Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-14 of 14

Analytics

Aprilia Putri Santoso; Eti Sulandari; Siti Mayuni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pemda Road in Kapur Village, Sungai Raya District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan is a district road that functions as an alternative route connecting Tanjung Raya II Road and Kapur Village Main Road. Along with increasing traffic loads and limited maintenance, this road section has experienced various surface pavement distresses that reduce driving comfort and compromise road safety. This paper seeks to detect the types and severity levels of pavement damage and to determine appropriate preservation actions using the Pavement Condition Index (PCI) method. The research method involved a visual field survey by dividing the road into several segments, identifying damage types and severity levels, calculating PCI values, and determining suitable preservation measures based on the Asphalt Institute MS-17 guidelines. The results indicate that the flexible pavement section has a PCI value of 21.643, classified as very poor, with dominant damages consisting of potholes and edge cracking. Meanwhile, the rigid pavement section shows a PCI value of 94.960, which falls into the excellent category. The results of this research are anticipated to facilitate decision-making in determining maintenance priorities and road preservation strategies to improve pavement performance and extend service life.

Arfiah Jauharuddin; Rumaisha Soumena; Suciyati Sundu; Dewi Sartika; Hasrini Hasrini

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2024 FKIP, Universitas Palangka Raya

Maintenance of oral health is one way to improve health. The mouth is not just an entry point for food and drink but the function of the mouth is more than that and not many people realize the big role the mouth plays for one's health and well-being.The output target of this activity is the implementation of the School-Age Health Degrees Improvement Program.The method used in this research is observation, counseling and evaluation. The result on brushing teeth properly and correctly Schoolat 174Murni, the children realized that brushing their teeth from an early age was very important, the children were able to brush their teeth properly and correctly even though it was not optimal, so that children had knowledge from an early age about brushing teeth properly and properly. providing support to children in terms of health is very important because it can become a habit for life later.Obtained from counseling on proper and proper tooth brushing at schoo at 174 Murni is that children have realized that brushing their teeth from an early age is very important, children can brush their teeth properly and correctly even though they are not maximized, giving support to In terms of health, children are very important because they can become a habit for their future lif

Viona Rahmawati Jubaidah; Rusnandari Retno Cahyani

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This research discusses efforts to develop Metro City as a city of the future, focusing on the successful integration of the Trans Sumatra Toll Exit in Batanghari Ogan. In the context of development, emphasis is placed on the importance of green open space areas to make Metro City beautiful and act as a model for the autonomy of other cities. Through a literature review, relevant research includes analysis of regional economic regulations and the role of regional government policies in development, with examples of scientific journals that support business contributions to regional income. Although the results of previous research already exist, this research more specifically explores the economic policies of the Metro City regional government regarding the management of Nuwo Intan business locations in 2018. The nature of this research is descriptive and qualitative, using qualitative analysis to describe the phenomenon and influence of the Metro City Regional Government's economic policies on street vendors' income in Nuwo Intan.    

Aiga Putri Mawaddah R; Endan Indartuti; Dida Rahmadanik

Kajian ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This research aims to analyze and describe the PBPU BP PEMDA/KIS PBI D UHC activation program policy to improve health services for low-income communities in Sidoarjo Regency. This type of research uses qualitative descriptive research, with data collection techniques carried out through observation and interviews. This research uses the theory of George Edward III. The research results explain that the PBPU BP PEMDA/KIS PBI D UHC activation program to improve health services, especially for low-income communities in the Sidoarjo Regency area, has been quite effective overall, but there are still several obstacles that can still be overcome by improvement and re-evaluation. The implementation of the PBPU BP PEMDA/KIS PBI D UHC activation program to improve health services for low-income communities in Sidoarjo Regency is expected to improve the quality of services better in the future..

Nadira Aurelia Putri Setiawan; Tasya Maylina Ridwan; Nabila Aurellia Putri; M. Habib Nasrullah; Ahmad Anfirsto Fadi Sabilillah

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

The development of Ketapanrame Tourism Village poses both challenges and opportunities that require comprehensive and sustainable strategies. This article analyzes the implementation of the Pentahelix Method in the context of developing this tourism village. The Local Government (Pemda) plays a crucial role in providing regulations, infrastructure, and financial support. Media serves as a primary tool for promoting the tourism village, with diversified efforts through print and digital media, as well as collaborations with the private sector. The Village Government (Pemdes) holds a strategic position in community empowerment and the development of tourism facilities. Associations, as representatives of the industrial sector, support village development through financial contributions and assistance. In conclusion, the development of Ketapanrame Tourism Village through the Pentahelix Method serves as an example of how cross-sector collaboration can create sustainable tourism growth and have a positive impact on the local community.

