Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-11 of 11

Analytics

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2022 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Fokus penelitian yaitu pemberdayaan katekis bagi komunitas basis gerejawi. Kehidupan umat Katolik di kota metropolitan memiliki corak yang khas. Kemajuan dan fasilitas yang baik menjadi keuntungan tetapi dapat menjadi hambatan dalam hidup rohani. Salah satu ungkapan hidup rohani ialah keaktifan dalam kehidupan menggereja. Selain relatif kurang keaktifan umat Katolik dalam kepengurusan dan kegiatan gereja, perihal katekese kepada umat yang aktif perlu mendapat perhatian. Namun pemberdayaan tenaga katekis di kota metropolitan kurang mendapat perhatian serius. Tujuan penelitian memahami pemberdayaan para katekis yang digariskan oleh ajaran gereja bagi kehidupan di kota metropolitan. Dengan cara penelusuran ajaran-ajaran Gereja secara kualitatif digunakan untuk melihat kesinambungan gagasan pastoral yang berulang ditekankan Gereja. Penelitian menawarkan pemberdayaan katekis dalam bentuk kaderisasi mulai dari teritori paroki terkecil.

Sandi Sandi; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   sampai   sejauh   mana pemahaman katekis dalam memanfaatkan media digital untuk berkatekese kepada kaum muda   guna menumbuhkan iman para kaum muda di Paroki Santo Yosef Kudangan. Studi ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh katekis dalam memanfaatkan media yang ada dan mengetahui apa sarana alternatif dalam menyampaikan katekese kepada kaum muda sehingga lebih menarik dan mudah mereka ketahui. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi dialog dengan para informan  yang telah ditentukan, profil infoman, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis prospek yang akan terjadi.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar katekis sudah mengetahui  tentang  media  digital,  tetapi  mereka  belum  menggunakan  media digital  sebagai  sarana  alternatif  dalam  menyampaikan  katekese  kepada  kaum muda.  Mereka  masih  menggunakan  cara  yang  lama  dalam  karya  pelayanan mereka, khususnya dalam bidang karya pastoral dan katekese. Simpulan dalam  penelitian    ini  adalah diperlukan  adanya  kerjasama antara pastor   paroki,   dewan   paroki,   petugas   pastoral,   dan   kaum   muda   dalam menggunakan media digital yang ada demi pengetahuan tentang iman Katolik. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya kerjasama dari para katekis dan juga pihak paroki bagaimana dalam memanfaatkan media digital yang ada supaya mempermudah dalam karya pewartaan khususnya dalam bidang pastoral dan katekese kepada kaum muda.

Resiana Resiana; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran bapak  sebagai  benteng  keluarga  Katolik  di  Stasi  Santo  Yakobus  Penda Asam. Alasan penulis  mengambil judul ini karena berangat dari sebuah keprihatinan   yang   mendalam   melihat   bahwa   sebagian   bapak   kurang memiliki sebuah tanggung jawab terhadap keluarga. Melalui studi ini diharapkan agar kaum bapak—bapak dapat menyadari peran mereka sebagai benteng keluarga katolik dan dapat menjalankan peran mereka dalam keluarga, serta dapat menjadi contoh dan teladan yang baik bagi anggota keluarga.   Jenis   penelitian   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan yang didapat 11 informan. Langkah-langkah dalam penelitian meliputi penentuan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran seorang bapak secara umum dalam keluarga Katolik di Stasi Santo Yakobus Penda Asam menunjukan sikap tanggung jawab yang ideal terhadap anggota keluarga mereka masing—masing dengan tetap setiap menjalankan peran mereka sebagai  benteng keluarga katolik  meskipun  tidak semua bapak—bapak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan yang diharapkan. Suka dan duka dalam menjalankan bahtera rumah tangga Katolik  tentu  banyak  namun  tetap  dijalani  dengan  penuh  setia  dan tanggung jawab. Adapun upaya yang dilakukan sebagai benteng keluarga dengan tetap setia terhadap panggilan hidup berkeluarga. Implikasi bagi karya pastoral dan katekese yaitu dapat menambah pengetahuan keluarga Katolik terutama bagi bapak—bapak dalam kehidupan berumah tangga, dengan demikian keluarga Katolik dapat mengikuti suri teladan keluarga Kudus Nazaret Yesus, Maria, dan Santo Yosef.

