Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-20 of 151

Analytics

Fahri Ramadhan; Yayat Suharyat

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam dunia pendidikan model pembelajaran menjadi ujung tombak tercapainya tujuan pembelajaran. Permasalahan yang sering ditemui dalam proses pembelajaran yaitu kurangnya daya tarik minat siswa dalam pembelajaran, guru menjadi perancang strategi pembelajaran yang cocok digunakan di kelas, yang mana harus mengenal berbagai macam model pembelajaran yang kooperatif digunakan pada situasi pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran kooperatif yaitu model pembelajaran Snowball throwing. Dalam kegiatan pengabdian ini penulis menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas adalah kajian tentang situasi sosial dengan maksud untuk meningkatkan kualitas tindakan melalui proses diagonis, perencanaan, pemantauan dan mempelajari pengaruh yang ditimbulkan. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif yakni data dimulai dengan menelaah dari awal pengambilan data sampai seluruh data terkumpul. Tulisan ini berdasarkan temuan di SMA Negeri 1 Tambun Utara sebagai tempat pelaksanaan praktik kerja lapangan dan bahan penelitian penulis melaksanakan model pembelajaran ini di kelas XII IPS 3 yang memiliki kendala dalam proses pembelajaran membuat kurang minatnya belajar siswa karena model pembelajaran yang monoton. Hasil penelitian menggambarkan perbedaan nilai ketuntasan dari 3 tahapan proses penilaian yaitu penilaian siklus 1, penilaian siklus 2, dan penilaian siklus 3. penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Tambun Utara. Dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran snowball throwing ini berhasil.    

Yenni Mardiah; Liza Efriyanti; Ulil Amri

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

. Kurangnya minat baca siswa terhadap buku paket sehingga membuat siswa malas mengerjakan pekerjaan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk Menggambarkan pengaruh penggunaan handphone terhadap hasil pekerjaan rumah siswa kelas VIII.1 MTsN 2 Pasaman Barat. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif eksperiment, populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 MTsN 2 pasaman barat yang berjulah 31 orang siswa. Pengambilan sampel menggunkan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di MTsN 2 pasaman Barat. Data hasil belajar siswa diperoleh melalui dokumentasi yaitu nilai pekerjaan rumah sswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data pada penelitian ini menngunakan teknik uji-t. penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 12 september sampai 17 Desember 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh penggunaan handphone terhadap hasil pekerjaan rumah siswa kelas VIII.1 MTsN 2 pasaman Barat setelah di terapkannya penggunaan handphone sebagai sumber belajar untuk mengerjakan pekerjaan rumah nilai siswa dikatakan baik secara signifikan dan bisa dilihat dari hasil nilai pekerjaan rumah dengan menggunakan uji-t Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi para guru dan, terlebih khusus, para orang tua dalam mendorong anak-anaknya untuk tekun belajar dan mengontrol anak-anaknya dalam menggunakan HP

Muhamad Jiddan Romli; Yayat Suharyat

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan dari penerapan metode Student   Teams Achievement  Division (STAD) pada pelajaran PAI yaitu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi PAI di SMAN 1 Tambun Utara. Sasaran dalam kegiatan ini mengambil kelas XI sejumlah 30 siswa. Pelaksanaan kegiatan ini menerapkan metode deskriptif kualitatif. Adapun teknik Analisa data dilakukan dengan naratif deskriptif yang diterapkan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Permasalahan yang sering dijumpai dalam pendidikan salah satunya  pada penerapan metode pembelajaran yang monoton akan terkesan membosankan bagi beberapa siswa sehingga guru dituntut untuk senantiasa kreatif dalam menerapkan metode pembelajaran, salah satunya dengan metode STAD. Hasil belajar melalui metode STAD memaparkan bahwa prestasi siswa pada materi PAI mendapatkan peningkatan yang signifikan, siswa menunjukkan kekatifan, semangat, dan kekompakan saat bekerja sama antar kelompok selama mengerjakan pertanyaan dari guru. Agar lebih maksimal, maka  keterampilan guru dalam menerapkan metode pembelajaran PAI senantiasa diasah sehingga siswa merasa nyaman selama belajar.  

