Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Gempar Al-Hadist; Arif Fajar Prasetiyo; Daniel Assetiawan Iriana

Student Scientific Creativity Journal 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan motivasi belajar penjas antara jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimen (ex post facto) dengan desain komparatif, yaitu penelitian diarahkan untuk membandingkan satu kelompok sampel dengan kelompok lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti ingin membandingkan tingkat motivasi belajar jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 Subang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA dan XII IPS SMA Negeri 1 Subang yang berjumlah 364 siswa dengan sampel yang diambil sebanyak 20% dari populasi yaitu 69 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi yang diadopsi dari Risyanto (2014) yang diuji validitas dan reabilitasnya oleh penulis dengan hasil 25 item soal valid dari 27 item soal yang ada dan tingkat reabilitasnya sebesar 0.902. Dalam penelitian ini uji hipotesis menggunakan rumus independent sample t-test dengan hasil 0,002 < 0,05 maka dengan hasil tersebut terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar penjas jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 subang.  

Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Sepakbola sangat digandurungi seantero dunia, terlebih saat ada Piala Dunia, jutaan pasang mata siap menikmatinya. Melalui kajian filosofis, penelitian menyimpulkan : turnamen Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar merupakan ekspresi ruang bagi tuan rumah untuk mempresentasikan wajah Islam yang penuh kesejukan. Posisi tawar sebagai penyelenggara dimanfaantkan untuk mengklarifikasi bahwa Islam yang selama ini dipersepsikan dunia Barat melekat dengan berbagai aksi kekerasan dan terorisme, dibantah dengan realitas melalui wajah sejuk Islam, meliputi : Opening Ceremony nuansa Islami, standart kesopanan suporter, mural hadis wajah sejuk Islam, area shalat dekat stadion, Quick response Code Islam di hotel, layanan informasi Islam, pameran benuansa Islam, muazin bersuara merdu, berbagi makanan gratis, memakaikan jilbab turis wanita, larangan minuman beralkohol, larangan simbol LGBT, dan larangan aktifitas perjudian. Lewat Piala Dunia, Qatar memperjuangkan posisi tawar dihadapan FIFA, membuktikan keindahan agama Islam dan sekaligus meruntuhkan stigma Barat. Implikasi penelitian, bahwa umat Islam mesti mempunyai posisi tawar didepan dunia Barat, agar tidak disalah pahami tentang ajarannya yang menentramkan dan damai. Promosi kesejukan Islam bisa melalui banyak pintu seperti telah dilakukan oleh Qatar.      

Suharti, Suharti; Yayat Suharyat

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Tarbiyah dapat di artikan sebagai pendidikan, dimana pendididikan sendiri merupakan usaha yang dilakukan untuk merubah seseorang untuk dapat menjadi lebih baik, sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad ﷺ  yang berpedoman pada Al-Qur’an dan hadist, dimana dalam Al-Quran selain sebagi sumber pedoman umat islam Al-Qur’an  dan hadist juga  merupakan sumber ilmu pengetahuan yang tidak pernah akan usang oleh perkembangan jaman. Dalam Al-Qur’an terdapat prinsip-prinsip  acuan pendidikan  yaitu ketauhidan  dan risalah Ilahiyah. Dimana pada  dua prinsip tersebut sangat penting dalam pedoman pendidikan  baik dari Jaman Nabi Muhammad ﷺ sampai jaman yang akan datang. Manusia pada umumnya sudah Allah SWT berikan anugerah dalam dirinya  dengan banyaknya potensi, dimaana potensi tersebut merupakan kesempunaanya  manusia yang mempunyai fitrah dari lahir, sehinggan untuk mengembangkan potensi tersebut diperlukan pendidikan  dalam Al-Qur’an dan Hadist  

