Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

maulita, nadya; yuanita, soewarno; lia, nirawati

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

           Many strategies that can be used to increase sales and attract consumers to buy products offered by manufacturers. One strategy that is widely used by companies is the marketing mix strategy. Marketing activities that focus on product self-focus, pricing, distribution policies, and means of promotion are known as the marketing mix or Marketing Mix. This study aims to evaluate the internal evaluation and indicators of the appropriate marketing mix strategy and is applied to increase the sales volume at Griya Manik-Manik Kaca Plumbon. This study uses a qualitative descriptive analysis method, by collecting data directly from the company by making observations, interviews according to the research subject. The results showed that the strategy adopted by Griya Manik-Manik Kaca Plumbon has worked well, where the four marketing strategy variables support and complement each other, and have different roles in marketing their products. We recommend that the owner of the Plumbon Griya Glass Bead UMKM should be upgraded with the marketing mix that has been applied. The strategy used by the company is good, but it would be better if the company plans to continue to improve strategies considering that many other competitors have issued similar products.  

Ihsan Al Muzzammil; Djatmiko Waloejono; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Kabupaten Batang memiliki panjang pesisir pantai ± 38,75 km yang membentang pada enam wilayah administrasi kecamatan (Kecamatan Batang, Kandeman, Tulis, Subah, Limpung, dan Gringsing). Pantai yang dimiliki Kabupaten Batang diantaranya adalah Pantai Buntu, Pantai Kuripan, Pantai Pelabuhan Perikanan, Pantai Jodo, Pantai Celong, Pantai Depok, Pantai Sigandu, dan Pantai Ujung Negoro dan lain-lain. Kegiatan perekonomian di Kabupaten Batang telah berkembang pesat seiring dengan tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakatnya. Kondisi tersebut dapat dilihat dari banyaknya jenis sarana perbelanjaan yang ada baik dalam skala kecil maupun menengah seperti pertokoan, minimarket, pasar tradisional, pasar hewan. Pusat perbelanjaan dengan konsep Beachwalk adalah pusat perbelanjaan yang menerapkan konsep semi terbuka dengan memiliki bentuk berupa pedestrian mall, yaitu sebuah pusat perbelanjaan yang retail-retail dan fasilitas pendukungnya dihubungkan oleh pedestrian berupa koridor terbuka ataupun semi terbuka dan bebas dari kendaraan sehingga penataan bangunannya direncanakan mengelilingi area pedestrian, ditambah dengan pengolahan lansekap yang turut memanfaatkan panorama pantai dan lautan sebagai point utama sehingga menghasilkan suasana baru dalam hal berbelanja dan rekreasi bagi masyarakat. Penekanan desain Pusat Perbelanjaan dengan Konsep Beachwalk di Kabupaten Batang adalah dengan menerapkan konsep arsitektur tropis modern dengan olahan bentuk yang tidak monoton sebagai salah satu upaya untuk menciptakan citra bangunan yang rekreatif, entertaint, dan terbuka.

Yuli Fitrianto; Muhammad Khoiril Anaam

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

Augmented Reality (AR) and Virtual Reality (VR) which are one of the top ten strategic technology trends for 2019 and continue to be developed massively in this 2020, have been widely applied in various mobile applications by many companies in this industrial revolution era 4.0. AR can be applied to help the promotion for housing developers where users can see the 3-dimensional shape of the types of houses offered, while VR allows users to explore each part of the house in a virtual 3D. Pre-existing brochures are used as markers for this application to work, so that AR and VR applications can be a complement to promotional media. The design method used in this paper is Research and Development (RnD). Salespeople can offer types of houses to prospective customers without having to print multiple brochures, but with just one brochure and one android smartphone to present, so the promotion costs are more efficient.   Keywords: AR, VR, house.

Zendrato, Rosleini Ria Putri; Sunardi, Sunardi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

AbstractPartners in the Community Partnership Program activities are Pande Besi PRASOJO located in Nangsri Kidul RT 2 / IV Nangsri Kebakkramat Karanganyar and Pande Besi MANDIRI located at  Dondong RT 2/IX Klumprit Mojolaban Sukoharjo. The two partners are traditional blacksmiths. The problems faced by the two partners are relatively the same, namely: 1) traditional / conventional production processes; 2) do not apply the principles of Occupational Health & Safety. Solutions that will be carried out from this activity are: 1) production of blower and grinding tools; 2) the use of personal protective equipment (PPE). The method that will be carried out to realize the objectives of the PKM implementation program is through: 1) Procurement of electric blowers and grinders for both partners; 2) Increased knowledge and training in the use of personal protective equipment (PPE). In this method both partner SMEs are involved in each activity starting from problem identification, action analysis, action planning and implementation of activities. Through this method, the identified problems and actions to be taken are bottom up proposals. So that every action that will be carried out is right on target and is able to realize the objectives to be achieved maximally. The results of the Community Partnership Program activities were Pande Besi PRASOJO and Pande Besi MANDIRI succeeded in increasing the quantity and quality of products through the procurement of blower and grinding tools. Both partners have also implemented occupational health and safety principles through increased knowledge and use of PPE.

Iskandar Simbala; Fadly Syamsudin; Stevanny Polontalo; Tias R. Nahu

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia sangat rentang terkena penyakit hipertensi. Penatalaksanaan secara nonfarmakologis yang dapat menurunkan hipertensi adalah tanaman herbal salah satunya bawang putih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo. Desain penelitian quasi eksperimen dengan pre test-post test with control group. Populasi semua lansia di Griya Lansia Jannati sebanyak 23 lansia dan  di Panti Sosial Tresna Werdha Beringin Hutuo sebanyak 140 lansia. Sampel berjumlah 16 kelompok intervensi dan 16 kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi tekanan darah, tensimeter air raksa, stetoskop dan SOP seduhan bawang putih serta menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil penelitian kelompok perlakuan rata-rata tekanan darah pre-test 152.50/90 mmHg dan post-test 128.75/80 mmHg, sedangkan kelompok kontrol rata-rata tekanan darah pre-test 148.13/81.88 mmHg dan  post-test 147.50/80.63 mmHg dengan nilai p-value 0.000. Kesimpulan ada pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran  lansia dapat menerapkan terapi ini dalam menurunkan tekanan darah dengan cara yang mudah dan lebih terjangkau.