining sustainable farming practices. Therefore, improving apple quality is a key strategy to strengthen the sustainability of apple farming, especially in facing the challenges of fluctuating fertilizer and market prices. This study provides useful insights for policymakers and farmers in developing strategies to enhance productivity and sustainability in apple agribusiness.

Riani Winarni; Riani Winarni; Wahyu Akbar, Tri Sanatha; Jaya, Umban Adi; Galih Raspati +1 more

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika integrasi strategis antara pemasaran digital dan manajemen keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dalam konteks transformasi digital. Melalui pendekatan library research dengan orientasi eksploratori-deskriptif, studi ini menganalisis secara komprehensif berbagai sumber primer terkini yang membahas fenomena adopsi teknologi digital dan implementasi manajemen keuangan pada UMKM Indonesia periode 2019-2024. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa meskipun terdapat kesadaran substansial terhadap urgensi transformasi digital di kalangan pelaku UMKM, variasi signifikan teridentifikasi dalam tingkat adopsi dan optimalisasi teknologi digital—dengan platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook menjadi instrumen dominan dalam strategi pemasaran. Dalam dimensi manajemen keuangan, literasi finansial dan implementasi sistem pencatatan terdigitalisasi terungkap sebagai determinan fundamental bagi keberlanjutan operasional. Interelasi antara pemasaran digital dan manajemen keuangan termanifestasi dalam adopsi sistem pembayaran digital, pengelolaan konten strategis berbasis efisiensi finansial, dan standardisasi proses bisnis terintegrasi. Model pengembangan kapasitas yang direkomendasikan mencakup pelatihan komprehensif, pendampingan berkelanjutan, kolaborasi ekosistemik, standardisasi proses, dan integrasi strategi mitigasi risiko. Implikasi strategis dari integrasi ini meliputi optimalisasi alokasi sumber daya, penguatan kapasitas pengambilan keputusan berbasis data integratif, konstruksi model bisnis responsif, peningkatan keberlanjutan finansial, dan akselerasi skalabilitas bisnis. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual tentang transformasi digital UMKM dalam konteks negara berkembang dan menyediakan landasan empiris bagi formulasi kebijakan dan strategi bisnis yang memperkuat daya saing UMKM Indonesia di era digital.

Brilliano Kevin Bayu Aviary; Irvan Sebastian Iskandar

Jurnal Visi Manajemen 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This study aims to analyze the sustainability strategies of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) programs through inmate empowerment at Class I Correctional Institutions in Malang and Surabaya. The MSME program is positioned not only as a form of self-reliance training but also as a means of social and economic rehabilitation for inmates. The research employs a qualitative case study approach with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The study applies the Triple Bottom Line theory (profit, people, planet) by Elkington and Porter's competitive advantage theory as analytical frameworks. The findings indicate that each institution applies unique sustainability strategies with distinct advantages and limitations. Lapas Malang emphasizes agriculture-based production but faces challenges in market access and technology. In contrast, Lapas Surabaya benefits from industrial partnerships, yet heavily relies on a single partner. The implementation of sustainability strategies—covering economic, social, and environmental dimensions—shows varying degrees of effectiveness depending on structural support and stakeholder involvement. The study concludes that MSME sustainability in correctional settings requires integrated multidimensional strategies, long-term partnerships, and inmate empowerment aligned with socio-economic developments.

Probohudono, Agung Nur; Suhardjanto, Djoko; Bandi, Bandi; Winarna, Jaka; Cahya Nusantara, Aji +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan perencanaan keuangan bagi pelaku industri rumahan, khususnya penjahit perempuan dan ibu rumah tangga di sentra konveksi Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten. Permasalahan rendahnya literasi keuangan, tidak adanya pencatatan keuangan, serta tumpang tindih antara keuangan pribadi dan usaha menjadi hambatan utama dalam pengambilan keputusan finansial dan keberlanjutan usaha. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan pencatatan keuangan, simulasi perencanaan anggaran, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Materi disampaikan secara kontekstual menggunakan bahasa sehari-hari dan narasi kehidupan nyata, serta mengintegrasikan nilai kearifan lokal seperti prinsip “kembali ke akar”. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pencatatan pemasukan-pengeluaran, penyusunan anggaran rumah tangga, serta perubahan sikap terhadap konsumsi dan manajemen keuangan keluarga. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong transformasi perilaku keuangan yang lebih bijak dan dapat direplikasi dalam pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis komunitas

Gojandra, Farda Pega Libra; Priyanto, Kaleb; Cahyanto, Septian Eko; Saputra, Dimas Chandra; Wibowo, Andika Agus Tri +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas peternak sapi di Kecamatan Musuk, Boyolali, melalui penerapan teknologi pencacah hijauan dan teknik fermentasi silase. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 15 peternak anggota Slamet Jaya Farm selama delapan bulan. Kegiatan meliputi perancangan dan pembuatan mesin pencacah sederhana, pelatihan teknis, demonstrasi praktik pembuatan silase, serta pendampingan berkelanjutan. Mesin pencacah yang dirancang menggunakan motor 1 HP dengan kapasitas 200 kg/jam terbukti mampu menurunkan waktu pengolahan dan menghasilkan ukuran cacahan hijauan seragam 2–5 cm. Hasil program menunjukkan bahwa 82% peserta berhasil mengoperasikan mesin dan memproduksi silase berkualitas dengan pH optimal 3,8–4,2, sedangkan 71% mulai memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan baku silase. Program ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna yang dikombinasikan dengan pelatihan intensif mampu meningkatkan pengelolaan pakan dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi lokal.

