SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 20

Analytics

Septianingtyas, Maya; Jona, Resa Nirmala; Sulistyaningrum, Danny Putri; Juwariyah, Siti; Noer’aini, I’ien +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan dan kematian, terutama pada kelompok lansia. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan gaya hidup sehat menjadi faktor yang memperburuk kondisi ini. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pengendalian tekanan darah melalui Program SEHATI (Sehat Bersama Hipertensi Terkendali). Metode: Kegiatan dilaksanakan di Posbindu lansia dengan melibatkan 45 peserta. Metode kegiatan meliputi skrining tekanan darah dan status kesehatan, edukasi tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi, serta pelatihan senam hipertensi. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post-test pengetahuan serta observasi partisipasi senam. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang hipertensi sebesar 35%, partisipasi aktif dalam senam mencapai 90%, dan sebagian besar peserta menunjukkan penurunan tekanan darah setelah mengikuti kegiatan. Kesimpulan: Program SEHATI efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku sehat masyarakat dalam pengendalian tekanan darah, serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis promotif dan preventif di komunitas lansia.

Jaroh

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

TOGA (Tanaman Obat Keluarga) adalah tanaman yang ditanam di sekitar tempat tinggal oleh keluarga karena memiliki manfaat sebagai obat. Tanaman ini juga sering disebut sebagai apotek hidup. Beberapa jenis TOGA yang umum dibudidayakan meliputi empon-empon, rempah-rempah, belimbing, delima, kangkung, dan daun pepaya. Budidaya TOGA dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama dalam aspek pangan. Namun, masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya tanaman ini bagi kehidupan mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kesadaran melalui penyuluhan dan pelatihan budidaya TOGA. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pemahaman serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola tanaman obat keluarga. Program ini dilaksanakan di Desa Wonodadi, Kabupaten Blitar, dengan pendekatan berupa ceramah dan demonstrasi.

Zetira Nadia Rahmah; Encang Saefudin; Jimi Nurotama Mahameruaji

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Scriptwriters play an important role in effectively conveying messages and goals to the audience. A good script is able to build a logical storyline, convey a message implicitly and explicitly, and leave a deep impression on the audience. The goal to be achieved in writing this final project report is to explain the process of writing a script using narrative techniques in a feature video. In this final project, the script writing uses narrative techniques with a descriptive approach. In script writing, narrative techniques are applied in scripts as the main approach in building a structured storyline based on the attachment of cause-and-effect relationships between events. The narrative structure is divided into three stages, namely the preliminary stage (opening), the intermediate stage, and the closing stage (solution). The preliminary stage serves to introduce the phenomenon, the middle stage discusses the phenomenon more deeply, and the closing stage provides solutions to the problems raised. The application of this narrative technique proves that a good structure in scriptwriting is able to convey the message in a video feature effectively. The screenwriter has completed the tasks and roles in making an animated video entitled Kopi Nikmat Tantangan Hidup Sehat. 

Tjie Haming Setiadi; Alexander Halim Santoso; Edwin Destra; Steven Hizkia Lucius; Ryan Dafano Putra Mahendri +1 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2025 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Uric acid is the final product of purine metabolism, which can increase due to high purine intake or impaired renal excretion. Accumulation of uric acid in the body is at risk of causing joint inflammation and other metabolic disorders. Early detection and dietary education are strategic steps to prevent complications of hyperuricemia. This activity uses the Plan-Do-Check-Act (PDCA) approach by examining uric acid levels using POCT and education on managing purine consumption. The examination was carried out on 62 adult participants. Educational leaflets were delivered directly and individually to each participant. All participants had uric acid levels in the normal range (median 4.2 mg/dL), with the lowest value of 3.5 mg/dL and the highest 6.5 mg/dL. Most participants were women and were in the middle to elderly age group. Although no cases of hyperuricemia were identified, preventive education remains essential to maintain uric acid levels within optimal ranges and reduce future metabolic risks. Lifestyle interventions focusing on diet and hydration are critical for sustainable uric acid control and long-term health outcomes.   Keywords: Uric Acid, Purine, Hyperuricemia, Diet, Nutrition Education