Fauziah Noor Musid; Arif Rinaldi Dikananda; Fathurrohman

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah kejadian bencana alam tertingggi di Indonesia sebanyak 3006 kejadian untuk periode 2015-2021. Kondisi ini mengharuskan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Pemda Provinsi Jawa Barat untuk memperhatikan penanggulangan bencana serta penanganan dampak bencana. Bencana-bencana yang terjadi dapat mengakibatkan dampak yang merusak berbagai bidang. Salah satu dampak yang sangat berpengaruh adalah dampak kerusakan rumah. Kerusakan rumah akibat bencana merupakan dampak yang menyangkut kerusakan pada bidang ekonomi, sosial dan lingkungan. Karena itu, penanganan dampak kerusakan rumah harus dilakukan secara matang, tepat serta cara penanganannya harus berkembang setiap saat. Agar kedepannya bisa melakukan penanganan seperti yang diinginkan, maka perlu diketahui klaster/kelompok bencana berdasarkan dampak jumlah kerusakan rumah berdasarkan kondisi akibat bencana yang telah terjadi di Jawa Barat, dengan cara melakukan pengimplementasian algoritma K-Means clustering untuk mengklasterisasikan data jumlah kerusakan rumah berdasarkan kondisi yang diambil dari portal resmi data terbuka milik Pemda Provinsi Jawa Barat yaitu Open Data Jabar. Dalam kaitannya dengan data dampak bencana, teknik pengelompokan pada data mining sangat berguna dalam mengelompokkan data dampak bencana berupa keruskan rumah berdasarkan kemiripannya. Proyek tugas akhir ini mengimplementasikan algoritma k-means untuk mengklasterisasi data jumlah kerusakan rumah akibat bencana berdasarkan kondisinya yang terjadi di Jawa Barat dan menghasilkan 2 klaster/kelompok dengan nilai dbi teroptimal sebesar 0,118 dimana klaster 0 berisi data yang berasal dari 16 Kabupaten di Jawa Barat dan klaster 1 yang berisi data yang berasal dari 9 Kota di Jawa Barat.

Yunita Budi Alifya Miranti; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini mencoba untuk mencari tahu penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA), system pengendalian internal (SPI), dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pada kualitas laporan keuangan (FS) Pemda. Baik teori agensi maupun teori kepatuhan digunakan dalam penelitian ini. Sebagai hubungan antara masyarakat sebagai pelaku utama dan pemerintah dijelaskan oleh teori keagenan. Menurut hipotesis kepatuhan, setiap lembaga wajib mengikuti aturan karena legislatif memiliki hak untuk mengatur perilaku. Populasi penelitian ini yaitu karyawan bagian keuangan sebuah organisasi Pemda di kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ada 106 responden dalam keseluruhan sampel penelitian. Data primer dari penyebaran kuesioner kepada responden digunakan. Akan tetapi, sistem pengendalian internal dan SIA tidak berdampak pada kualitas FS. Konsekuensi dari penelitian ini menyoroti betapa pentingnya meningkatkan keterampilan sumber daya manusia pemerintah daerah.

