SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Jayanti Djarami; Marisa Anggia Ibrahim; Sri Rahmatia Mamulaty

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Lotion adalah sediaan kosmetik pelembab kulit yang termasuk dalam golongan emolien dan memiliki beberapa sifat yaitu sebagai sumber lembab bagi kulit. Rumput laut jenis Eucheuma cottoni termasuk dalam golongan ganggang merah (Rhodophyceae) penghasil karaginan. Karaginan merupakan hidrokoloid yang penting karena memiliki aplikasi yang sangat luas dalam industri pangan dan nonpangan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan lotion dari ekstrak rumput laut (Eucheuma cottonii) dengan variasi konsentrasi emulgator. Jenis penelitian adalah eksperimen. Metode yang digunakan meliputi penyiapan bahan, ekstraksi sampel, rancangan formulasi dan pembuatan sediaan lotion menggunakan tiga formulasi yang berbeda dengan variasi konsentrasi emulgator asam stearate dan setil alkohol FI (2% : 1%), FII (5% : 1,5%), FIII (7,5% : 2%), evaluasi sediaan (uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH) dan pengujian iritasi. Hasil penelitian lotion ekstrak rumput laut (Eucheuma cottoni)dengan menggunakan perbandingan konsentrasi emulgator pada formulasi I (Asam stearat 2%, setil alkohol 1%) dan formulasi III (Asam stearat 7,5%, setil alkohol 2%) menghasilkan sediaan dengan stabilitas yang baik. Dari ketiga formulasi dinyatakan bahwa formulasi I dan III sesuai persyaratan uji stabilitas fisik meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, dan uji pH sedangkan pada formulasi II untuk uji organoleptik tidak sesuai dengan pengujian organoleptik sediaan dan uji iritasi ketiga sediaan lotion ekstrak rumput laut pada 10 responden tidak menimbulkan adanya iritasi seperti kemerahan, gatal-gatal dan bengkak pada kulit.

Nopiyanti, Vivin; Sunarni, Titik; Harjanti, Reslely; Aisiyah, Siti; Suhartinah, Suhartinah

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Cairan pencuci piring merupakan cairan kental bening berwarna yang berfungsi untuk membersihkan peralatan makan seperti piring, gelas, sendok/garpu. Kecenderungan pemakaian produk pencuci cair dari waktu ke waktu semakin meningkat. Hal ini menunjukkan jika pola pencucian peralatan rumah tangga mulai bergeser dari cara yang lama/tradisional dengan abu gosok dan sabun colek menuju cara baru yang lebih praktis. Adanya bentuk beruipa cairan menjadikan praktis dan mudah digunakan serta aroma produk yang khas menjsdikan cairan pencuci piring mempunyai nilai lebih dibandingkan produk pencuci piring yang lain. Bahan tanaman kaya akan senyawa yang mempunyai aktivitas antibakteri di antaranya minyak lemon. Selain digunakan sebagai zat aktif antibakteri, minyak lemon juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan bau aromatic pada sediaan cairan pencuci piring.Bahan-bahan baku pembuatan cairan pencuci piring ini mudah diperoleh dengan bahan-bahan golongan sabun, garam, emulgator, pewangi dan pewarna. Cara pembuatannya juga sederhana dengan menggunakan prinsip melarutkan antar bahan yang digunakan. Oleh karena itu, berdasarkan dari uaraian di atas cairan pencuci piring mempunyai potensi dapatdikembangkan sebagai produk usaha mandiri yang dipasrkan secara komersial.Tujuan dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembautan cairan pencuci piring kepada kader PKK lingkungan Suko Mulyo kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta. Selain itu juga diadakan pelatihan terkait peluang untuk dikembangkan sebagai usaha mandiri warga. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahapan dimulai dari survei dan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan berupa tutorial kemuadian dilakukan pendampingan dari tim pengabdi dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan.