SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-12 of 12

Analytics

Fikri Satrio Darmo; Athfal Fuji Dinanda; Bintang Putra Pamungkas

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2020 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Product distribution is a crucial element of the supply chain system that ensures the smooth flow of goods from producers to consumers at minimal cost and with high reliability. Distribution efficiency not only reduces operational costs but also improves customer satisfaction, market competitiveness, and business sustainability. In the context of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), distribution efficiency becomes even more critical due to limited financial, human, and infrastructural resources. This study aims to analyze the product distribution efficiency of UMKM Kerupuk Jaya Pesona, located in Cinanggung Village, Serang Regency, Banten Province, by applying two classical transportation methods: the North West Corner (NWC) and Least Cost (LC) methods. Both methods were used to determine the allocation pattern that minimizes total transportation cost across three destination regions: Serang, Cilegon, and Pandeglang. The data include three couriers (as supply sources) and three market destinations (as demands), totaling 18,000 product units per distribution cycle. The results show that both NWC and LC methods yield the same total transportation cost of Rp 358,000,000, although their allocation patterns differ. This indicates that the supply–demand and cost structure of the UMKM’s logistics system is balanced. This research concludes that simple optimization methods such as NWC and LC can serve as practical decision-support tools for MSMEs without requiring complex computational models. The study also recommends the application of the Modified Distribution (MODI) method to verify the optimality of the solution and highlights the importance of logistics efficiency in strengthening MSME competitiveness in the digital era.

Enny Diah Astuti; Nika Sintesa

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Digital Business is experiencing rapid growth, including in the online-based food business. The Internet is creating a new face in interactive communication between sellers, consumers and business partners. This allows the company to be able to interact and work together continuously to be able to develop products, marketing, delivery and maximum service to get customer satisfaction. One type of business that is currently growing rapidly and is very popular with customers is food delivery services including go food, grab food and shopee food. This delivery service will increasingly compete according to the response from customers, influenced by the quality of service. The purpose of this study was to find out how service quality affects customer satisfaction, especially in online- based food delivery applications. The research used in this research is quantitative analysis method. The method used is to collect information obtained from questionnaires. Variable indicators were tested for validity and reliability. In testing this validity using the Pearson Correlation approach. The reliability test in this study used Cronbach, Alpha coefficient. The results of the study explain that the service variable partially has a positive effect on customer satisfaction. The influence of service quality provided by service providers and service partners is very well responded by application users.

maryatun, Maryatun; Widodo, Sri; Suparmi, Suparmi; Indarwati, Indarwati

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Latar Belakang : Kader kesehatan adalah seseorang yang dekat dengan masyarakat dan mebantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kelurahan Jetis terdapat 75% kader adalah rumah tangga yang memiliki pekerjaa tidak tetap, sedangkan sebagai petugas kader kesehatan tidak mendapatkan upah dan hanya diberikan reward untuk periksa kesehatan gratis ke puskesmas sehingga kondisi ini memprihatinkan bagi kesejahteraan kader. Kader kesehatan kelurahan Jetis selama ini hanya membantu mengelola jajanan tradisional dan tidak menjadi penjual jajanan tersebut, tetapi ada kader yang sudah memiliki usaha sendiri tetapi belum memanfaatkan internet atau online. Tujuan : melakukan pembinanaan kader dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam bidang kesehatan pelayanan sederhana perlunya melakukann pembinanaan dalam bidang perekonomian sebagai upaya membantu berdirinya usaha yang dikelola oleh kader bersama-sama secara mandiri. Metode : Pelaksanaan kegiatan meliputi 4 tahap yaitu (1). Pelatihan kader dalam bidang perkenomian, (2). Melatih kader dalam menggunakan aplikasi dalam pemasaran online bisnis, (3). Memberikan tantangan untuk kader dalam pembuatan jajanan sehat yang dapat dikembangkan sehingga meningkatkan pendapatan, (4). Memotivasi dan melakukan pendampingan untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha mereka sendiri. Hasil : 55% kader kesehatan dapat menggunakan aplikasi yang dapat membantu mengelola data posyandu tetapi dapat dijadikan tempat untuk memasarkan dari usaha mandiri kader sehingga dapat meningkatkan perekonomian kader. Kesimpulan : Kegiatan PPDM dengan 4 (empat) tahap dalam meningkatkan Kesejahteraan kader kesehatan Kelurahan Jetis dapat ditingkatkan melalui usaha mandiri dengan strategi marketing yang baik yaitu melalui internet atau online.Kata Kunci : Kader Kesehatan, reward, ekonomi, aplikasi, online.

Muhammad Udin; Khoirul Anwar

Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat 2020 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The application of technology in public services has become an indispensable obligation, even for the Village Government of Tidu in Pohjentrek Subdistrict, Pasuruan Regency. Manual approaches in public services are vulnerable to serious problems, such as the risk of losing important documents and the lack of structured recording of documents issued by the Village Government of Tidu. In response to this challenge, a community service effort was undertaken to support the Government and the community of Tidu Village in utilizing the Tidu Village Information Website. The mentoring and training sessions conducted successfully demonstrated that the implementation of the service system by the Village Government of Tidu is much more productive, with time savings and a transition from manual data management to digital format through the village information system.

