SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 29

Analytics

Meutia Nanda; Hilwa Irvi Adzkia; Ira Sulastri Pasaribu; Qory Adinda Siregar; Siti Adelia Arsita +1 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

An earthquake occurs when energy is suddenly released within the earth’s layers, potentially causing loss of life and environmental damage. One factor contributing to the high impact of earthquakes is the lack of student understanding and inadequate education on disaster preparedness. This study aimed to assess earthquake disaster management education at the Nur Adia Junior High School Education Foundation, Tanjung Selamat, Deli Serdang. A quantitative pre-experimental design with a one-group pretest and posttest was applied, involving 63 eighth-grade students. Data were collected through questionnaires to measure students’ knowledge before and after the educational intervention on earthquake disaster management. The results indicated that before the education, 69.8% of students rarely received information about earthquake causes, 61.9% had never participated in school earthquake evacuation simulations, and 55.5% had never practiced evacuation drills. After the educational intervention, knowledge improved, with 66.6% of students reporting that the program significantly increased their understanding of earthquakes. Statistical analysis showed a significant difference between pretest and posttest scores (Sig. 2-tailed = 0.000 < 0.05), confirming the effectiveness of the intervention. The study concluded that education on earthquake disaster management can enhance students’ knowledge and preparedness. It is recommended that schools implement regular educational programs and disaster simulation exercises to cultivate students’ readiness and promote a culture of disaster preparedness within the school environment.

Dewa Gde Agung Wisnu Anantha; I Wayan Sudiarsa; I Kadek Adi Erawan; I Ketut Okta Suastika; Gde Wardika Nugraha

Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Indonesia, as a country with the highest seismicity in the world, requires an accurate earthquake prediction system through the use of the BMKG earthquake catalogue. This research aims to implement ETL-based data pipeline engineering to process 92,887 earthquake catalog entries for the 2008-2023 period into ready-to-use daily time series for the LSTM seismicity forecasting model. The ETL process includes raw data extraction, cleaning of 97% missing values columns on focal mechanism parameters, datetime conversion, daily resampling producing 5,200 entries with earthquake count, total magnitude, and average magnitude features, as well as Min-Max Scaler normalization for LSTM compatibility. The dataset was processed using Google Colab with a stacked LSTM architecture of two layers of 50 and 25 units, dropout 0.2, Adam optimizer, and a sequence window of 30 days to predict the daily earthquake count. The model trained for 100 epochs shows the ability to capture stable seismic activity trends with a consistent decrease in MSE loss, although it shows deviations in extreme spikes due to aftershock sequences. The ETL pipeline proved crucial in ensuring temporal consistency, 100% data completeness, and relevant physics representation, resulting in a reproducible end-to-end framework for disaster mitigation.

Jabadi, Aulia Putri

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2026 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Indonesia merupakan negara yang rawan gempa bumi, seperti yang terjadi di Yogyakarta tahun 2006 yang menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan besar. Hal ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan bencana di perguruan tinggi. Mahasiswa sebagai agen perubahan berperan penting dalam mitigasi bencana. Self efficacy atau keyakinan diri menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan mahasiswa. Penguatan self efficacy di kalangan mahasiswa sangat penting untuk membangun kesiapsiagaan bencana di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mini video edukasi penanganan kegawatdaruratan gempa bumi terhadap self efficacy mahasiswa keperawatan anestesiologi. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan pretest and postest design tanpa kelompok kontrol. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling dengan instrumen berupa lembar angket kuisioner. Hasil bivariat menggunakan uji Wilcoxon.  Hasil analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon menunjukan perbedaan yang signifikan antara self efficacy sebelum dan sesudah pemberian edukasi video yaitu didapatkan nilai signifikansi atau sig (2-tailed) sebesar 0.000 <0.05. sehingga H0 ditolah dan Ha diterima. Kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian mini video edukasi penanganan kegawatdaruratan gempa bumi terhadap self efficacy mahasiswa keperawatan anestesiologi.

