Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

An’nisa, Mila Lutfiyatun; Sholihah, Enny Mar’atus; Nurdiana, Fara

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Pelaksanaan Medical Check-Up (MCU) merupakan bagian penting dalam program K3RS untuk mencegah penyakit akibat kerja dan memantau kesehatan tenaga kerja. Namun, pelaksanaan MCU di RSU Muhammadiyah Babat belum sepenuhnya sesuai dengan Permenkes Nomor 66 Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi MCU dalam program K3RS berdasarkan Permenkes Nomor 66 Tahun 2016 di RSU Muhammadiyah Babat. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan MCU telah tersedia dan mengacu pada regulasi, pedoman K3, SOP, serta program kerja rumah sakit. Perencanaan MCU mencakup jadwal, sasaran, anggaran, dan jenis pemeriksaan berbasis risiko, namun belum terlaksana secara konsisten. MCU pra-kerja dan khusus telah dilaksanakan, sedangkan MCU berkala dan pasca kerja belum optimal. Implementasi MCU masih menghadapi kendala manajerial, administratif, SDM, dan individu. Pelaksanaan MCU belum sepenuhnya sesuai dengan Permenkes Nomor 66 Tahun 2016, terutama pada MCU berkala dan pasca kerja yang belum mencakup seluruh tenaga kerja, sehingga diperlukan peningkatan cakupan pemeriksaan, konsistensi pelaksanaan program, serta optimalisasi fitur notifikasi jadwal dan daftar peserta MCU pada aplikasi portal karyawan.

Rismayanti Yamin; Dian Furqani Hamdan; Suwandi N; Nur Asphina R. Djavo; Muh Iqra Hasan

International Journal of Health and Medicine 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Implementation is a process of putting something into practice which is influenced by internal and external factors. Implementation of occupational health and safety in hospitals concerns the nursing workforce, work methods/methods, work tools, work processes and the work environment which includes improvement, prevention, treatment and recovery. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge, motivation and compliance of nursing staff with the implementation of occupational safety and health at Mega Buana Palopo Hospital in 2023. The method uses a quantitative type of research using analytical observational methods, using a cross sectional approach. The sample in this study amounted to 76 respondents. The sampling technique uses random sampling with research instruments, questionnaires and observations. Data analysis used the Fisher exact test and chi-square test. Factors related to the implementation of occupational health and safety for nurses were a good level of knowledge, namely 68 respondents (89.5%), 74 respondents (97%) were motivated and complied with implementation of occupational health and safety, namely 42 respondents (55.3%). The results of the study showed that there was a relationship between knowledge (p= 0.012), motivation (p = 0.034), and compliance of nursing staff (p= 0.016) with the implementation of hospital occupational health and safety. The level of knowledge, motivation and compliance of nursing staff is related to the implementation of occupational health and safety in hospitals

Daniel Ginting; Nina Fentiana

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tenaga medis dan non medis merupakan ujung tombak penyelenggaraan pelayanan di laboratorium medis pratama. Laboratorium medis pratama salah satu tempat yang wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Tujuan diterapkannya K3RS adalah terciptanya cara kerja, lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, dan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan karyawan. Data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 105.182 kasus di Indonesia. Kecelakaan kerja dapat dipengaruhi oleh lama kerja, usia, dan pendidikan seseorang. Penerapan K3 di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pengetahuan K3 yang baik diharapkan mampu menekan angka kecelakaan kerja karena individu tersebut dapat menerapakan tindakan yang sesuai dengan pengetahuan K3 yang dimilikinya. Tingkat pengetahuan K3 bagi tenaga medis dan non medis sangat penting dalam menjaga keselamatan pasien dan diri karyawan itu sendiri. Berdasarkan hasil pre dan post test, dan pengamatan langsung selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memberikan hasil yaitu meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta tentang K3 dan implementasinya.