Arief Tukiman Hendrawijaya; Lutfi Ariefianto; Fuad Hasan

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Upaya peningkatan kesejahteraan petani-peternak dikabupaten jember saat ini merupakan salah satu program pemerintah daerah dengan kepemimpinan Bupati yang baru menjadi hal yang masuk dalam kategori utama dan pertama, maka dari itu pemerintah tidak segan segra mengajak para gabungan kelompok tani dan peternak untuk meningkatkan kualitas produksi. Jika kualitas dan kuantitas produksinya meningkat akan meberikan dampak yang secara langsung terhadap tingkat kesejahteraan para petani dan peternak khusunya di kabupaten Jember. Dengan berwirausaha di sektor pertanian dan petrnakan akan memberikan edukatisi bagi para generasi muda bahwa mencari pekerjaan itu tidak harus migrasi ke kota besar lainya namun bisa di cipatan sendiri di daerah sendiri denganberbasis pada potensi lokal. Serta memberikan image bahwa melaui sektor ini pemuda bisa menjemput kesuksesan sedini mungkin. Universitas Jember yang siap menjadi BLU bekerja sama dengan Pemda Jember melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember (UNEJ), memberikan kesempatan melalui proram pengabdian kemitraan turut menjawab dan kontribusi terhadap permasalahan dalam pemberdayaan masyakat khususnya petani dan petrnak yang tergabung dalam komunitas 2S Farm. Berdasarkan data dan informasi yang didapatkan pada Masyarakat di Desa Ambulu Jember Kelompok Peternak kesulitan pakancberkualitas sehingga produktivitas daging dan susuckambing perah sangat rendah. Pakan ternak hanya didapatkan dari hasil merumput tiap harinya tanpa memperhitungkan kebutuhan ternak., Perrmasalahan-permasalahan yang sering dihadapi peternak dalam budidaya kambing perah yaitu: (1) kualitas pakan yang diberikan masih tergolong rendah dan pakan pakan komersil mahal. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi kualitas dan kualitas bahan baku pakan yang ada terutama dari hijauan rumput dan legum. (2) Pakan alternatif darilimbah pertanian tidak termanfaatkan karena  pengetahuan peternak mengenai pengolahan pakan dan peningkatan gizi pakan terbatas. Keterbatasan alat seperti mesin chopper yang digunakan dalam mencacah (3) Pemeliharaan yang masih tradisional serta biaya produksi yang kurang termonitoring dengan baik maka perlu diambil langkah untuk memperbaiki manajemen pemeliharaan dan manajemen pakan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Berdasarkan hasil analisis tim pengusul terhadap permasalahan yang dialami mitra, maka pada kegiatan pengabdian tahun ini, tim pengusul merumuskan solusi untuk mengatasi permasalahan mitra. Solusi yang ditawarkan untuk permasalah mitra adalah melalui teori Triple Better Program oleh Patrick Boyle : (1) Informasional melalui penyuluhan kepada mitra tentang potensi limbah pertanian sebagai pakan fermentasi peningkat kualitas dan kuantitas produksi ternak, (2) Institusional melalui Kegiatan Pelatihan Kepada Mitra cara mengolah limbah pertanian menjadi pakan fermentasi yang sesuai dengan kebutuhan ternak, dan Pelatihan dan penyuluhan tentang pengorganisasian kelompok dan manajemen bisnis yang baik dan 3) Developmental  yakni melakukan monitoring tingkat keberdayaan mitra dari segi ekonomi.    

Nursalim Nursalim; Slamet Riyono

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Kebijakan pemerintah membebaskan lahan warga desa untuk penambangan batu andesit di Desa Wadas telah memunculkan perlawanan kaum perempuan menolak  kebijakan tersebut. Peristiwa dari perlawanan perempuan itu klimaks saat terjadi tindakan represif oleh aparat keamanan ketika dilakukan pengukuran lahan untuk lokasi penambangan. Warga desa laki-laki dan perempuan diintimidasi, ditangkap, dipaksa, diseret, dan dipukul oleh aparat keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk  menghasilkan informasi tentang terjadinya perlawanan perempuan dan faktor-faktor penyebabnya serta strategi penyelesaian konflik agrarian tersebut. Jenis penelitian dokumentasi dipilih dengan pendekatan riset kualitatif dan  teknik analisis desktiptif kualitatif. Sumber data primer berupa pernyataan dan hasil investigasi aparat pemerintah dan non pemerintah yang dipublikasikan lewat media online dan media maintrream. Sumber data sekunder berupa data yang dipublikasikan institusi pemda. Hasil temuan yaitu munculnya perlawanan perempuan dipicu oleh adanya konflik kepentingan yang bersifat tertutup dan terbuka antara masyarakat dengan pemerintah terkait dengan penambangan batu andesit. Dalam konflik sosial ini telah terjadi tindakan represif yang dilakukan aparat keamanan terhadap masyarakat yang menolak proyek penambangan batu andesit. Penyelesaian konflik sosial yang tehadap perlawan perempuan tersebut dapat dilakukan dengan gaya manajemen konflik kompromi dan pengakomodasian.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Smart City bukan hanya tren untuk kota-kota besar, tetapi kebutuhan akan layanan publik yang cepat, murah, aman, dan dapat dipercaya. Tujuannya adalah untuk menganalisis pemerintahan pintar berbasis teknologi informasi sebagai implikasi dari smart city Kota Surakarta. Penelitian ini menggambarkan  bagaimana pemerintah daerah dapat mengimplementasikan empat komponen dalam smart city yaitu: (1) government of a smart city, (2) smart decision-making, (3) smart administration and (4) smart urban collaboration. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemerintah daerah telah menyediakan instrumen untuk keberhasilan infrastruktur kota pintar, sumber daya manusia, dan peraturan, tetapi dalam hal sumber daya manusia dan fasilitas infrastruktur belum optimal seperti yang diharapkan; (2) Respons publik terhadap pemerintahan cerdas tidak optimal, tetapi kelas menengah memiliki kemampuan untuk menggunakan dan berpartisipasi dalam pemerintahan cerdas; (3) Ada 16 Perangkat Daerah yang telah menyediakan layanan publik berbasis TI dengan berbagai bentuk layanan; (4) Permintaan akan layanan berbasis TI telah meningkat tajam dari sebelumnya sebagaimana dibuktikan oleh nilai SKM yang cukup baik dan (5) mayoritas aksesibilitas publik ke layanan publik rendah karena kerentanan ekonomi, sosial, usia dan keterjangkauan harga.