Hakim, Luqman Al; Handayani, Sri; Santika, Ria; Melati, Nimas Ayu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Perkembangan desa Plesungan dalam hal kepariwisataan, seni, dan budaya mendorong peningkatan sarana prasarana, pemberdayaan sumber daya manusia, dan explorasi sumber daya alam. Bidang kepariwisataan berupa sendang plesungan berkembang dengan baik seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung sehingga meningkatkan income bagi desa plesungan. Dalam bidang seni dan budaya, beragamnya pertunjukan seni, berupa festifal sendang plesungan, padepokan lemah putih, reog, dan studio plesungan merupakan bentuk pelestarian dan pengembangan seni dan budaya lokal dan wujud regenerasi bagi generasi muda setempat. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan, seni dan budaya desa Plesungan bermanfaat untuk melestarikan eksistensi potensi lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan meluas ke wisatawan mancanegara. Eksplorasi sumber daya alam untuk memperluas area kepariwisataan merupakan hal yang penting untuk mengembangkan potensi desa yang bermuara pada pemanfaatan secara optimal sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa Plesungan.Peranan sumber daya manusia dalam pengembangan potensi desa Plesungan tidak terlepas dari kegiatan yang bersifat kreatif, inovatif, dan memiliki nilai promotif. Penggunaan bahasa yang santun, sopan, dan menggunakan tata nilai yang baik merupakan aktifitas yang bernilai promotif untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di desa Plesungan. Kecakapan berbahasa daerah dan bahasa Indonesia menunjukkan sikap cinta tanah air dan melestarikan budaya lokal, namun ketrampilan berbahasa mancanegara, khususnya bahasa Inggris juga merupakan hal yang perlu diwujudkan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Mewujudkan sumber daya manusia yang cakap dan terampil dalam berbahasa Inggris memerlukan langkah-langkah konkret, diantaranya adalah analisa kebutuhan bahasa Inggris untuk mengidentifikasi ragam bahasa Inggris yang diperlukan untuk menunjang kepariwisataan desa Plesungan. Respon positif dari masyarakat tentang kebutuhan bahasa Inggris wisatawan mancanegara perlu ditingkatkan sebagai upaya memfasilitasi kunjungan mereka.Hasil pengabdian ini adalah (1) diperolehnya ragam bahasa Inggris yang diperlukan bagi pelaku usaha wisata desa Plesungan, yaitu Pengenalan diri (Introducing myself); bertanya dan memberikan informasi (asking and giving information); menawarkan produk/cinderamata khas desa (offering local souvenirs), memberikan saran (giving suggestion); dan mengundang (invitation); (2) profil warga Plesungan bahwa 75% warga termasuk kategori usia produktif sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi kepariwisataan dan seni budaya lokal; dan (3) optimalisasi promosi desa berbasis digital melalui media sosial diperlukan baik dalam bentuk bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Jawandi, Ahmad -; Putro, Eko Adi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diera digital ini sangat mempengaruhi komunikasi anak dan orang tua, seseorang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat terasa jauh karena adanya media sosial. Banyak sekali kesalahan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya di rumah. Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima dan berkomunikasi secara efektif sebagaimana adanya akan membuat anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya. Karena itu, orang tua perlu menumbuhkan sikap yang tepat dan mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif untuk menguatkan hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua harus mengambil inisiatif dengan mengikuti beberapa cara untuk membangun komunikasi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan behavior teknik modeling. Sasaran pengabdian adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wonosegoro. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan metode pelatihan dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital melalui teknik modeling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah modeling sebagai pendekatan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga. Dalam metode modeling ini menggunakan beberapa teknik khusus yaitu teknik Symbolic Model, Live Model dan Behavior Rehearsal.. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksanakan dengan seminar dan pelatihan melalui ceramah, diskusi dan ramu pendapat (brain storming), tanya jawab, serta praktik secara langsung. Pelaksanaan pelatihan teknik modeling sebagai upaya dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif orang tua dengan anak diera digital dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan.  Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah terwujud pemahaman orang tua tentang pentingnya membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui teknik modeling. Kata Kunci : Teknik Modeling, Komunikasi Interpersonal