Rena Fauziah; Fasya Nur Sa’bani

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dewasa ini penggunaan bahasa Indonesia baik dan benar dalam komunikasi siswa dirasa semakin berkurang. Menurunnya semangat untuk menggunakan bahasa secara baik dan benar saat ini menjadi topik yang penting untuk dikaji. Maka dari itu, sebagai pemakai bahasa Indonesia selayaknya memiliki rasa kebanggaan menggunakan bahasa Indonesia. Namun di lingkup perguruan tinggi, sikap berbahasa yang positif belum sepenuhnya dimiliki oleh sebagian besar mahasiswa. Kesadaran rasa setia, bangga memiliki, dan memelihara bahasa Indonesia tampaknya masih kurang. Hal ini disebabkan mahasiswa cenderung bersikap lebih percaya diri ketika menggunakan Bahasa Asing dibandingkan dengan Bahasa Indonesia. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, tugas tersebut malah hanya dibebankan kepada para guru dan dosen Bahasa Indonesia. Paradigma seperti ini semestinya dapat diubah karena membiasakan menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar akan menuai hasil maksimal dalam peningkatan prestasi akademik mahasiswa. Pemahaman bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar diperlukan bagi mahasiwa agar mempunyai sikap positif dalam menggunakan bahasa Indonesia. Sikap berbahasa Indonesia yang positif dapat ditunjukkan dalam bentuk kesetiaan berbahasa, kebanggaan berbahasa, dan kesadaran adanya norma bahasa.

Sylviana Stefanie

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mengingat pendidikan karakter akan berjalan dengan baik jika sistem pendidikan nasional mendapat dukungan yang baik, maka nilai-nilai dalam pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara berbeda berdasarkan metode pengajaran guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi guru bahasa Inggris SMP dan SMA dalam menyampaikan nilai-nilai karakter dalam pembelajarannya di sebuah sekolah swasta di wilayah Bandung. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif melalui kuesioner, wawancara dalam pengumpulan data, penelitian ini menghasilkan bahwa sebagian besar guru di sekolah menengah telah menerapkan pembentukan nilai karakter dalam cara mereka mengajar, dalam berbagai kegiatan di kelas. Kesimpulannya, meskipun implementasi dari implementasi character building bisa berbeda-beda untuk setiap guru bahasa Inggris, dan kemajuannya tidak dapat diketahui secara instan, upaya tersebut telah dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, guru harus terus-menerus mengubah cara mengajarnya agar siswa tidak benar-benar “sadar” bahwa karakter mereka dibangun secara singkat, dan mengabaikannya sebagai pendidikan nilai yang diacu.

Muani, Muani

Penelitian ini membicarakan tentang Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap sosial siswa Madrasah. kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Implementasi membentuk sikap sosial siswa dalam Pembelajaran PAI di Madrasah. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi wawancara dilakukan terhadap guru Pendidikan Agama Islam, Kepala Sekolah, Siswa, Komite, Tokoh Masyarakat. Observasi dilakukan dengan melihat tindakan siswa ketika berada di dalam maupun diluar kelas, dan mengamati kondisi sekolah dan segala objek penelitian di sekolah. Teknik analisa data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengimplementasikan sikap sosial siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Sikap sosial yang diterapkan antara lain: religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, peduli lingkungan dan peduli sesama.

Arjiman, Arjiman; Mihartini, Mihartini

Penelitian ini merupakan penelitian Reaserch And Development (R&D) dengan model ADDIE. Penelitian dilakukan untuk mencari solusi permasalahan proses pembelajaran, khususnya dalam pelaksanaan evaluasi. Berdasarkan data awal berupa hasil observasi dan wawancara terhadap para guru, muncul permasalahan dalam proses pembelajaran yaitu menegenai pelaksanaan evaluasi. Sekitar 90% guru ternyata tidak pernah melaksanakan proses evaluasi pada setiap akhir pembelajaran, dengan alasan yang sangat beragam. Adapun media pembelajaran yang digunakan dalam tindakan ini yaitu Tips Mas Popo. Tips Mas Popo merupakan akronim dari Template Interaktif pada Slide Master Power Point. Media evaluasi pembelajaran interaktif yang dirancang untuk digunakan dalam penelitian ini. Para guru hanya tinggal memasukkan data materi pembelajaran dan soal evaluasi ke dalam aplikasi media interaktif Tips Mas Popo lengkap dari awal pembelajaran hingga kegiatan evaluasi. Pada bagian evaluasi, materi soal pun dirancang menggunakan tombol-tombol navigasi seperti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kemudian, siswa dan guru bisa melihat langsung nilai hasil evaluasi yang dilengkapi dengan tampilan ucapan selamat kepada siswa yang berhasil atau ucapan “maaf/sorry”, apabila belum berhasil. Berdasarkan uji validitas, serta respon guru dan siswa, Media Interaktif Evaluasi Pembelajaran Tips Mas Popo memenuhi validitas isi dan konstruk serta kepraktisan, dan bisa digunakan oleh seluruh guru pengampu berbagai mata pelajaran.