Deasy Widyasatomo; Wika Matana

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The traditional homes of indigenous communities in Indonesia are highly vulnerable to natural disasters, particularly earthquakes, due to Indonesia's location in the Pacific Ring of Fire, which experiences high seismic activity. This situation demands the strengthening of traditional buildings to withstand potential earthquakes. Stilt houses, as a form of traditional architecture, possess characteristics that actually support earthquake resilience, such as flexible structures, the use of lightweight materials, and the application of local wisdom passed down through generations. With the development of modern construction techniques, stilt houses have the potential to become safer and more adaptable dwellings to earthquake shocks. However, indigenous communities, particularly those living in earthquake-prone areas and with lower levels of education, often face limited knowledge and skills related to the basic principles of earthquake-resistant construction. This lack of understanding results in traditional house construction without considering structural safety aspects, ultimately increasing the risk of serious damage and even collapse during an earthquake. These impacts not only threaten life but also cause significant material losses. This community service activity aims to improve the preparedness and resilience of the Sentani Indigenous community by developing earthquake-resistant stilt house models, increasing knowledge and skills in earthquake-safe house construction and maintenance, and encouraging the use of innovative technology and materials. The expected outcomes are the creation of model houses that can serve as examples and the dissemination of information on earthquake-resistant construction technology.

Bagus Acung Billahi; Kukuh Wisnuaji Widiatmoko

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Beban gempa merupakan representasi dari beban statik ekuivalen yang diaplikasikan pada seluruh bagian struktur bangunan atau pada bagian tertentu, dengan tujuan menirukan efek gerakan tanah akibat aktivitas seismik. Di antara berbagai metode analisis, analisis time history dikenal sebagai teknik yang paling presisi dalam memprediksi respons struktur terhadap gempa. Namun, penerapan metode ini memerlukan proses perhitungan yang kompleks dan cukup menyita waktu. Untuk menyederhanakan proses tersebut, digunakan pendekatan analisis statik ekuivalen, yang terbukti cukup efektif, khususnya pada struktur bangunan yang bersifat simetris. Prosedur perhitungan dalam metode ini mencakup evaluasi gaya geser serta simpangan antar lantai, dengan studi kasus berupa gedung perkantoran yang berlokasi di Kota Semarang. Perangkat lunak SAP2000 dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam melakukan analisis tersebut. Berdasarkan hasil analisis, gaya geser dan simpangan antar lantai yang diperoleh telah sesuai dan memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam standar SNI 1726:2019 untuk bangunan gedung.

Aisyah Sukmaayu Jatiningsih; Ayu Hapsari, Rahma Nindya

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bangunan yang berada di daerah rawan gempa dengan tanah lunak cenderung memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi. Dalam merancang struktur bangunan bertingkat, beban gempa menjadi salah satu parameter utama yang sangat berpengaruh. Kekuatan sebuah bangunan ditentukan oleh elemen-elemen struktur yang menopangnya dan kolom merupakan elemen struktur yang memiliki peran penting dalam konstruksi. Jika kolom mengalami kegagalan, bangunan yang ditopangnya berpotensi runtuh. Oleh karena itu, rendahnya ketahanan konstruksi di wilayah ini tetap menjadi permasalahan yang sedang diteliti saat ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh variasi dimensi kolom terhadap struktur bangunan terhadap gempa, sehingga diperoleh ukuran dimensi kolom yang paling optimal. Pada penelitian ini, objek yang digunakan adalah bangunan 8 lantai yang terdiri dari lantai 1-3 merupakan kantor dan lantai 4-8 merupakan hunian. Pada perencanaan ulang bangunan ini berpedoman pada persyaratan beton struktural (SNI 2847:2019), perencanaan ketahanan gempa (SNI 1726:2019), dan beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain (SNI 1727:2020), dengan pemodelan menggunakan software ETABS V.22. Redesain bangunan ini untuk mengetahui ukuran dimensi kolom yang paling optimal. Hasil penelitian perubahan dimensi kolom terhadap kekuatan struktur bangunan yakni dengan memperbesar dimensi kolom, kapasitas penampang bertambah yang dapat meningkatkan ketahanan kolom terhadap beban gempa. Selain itu, dimensi yang lebih besar juga membantu mengurangi tegangan aksial pada kolom, sehingga menurunkan risiko kegagalan akibat tegangan berlebih atau kelelahan material. Semakin besar dimensi kolom yang digunakan maka semakin kecil nilai simpangan yang dihasilkan. Artinya dengan dimensi kolom yang lebih kecil memiliki resiko yang lebih tinggi, sebab nilai simpangan lebih dekat dengan batas yang diijinkan. Akan tetapi hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi kolom dengan berbagai variasi masih aman dari pengaruh delta izin.