Susy Olivia Lontoh; Muhammad Dzakwan Dwi Putra; Muhammad Naufal Razaan; Anthon Eka Prayoga Khoto

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2025 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Non-communicable diseases (NCDs) have become the leading cause of death in Indonesia, particularly among young adults, with an increasing incidence rate. Technological advancements, lifestyle changes, and environmental factors have contributed to the rising prevalence of NCDs, especially among the younger generation. In light of this, it is essential to implement prevention through health screening and education on healthy lifestyles, particularly among young adults. This community service activity was conducted on December 20 and 21, 2024, with the aim of raising awareness among young adults in West Jakarta about the importance of adopting a healthy lifestyle through health screenings and the promotion of an active lifestyle, including education on nutrition status, physical activity, quality sleep, and the dangers of smoking, especially the use of e-cigarettes. The results of the activity showed that the majority of participants experienced sleep difficulties, and most did not smoke, although some used e-cigarettes. The results of nutrition status measurements also indicated that most participants fell into the obese category. Participants' physical activity levels were relatively low, with many engaging in less than 30 minutes of exercise per session and struggling to find time for regular physical activity. Education and promotion of healthy lifestyles need to be continuously improved to prevent NCDs among young adults, with a focus on improving eating habits, increasing physical activity, and managing stress.

Janti Soegiastuti; Atika Mutiarachim; Nur Atika Yuniarti; Fika Ulfa Widowati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelatihan Kewirausahaan untuk Optimalisasi Penurunan Prevalensi Stunting Generasi Milenial merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk menurunkan prevalensi stunting pada remaja melalui edukasi pola hidup sehat dan pelatihan kewirausahaan. Program dilaksanakan di Kelurahan Wonopumblon, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada bulan Maret sampai November 2023, terdiri dari proses persiapan, program inti berupa penyuluhan mengenai stunting dan pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan pada 16 Mei 2023 kemudian dilanjutkan dengan pembinaan kewirausahaan untuk memastikan remaja sukses dalam melakukan usaha, mendapatkan penghasilan untuk meningkatkan taraf hidup terutama memperbaiki pola makan gizi seimbang. Penyuluhan melibatkan narasumber dari tenaga kesehatan yaitu bidan, dokter dan akademisi ekonomi untuk menyampaikan pelatihan kewirausahaan. Pendekatan edukatif dan partisipatif terbukti efektif meningkatkan kesadaran remaja untuk mengoptimalkan pola hidup sehat guna menurunkan prevalensi stunting.

Hamid, Abdul; Hamdin Hamdin

Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia 2024 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Diabetes Mellitus (DM) or what is commonly called diabetes is a chronic metabolic disorder caused by the insulin hormone in the body which cannot be used effectively to regulate blood sugar balance, thereby increasing the concentration of sugar levels in the blood. The aim of this community service is to increase community knowledge regarding diabetes mellitus. The benefits of community service activities are providing education about diabetes. The location of the community service activities is at BTN Bukit Permai in the Kerka Community Health Center Unit 1 Sumbawa area. This community service activity has been carried out well involving public health students and nursing students, in carrying out outreach activities to the community with the title "Productive Healthy Living Free of Diabetes with Health Education about Diabetes Mellitus in the Pkm Unit 1 Sumbawa Working Area" on Saturday 29 June 2024