Bunga Okta Maula Ikami; Yayat Suharyat

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini memiliki maksud untuk menerapkan model pembelajaran Jigsaw pada materi pelajaran PAI  kelas XII di SMAN 1 Tambun Utara. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif yang diambil dari subjek 35 siswa kelas XII melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persoalan siswa yang cenderung bosan saat belajar, kurang memiliki kepercayaan diri dan keberanian dalam menyampaikan materi pembelajaran ternyata menjadi penghambat dalam meningkatkan keaktifan belajar di kelas. Pemberian model pembelajaran Jigsaw menjadikan siswa untuk memiliki sikap kerja sama antar teman dengan saling menghargai satu sama lain dan tidak membeda-bedakan dan memberikan ruang untuk siswa berdiskusi mengenai materi atau pertanyaan yang menjadi tanggungjawabnya, menampilkan keberanian dan kepercayaan diri untuk mengungkapkan jawaban, sehingga mampu untuk meningkatkan keaktifan siswa saat belajar di kelas. Maka dari itu model pembelaajran Jigsaw bisa menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk diterapkan bagi guru PAI saat menjelaskan dan mempelajari pelajaran PAI.   

Abdul Gani Jamora Nasution; Fadiah Adlina; Adelina Br Sembiring; Dinda Patliana Sukma

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

The development of student learning creativity is inseparable from the role of teacher competence as an educator in transferring effective learning, as well as in SKI learning. This paper aims to see how the four SKI teacher competencies are implemented at SD IT Hidayatul Jannah. This study used a qualitative approach with an analytical descriptive method. As for the results of the study: (1) There are aspects of pedagogic competence that have been fulfilled, it can be seen that the teacher has provided educational learning, can communicate and interact actively, (2) Aspects of personality competence as seen by the stability and personal integrity of a teacher, being fair, honest, objective, and also disciplined in carrying out assignments, (3) Aspects of professional competence that can be seen from the mastery of material, structure, and also scientific thinking concepts that support the subjects that the teacher already has, (4) Aspects of social competence of teachers who can accept the advantages and disadvantages of others, and are able to adapt to the environment, especially to students.  

Purwaningsih, Siti Syamsiyah; H, Kunlestiowati.; Yuningsih, Nani; Sardjito Sardjito

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Manajemen pembelajaran merupakan suatu pengaturan proses belajar mengajar untuk terciptanya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. Proses belajar dapat berjalan sempurna dengan melalui pengelolaan kelas yang baik karena pengelolaan kelas yang baik sangat menentukan kualitas kegiatan belajar mengajar. Ketika kualitas belajar dan mengajar baik, maka tujuan pembelajaran yang ingin dicapai juga akan berjalan dengan baik. Itulah mengapa seorang guru harus memiliki kemampuan manajemen kelas yang baik. Pos Paud Kenanga 12 merupakan salah satu lembaga Pendidikan Anak Usia Dini yang terlatak di Kelurahan Pasir kaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi Propinsi Jawa Barat, Jumlah guru, dengan sarana dan Prasana yang sangat terbatas. Oleh karenanya diperlukan pendampingan dalam pengelolaan proses belajar mengajar  harapannya hasil belajar siswa sesuai dengan harapan yang tercantum dalam kurukulum PAUD. Pos Paud ini memiliki dua kelompok Belajar. Hasil pendampingan dan analisis tim pengabdian penerapan manajemen pembelajaran anak usia dini dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di Pos Paud Kenanga 12 ,  hasil belajar peserta didik yang mencapai enam kelompok A sebanyak 75 % dan kelompok  B yaitu 87,5 % .