Widyawati Ika Putri; Heri Puspito; Budi Santoso

Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

This take a look at pursuits to determine the effect of a disaster-themed snake and ladder educational game on earthquake preparedness attitudes amongst high college college students. This quasi-experimental take a look at used a non-equal manage institution design, with ninety two respondents divided into intervention and control agencies. records have been accumulated via a preparedness mind-set questionnaire and analyzed the usage of the Wilcoxon check. The consequences showed a considerable growth within the preparedness mindset score within the intervention group (p < 0.05), at the same time as no extensive trade became observed inside the manipulate organization. This suggests that the educational game effectively improves students' disaster preparedness attitudes. It is recommended that schools adopt such interactive methods to foster disaster resilience among students.

Gempar Al-Hadist; Arif Fajar Prasetiyo; Raisya Nur Amelia

Mutiara Pendidikan dan Olahraga 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This study aims to determine the effect of the hoop target game on improving free throw skills among extracurricular basketball participants of grade X at SMA Negeri 1 Subang. The background of this research is based on the importance of free throw ability as one of the fundamental techniques that significantly influence success in basketball games, while many students still experience difficulties in achieving shooting accuracy. The research method employed was an experimental approach with a One Group Pretest-Posttest Design. The study population consisted of all 15 students participating in the basketball extracurricular program, who were also used as the research sample through a total sampling technique. The instrument used to collect data was a free throw shooting test. The validity test produced a coefficient of 0.860 and reliability of 0.750, indicating that the instrument was feasible to use. Data analysis was carried out using descriptive statistics and significance testing. The pretest results showed a minimum score of 1, maximum of 5, mean of 3.00, and a standard deviation of 1.195. Meanwhile, the posttest results indicated a minimum score of 3, maximum of 8, mean of 4.933, and a standard deviation of 1.222. The hypothesis test produced a significance value of p = 0.000 < 0.05, confirming that the hoop target training method had a significant effect on improving free throw ability. Thus, it can be concluded that the application of the hoop target game as a training method is effective in enhancing the free throw skills of basketball extracurricular participants at SMA Negeri 1 Subang. This research is expected to serve as a reference for physical education teachers and coaches in developing more varied and effective training methods to improve basic basketball skills.

Gempar Al-Hadist; Martin Martin; Arif Fajar Prasetiyo

Mutiara Pendidikan dan Olahraga 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This research aims to fulfill one of the many research proposals for health and recreation physical education and also aims to determine the results of tests for the validity and reliability of physical conditions in athletes with total visual impairment at the 2023 JABAR Pelatda. The approach used in this research is a qualitative approach. In this research, the author used a total sampling technique, namely the entire population of 8 people. The results of this study can be concluded that the validity of the flexibility test (sit and reach) has a high interpretation. And the reliability is high because the reliability value is above 15 so it can be said to be high reliability