Roni Rusmana; Yayat Suharyat

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Al-Qur'an dan Hadis sebagai pondasi umat Nabi Muhammad saw dan seluruh umat islam, Ilmu pengetahuan juga merupakan komponen utama dari isi Alquran juga hadis. karena keduanya tidak dapat dipisahkan, Al-Qur”an dan Hadis adalah sumber dari segala sumber ilmu. Sedangkan secara substansi, Islam adalah agama penerang dimana semua ilmu pengetahuan bisa berkembang karena islam memiliki al-qur’an dan hadis sebagai pedoman dan setiap manusia diberi hak untuk mengembangkan setiap wawasan ilmu pengetahuan yang mereka miliki karena allah sudah memberikan akal kepada setiap manusia, dan salah satu bukti manusia berakal yaitu berkeyakinan sebagai bentuk rasa syukur atas anugrah allah yang luar biasa, Ilmu yang allah berikanlah yang mebuat manusia bisa berkembang. Dengan ilmu lah manusia bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sehingga manusia lebih terarah dalam menajalani hidup, Allah juga memberikan anugrah emosi kepada manusia untuk manusia bisa semangat dalam menjalankan segala sesuatu, Gabungan ilmu dan emosi lah yang membuat manusia bisa berkembang dan bermanfaat.dan fungsi ilmu pengetahuan dalam proses kehidupan manusia tidak akan pernah berjalan sesuai fitrah tanpa adanya suatu pedoman maka kita selaku umat islam harus meletekan segalal sesuatu berdasakan Al-qur’an dan Hadis.  

Putri Amanati; Yayat Suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan islam adalah Pendidikan yang dalam pelaksanaannya berdasarkan ajaran islam. Karena ajaran islam berdasarkan Al Qur’an, as sunnah, pendapat ulama, maka Pendidikan islampun berpacu pada Al Qur’an, as Sunnah, dan pendapat ulama. Dengan demikian perbedaan Pendidikan islam dengan Pendidikan lainnya ditentukan oleh adanya dasar ajaran islam tersebut.para guru dipandang sebagai faktor yang sangat menentukan berlangsungnya kegiatan Pendidikan dan pengajaran. Nana Saodik misalnya, mengatakan bahwa tanpa adanya kurikulum, ruang kelas dan lainnya, kegiatan Pendidikan akan tetap berjalan apabila ada guru yang bertugas sebagai pendidik dan pengajar. Seorang guru dalam pandangan Al Qur’an berperan sebagai ulama yang mendalam ilmunya baik agama maupun umum serta menggunakan dan mengajarkan ilmunya, itu untuk kemaslakhatan umat, mengajak umat bertakwa sehingga ia menjadi pewaris Nabi.    

Imeldawati Situmorang; Sri Wahyuni; Siska Suci Triana Ginting; Yeni Rika; Intan Purnama Sari +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kecemasan pada ibu hamil dirasakan sejak trimester pertama, di mana kecemasan akibat dari adaptasi terhadap perubahan fisik tubuhnya, rahim yang mulai membesar, dan perubahan pada   payudara serta perubahan  psikologis. Kecemasan ini berlanjut pada trimester selanjutnya sampai pada trimester tiga sehingga diduga dapat menyebabkan kurang siap menghadapi persalinan nantinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu hamil dengan kesiapan mengadapi persalinan di UPT Puskesmas Prapat Janji  Kabupaten Asahan Tahun 2022. Jenis penelitian adalah analitk dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah suami berjumlah 62 orang dan sampel 56 orang ditentukan berdasarkan kriteria. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III lebih banyak sedang (73,2%), dan tingkat kecemasan ringan (12,%), sedangkan tingkat kecemasan berat (14,2%). Persiapan menghadapi persalinan lebih banyak siap menghadapi persalinan (76,8%) dan paling sedikit kurang siap (23,2%). Ada hubungan antara  tingkat kecemasan ibu hamil dengan persiapan menghadapi persalinan (p 0,004<0,05). Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi dan motivasi kepada suami khususnya ibu hamil tentang cara mengatasi kecemasan masa kehamilan untuk menghindari gangguan masa kehamilan dan persalinan.  