Sukatin Sukatin; Pahmi Pahmi; Paridatul Hasanah; Resty Nurhalimah; M.Rizki Destrian Ramadhan +1 more

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap pembentukan akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang sifanya library research. Metode analisis data yang digunakan adalah Metode analisis deskriptif yang dilakukan lewat proses menjelaskan dan menggambarkan pengaruh pendidikan agama islam dalam pembentukan akhlak siswa secara jelas, objektif dan kritis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan agama islam berpengaruh pada pembentukan akhlak para siswa. Hal ini didasari bahwa pendidikan agama islam berfungsi untuk Menyediakan dan mengakomodasi pendidikan tentang akidah dan akhlak adalah hal fundamental yang utama dalam pembentukan akhlakul karimah atau akhlak yang baik. Pengaruh pendidikan agama islam dalam pembentukan akhlak siswa dilihat materi yang disampaikan berupa keagamaan yang diperoleh dari akidah, hukum dalam ibadah yang dilakukan sehari-hari diperoleh dari fiqih, pedoman dalam berperilaku diperoleh dari pendidikan akhlak, keteladanan hidup diperoleh dari sejarah umat terdahulu dan pedoman hidup diperoleh dari Al-Qur’an sebagai kitab suci umat islam dan As-sunnah serta lewat keteladanan yang dicontohkan dari guru dalam kehidupan sehari-hari.  

Andy Riski Pratama; Iswandi Iswandi; Andika Saputra; Rahmat Hidayat Hasan; Arifmiboy Arifmiboy

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan karena aktivitas belajar siswa belum optimal sehingga siswa terlihat kurang antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, alokasi waktu yang dibutuhkan guru masih kurang sehingga mengakibatkan transfer pengetahuan kepada siswa tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh learning cycle 5E terhadap aktivitas belajar pendidikan agama islam siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi dan sample di ambil dari 2 kelas XI yaitunya XI IPS 2 dan XI Ips 3. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi angket. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji t untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukan rata-rata posttest kelompok eksperimen adalah 81,14 dan rata-rata posttest kelompok kontrol adalah 69,23. Hasil analisis dengan menggunakan Independent Sample T-test antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh nilai t-hitung sebesar 89,779 dan nilai t-tabel sebesar 2,750, serta taraf signifikansi sebesar 0.000. Jadi, dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E berpengaruh aktif dan lebih baik daripada aktivitas belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Bukittinggi.

Fitri Nuraeni; Puji Rahayu; Buldan Hasyim; Debi Septiani; Den Ajeng Khuluqiyah +1 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Program Kreativitas Mahasiswa Layanan Masyarakat adalah cara bagi siswa untuk melakukan layanan masyarakat, dharma ketiga pendidikan tinggi. "Aplikasi Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif di sekolah dasar" adalah judul program yang kami usulkan kali ini. Format program ini adalah pertumbuhan pengetahuan tentang cara menggunakan Wordwall Learning Media. Program ini bertujuan untuk memberi guru kemampuan untuk menggunakan materi pembelajaran interaktif di kelas. Ceramah, diskusi, dan pertanyaan dan jawaban, serta bantuan untuk guru saat menggunakan media Wordwall, adalah beberapa metode yang digunakan dalam mencapai tujuan program yang dijelaskan di atas. Enam orang, yang semuanya adalah guru di SDN 2 Cipaisan, menghadiri seminar, yang diadakan pada 24 November 2022.

Uung Ungkawa; Yassir Khalid; Erick Gunawan

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tidak sedikit mahasiswa yang salah mengambil jurusan karena kaget dengan pekerjaan yang terlalu berat, materi yang kurang cocok serta tugas yang menumpuk. Simulasi ini bertujuan untuk dapat mengembangkan sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan untuk siswa yang ingin berkuliah atau membantu guru Bimbingan konseling (BK) dalam mengarahkan para siswanya sehingga siswa semakin yakin dengan pilihan jurusannya. Metode Simple Additive Weight merupakan salah satu algoritma pengambilan keputusan dengan memberikan bobot pada setiap pertanyaan yang diberikan. Metode ini dapat membantu memprediksi jurusan untuk siswa yang ingin berkuliah khususnya anak SMA kelas 12 tanpa membebankan anak untuk mendapatkan nilai dari yang dia dapat tetapi dari minat dan bakat yang sangat di sukai anak tersebut.

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tanggungjawab kepala sekolah sebagai pengawas yang bertugas menyusun, melaksanakan, dan menggunakan hasil pengawasan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran dan pendidikan. Kepala sekolah memegang peranan penting dalam mengontrol kemajuan suatu sekolah. Pengawasan dilakukan untuk membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran daring bagi siswa di masa pandemi. Kondisi tersebut tidak membuat guru kehilangan tanggung jawab atas tugas dan kewajibannya serta malas untuk bersekolah. Hal ini tidak terlepas dari peran kepala sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap sekolah. Untuk mengetahui peningkatan kinerja guru dan kedisiplinan di masa pandemi melalui supervisi pengeajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah; untuk mngetahui cara meningkatkan disiplin kinerja guru di masa pandemi melalui pengawas mengajar dan solusi yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan disiplin kinerja guru di masa pandemi melalui pengawas mengajar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini akan dideskripsikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: kemampuan kepala sekolah sebagai pengawas dalam melaksanakan, menyusun dan mengevaluasi guru dalam mengoptimalkan disiplin kerja guru melalui aturan dan peraturan jadwal supervisi serta melakukan evaluasi dan memberikan arahan terhadap guru yang kurang kompeten. Kebijakan kepala sekolah dalam kedisiplinan kepada bawahan, menegur guru yang tidak disiplin, melakukan evaluasi kerja dengan memberikan arahan, kritik dan saran.