Erdiansyah Putra, B; Indra Gunawan; Muh. Jamaludin; M Ikraman

Jurnal Teknik Sipil 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

. Perancangan dan pemodelan struktur merupakan unsur yang esensial pada suatu bangunan agar dapat menghasilkan struktur yang kuat, stabil, dan awet. Pada dasarnya struktur adalah benda kontinum yang memiliki derajat kebebasan tak terhingga sehingga harus dinyatakan sebagai model derajat kebebasan banyak. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja struktur Gedung 2 Universitas Muhammadiyah Bima. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pendekatan secara analisis menggunakan pemodelan struktur yang meliputi pemilihan jenis struktur yang digunakan, penentuan material dan dimensi elemen struktur, sistem pembebanan pada struktur (beban mati, beban hidup, beban gempa dan lain-lain), analisis struktur, pengecekan kekuatan struktur. Hasil Analisis tegangan azial yang terjadi pada kolom sebesar -1475,761 kN, Gaya geser yang dihasilkan oleh balok dan kolom masing-masing sebesar 72,430 kN dan 62,080 kN. Momen lentur yang dihasilkan oleh balok dan kolom masing-masing sebesar 63.0184 kN-m dan 120,1879 kN-m. Momen torsi yang dihasilkan oleh balok sebesar 9,5972 kN-m. Lendutan yang terjadi pada balok dan sebesar 2,085599 mm lebih kecil dari L/360 batas yang diijinkan. Dari hasil perhitungan analisis struktur bahwa dimensi balok, kolom dan pelat layak digunakan untuk struktur konstruksi gedung.

Andri Andriana Syatfle; Firman Firman; Indri Anugrah Ramadhani

Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi 2024 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

Andri Andriana Syatfle, Nim 148320719008 "DEVELOPMENT OF AN ELECTRONIC BOOK (E-BOOK) FOR EMERGENCY FIRST AID (PPGD) CLIMBING INJURY RISKS FOR UKM PA UNIMUDA SORONG EARTHQUAKE". Information Technology Education Study Program, Faculty of Exact Education, Muhammadiyah University of Education (UNIMUDA) Sorong. This research aims to develop learning media in the form of e-books which can be used as a varied learning media on Emergency First Aid (PPGD) material in the UNIMUDA Sorong Earthquake PA UKM. With this e-book learning media, Mapala Bumi members are more interested and active in learning. The research carried out by the author used the Addie model research and development (R&D) method in seven stages, namely potential and problems, data collection, product design, design validation, product design revision, product testing and product revision. Learning media in the form of e-books, the material that has been developed has been tested through a media validation questionnaire with an average assessment of 81.25% categorized as very feasible, the first material validation questionnaire with an average assessment of 97.5% categorized as very feasible, and a questionnaire second material validation with an average assessment of 75%, small group trials with an average assessment of 86.3% which were declared very feasible, and large group trials namely: large group trials which obtained an average assessment of 94 .5% is categorized as very feasible. This shows that the media is suitable for use in the learning process.

Ardiansyah Ardiansyah; Tiara Pramesti Wulandari; Muhammad Ziddan Al Fariz; Raihan Ahmad Musyaffa; Diyajeng Luluk Karlina

Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

One of the most seismically active countries in the world is Indonesia. One of the few countries located in the Southeast Asian Seismic Zone is Indonesia. It is difficult to predict when and how an earthquake will occur as earthquakes are natural events. Various studies on earthquake precursors have been conducted with different results. The purpose of this paper is to examine the calculation of earthquakes using electromagnetic and seismic beats. To compile this article, we used the literature study method from various relevant national and international journals. The results concluded that, electromagnetic waves are easily excited even by weak seismic vibrations in the earth's crust, and they can be identified easily both above and below the ground surface.