Indro Harianto; Anggraeni Endah Kusumaningrum; Retno Mawarini Sukmariningsih

Notary Law Research 2024 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Peran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat sangat penting, terutama dalam bentuk pelayanan kesehatan universal, dimana kesehatan diakui sebagai salah satu hak asasi manusia. Jaminan hak atas kesehatan sesuai perjanjian mengakui hak setiap orang untuk memperoleh hak-hak ini. perjanjian. standar tertinggi untuk kesehatan fisik dan mental. Menegaskan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Metode pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan normatif, Pendekatan yuridis normatif adalah Pendekatan yuridis (hukum dilihat sebagai norma atau das sollen), karena dalam membahas permasalahan penelitian ini menggunakan bahan-bahan hukum. Pemenuhan hak untuk hidup sehat merupakan hak dasar yang harus dijamin, karena kesehatan merupakan bagian dari kebutuhan primer setiap manusia. Kondisi sehat badan dan jiwa akan memungkinkan setiap manusia untuk melakukan aktifitas dan karyanya. Kesehatan merupakan pula bagian dari kebutuhan menuju hidup sejahtera. Hak semacam ini merupakan salah satu hak dasar dalam pelayanan kesehatan. BPJS diselenggarakan berdasarkan asas kemanusiaan, manfaat, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan tujuan untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap rakyat Indonesia yang sudah menjadi hak dasar manusia.

Gusti Ayu Sinta Jelantik; Ni Made Wulandari Kusumadewi

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Consumer purchasing decisions are one of the most crucial aspects for companies, because purchasing decisions can affect revenue, business growth, reputation, competition in the market, operational efficiency, product innovation, and customer loyalty. There are several factors that influence purchasing decisions, including brand image and nutrition label. This study aims to examine the effect of brand image and nutrition label on purchasing decisions with a healthy lifestyle as a moderating variable. The sample used in this study was 100 respondents. The sampling method used in this study was purposive sampling method. Data collection was carried out through distributing questionnaires online via google form and offline distribution where respondents received and answered on a questionnaire sheet. The data analysis technique used in this research is Moderated Regression Analysis. The results of this study indicate that brand image and nutrition label partially have a significant effect on Fitbar purchasing decisions in Denpasar City. Then, healthy lifestyle moderates brand image and nutrition label partially on Fitbar purchasing decisions in Denpasar City.

mariyati; Arifianto; Menik; Nur, Dwi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa remaja sering disebut masa terlabil, di mana seorang anak berusaha mencari jati dirinya. Posyandu remaja diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan mental remaja dan optimalisasi psychological first aid (PFA). Posyandu kesehatan jiwa remaja merupakan salah satu kegiatan berbasis kesehatan masyarakat khusus remaja, untuk memantau dan melibatkan mereka demi peningkatan kesehatan dan keterampilan hidup sehat secara berkesinambungan. Tujuan program kemitraan masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan karangtaruna dalam melakukan pemantauan kesehatan jiwa khususnya remaja. Metode pelaksanaan kegiatan program kemitraan masyarakat melalui ceramah, diskusi dan demonstrasi tentang pelaksanaan sistem 5 meja posyandu kesehatan jiwa remaja. Kegiatan lima meja posyandu kesehatan jiwa antara lain meja satu: pendaftaran dan pemantauan kesehatan fisik, meja dua: pemantauan gejala, pemberian terapi psikofarmaka, vitamin, dan penambahan nutrisi, meja tiga: pengendalian gejala oleh perawat, meja empat: peningkatan ketrampilan perawatan diri, meja lima: peningkatan ketrampilan hidup sehari- hari dan produktivitas). Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahap: sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran sosialisasi adalah pengurus karangtaruna kelurahan tambakharjo yang diikuti oleh 7 orang, pelaksanaan posyandu melibatkan pengurus karangtaruna dan dihadiri oleh 18 remaja. Hasil pelaksanaan Posyandu deteksi kesehatan mental dengan SRQ sebelum Posyandu 9 mengalami gangguan mental emosional menjadi 4 remaja setelah posyandu. Selanjutnya dilaksanakan Pendidikan Kesehatan tentang kesehatan mental remaja dan praktik cara mengatasi stres.

Iin Puspita Sari; Moh Ali Murad; Harnida Wahyuni Adda

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Stunting merupakan satu masalah kesehatan yang masih dihadapi bangsa indonesia. Stunting dapat berdampak pada kualitas generasi penerus bangsa di masa depan. Anak-anak yang mengalami stunting akan terhambat pertumbuhan otaknya sehingga kurang cakap dalam belajar. Ini akan menurunkan produktivitas dan kualitas hidupnya dimasa depan. Oleh karena itu percepatan penurunan stunting menjadi prioritas nasional Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran aparat desa dalam penyaluran dana stunting serta bagaimana peran aparat desa dalam penagulangan stunting di Desa Sibalaya Barat Kecamatan Tanmbulava Kabupaten Sigi, metode yang digunakan adalah kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam penyaluran dana desa untuk penanggulangan stunting terealisasikan secara keseluruhan, namun dalam pencegahan stunting masih terdapat hambatan, karna kurangnya kesadaran dari masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan bersih. Hal hal yang harus di perbaiki agar program kegiatan yang dilakukan bisa lebih efektif menurunkan stunting

Anang Sofyan Zulfikar; Dety Mulyanti

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Coronavirus disease 2019 (Covid-19) merupakan pandemi di akhir tahun 2019 yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS Cov-2). Dampak pandemi Covid-19 tak hanya dirasakan pada sector kesehatan namun juga seluruh sector secara umum. Terjadinya Covid-19 di seluruh negara juga memberikan dampak perubahan tatanan kehidupan di masyarakat. Terdapat beberapa kebiasaan baru terkait pola hidup lebih sehat yang diadaptasi masyarakat agar tetap bisa bertahan ditengah pandemi Covid-19.  Tujuan artikel ini adalah menganalisis artikel yang berhubungan dengan pengaruh pandemi Covid-19 terhadap pola perilaku sehat masyarakat. Sumber data didapatkan melalui database terkomputerisasi seperti PubMed, ScienceDirect, Elsevier, Portal Garuda serta Google Scholar dengan kriteria artikel penelitian yang relevan mengenai adaptasi pola hidup sehat selama pandemi Covid-19, publish tahun 2019-2023, berbahasa Indonesa atau Inggris dan bersifat open access. Lima artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi kemudian dianalisis dan dilakukan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kebiasaan baru terkait pola hidup sehat yang diadaptasi masyarakat setelah terjadinya pandemi Covid-19.

Zuhrina Aidha; Anna Tasya Putri; Abdinda Lorensyifa; Rini Deby Astria Lubis; Serahayati br. Hasibuan +3 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Faktor utama yang harus diperhatikan oleh keluarga adalah kesehatan. Oleh karena itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran PHBS rumah tangga di Bagan Deli. Penelitian ini menggunakan survei silang dengan metodologi kualitatif. Sebanyak 65 ibu rumah tangga berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai responden. Menurut temuan studi tersebut, rumah tangga Bagan Deli kurang mempraktekkan hidup bersih dan sehat; mayoritas rumah tangga di sana masih kekurangan jamban dan tempat pembuangan sampah, dan banyak orang merokok, sering berolahraga, dan mengkonsumsi sayuran. dan buah masih kurang. Rata-rata keluarga hanya menerapkan 4 dari 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga menurut Dinas Kesehatan Sumut. Indikator yang termasuk dalam kategori baik adalah: tempat persalinan, pemberian ASI, imunisasi di posyandu dan pemenuhan air bersih. Sedangkan kategori lainnya berada pada kategori kurang baik.  

Siti Robiah Adawiyah; Mujiyanto, Mujiyanto; Wanto, Wanto; Kuni Munawaroh; Avifah Faricha Nisa +7 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Desa Karangluhur yang cangkupan wilayahnya membentang dari arah timur dimulai dari Dusun Krakal Tamanan sampai wilayah barat. Karena letaknya yang strategis, dan hanya berjarak 1 km dari pasar kertek yang berada di Desa Karangluhur diantaranya Puskesmas 1 Kertek, koramil kertek, dan juga beberapa lembaga keuangan. Selain itu juga ada lembaga pendidikan formal yaitu SMP Negeri 1 Kertek. Selain itu juga ada tempat pendidikan dasar formal dan non formal seperti SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Karangluhur serta MI Maarif Karangluhur yang berlokasi di Dusun Marong. Selain itu juga letak geografis dengan penyebaran penduduk yang terbilang merata, tersebar di empat dusun dengan mata pencaharian sebagian besar adalah petani atau buruh tani. Potensi lain yang ada di Karangluhur yaitu potensi sumber daya manusia (SDM) dengan dibuktikan banyaknya para wirausaha atau usahawan yang menekuni bidang usaha dalam segala hal. Upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagai informasi, dengan menggunakan Penelitian Community Based Participatory Research (CBPR), yaitu penelitian dengan pola kolaborasi antara komunitas dengan dunia pendidikan tinggi yang berorientasi aksi dengan service learning untuk mendukung gerakan sosial demi terwujudnya keadilan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan kesadaran pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta keindahan lingkungan terkhusus masyarakat Dusun Marong, Desa Karangluhur, Kecamatan Kertek.  