Siti Aisyah Hanim

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Pendidikan karakter merupakan penanaman nilai karakter terhadap peserta didik yang meliputi kemauan atau kesadaran, dan tindakan dalam mengimplementasikan nilai, budi pekerti, karakter, serta akhlak yang baik ke dalam diri peserta didik, yang bertujuan untuk membentuk kepribadian yang baik pada peserta didik seperti jujur, menghormati orang lain, maupun berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter merupakan hal yang harus diperhaikan terutama bagi guru sebagai orang tua kedua bagi siswa dalam memberikan keteladanan sehingga menjadi contoh konkrit bagi siswa dalam bersikap, saat ini permasalahan karakter menjadi kajian yang penting karena saat ini bayak didapati  permasalahan-permasalahan yang menyimpang dari nilai, norma dan moral dalam masyarakat,  kebanyakan dari pelaku penyimpangan ini terjadi pada generasi muda terutama pada anak usia sekolah. Dengan melihat fenomena permasalahan krisis nilai, moral dan karakter pada generasi sekarang, maka kegiatan pengabdian masyarakat ini penting  dilaksanakan dengan tujuan  memberikan informasi terkait data dan fakta yang sedang terjadi yang berkaitan tentang permasalahan karakter remaja pada masa sekolah dan diperlukan pendekatan secara psikologis bagi guru untuk mengedukasi dan memberikan keteladanan kepada siswa sebagai peserta didik khususnya guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta Baitul Muslimin Kecamatan Percut sei Tuan, kabupaten Deli serdang sumatera Utara agar menjadi solusi permasalahan karakter di sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan sosialisasi dengan sasarannya adalah guru MIS Baitul Muslimin Kecamatan Percut sei Tuan, kabupaten Deli serdang sumatera Utara yang berjumlah 12 orang. Hasil kegiatan ini untuk memberikan informasi terkait data dan fakta permasalahan karakter pada siswa   dan memberikan edukasi pentingnya keteladanan guru dalam memberikan solusi terkait masalah pendidikan karakter khususnya di  sekolah MIS Baitul Muslimin Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang sumatera Utara

Ike Dian Fitri; Fenny Ayu Monia

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana besarnya pengaruh penggunaan media pembelajaran powerpoint terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bersama guru mata pelajaran SKI yang bernama Bu Zuheni, S.Ag di MTsN 2 Pasaman Barat yang ditinjau dari nilai pre test dengan nilai post test pada materi pokok Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW di Madinah tahun pelajaran 2022/ 2023. Populasi penelitian yaitu siswa kelas VII.2, VII.3, VII.4. Sementara sampel yang digunakan dalam penelitian ini simple random sampling, adapun kelas yang terpilih yaitu kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen dan VII.3 sebagai kelas kontrol. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan ganda sebanyak 20 soal yang sudah diuji validitas menggunakan rumus korelasi point biserial dan reliabilitasnya menggunakan rumus KR-20 (kuder Richardson- 20). Untuk uji Prasyarat analisis data yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, menggunakan rumus Chi Kuadrat dan Uji-F. Teknik analisis data pengujian hipotesis menggunakan rumus uji-t Poled Varians. Adapun hasil penelitian diperoleh adanya pengaruh penggunaan media powerpoint terhadap hasil belajar SKI Siswa di MTsN 2 Pasaman barat.