Fazira, Rara; Yudistira, Dimas; Sofinah Harahap, Lailan

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Indonesia di kawasan Cincin Api Pasifik, yang dikenal memiliki aktivitas seismik yang sangat tinggi dengan ribuan gempa bumi yang terjadi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Recurrent Neural Network (RNN) dan Long Short-Term Memory (LSTM) dalam memprediksi magnitudo gempa bumi menggunakan data historis yang diambil dari Kaggle. Data tersebut mencakup rentang waktu dari November 2008 hingga September 2022, yang telah melalui proses normalisasi serta perpecahan menjadi data pelatihan dan pengujian. Model evaluasi kinerja dilakukan dengan menggunakan metrik Mean Absolute Error (MAE) dan Root Mean Square Error (RMSE). Pada uji coba pertama, LSTM menunjukkan performa terbaik dengan nilai MAE 0.6226 dan RMSE 0.7731 pada data pengujian, lebih baik dibandingkan RNN yang mencatatkan MAE 0.6271 dan RMSE 0.7831. Sebaliknya, pada uji coba kedua, RNN unggul dengan nilai MAE 0.5583 dan RMSE 0.7008, sementara LSTM memiliki MAE 0.5822 dan RMSE 0.7132. Hasil ini menunjukkan bahwa LSTM lebih cocok untuk menangani pola data temporal yang kompleks, sedangkan RNN lebih andal pada dataset dengan pola yang lebih sederhana. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pijakan dalam pengembangan sistem prediktif untuk mitigasi risiko bencana gempa bumi di Indonesia.

Dewi, Ratih Puspita; Musiyam, Muhammad; Wibowo, Yunus Aris; Pambudi, Wulansari Dwi; Santoso, Dimas

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2024 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

An earthquake is a type of natural disaster which occurs due to the movement of tectonic plates. The time and location of an earthquake cannot be predicted, so people living in earthquake-prone areas should have good knowledge of earthquake disasters as capital in anticipating earthquake disasters. Various efforts need to be made to increase knowledge about earthquake disasters, one of which is through education. In the education sector, efforts to increase knowledge about earthquake disasters can be done through the integration of game-based learning in schools. One of the schools that is vulnerable to earthquakes is SMP Negeri 1 Polanharjo, Klaten Regency. This school is one of the schools that was affected by the earthquake disaster in Klaten Regency in 2006. The aim of this activity is to (1) increase knowledge about earthquake disasters through the implementation of game-based learning media (disaster SOS and puzzles) for social studies teachers and students at SMP Negeri 1 Polanharjo and (2) increase the capacity of teachers and students in dealing with earthquake disasters. The targets of this activity are social studies teachers and OSIS administrators at SMP Negeri 1 Polanharjo. The implementation method is through socialization and practice in using game-based learning media, namely disaster SOS and puzzles. The results of the activity showed that (1) the implementation of game-based learning media (disaster SOS and puzzles) can increase the motivation of teachers and students in studying earthquake disasters and (2) this media can increase the capacity of teachers and students regarding earthquake disasters.

Priyo Lanang Eka Wicaksono

Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Indonesia is a country located between active earth plates, namely the Eurasian Plate, the Indo- Australian Plate, and the Pacific Plate. These plates are very active plates that move and pose a high risk of earthquake disasters. Therefore, the author wrote an Applied Scientific Work with the title Earthquake Disaster Detection System Using Arduino at the SMI Shipyard port. Earthquake Detection System is made in order to detect earthquake disasters and minimize casualties due to the earthquake disaster. The use of these tools in the world of transportation to detect earthquakes used in coastal areas and port ports located in earthquake-prone areas. The method used is system design to determine the occurrence of an earthquake or vibration detected by the ADXL 355 sensor to reach the output, namely the buzzer and LCD. From that the author makes a tool that can provide warnings to the community or workers in the area to avoid casualties. Earthquake Detection System Using Arduino gives output commands to the buzzer and 220 V lamp. If the vibration is from 2.0 SR, the buzzer and light output will not be active. This system has an accuracy rate of 77.6% and has the largest error rate of 22.4%.