Etty Zuliawati Zed; Firda Farida; Siti Suhaebah Awaladina; Mayly Winarty Dewi; Titin Oktaviana

Jurnal Pengabdian Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran sumber daya dalam proses pengambilan keputusan ekonomi manajerial, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam menghadapi dinamika pasar dan keterbatasan sumber daya, UMKM dituntut untuk melakukan evaluasi yang tepat agar keputusan manajerial yang diambil dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM untuk menganalisis bagaimana sumber daya baik finansial, manusia, maupun material dimanfaatkan dalam proses pengambilan keputusan strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan evaluasi sumber daya yang akurat berkontribusi signifikan terhadap kualitas keputusan ekonomi manajerial, serta mampu meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan yang semakin ketat.

Siti Azizah; Aprylasari, Dede; Naufal Adinar Irsan

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Industri peternakan memiliki kontribusi penting dalam mendukung perekonomian nasional serta penyediaan protein hewani. Kambing merupakan salah satu komoditas ternak potensial yang banyak dibudidayakan masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Namun, keterbatasan sarana, pengetahuan teknis, dan pola pemeliharaan tradisional masih menjadi kendala dalam meningkatkan kinerja peternak kambing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal sosial terhadap kinerja peternak kambing. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi untuk mengukur hubungan antara variabel modal sosial (norma, jaringan, kepercayaan, dan hubungan timbal balik) dengan kinerja peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial peternak kambing di Desa Besowo relatif baik, tercermin dari adanya praktik titip ternak, penggunaan fasilitas bersama, hingga kegiatan kelompok ternak. Kinerja peternak cenderung masih tradisional, dengan pola pemeliharaan dan pemberian pakan bergantung pada kondisi alam serta usaha ternak yang dijalankan sebagai profesi sampingan. Analisis regresi menghasilkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 53,7%, yang mengindikasikan bahwa modal sosial berpengaruh signifikan terhadap kinerja peternak kambing. Hal ini menegaskan bahwa penguatan modal sosial dapat membantu mengatasi keterbatasan teknis dan sarana prasarana, sekaligus meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan kambing.

Zarin Zakkiatul Fauziah; Cindy Rahmawati; Nayla Salsabila; Raysha Zahra Rigandi; Tamara Icha Nadine Saragi Turnip

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

MSMEs play a key role in the national economy, especially in increasing economic growth and creating new jobs. However, in the digital era, MSMEs face major problems, such as low levels of digital literacy, limited access to the internet, and fierce competition with large companies that have used technology before. This study examines the variables that influence the sustainability of MSMEs amidst digital challenges and finds methods that can be used so that MSMEs can survive and grow. The research method was carried out through surveys and direct interviews with MSME actors at Pasar Pagi Setia Budi, Medan, North Sumatra. The results of the study showed that most MSME actors did not utilize digital platforms for marketing and transactions, which resulted in decreased income. To increase competitiveness, MSMEs need to improve their digital knowledge, adopt online marketing strategies, and optimize the use of e-commerce and social media. Support from the government, financial institutions, and technology companies is also very important. In the increasingly competitive digital era, by implementing the right digitalization strategy, MSMEs can improve operational efficiency, expand market reach, and maintain the sustainability of their business.

Andi Rezkiawati Anma; Zakiyah Ramdlani Hamnzah; Ferdinandus Sampe

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2025 CV. Aksara Global Akademia

Kecenderungan mahasiswa ilmu kesehatan untuk menjadi wirausahawan sangat penting bagi keberlanjutan bisnis kesehatan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi niat mahasiswa kesehatan untuk menjadi wirausahawan. Pendekatan kualitatif diterapkan untuk melengkapi penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam. Lima mahasiswa diwawancarai dan analisis konten diterapkan untuk menganalisis temuan. Mahasiswa menganggap kewirausahaan sebagai sesuatu yang diinginkan dan lebih mungkin memiliki niat berwirausaha. Kecenderungan mahasiswa untuk menjadi wirausahawan tergolong sedang. Mahasiswa ilmu kesehatan cenderung berinovasi dan meningkatkan pemberian layanan kesehatan, sehingga kewirausahaan menjadi hal yang diinginkan. Program pendidikan dan pelatihan kewirausahaan dapat meningkatkan niat berwirausaha secara signifikan di kalangan mahasiswa ilmu kesehatan. Disarankan agar lembaga pendidikan kesehatan membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memulai dan mengelola usaha mereka sendiri.

Irkhamsyah, Vicky; Majid, Aldiansyah Fathul; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

. Ekspor memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, memberikan kontribusi terhadap devisa negara dan meningkatkan daya saing di pasar internasional. Menentukan produk ekspor unggulan menjadi tantangan karena harus mempertimbangkan berbagai faktor, seperti nilai ekonomi, permintaan pasar, stabilitas harga, dan keberlanjutan produksi. Keputusan yang kurang tepat dapat berdampak pada efisiensi, daya saing produk lokal, dan bahkan ketergantungan pada pasar global. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis data untuk membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan produk ekspor unggulan. Penggunaan sistem pendukung keputusan (SPK) dapat membantu mempermudah proses ini dengan menyediakan analisis berbasis data yang lebih objektif. Metode MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) dapat digunakan untuk menentukan bobot kriteria, membantu pengambil keputusan untuk menilai seberapa penting setiap faktor yang terlibat. Sementara itu, TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) digunakan untuk memilih alternatif terbaik berdasarkan kedekatannya dengan solusi ideal yang diinginkan. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang lebih objektif dan akurat, mendukung pengambil kebijakan serta pelaku usaha dalam menetapkan strategi ekspor yang optimal. Dengan cara ini, daya saing produk lokal dapat ditingkatkan secara berkelanjutan, memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan meningkatkan posisi negara di pasar global