Sukinem Sukinem; Wasilah Wasilah; Musyarapah Musyarapah

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan penelitiannya terlihat kepala sekolah, selama ini kepala sekolah melaksanakan tugas supervisi akademiknya dengan menerapkan pendekatan supervisi langsung secara individual, dengan cara mendatangi guru yang sedang bertugas, mengamati kinerjanya dan melakukan penilaian. Pendekatan supervisi individual ini tidak terlalu efektif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya khususnya yang berkaitan dengan kompetensi profesionalnya. Hasil kajian empirik yang peneliti lakukan terhadap guru-guru di SD IT Al Manar   Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah  menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru masih rendah terutama pada kompetensi guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Tujuan penelitinnya adalah  untuk mendeskripsikan supervisi kolaboratif  dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SD IT Al Manar   Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah . Rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah menggunakan Penelitian Tindakan sekolah (PTS). Metode yang pengumpulan data melalui     observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah:    pelaksanaan tindakan    terdapat   peningkatan dalam kompetensi profesional guru  melalui proses perbaikan, yakni dari 61.81% menjadi 83.18%. Berarti ada peningkatan sebanyak 22% dari siklus I ke siklus II.  Dengan demikian  menunjukkan peningkatan yang signifikan, ketercapaian hasil penilaian kompetensi profesional guru sesuai dengan yang diharapkan yaitu  jika supervisi kolaboratif  dilakukan dengan maksimal, maka dapat kompetensi profesional guru   akan meningkat.

Wasilah Wasilah; Siminto Siminto

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan karakter semakin mendapatkan prioritas dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah no 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang merupakan gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab sekolah untuk memperkuat karakter siswa (Pasal 1 PP no.87/2017). Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter dilaksanakan dengan prinsip manajemen berbasis sekolah yang merupakan tanggung jawab kepala sekolah dan guru, sebagai pemenuhan beban kerja guru dan kepala sekolah (Pasal 6 ayat 3,4,5 PP 87/2017). Sesuai arahan presiden Joko Widodo bahwa pendidikan karakter pada jenjang pendidikan dasar mendapatkan porsi yang lebih besar dibandingkan pendidikan yang mengajarkan pengetahuan, untuk Sekolah Dasar sebesar 70 persen sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama sebesar 60 persen. Ketertarikan peneliti untuk mengkaji pendidikan karakter didasari oleh adanya penurunan karakter siswa kelas tinggi dibanding karakter siswa kelas rendah. Fokus kajian utama penelitian ini adalah manajemen penguatan pendidikan karakter di Sekolah Dasar yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kajian dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan.  Hasil penelitiannya bahwa pertama, Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar telah dilaksanakan dengan baik melalui penyusunan tujuan, strategi dan pemetaan kebijakan serta pemetaan prosedur dan penyempurnaan program menggunanakan rancangan RPP dan silabus; kedua, pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar berjalan dengan baik melalui kegiatan kegiatan bersifat religius, penanaman nasionalisme, peduli sosial dan kepedulian terhadap lingkungan; ketiga, evaluasi Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar  melalui kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan melaksanakan refleksi, analisis dan rencana tindak lanjut berbasis pendidikan kewarganegaraan.

Afrida Yanti; Syafwan Rozi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya pembiasaaan ibadah di sekolah pada anak tunagrahita dan melakukan sebuah komunikasi. Tetapi beradasarkan observasi yang dilakukan anak tersebut masih belum bisa membiasakan ibadah sholat sendiri harus dibimbing dan di ajarakan oleh gurunya. Dalam komunikasi anak tersebut masih belum sempurna karena dalam berbicara anak masih kurang sopan dan kurang mampu dalam berinteraksi. Orang tua juga melakukan pembiasaan ibadah sholat kepada anaknya, namun masih belum sempurna karena anaknya masih sering lupa untuk melakukan sholat dan sering lupa bacaan sholat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggambarkan keadaan objek pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah orang tua dan guru. Sedangkan teknik pengolahan dan analisis data yang penulis gunakan adalah mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan verifikasi serta menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian  ditemukan pertama faktor pembiasaan ibadah sholat anak berkebutuhan khusus tunagrahita yaitu faktornya terdapat pada diri sendiri dan juga faktor keluarga dan sosial dimana anak sudah membiasakan ibadah sholat dengan bantuan orang tua dan lingkungan seperti guru dan sekolah. Kedua bentuk komunikasi anak berkebetuhan khusus tunagrahita yaitu dalam melakukaan komunikasi anak ini melakukan komunikasi secara pribadi, kelompok dan massa. Komunikasi yang dilakukan secara pribadi terhadap anak tunagrahita sudah lancar, komunikasi kelompok anak di lingkungan sekolah lancar dengan anak yang berbeda ketunaan agak sulit melakukan komunikasi dan untuk komunikasi massa anak sudah bisa karena di sekolah anak di ajarkan untuk berkomunikasi melalui media-media.