Evita Sari; Kofifah Indri Nurhayati; Muhammad Shamil Muwaffaq; Wahyu Tri Sudaryanto

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Low back pain merupakan salah satu gangguan musculoskeletal akibat dari ergonomi yang salah dan dapat didefinisikan sebagai nyeri yang terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteus inferior yang berlangsung lebih dari sehari. Pada tahun 2018 di Indonesia, tenaga kesehatan pernah mendiagnosis sebanyak 11.9% kasus penyakit musculoskeletal  sedangkan  kasus  yang  terdiagnosis  menurut  gejala  yang  muncul  sebesar  24,7%. Persentase penderita LBP di Indonesia diperkirakan antara 7.6%-37% pada tahun 2018. Pada tahun yang sama didapatkan sekitar 26.74% penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun keatas dan bekerja yang mengeluh mengalami nyeri di  daerah  punggung  bawah.  Hal  ini  diakibatkan  karena  seiring  bertambahnya  usia  maka  kekuatan  otot  akan mengalami penurunan sehingga rentan mengalami gangguan kesehatan. Kami berinisiatif untuk memberikan penyuluhan terkait nyeri punggung bawah pada Mahasiswa yang berada di Universitas Muhammadiyah Surakarta khususnya pada program studi fisioterapi angkatan 2019 kelas praktek E dan juga kegiatan pengabdian ini di support dengan pemberian leaflet, pre-test, post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan penambahan wawasan responden terhadap nyeri punggung bawah baik gejala, faktor resiko, cara pencegahan serta penanganan secara mandiri maupun medis., agar kedepannya para lansia menambah pengetahuan perihal low back pain dan dapat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit ini. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner pre- test dan post-test yang kami berikan, pengetahuan lansia tentang nyeri punggung bawah meningkat dari yang awalnya belum mengerti perbedaan nyeri lutut biasa dengan osteoarthritis menjadi paham, dan adanya peningkatan pengetahuan akan tanda dan gejala low back pain

Dwi Mulianda; Endro Haksara; Arum Kusuma Andini; Lulu Swastika; Martiyastuti Gandarini +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19, sebanyak 1.488 pasien tercatat memiliki penyakit penyerta dan presentase terbanyak diantaranya adalah penyakit hipertensi sebesar 50,5%.   Pandemi COVID-19 dapat dijadikan sebagai momentum untuk membudayakan gaya hidup sehat pada hipertensi melalui pendekatan penatalaksanaan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), Hidroterapi, dan Senam Hipertensi. Kegiatan ini bertujuan agar lansia dengan hipertensi di wilayah Jawa Tengah dapat memahami penatalaksanaan  DASH, hidroterapi, dan senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi.  Hasil kegiatan Lansia di beberapa wilayah Jawa Tengah yang hadir dalam acara pengabdian masyarakat sebanyak 10 orang secara terpisah dilakukan screening tekanan darah dengan rata-rata tekanan darah sebesar 159/94 mmHg. Setelah diberikan intervensi penatalaksanaan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), hidroterapi, dan senam hipertensi di saat pandemi covid-19 berjalan lancar, terdapat adanya peningkatan pengetahuan lansia berdasarkan beberapa jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh penyaji materi serta praktik penatalaksanaan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), hidroterapi, dan senam hipertensi yang dilakukan oleh lansia setelah melihat demonstrasi penyaji materi. Evaluasi tekanan darah setelah diberikan intervensi kesehatan tentang penatalaksanaan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), hidroterapi, dan senam hipertensi terdapat penurunan tekanan darah dengan rata-rata tekan darah 129/82 mmHg. Penatalaksanaan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), hidroterapi, dan senam hipertensi dapat diterapkan pada lansia hipertensi dalam kehidupan sehari-hari.      