Carorin, Carorin

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Dalam pelaksanaan otonomi daerah Pemerintah Kabupaten/Kota pada umumnya mempunyai 3fungsi yaitu alokasi, distribusi dan stabilisasi. Pelaksanaan fungsi Pemda di bidang alokasi antaralain adalah memberikan pelayanan dan fasilitas publik, yang diwujudkan dalam pembangunanterminal di Desa Widorokondang Kabupaten Pati. Dengan dibangunnya terminal ini akanmendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pati dan mendukung perkembangan kotasekitarnya, mengingat Kabupaten Pati letaknya cukup strategis yaitu berbatasan denganKabupaten Kudus, Jepara, Grobogan,Blora dan Rembang. Lokasi penelitian ini adalah DesaWidorokondang Kabupaten Pati. Adapun alat analisis yang digunakan Analisis net present value(NPV), Analisis payback period, Analisis Return on Investment (ROI), Analisis hasilpengembalian (internal rate of return)/IRR serta analisis kerjasama Pemerintah-Swasta.Kesimpulan yang diperoleh adalah Potensi kepadatan lalu lintas tinggi di kawasan ini akanmemberikan peluang pemasukan (Cash In Flow) sebesar Rp 149.743.501. Biaya investasipembangunan di kawasan ini sebesar Rp29.515.745.000. Dengan batas masa investasi 25tahun, maka didapatkan :DF 10%, Payback periode adalah 23 tahun, DF 12%, tidak layak (diatas 25 tahun), DF 14%, tidak layak (di atas 25 tahun)

Alwi Suddin, Y. Djoko Suseno

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Penataan tempat UKM khususnya terus diupayakan oleh pemda berkaitan dengan pengelolaan yang semakin profesional. Pada kondisi saat ini tempat UKM mengalami perkembangan yang cukup signifikan dilihat dari jumlah pengunjung yang datang setiap tahunnya mengalami kenaikan. Dampak dari perkembangan UKM tersebut mengakibatkan semakin banyaknya kelompok Pedagang kecil yang ada di Terminal Ngabeyan Kartasura Sukoharjo. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan di kelompok Pedagang Kaki Lima di Lingkungan terminal Ngabeyan Kartasura Sukoharjo adalah dengan memberikan solusi alternatif meliputi: (1) Penyuluhan sistem pengelolaan manajemen usaha kecil. (2) Penyuluhan sistem pemasaran dan promosi produk. (3) Penyuluhan sistem pengelolaan keuangan. Hasil yang dicapai : (1) Dengan adanya optimalisasi peran dan lembaga perbankan, persyaratan dan prosedur yang ditetapkan oleh lembaga penyalur kredit. (2) Keberhasilan penerapan dan pengelolaan usah kecil (pedaang tahu asongan), Nampak meningkatkan jumlah usaha kecil lain semakin bertambah menjadi usaha yang lebih baik. (3) Dengan keberhasilan dari pendekatan akan meningkatkan jumlah usaha kecil yang memperoleh kepercayaan mengelola kredit modal usaha dan mampu beroperasi secara bisnis (saling menguntungkan). (4) Usaha kecil sebagai kelompok pedagang dengan skala usaha dan berperan usaha kecil dalam penyerapan tenaga kerja selatif besar, sehingga pengembangan usaha tersebut merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. (5) Dalam rangka lebih mengembangkan usaha kecil, maka strategi yang dapat dilakukan usaha kecil adalah mengoptimalkan peran penyuluhan dan pendampingan dalam membina dan melakukan pendampingan para usaha kecil