PUTRA, FERDIANSYAH; Satria Pradana; Eza Dafa Pratama; Jessica Oktaviani Janny

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Pelaksanaan proyek konstruksi ini pada Proyek Pembangunan Gedung Resto Cafe 5 Lantai akan membutuhkan pendekatan inovatif untuk menyelesaikan masalah konstruksi yang tidak sesuai. Oleh karena itu, penerapan mode konstruksi dapat membantu menyelesaikan konstruksi. Pondasi merupakan bagian bawah bangunan bangunan yang menahan dengan gaya-gaya beban atas. Pemilihan metode konstruksi pondasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keakuratan konstrusksi. Tanah juga memiliki perbedaan kondisi dengan rencana seperti, kelembaban tanah akibat hujan, tiang yang menimbulkan kebisingan, pencemaran udara, dan faktor lainnya. Pondasi harus diperhatikan untuk menjamin kestabilan terhadap gaya luar seperti berat bangunan sendiri, beban isi bangunan, tekanan angina, dan gempa bumi. Pondasi terdiri dua jenis yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Dalam proyek ini berdasarkan data yang diperoleh hasil sondir untuk struktur angunan 44 meter. Dan proyek ini menggunakan tiang pancang karena relatif, pengirimian yang signifikan. Dan pada proyek ini menggukan metode konstruksi tiang pancang yaitu metode jack-in-pile yang dapat mengurangi polusi suara lingkungan.

Vika Malinda; Najicha, Fatma Ulfatun

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2023 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

  Artikel ini dibuat dengan tujuan memperkuat kebudayaan bangsa Indonesia di era banyaknya masyarakat yang mengikuti trend atau budaya westernisasi. Perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 menuju revolusi industri 5.0 yang semakin maju menyebabkan pertukaran informasi dan pertukaran budaya yang sangat cepat antar negara di dunia ini. Pertukaran budaya tersebut memiliki pengaruh negatif jika masyarakat tidak memilah dan tidak menyaring budaya asing terlebih dahulu seperti budaya westernisasi yang perlahan-lahan akan memudarkan dan merusak kebudayaan asli yang ada di Indonesia. Salah satu cara menghindari budaya westernisasi tersebut adalah dengan menerapkan konsep wawasan nusantara agar dapat memperkuat dan mempertahankan kebudayaan yang ada di Indonesia. Wawasan nusantara merupakan suatu hal yang penting untuk dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia. Akan tetapi, sangat disayangkan masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki wawasan nusantara yang rendah. Kata kunci : Kebudayaan Bangsa, Wawasan Nusantara, Budaya Westernisasi

Suprapto, Rhisa Aidilla; Sofyan, Amir Fatah; Hudanto, Yusril Akhmad

Jurnal Teknik Sipil 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Indonesia merupakan daerah yang sering mengalami gempa bumi karena itu, konstruksi bangunan harus didesain sesuai dengan standar peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur dan skema terjadinya plastifikasi pada elemen struktur, serta menentukan level kinerja struktur gedung agar tetap kokoh saat terjadi gempa. Analisis pushover dengan displacement coefficient methode FEMA 440 (2005) yang berbasis statik nonlinier digunakan untuk mengetahui level kinerja struktur bangunan. Studi kasus dilakukan pada gedung beton bertulang RND PT Bernofarm Sidoarjo yang berfungsi sebagai kantor dan laboratorium di bidang farmasi. Gedung tersebut dibangun pada tahun 2015 dengan 6 lantai dan tinggi 28 meter. Sendi plastis baru dapat diketahui dengan melakukan analisis pushover. Digunakan program ETABS v.19 dan SAP2000 v.22 untuk analisis pushover sehingga diperoleh nilai perpindahan untuk arah X dan Y sebesar 0,311 m sehingga level kinerja struktur gedung ialah Damage Control. Pada kategori ini, bila terjadi gempa, elemen struktural gedung mengalami kerusakan minimal sehingga gedung masih dapat digunakan setelah terjadi gempa, namun fasilitas atau kelengkapan operasional gedung mungkin ada yang tidak dapat digunakan sehingga diperlukan perbaikan sebelum digunakan kembali. Ancaman terhadap korban jiwa sangat kecil.

