SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Adrestia Rifki Naharani; Rina Febri Wahyuningsih; Ike Putri Setyatama; Siswati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Asuhan masa nifas pada ibu bayi setelah melahirkan membutuhkan perawatan khusus yang ditentukan berdasarkan adanya komplikasi pada masa nifas, tingkat pendidikan ibu, maupun pekerjaan ibu nifas. Tanda bahaya masa nifas merupakan suatu tanda abnormal yang mengindikasikan adanya bahaya atau komplikasi yang dapat terjadi selama masa nifas, apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Pemberin KIE tentang tanda bahaya masa nifas bertujuan memberikan edukasi kepada ibu nifas sehingga ibu nifas dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami salah satu tanda bahaya nifas tersebut.Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Harjosari Kidul diikuti oleh 15 ibu nifas. Setelah diberikan KIE tentang tanda bahaya ibu nifas  didapatkan evaluasi bahwa ibu nifas sudah mengetahui dan memahami apa saja yang termasuk tanda bahaya ibu nifas beserta  tanda dan gejalanya dan bersedia untuk ke tenaga kesehatan jika mengalaminya.

Adrestia Rifki Naharani; Rina Febri Wahyuningsih

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada ibu nifas dan menyusui perlu melakukan perawatan payudara untuk memelihara kesehatan pada payudaranya dan dapat meningkatkan serta melancarkan produksi ASI. Perawatan payudara ini mulai dilakukan pada hari pertama atau kedua sesudah persalinan. Perawatan payudara bermanfaat melancarkan efek pengeluaran ASI dan cara ini juga dapat mengefektifkan peningkatan volume ASI. Selain itu, payudara juga dapat mengalami bendungan ASI akibat tersumbatnya pengeluaran ASI dan hal ini dapat dicegah dengan perawatan payudara. Banyak ibu nifas dan menyusui mengeluhkan setelah meahirkan ASI keluar tidak lancar atau bayi tidak mau menyusu.. Pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 15 Mei 2023 di Desa Bengle KecamatanTalang Kabupaten Tegal dengan diikuti  sebanyak 13 ibu nifas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan dengan melakukan demontrasi menggunakan phantom. Hasil dari pengabdian adalah ibu nifas dan menyusui sudah memahami dan mengetahui tentang perawatan payudara pada masa nifas guna meningkatkan produksi ASI.   Kata Kunci :Perawatan payudara, Ibu Nifas,Ibu Menyusui, ASI

Nurjannah Supardi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan memakai rancangan one group pre and post test design, dilaksanakan bulan Juni – Agustus 2021. Dalam penelitian ini responden diberikan intervensi berupa pijatan oksitosin kemudian diukur produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi untuk melihat pengaruh pijatan oksitosin tersebut. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 ibu nifas dengan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelum dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata yaitu 8,87 dan setelah dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata adalah 10,47. Dari hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji paired t-test diperoleh nilai p adalah 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan mengetahui ada pengaruh antara pijat oksitosin terhadap volume ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Tahun 2021. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai terapi untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.