Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-1 of 1

Analytics

Handri Geradus; Andreas Andreas

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Di masa Pandemi setelah pemerintah mengumumkan PSBB semua sektor kegiatan dibatasi secara ketat, tidak hanya kantor-kantor, rumah makan dan toko yang tutup, namun juga tempat ibadah, terutama gereja. Semua umat Kristen di Indonesia mengikuti peraturan itu dengan beribadah  di rumah saja ataupun melalui Daring. Gereja-gereja tampak lengang, bahkan sepi pada hari Minggu, hari untuk beribadah bagi umat Kristiani. Apalagi  ketika itu sudah memasuki Tri Hari Suci yang mengenang kesengsaraan  Tuhan Yesus yang didera, disalibkan dan wafat di kayu salib, sebelum akhirnya dipercaya bangkit dan dirayakan pada hari Paskah. Pada masa pandemi, sebagian gereja  memang  masih ada yang tetap dibuka untuk para jemaatnya terutama gereja yang anggota jemaat tidak lebih dari 30-40 orang, dengan protokol yang sangat ketat, yaitu  sebelum memasuki gereja di cek suhu tubuh, kemudian mencuci tangan dengan sabun dan handsanitizer, harus memakai masker, tidak bersalam-salaman, duduk berjarak kurang lebih 1 sampai 1.5 meter, dan ibadah dipersingkat hanya satu jam dan paling lama satu setengah  jam yang biasanya beribadah selama dua jam. Pada Pandemi di gereja POUK melaksanakan ibadah memanfaatkan kecanggihan teknologi yaitu ibadah secara daring yaitu dengan Live Streaming. Disinilah akan kelihatan apakah jemaat masih memiliki kesetiaan kepada Tuhan ketika ibadah dilaksanakan secara daring atau Live Streaming atau sebaliknya semakin jauh dari Tuhan.