Azimah Azzahra; Husna Ibrahim; Nur Rohimah; Shakira Fadla Nasution; Zulfa Zakiyyah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kata ‘menyimak’ dalam bahasa Indonesia memiliki kemiripan makna dengan ‘mendengar’ atau ‘mendengarkan’. Oleh karena itu, kedua kata tersebut sering menimbulkan kerancuan pemahaman. Menyimak mempunyai arti menangkap suatu bunyi dengan telinga. Namun, mendengarkan dilakukan secara kebetulan dan tidak direncanakan. Menyimak berarti memperhatikan baik-baik apa yang diucapkan atau dibaca orang. Akan tetapi, mendengarkan merupakan menangkap bunyi dengan sungguh-sungguh. Contohnya pada anak sekolah yang lagi belajar dan anak yang sedang membangunkan temannya karena ada gempa. Menyimak merupakan kegiatan keterampilan berbahasa mencakup kegiatan mendengarkan bunyi bahasa, mengidentifikasi, menginterpretasikan, dan mereaksi bunyi bahasa atas makna yang terkandung di dalamnya. Dengan pengertian lain menyimak berarti kemampuan memahami pesan yang disampaikan melalui bahasa lisan. Berbicara dan menyimak sangatlah berhubungan, terutama dalam proses komunikasi, saling tukar informasi, saling bergantian peran, dan saling memahami apa yang dikatakan oleh lawannya. Oleh karena itu menyimak dapat dikatakan sebagai kegiatan berbagasa reseptif dalam suatu kegiatan bercakap-cakap dengan medium audio atau visual. Misalnya pada saat khutbah jumat dan mendengarkan pengumuman di stasiun atau bandar udara. Kegiatan menyimak dilakukan oleh seseorang dengan bunyi bahasa sebagai sasarannya, sedangkan mendengarkan sasarannya dapat berupa bunyi apa saja. Selain itu menyimak dilakukan dengan sengaja, terencana dan ada usaha untuk memahami atau menikmati apa yang disimak dan ada tanggapan setelahnya, sedangkan mendengarkan dilakukan dengan bisa sengaja  dan tidak serta tidak ada usaha untuk memahami apa yang didengar.  

Muhaiminul Aziz, Aat; Ridwan, Mochamad; Wardoyo, Tri

Jurnal Teknik Sipil 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Indonesia merupakan daerah yang sering mengalami gempa bumi karena itu, konstruksi bangunan harus didesain sesuai dengan standar peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur dan skema terjadinya plastifikasi pada elemen struktur, serta menentukan level kinerja struktur gedung agar tetap kokoh saat terjadi gempa. Analisis pushover dengan displacement coefficient methode FEMA 440 (2005) yang berbasis statik nonlinier digunakan untuk mengetahui level kinerja struktur bangunan. Studi kasus dilakukan pada gedung beton bertulang RND PT Bernofarm Sidoarjo yang berfungsi sebagai kantor dan laboratorium di bidang farmasi. Gedung tersebut dibangun pada tahun 2015 dengan 6 lantai dan tinggi 28 meter. Sendi plastis baru dapat diketahui dengan melakukan analisis pushover. Digunakan program ETABS v.19 dan SAP2000 v.22 untuk analisis pushover sehingga diperoleh nilai perpindahan untuk arah X dan Y sebesar 0,311 m sehingga level kinerja struktur gedung ialah Damage Control. Pada kategori ini, bila terjadi gempa, elemen struktural gedung mengalami kerusakan minimal sehingga gedung masih dapat digunakan setelah terjadi gempa, namun fasilitas atau kelengkapan operasional gedung mungkin ada yang tidak dapat digunakan sehingga diperlukan perbaikan sebelum digunakan kembali. Ancaman terhadap korban jiwa sangat kecil.