Rahmanti, Ainnur; Novita Wulan; Atika Febri D; Indriana Safitri; Mimin Indah L +4 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan program yang dicanangkan oleh kementrian kesehatan untuk menurunkan resiko utama penyakit menular dan penyakit tidak menular (PTM) terutama melalui intervensi gizi 1000 hari pertama kehidupan, memperbaiki pola konsumsi gizi seimbang seluruh keluarga, meningkatkan aktiftas fisik teratur dan terukur, meningkatkan pola hidup sehat, meningkatkan lingkungan sehat serta mengurangi konsumsi rokok dan alkohol. Data wawancara didapatkan hasil bahwa sebagian besar masyarakat sebanyak 48 % jarang memeriksakan kesehatan sedini mungkin, warga akan pergi kepusat kesehatan terdekat jika sudah mulai muncul tanda dan gejala penyakitnya. Pelaksanaan DD- PTM dilaksanakan dalam sehari, warga dikumpulkan dalam aula Kelurahan Bulustalan, Kegiatan diawali dengan senam kebugaran secara serentak, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan yaitu pengukuran antopometri berupa tinggi badan, berat badan, lingkar perut, pengukuran tekanan  darah  dan  pengukuran  gula  darah  sewaktu.  Dari  50  orang  warga  yang mengikuti pelaksanaan DD-PTM, sebanyak 24 % warga (12 orang ) baru mengetahui bahwa mengidap pra diabetes mellitus, , sebanyak 16 % ( 8 orang) sudah mengetahui bahwa menderita hipertensi dan diabetes mellitus, sebanyak 6 % ( 3 orang) memiliki lingkar perut lebih dari 100 cm, sebanyak 54% (27 orang) dalam kondisi sehat.Warga cukup antusias terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Data yang didapat dalam kegiatan DD- PTM ini diserahkan kepada pihak Puskesmas Pandanaran sebagai rekap data status kesehatan wilayah binaan. Data yang didapat akan ditindaklanjuti dengan memotivasi warga untuk memeriksakan kesehatannya di Puskesmas Pandanaran.    

Mellynia, Rizki; Trisiana, Anita; Viyani, Nike Nur; Safitri, Fidia; Handayani, Nita Tri +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penyakit coronavirus 2019 yang dikenal dengan nama COVID-19 melambangkan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu macam korona virus. Penyakit ini  menyebabkan wabah corona virus 2019–2020. Penderita COVID-19 akan merasakan gejala seperti panas, batuk kering, dan kesusahan bernapas. Sakit tenggorokan, flu, atau bersin-bersin makin renggang dijumpai.Pada pengidap yang paling sedikit, penyakit ini bisa berakhir pada pneunomia dan kegagalan multiorgan.Pencegahan agar tidak tertular korona virus ini kita dapat membersihkan tangan, etika batuk, menjahui komunikasi jarak dekat kepada orang sakit. Penyembuhan dapat dilakukan dengan pengobatan simtomatik dan suportif.Tujuan penelitian untuk mengetahui gejala apa saja yang terjadi, cara pencegahan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, yang merupakan penelitian deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dan pengembangan yang berdasarkan fakta yang memberikan gambaran umum tentang pembahasan. Hasil penelitian memberikan informasi tentang covid 19 kepada masyarakat, melakukan berbagai pencegahan agar tidak tertular penyakit tersebut dan menerapkan pola hidup sehat. Dalam persfektif Pendidikan Kewarganegaraan, hidup sehat merupakan salah satu jaminan konstitusi, yang merupakan bagian dari hak, maupun kewajiban warga negara.