Mareta Karunia; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman orang tua tentang pemberian nama baptis kepada anak, mengetahui peran petugas pastoral dalam memberikan pemahaman kepada Orang tua tentang pemberian nama baptis, Menguraikan implikasi bagi karya pastoral katekese tentang pemberian nama baptis kepada anak di Paroki Santo Mikael Tamiang Layang. Penelitian   ini   merupakan   penelitian   kualitatif,   dengan   langkah-langkah sebagai berikut: penentuan tema, wawancara dengan informan, profil informan, refleksi, implikasi, sintesis, prospek. Pada penelitian ini penulis menggunakan kedua jenis sumber data yakni sumber data sekunder dan sumber data primer. Informan yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah orang tua Katolik dan Petugas Pastoral. Hasil penelitian menyatakan bahwa, orang tua Katolik memiliki pengetahuan tentang apa saja nama baptis yang bisa diberikan. Orang tua Katolik menerapkannya dengan memberikan nama baptis kepada anaknya tetapi, orang tua tidak memahami apa kisah dari nama baptis yang diberikan, serta apa yang dapat diteladani dari nama tersebut, sehingga peran dari nama baptis tersebut sama saja tanpa ada perbedaan dengan nama yang lain. Untuk mengatasi hal tersebut, Gereja Katolik perlu berusaha untuk mengadakan program pembinaan, perlu adanya usaha dari gereja paroki untuk membuat program pembinaan bagi orang tua Katolik yang ingin membaptis anaknya oleh petugas pastoral. Setidaknya dengan adanya program tersebut maka pengetahuan dan pemahaman orang tua Katolik semakin bertambah dan dapat diterapkan ketika hendak membaptis sang anak.

Crisfiani Crisfiani; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  sejauh  mana  para  keluarga muda menghayati perkawinan Katolik dan apa yang menjadi kebutuhan mereka untuk semakin menghayati perkawinan Katolik di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Perkawinan merupakan bagian terpenting dalam membangun keluarga, namun  banyak  kendala  yang harus dihadapi  oleh  pasangan  suami istri  dalam menghayati perkawinan Katolik mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis tertarik  untuk mengkaji  tema  skripsi  tentang penghayatan  perkawinan Katolik bagi keluarga muda Kristiani.   Jenis penelitian ini adalah  penelitian  kualitatif.  Data  diperoleh  melalui wawancara dan dokumentasi. Tempat pelaksanaan penelitian di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Informan yang telah diteliti berjumlah 15 orang yang dikelompokan menjadi dua yaitu keluarga muda berjumlah 11 KK dan petugas pastoral  ada  4  yaitu  Pastor  paroki  dan  3  orang katekis.  Analisa  data  dengan menyajikan data, melaksanakan Verifikasi, dan menarik kesimpulan. Langkah- langkah penelitian meliputi penentuan tema, profil informan, percakapan dengan informan, refleksi, implikasi, sintesis dan prospek.   Hasil penelitian menunjukan bahwa sifat dan tujuan perkawinan Katolik sudah cukup dipahami oleh keluarga muda. Penghayatan perkawinan keluarga muda memang sangat perlu suatu keintiman antara suami istri melalui relasi yang baik, akan tetapi masih ada permasalahan yang mucul dalam rumah tangga yaitu komunikasi yang kurang dan ekonomi rumah tangga. Keluarga muda menyadari bahwa betapa pentingnya pendampingan bentuk katekese dan pengajaran mengingat bahwa pendampingan bagi keluarga muda di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah ini masih belum terlaksana pendampingan keluarga muda secara khusus.  Gereja memang sangat  perlu mengupayakan  pembinaan  lanjutan  bagi keluarga muda dalam bentuk rekoleksi, sharing antara keluarga, dan pertemuan yang berkaitan dengan meningkatkan penghayatan perkawinan katolik bagi keluarga muda.

Simon Sabtaria Putram Juliet; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tulisan ini mengulas hasil penelitian kami tentang bagaimana peran orang tua dalam bina lanjut iman anak pasca komuni pertama di Stasi Santa Clara Bana-Narui, Paroki Santo Santa Theresia Lisieux Saripoi Keuskupan Palangkaraya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Stasi Santa Clara Bana-Narui, pada Mei 2022. Total Informan 18 orang, yang terdiri atas 8 orang tua, 8 anak, ketua umat dan Pastor Paroki. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua tetap memperhatikan pembinaan iman anak setelah komuni pertama walaupun tidak maksimal. Hal itu disebabkan karena kurangnya pemahaman orang tua tentang makna Ekaristi untuk pertumbuhan iman anak. Menyikapi kenyataan ini, maka perlu dilaksanakan katekese keluarga tentang ekarsiti terutama bagi keluarga yang anaknya menerima komuni pertama. 

