Publication Search

80,088 articles from 759 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Wendi Muhammad Fadhli

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2020 Universitas Muhamadiyah Manado

Factors influencing the readiness of coastal communities for tsunami events include knowledge, attitudes, fulfillment of basic needs, preparation for handling victims and disaster management. The results of the interview of researchers on March 8, 2019 with the secretary of Lurah Tondo, from 2013-2018 there had never been a simulation or counseling about the tsunami disaster in the Tondo Village. The purpose of this study is to analyze the factors that influence the preparedness of coastal communities against tsunami in Tondo Kelurahan, Kota Palu h. This type of research is quantitative with an analytical approach using cross sectional design. The population in this study are all coastal communities in Tondo, Palu City, totaling 362 families. The sample was 96 people, with cluster sampling technique. The results of the study of 96 respondents good knowledge as much as 45.8%, sufficient knowledge 28.1% and 26% less knowledge. Pearson chi-square test results p value: 0,000. Good attitude as much as 33.3%, enough attitude 54.2% and lack of attitude 12.5%. Pearson Chi-Square test results p value value: 0.001. Fulfillment of basic needs were fulfilled 55.2% and not fulfilled as much as 44.8%. Chi-Square test results p value value: 0.002. Conclusion there is a relationship of knowledge, attitudes and fulfillment of basic needs with the preparedness of coastal communities against the tsunami in the Village of Tondo, Palu City

Ida Rahmawati; Vike Pebri Giena; Dwi Putri Sulistyaningsih; Rina Aprianti

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang : Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang berisiko terkena gempa bumi dan tsunami karena terletak di pesisir Samudera Hindia.Lokasi tersebut merupakan pertemuan dua lempeng besar dan berada dekat zona subduksi tektonik Sunda yang sewaktu-waktu dapat bertabrakan. Dalam upaya mencegah terjadinya bencana, diperlukan kesiapsiagaan dari setiap sektor termasuk perguruan tinggi untuk mengurangi risiko bencana. Tujuan: meningkatkan pengetahuan mahasiwa Perhimpunan Mahasiswa Siaga Bencana (PERWAGANA) mengenai manajemen bencana gempa bumi. Metode: terdiri dari empat sesi yaitu: pre test, ceramah, praktek, dan post test. Penyerahan materi dilakukan dengan cara ceramah dan melakukan keterampilan penanggulangan bencana gempa bumi. Hasil: pengetahuan  mahasiswa meningkat setelah diberikan pelatihan mngemen disaster gempa bumi.Kesimpulan: Penanggulangan bencana gempa merupakan salah satu upaya pencegahan dan tindakan preventif yang dilakukan oleh dosen STIKES Tri Mandiri Sakti melalui kegiatan edukasi kesehatan dan simulasi dengan sasaran mahasiswa agar siap turun ke lapangan.