Rizki Maulana; Satria Wiguna; Nurmisda Ramayani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Permasalahan penelitian menujukkan kepada guru Al-Qur’an hadist yang sudah menerapkan kurikulum 2013 dengan pendekatan E-Learning, namun guru tersebut cenderung hanya memperoleh hasil kognitif dari siswa dan bukan mengarah kepada soal-soal metakognitif, sehingga hasil nilai kognitif siswa di sekolah tersebut masih berada di bawah KKM yaitu 75. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus dan untuk tiap siklusnya terdiri dari empat tahapan diantaranya perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan Tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah siswa 29 siswa. Hasil penelitian bahwa hasil analisis penelitian yang didapat, maka akan disimpulkan bahwa penggunaan metode e-larning 5.0 dapat meningkatkan metakognisi siswa khususnya mata pelajaran A-qur’an hadist. Hal ini terbukti pada pra siklus dengan nilai rata-rata 51 kemudian meningkat pada siklus I dengan nilai rata-rata 66.20 kemudian meningkat lagi pada siklus II dengan nilai rata-rata 80. Sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus 21% sedangkan pada siklus I adalah 59% kemudian meningkat lagi pada siklus II yaitu 90%. Selain meningkatkan metakognisis siswa aktivitas guru juga membantu membimbing dan mengambil kesimpulan dari materi pelajaran. Sedangkan aktivitas siswa, siswa dapat memperhatikan penjelasan guru selama proses pembelajaran berlangsung, siswa aktif dalam mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan guru.    

Acim, Subhan Abdullah

This article focuses on the discussion on the basis of Sufism-based education from the perspective of the Qur'an and hadith. This article is the result of a literature review by relying on data in the form of Islamic books and scientific journals. This study is guided by two problem formulations: first, what are the basic foundations of Sufism education in the Qur'an; Second, what is the basic foundation of Sufism education in hadith. this study shows that the verses that support Sufism-based education are Surah al-A’la: 14-15 and Surah al-R’'d: 28. These verses show that remembrance is a tradition commonly practiced by Sufis. Zikr is one method of purifying the soul (tazkiyah al-Nafs) and calming the heart (ithmainn al-Qalb). In addition to the Qur’an, a number of hadiths indicate that the practice of loud remembrance (jahr) and silent voice (sirr) is part of the Sufistic tradition. Even the sirr and jahr remembrance models have been practiced in the lifetime of the Prophet Muhammad. Zikr in congregation, and with a certain number of remembrance numbers, was also practiced at the time of the Prophet.  

Zihab, Zihab; Syarif, Muhamad; Hirjan, Muhamad; Dewi, Hastri Mulyana

Indonesia sebagai Negara berkembang dimana sebagian besar penduduk hidup di daerah pedesaan sehingga apabila pembangunan nasional bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka kawasan pedesaan mendapat prioritas sebagai bidang garapan pembangunan. Kawasan pedesaan pada saat ini dapat di indentikan dengan kata “kemiskinan”. Pada kenyataannya, banyak masyarakat yang tinggal di pedesaan sangat akrab dengan kemiskinan. Pada umumnya mereka hidup dalam keterbatasan, kemiskinan dan ketidakberdayaan dalam menghadapi berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi. Tingginya tingkat kemiskinan menjadi indikator bahwa masyarakat belum berperan menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran apa saja yang dilakukan koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Lenek dan mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam melakukan pemberdayaan kepada masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan data kualitatif studi kasus. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode wawancara sebagai pedoman kepada Direktur dan karyawan koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek serta para anggota koperasi Al-Hasan, sedangkan dokumentasi dilakukan dengan melakukan pencatatan ataupun data yang diperoleh dari koperasi Al-Hasan seperti sejarah koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek, struktur organisasi, dan ilustrasi pembiayaan pada koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek.Hasil penelitian ini adalah bahwa Pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat sudah banyak dilakukan oleh beberapa Lembaga baik Lembaga pemerintah maupun non pemerintah, namun pendekatan tersebut banyak yang tidak memberikan hasil yang optimal, diantara penyebabnya adalah ketidaksinambungan antara tujuan dengan proses yang dijalankan. Untuk itu diperlukan sebuah wadah yang mewujudkan tujuan pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan proses yang terjadi. Salah satu Lembaga yang berupaya mengatasi masalah tersebut adalah Koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek dimana dalam operasinya, koperasi syariah tersebut menyalurkan dana kepada masyarakat berdasarkan Al-Hadist dengan menggunakan prinsip bagi hasil yang sesuai dengan prinsip syariah. Koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek merupakan salah satu Lembaga keuangan yang syariah yang saat ini terus mengalami perkembangan.