SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Andi Agus; Ampauleng Ampauleng; Herman Sjahruddin; Yusuf Radja

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tanah Toa Village is one of the gods that belongs to the Kajang sub-district, Bulukumba district. So far, Tanah Toa has been recognized as a national cultural heritage, especially in the Kajang Dalam area. The non-coastal location makes agricultural activities the dominant activity among the community. Only a few residents run the business of smoking fish. Pera smoked fish business actors obtain raw materials for skipjack tuna in the Bonto Maritime area which is a coastal area. While the production of smoked fish is sold to markets around the Kajang sub-district and the city of Bulukumba. The quality of smoking that is not maximized causes smoked fish to not last long. Smoked fish produced can only last a maximum of 3 days. This makes it difficult for smoked fish production to be traded outside the province or made into souvenirs for tourists who come from out of town. The durability of the smoked fish produced is not yet good because the smoking process only lasts about 2 hours, so the water content is still there. The use of fish smoking technology is also not owned by business actors, making it difficult for business actors to have difficulty in producing good quality smoked fish.

Rizka Maya Shova; Hwihanus Hwihanus

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Ikan asap merupakan produk olahan yang digemari konsumen baik di dalam maupun luar negeri karena rasanya yang khas dan aroma khas yang sedap. Di Indonesia, pengasapan ikan sebagian besar masih tradisional. Ikan merupakan makanan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Pengasapan merupakan salah satu teknik pengawetan ikan yang tujuannya tidak hanya untuk memperpanjang umur simpan, tetapi juga untuk memperoleh warna dan rasa yang khas. Pengasapan ikan merupakan kombinasi dari penggaraman, pengeringan dan pengasapan. Selama penggaraman dan pengeringan, tujuan utamanya adalah untuk memudahkan melekatnya partikel asap selama penggaraman dan untuk membunuh bakteri. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, kuesioner: Wawancara adalah pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab yang digunakan untuk memperoleh informasi data tentang usaha ikan asap. Dokumentasi adalah proses pengumpulan data yang diperoleh melalui dokumen. Kuesioner adalah teknik pengumpulan data dengan cara menyiapkan seperangkat pernyataan yang disusun secara sistematis dan baku untuk diberikan kepada responden untuk dijawab. Dalam penelitian ini penulis mengolah data berupa data yang terdiri dari 3 pernyataan untuk variabel harga (X1), 3 pernyataan untuk variabel kualitas produk (X2) dan 3 pernyataan untuk variabel niat beli (Y). Kuesioner ini diberikan kepada 50 konsumen UMKM ikan asap sebagai sampel penelitian dengan menggunakan skala Likert berupa tabel checklist.

Muhammad Zakiyul Fikri; Ahmad Fauzan Lubis; Ayu Diana; Elvi Suardi

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Ikan asap merupakan salah satu produk olahan yang digemari konsumen baik di Indonesia maupun di mancanegara karena rasanya yang khas dan aroma yang sedap spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pemasakan terhadap karakteristik ikan lele (Clarias batrachus) asap cair dan mengetahui penerimaan konsumen melalui uji hedonik serta mengetahui hasil uji proksimat terhadap produk ikan asap cair. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahapan. Tahapan I merupakan tahap preparasi bahan baku. Tahapan II yaitu tahap pembuatan ikan lele (Clarias batrachus) asap menggunakan asap cair dengan tiga perlakuan terhadap lama pemasakan yaitu ( A1 = 12 jam, A2 = 24 jam, A3 = 36 jam), selanjutnya tahapan III adalah tahap pengujian. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengujian hedonik dan pengujian proksimat ikan lele (Clarias batrachus) asap. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan lama pemasakan memberikan pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap karakteristik ikan lele (Clarias batrachus) asap cair. Hasil terbaik adalah perlakuan A3 dengan lama pemasakan selama 36 jam pada suhu 65 ℃ dengan nilai kadar air 10,5%, kadar abu 2,8%, kadar lemak 17,2%, kadar protein 37,47%, karbohidrat 32,03%, kenampakan 6,31, aroma, 6,31, rasa 5,29 dan tekstur 5,71.