Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Supeni, Siti; Mialiawati, Inggis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengembangan kompetensi profesi guru dalam menunjang kualitas pembelajaran, salah satunya adalah melalui penulisan karya ilmiah yang inovatif dan kreatif, namun masih ada sebagian guru yang belum bisa melakukannya dengan optimal untuk memenuhi standar kompetensinya. Permasalahan tersebut dikarenakan belum terbiasanya guru melakukan kewajiban yang harus dilakukan secara rutin tentang peningkatan kualitas pembelajarannya serta belum adanya tuntutan yang harus dilakukannya, selain terpaksa karena memenuhi kewajiban dalam kenaikan pangkat. Tujuan dalam penulisan ini adalah peningkatan pemahaman guru SMP dan SD dalam melakukan penulisan karya ilmiah, yang berkaitan dengan pengembangan kualitas pembelajarannya melalui gagasan informatif dan kreatif dalam memenuhi kompetensi profesi guru. Metode dalam penulisan jurnal pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan, pendampingan, dan diskusi dilakukan oleh semua guru untuk menyusun karya ilmiah dalam bentuk artikel, makalah, laporan, dan pembuatan proposal PTK. Hasil yang dicapai adalah kemajuan (progress) pengabdian ini diukur dari: (1) peningkatan ketrampilan guru dalam memahami penulisan karya ilmiah, (2) manajemen tata cara penulisan, (3) project yang berupa praktif penulisan proposal dan karya ilmiah di akhir pelatihan dengan menerapkan nilai pre-test dan post test yang dilaksanakan pada pertemuan, (4) peningkatan kesadaran menulis, (5) peningkatan peran serta guru, (6) terwujudnya karya ilmiah yang siap dipublikasikan.

Hakim, Luqman Al; Handayani, Sri; Santika, Ria; Melati, Nimas Ayu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Perkembangan desa Plesungan dalam hal kepariwisataan, seni, dan budaya mendorong peningkatan sarana prasarana, pemberdayaan sumber daya manusia, dan explorasi sumber daya alam. Bidang kepariwisataan berupa sendang plesungan berkembang dengan baik seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung sehingga meningkatkan income bagi desa plesungan. Dalam bidang seni dan budaya, beragamnya pertunjukan seni, berupa festifal sendang plesungan, padepokan lemah putih, reog, dan studio plesungan merupakan bentuk pelestarian dan pengembangan seni dan budaya lokal dan wujud regenerasi bagi generasi muda setempat. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan, seni dan budaya desa Plesungan bermanfaat untuk melestarikan eksistensi potensi lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan meluas ke wisatawan mancanegara. Eksplorasi sumber daya alam untuk memperluas area kepariwisataan merupakan hal yang penting untuk mengembangkan potensi desa yang bermuara pada pemanfaatan secara optimal sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa Plesungan.Peranan sumber daya manusia dalam pengembangan potensi desa Plesungan tidak terlepas dari kegiatan yang bersifat kreatif, inovatif, dan memiliki nilai promotif. Penggunaan bahasa yang santun, sopan, dan menggunakan tata nilai yang baik merupakan aktifitas yang bernilai promotif untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di desa Plesungan. Kecakapan berbahasa daerah dan bahasa Indonesia menunjukkan sikap cinta tanah air dan melestarikan budaya lokal, namun ketrampilan berbahasa mancanegara, khususnya bahasa Inggris juga merupakan hal yang perlu diwujudkan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Mewujudkan sumber daya manusia yang cakap dan terampil dalam berbahasa Inggris memerlukan langkah-langkah konkret, diantaranya adalah analisa kebutuhan bahasa Inggris untuk mengidentifikasi ragam bahasa Inggris yang diperlukan untuk menunjang kepariwisataan desa Plesungan. Respon positif dari masyarakat tentang kebutuhan bahasa Inggris wisatawan mancanegara perlu ditingkatkan sebagai upaya memfasilitasi kunjungan mereka.Hasil pengabdian ini adalah (1) diperolehnya ragam bahasa Inggris yang diperlukan bagi pelaku usaha wisata desa Plesungan, yaitu Pengenalan diri (Introducing myself); bertanya dan memberikan informasi (asking and giving information); menawarkan produk/cinderamata khas desa (offering local souvenirs), memberikan saran (giving suggestion); dan mengundang (invitation); (2) profil warga Plesungan bahwa 75% warga termasuk kategori usia produktif sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi kepariwisataan dan seni budaya lokal; dan (3) optimalisasi promosi desa berbasis digital melalui media sosial diperlukan baik dalam bentuk bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.