Publication Search

72,210 articles from 652 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Ade Hardiknas E. Wopari; Riano Rumbiak; Sudiro Sudiro

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kabupaten Keerom merupakan daerah yang sebagian besar wilayahnya digunakan untuk pertanian dan perkebunan. Dikarenakan oleh penggunaan lahannya, dibutuhkan air dalam jumlah yang sangat banyak. Salah satu sumber air yang dapat menunjang baik sebagai penyediaan air baku maupun irigasi adalah Air Tanah. Air Tanah merupakan sumber air yang yang tidak dapat kita lihat, tetapi dapat kita prediksi keberadaannya. Beberapa metode untuk dapat menentukan posisi atau keberadaan Air Tanah adalah dengan menggunakan Geolistrik. Metode lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan analisis Sistem Informasi Geografis dengan beberapa data-data pendukung untuk dapat menentukan lokasi yang memiliki potensi air tanah. Data yang dijadikan sebagai parameter dalam membuat peta potensi air tanah adalah data curah hujan rerata tahun 2017-2021, data geologi kabupaten keerom, data kemiringan lereng dan data tutupan lahan. Dari hasil analisis tersebut didapatkan hasil bahwa Kabupaten Keerom memiliki potensi air tanah yang tinggi yaitu 15,46 % berpotensi sangat tinggi dan 36,44% berpotensi tinggi.

Bodian Davin Panggabean; Frans Simbol Tambing

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Batuan merupakan kumpulan dari beberapa jenis mineral. Setiap mineral terdiri dari berbagai ion-ion atau unsur-unsur tertentu. Ion atu unsur-unsur ini dapat diextrak melalui proses pengolahan atau metalurgi yang bermanfaat sebagai bahan industri, baik industri kimia, manufactur, industri kesehatan, maupun industri bahan peledak. Penelitian ini merupakan kelanjutan perluasan penelitian tahun lalu, dimana pengambilan sampel dilakukan secara random di beberapa titik daerah Jayapura yaitu daerah Koyakoso dan sekitarnya. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara pengambilan batuan yang masih segar dengan berat sekitar 2 Kg setiap titik. Titik pengambilan sampel sebanyak 6 titik dimana jarak antar titik sekitar 25 meter dengan titik pengambilan mengarah pada daerah perbukitan. Sampel yang telah diambil akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan analisa. Sampel terlebih dahulu dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel seperti debu dan tanah,kemudian di gerus sampai ukuran 15 mesh, kemudian sampel hasil penggerusan di analisa dengan menggunakan mikroskop polarisasi untuk mengetahui sifat-sifat fisik batuan. Hasil dari sifat fisik batuan ini kemudian di interpretasi untuk mengetahui kandungan mineral-mineral yang terdapat pada batuan yang akan dikorelasikan dengan kandungan mineral yang tertera pada peta geologi regional lembar jayapura, dan hasil pengujian XRD terdahulu sebagai perbandingan. Hasil dari pengujian sifat fisik  batuan  ini langsung menunjukkan jenis kandungan mineral.