Margiyati Margiyati; Novita Wulan Sari; Lusi Arifirohwati; Robin Herlex Pattola; Ruwita Dwiyanti +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa remaja merupakan masa yang rawan dan kritis karena perkembangan emosi dan perilaku yang masih belum stabil. Banyak perilaku sehat serta perilaku tidak sehat berkembang selama masa remaja. Data menunjukkan berbagai ragam perilaku yang bersifat larangan banyak dilakukan oleh remaja seperti perilaku merokok, mengkonsumsi alkohol, seks bebas, pola makan tidak sehat dan kurang berolahraga. Meningkatnya perilaku hidup tidak sehat dan kenakalan remaja  ini juga didapatkan di SMP Islam Nurul Huda. Data hasil pengkajian menunjukkan 25% siswa laki-laki merokok di luar lingkungan sekolah, 2% siswa pernah melakukan hubungan seks di luar nikah saat berpacaran, 10% sering membolos sekolah, 35% sering makan makanan tidak sehat. Kepala sekolah menyampaikan Trias UKS belum optimal dijalankan sehingga edukasi baik tentang kesehatan fisik ataupun psikologis remaja kurang terfasilitasi. Lokasi sekolah tampak kotor, sampah dibuang sembarangan, dan kamar mandi tidak bersih. Kehidupan di sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai PHBS dan berpotensi sebagai agent of change untuk mempromosikan PHBS khususnya baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Perilaku ini perlu diedukasikan dengan strategi yang tepat pada remaja salah satunya melalui teman sebaya yang telah dilatih menjadi konselor. Kelompok konselor sebaya menjadi salah satu strategi baru untuk mengedukasi remaja karena periode remaja merupakan periode yang sangat dekat dengan peer group, membutuhkan pengakuan dari kelompok atau teman sebaya dan membutuhkan identitas baru yang bisa meningkatkan harga dirinya sehingga menjadi suatu pilihan yang tepat dalam upaya membentengi remaja dari pengaruh negative lingkungan dan membentuk perilaku hidup sehat pada remaja. Analisis fenomena tersebut menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Puskesmas Rowosari untuk melaksanakan kegiatan   bertema,   “Pelatihan   Konselor   Sebaya   sebagai   Upaya   Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Remaja di SMP Islam Nurul Huda”. Hasil yang didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan terkait PHBS pada remaja, serta terbentuk kader kesehatan remaja yang berfungsi sebagai konselor sebaya du SMP Islam Nurul Huda.    

Rahmanti, Ainnur; Margiyati Margiyati; Merid Lechan TC; M. Ilham Hidayatullah; Nadea Bunga Apriliae +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) memiliki tujuan untuk memandirikan seluruh komponen di sekolah untuk melakukan pencegahan dan penanganan dini pada maslah- masalah kesehatan yang mucul saat disekolah. Pada MI Nashrul Fajar Kelurahan Meteseh sudah terdapat lembaga UKS yang disediakan pihak sekolah, namun belum berjalan dan dikelola dengan baik. Hasil observasi didapatkan minimnya kegiatan di UKS maupun belum terdapatnya petugas kesehatan yang terlatih / dokter kecil di sekolah tersebut. Oleh karena itu untuk mengatasi maslah tersebut melalui musyawarah warga sekolah diputuskan untuk menggerakkan kembali kegiatan di UKS dan melatih dokter kecil. Dukungan dari semua pihak terkait dibutuhkan untuk keberlangsungan pengelolaan, pembinaan dan pengembangan UKS. Program dokter kecil merupakan upaya pendekatan edukatif dalam rangka mewujudkan perilaku sehat antara lain perilaku kebersihan perorangan, dimana anak didik dilibatkan dan diaktifkan sebagai pelaksananya. Tujuan dokter kecil meningkatkan partisipasi siswa dalam program UKS, agar siswa dapat menjadi penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah, di rumah dan dilingkungannya dan siswa dapat menolong dirinya sendiri, sesama siswa dan orang lain untuk hidup sehat.