SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

46,909 articles from 421 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Rahmi Isrohati; Rifa Yanti; Rizka Mardiya; Meirita Herawati

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Bacillus Calmette–Guérin (BCG) immunization is a mandatory basic immunization that must be administered to infants before two months of age as a preventive measure against tuberculosis. Timely administration of the BCG vaccine is crucial to ensure optimal protection and to maintain continuity of subsequent immunization schedules. Maternal knowledge is one of the factors influencing the timeliness of immunization. The achievement of BCG immunization at Muara Fajar Community Health Center in 2025 was 76.1%, still below the annual target of 90%. This study aimed to determine the relationship between maternal knowledge and the timely administration of BCG immunization among infants aged 0–2 months in the working area of Muara Fajar Public Health Center, Pekanbaru City. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. A total of 59 mothers with infants aged 0–6 months were selected using accidental sampling. Data were collected through questionnaires assessing maternal knowledge of BCG immunization and the timeliness of BCG vaccine administration. Data analysis was conducted using the Chi-square test with a significance level of p<0.05. The results showed that most mothers were aged 26–35 years (59.3%), had a senior high school education (52.2%), and were housewives (71.2%). Nearly half of the respondents had low knowledge levels (47.5%), while 54.2% of infants received BCG immunization on time. The Chi-square test revealed a significant association between maternal knowledge and timely BCG immunization (p=0.001). This study concludes that maternal knowledge plays a crucial role in ensuring timely BCG immunization in infants.  

Tantri Muharam; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kejadian tuberkulosis pada anak kurang mendapat perhatian dalam epidemiologi tuberkulosis dikarenakan >95% anak-anak dengan tuberculosis memiliki sputum BTA (-), sehingga tidak berkontribusi secara langsung dalam menularkan kejadian tuberkulosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian tuberkulosis pada anak di RSUD Toto Kabila. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain case-control study. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Toto Kabila. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak yang menderita tuberkulosis dan yang memiliki resiko penularan tuberkulosis di wilayah kerja RSUD Toto Kabila yang berjumlah 62 orang dengan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian uji analisis chi-square didapatkan nilai p-value < α 0,05, maka dapat disimpulkan pengetahuan orang tua, riwayat imunisasi BCG dan riwayat merokok keluarga berisiko terhadap kejadian tuberkulosis pada anak. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua tentang pentingnya menjaga kesehatan anak dan kebersihan lingkungan.