Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Nur Aisyah; Herlina Herlina; Muhammad Yusri Bachtiar; Wahira Wahira

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran penerapan metode bernyanyi terhadap kemampuan keaksaraan awal pada anak usia dini 5-6 tahun dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan Metode Bernyanyi Terhadap Kemampuan Keaksaraan Awal pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif. Subyek penelitian yaitu peserta didik. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bernyanyi terhadap kemampuan keaksaraan awal pada anak usia dini didesain sedemikian rupa, sehingga membuat suasana belajar yang menyenangkan. Metode bernyanyi dilakukan pada satu topik pembelajaran, metode tersebut lebih membantu dan memudahkan anak dalam mengenal, menghafal, menyerap dan memahami huruf dan mempraktekkan bunyi hurufnya. Oleh karena itu diperlukan suatu cara mengemas pembelajaran yang inovatif dalam menyampaikannya kepada anak, anak-anak senang dengan bernyanyi, guru harus memahami apa yang disukai oleh anak, dengan mengemas topik-topik dalam bentuk lagu, diharapkan anak dapat dengan mudah menerima. Guru menjadi kunci utama dalam kelancaran pembelajaran dengan metode bernyanyi, karena sebelum guru mengajarkan lagu sebaiknya guru benar-benar paham akan lagu yang diajarkan.

Juwita Makaria Tambunan; Elya Siska Anggraini

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan keterampilan motorik sejak dini sebagai landasan untuk mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan psikomotorik anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi upaya meningkatkan kemampuan siswa melalui aktivitas mewarnai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian tindakan, melibatkan 15 anak sebagai partisipan. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Pada siklus pertama, kegiatan mewarnai dimasukkan ke dalam kurikulum dengan menekankan pemberian panduan visual, penggunaan berbagai jenis alat gambar, dan pengembangan kreativitas anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan motorik halus anak setelah menjalani kegiatan mewarnai yang dirancang secara sistematis dan mendalam. Anak-anak mengalami peningkatan kemampuan dalam mengontrol gerakan tangan, koordinasi mata-tangan, serta keterampilan menggunakan alat gambar. Temuan ini menegaskan pentingnya aktivitas mewarnai sebagai sarana untuk mengasah keterampilan motorik halus pada tahap awal pendidikan.

Keke Teguh Manik; Gifson Manik; Ririn Simanjuntak; Meli Afriani N; Herdiana Boru Hombing

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam Alkitab, manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah atau disebut dengan Imago Dei. Allah menciptakan manusia dan memberi kuasa kepada manusia supaya merawat dan  menjaga seluruh ciptaan-Nya. Namun, kuasa yang diberikan Allah membuat manusia merasa berhak untuk melakukan apa saja terhadap ciptaan-Nya. Dan tidak sedikit juga manusia salah memahami konsep segambar dan serupa dengan Allah yang mengaitkannya dengan kedagingan. Berdasarkan tulisan  ini penulis akan membahas penciptaan manusia segambar dan serupa dengan Allah (Kejadian 1 : 26-28). Penulis bertujuan untuk memberi pemahaman konsep (Gambar dan Rupa) yang tidak sama dengan kedagingan dan pemahaman tentang kuasa yang diberikan Allah serta makna teologis dalam ayat tersebut.