Firdaus Piga Leo

Catholic youth are the heart of the Church, nation and state. The existence of a church will be determined by the young people in it. Likewise with the pastoral ministry of the Catholic Church, which requires young people to become drivers and motors to contribute talents and talents for the development of the people. Non-catechist religious teachers play an important role in proclaiming the Catholic faith through more concrete witness to life, education and teaching. The lack of involvement of young Catholics in the pastoral care of the Church is a big question that deserves to be investigated and resolved. This study focuses on young Catholics in Parish of Keluarga Kudus, Banjarmasin Cathedral. Young Catholics who are less active are also caused by many factors that must be studied one by one. This study aims to highlight the role and activity of young Catholics in the Holy Family Parish, Banjarmasin Cathedral and review their role in catechesis efforts among the people.

Firdaus Piga Leo

Catholic youth are the heart of the Church, nation and state. The existence of a church will be determined by the young people in it. Likewise with the pastoral ministry of the Catholic Church, which requires young people to become drivers and motors to contribute talents and talents for the development of the people. Non-catechist religious teachers play an important role in proclaiming the Catholic faith through more concrete witness to life, education and teaching. The lack of involvement of young Catholics in the pastoral care of the Church is a big question that deserves to be investigated and resolved. This study focuses on young Catholics in Parish of Keluarga Kudus, Banjarmasin Cathedral. Young Catholics who are less active are also caused by many factors that must be studied one by one. This study aims to highlight the role and activity of young Catholics in the Holy Family Parish, Banjarmasin Cathedral and review their role in catechesis efforts among the people.

Lisa Lisa; Romanus Romas; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran katekese dalam meningkatkan keterlibatan umat dalam hidup menggereja di Stasi Santo Petrus Tumbang Kunyi. Penelitian ini diangkat berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan, bahwa umat kurang terlibat aktif dalam kegiatan menggereja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif   kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei  di  stasi  Santo  Petrus  Tumbang Kunyi,  Paroki  St.  Klemens  Puruk  Cahu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 Pastor Paroki dan 7 umat. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Hurbeman yang terdiri dari 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Yosena Yosena; Fransiskus Janu Hamu; Paulina Maria; Titi Christiana

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui militansi iman umat Katolik di Stasi Santa Katarina Olung Muro dalam kehidupan menggereja dan untuk menemukan akar permasalahan mengenai umat yang kurang militan dan kurang terlibat aktif dalam kehidupan menggereja. Penelitian ini diangkat berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan, bahwa umat kurang semangat dan kurang terlibat aktif dalam kehidupan menggereja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2021 di Stasi Santa Katarina Olung Muro Paroki Santo Klemens Puruk Cahu. Informan berjumlah 10 orang yang terdiri dari 1 Ketua umat dan 9 umat. Teknik analisis data menggunakan teori Milles dan Huberman yang terdiri dari 3 tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa militansi iman umat Katolik di Stasi Santa Katarina Olung Muro sangat kurang karena kurangnya katekese, pembinaan dan pendampingan dari tenaga pastoral (katekis). Harapan yang diperoleh dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan militansi iman umat Katolik dalam kehidupan menggereja yaitu diadakannya pendampingan, pembinaan dan katekese dari tenaga pastoral khususnya kepada umat Katolik di Stasi Santa Katarina Olung Muro.

Rari Marliani; Romanus Romas; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui misi Gereja dalam meningkatkan pendidikan iman umat. Penelitian ini   diangkat berdasarkan fenomena yang tampak di lapangan yakni Gereja sudah melaksanakan misi perutusan untuk meningkatkan pendidikan iman umat seperti katekese, dan pendampingan pastoral. Namun, fenomena yang terjadi masih ada keterbatasan dalam pemahaman dan ketidaktahuan umat akan fungsi dan peranannya dalam tugas menggereja, kurang memahami setiap seruan-seruang gereja untuk meningkatkan pendidikan iman,  dan kualitas ekonomi lemah.  Hal ini masih terjadi karena lemahnya kualitas pendidikan iman dan pendidikan formal umat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles and Huberman yang terbagi atas tiga tahap yaitu reduksi data, pengajian data dan penarikan kesimpulan. Simpulan dari penelitian ini ialah Gereja telah melaksanakan misi pendidikan iman umat. Namun, pada kenyataannya pendidikan iman umat  masih lemah, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti lemahnya tingkat pendidikan formal umat, lemahnya ekonomi keluarga, dan pengaruh masyarakat sekitar, sehingga hal ini berdampak bagi perkembangan dan kemajuan Gereja. Harapan dari hasil penelitian ini adalah dapat memberi kontribusi bagi Gereja khususnya Paroki Santa Maria Immaculata Wayun Palu Rejo dalam penanganan pastoral pendidikan iman umat.