Suryo, Herning

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

ABSTRACT Community Service Activities titled "Increasing Political Awareness of Beginner Voters in the Digital Era" aims to promote the importance of political awareness in this political year especially in the digital era, so that novice voters can wisely sort out positive political communication and then be able to exercise their voting rights. appropriately. Community Service should be beneficial to various parties, including contributing to foster more awareness about politics, especially in the city of Surakarta; It is the third Dharma Perguruan Tinggi and the results can be valuable input for the development of the LP2M Unit and as a supporter of other Higher Education Tri Dharma activities, namely Education and Research. Community Service was attended by 50 participants of vocational students in the city of Surakarta. The output of this Community Service activity can be published in Proceedings in the Senadimas.Keywords: Awareness, Beginner Voters, Politics, Digital Era ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul “Peningkatan Kesadaran Politik Pemilih Pemula di Era Digital” ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang pentingnya kesadaran politik di tahun politik ini terlebih di era digital, sehingga pemilih pemula dapat memilah dengan bijak komunikasi politik yang positif dan kemudian dapat menggunakan hak pilihnya dengan tepat. Pengabdian kepada Masyarakat ini hendaknya bermanfaat bagi berbagai pihak, antara lain memberikan kontribusi untuk lebih menumbuhkan kesadaran tentang politik terutama di Kota Surakarta; Merupakan pelaksanaan Dharma Perguruan Tinggi yang ke tiga dan  hasilnya dapat sebagai masukan yang berharga bagi perkembangan Unit LP2M dan sebagai pendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lain yaitu Pendidikan dan Penelitian. Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti oleh 50 peserta siswa-siswi SMK di Kota Surakarta. Luaran dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah dapat dimuat pada Proceeding di Senadimas.Kata Kunci : Kesadaran, Pemilih Pemula, Politik, Era Digital

Sarwo Nugroho

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

Taking selfies for documentation reasons mentioned by Rettberg (2014) and Chae (2017). Likewise, this study reports documentation and archiving, which is part of communicating self-motives. Additionally, this research draws attention to general digital effects such as special event filters and seasonal filters used with selfies to signal specific locations or events. In their research, Senft and Baym (2015) noted that selfies can be used as an empowering tool to overcome political problems. This research shows how selfies are used as an empowering tool to educate Saudi women, particularly about their legal rights. The use of selfies as an educational tool in the context of public problems has not been reported in previous research.

miftah, miftah; Febri Sukmawati

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The purpose of this study is to implement the digitization of accounting through the adoption of financial management accounting information systems. Accounting digitalization is needed for automated financial transaction management and results in a fast, accurate, and transparent reporting system. The approach used in building financial management accounting information systems is the accrual basis method, the research method used is the method of research and development (R&D) with a prototype system development model. The results of this study indicate that the digitalization of accounting by implementing financial management information systems at As shifa clinics shows that the information system can work as expected and is able to meet needs. Based on the results of testing the effectiveness of the old system compared to the new system it can be concluded that the performance of financial management in the As Shifa clinic using the new system is more effective than using the old system.

Setiawan, Andika; Rajif Agung Yunmar

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

The transformation of objects in computer graphics is very closely related to the factor of scale and rotation. Both are often a challenge in the introduction of objects through numerical features in digital images. Feature processing techniques that can overcome these problems such as Distance - Angle signature that is invariant to the scale and rotation factor. From the results of experiments conducted on 5 types of geometric shape images which amounted to 15 data with scale and rotation factors obtained the results that the Angle Signature can be applied well on all data. Inequality in the signature plot images obtained is due to the lighting conditions and background objects that are not uniform, which occurs in the image of a circle for all three types.

Dewi, Septiana Novita; Haryanto, Aris Tri; Wariati, Ambar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian ini merupakan pengabdian lanjutan dari proses pengabdian sebelumnyam bahwa di Kelurahan Desa Gebang memiliki potensi untuk ditingkatkan UMKM makanan ringan.  Dengan adanya peningkatan UMKM di Kelurahan Gebang, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungannya. Akan tetapi dalam pemasaran produk UMKM masyarakat di Kelurahan Gebang belum diimbangi dengan adanya pemanfaatan alat tekhnologi, sehingga proses pemasaran belum optimal. Hal ini disebabkan karena rata-rata pelaku UMKM memiliki usia yang tidak muda lagi, sehingga perlu pendampingan yang lebih ekstra. Pada saat era milineal ini, semua disajikan secara praktis dan efisien yaitu dengan memanfaatkan tekhnologi informasi. Seperti pemasaran melalui akun facebook, Instagram, website, twitter dan lain-lain. Hal ini bertujuan bahwa dengan menggunakan tekhnologi informasi, semua informasi produk dapat tersampaikan secara luas, baik tingkat nasional maupun internasional. Permasalahan yang utama ketika UMKM tidak memanfaatkan tekhnologi informasi dengan baik adalah mereka hanya bisa menjual produknya secara lokal dan jenis-jenis produk yang dijual tidak tersampaikan secara luas. Dalam mensiatasi kompetensi bisnis di era digital diharapkan seluruh UMKM memahami dan menggunakan digital marketing dengan baik, agar mereka mampu bersaing dengan baik hingga mencapai keunggulan k;ompetitif lebih maksimal. Materi yang diberikan kepada UMKM di Kelurahan Desa Gebang adalah tujuh konsep pemasran ampuh dengan metode digital, diantaranya adalah Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Pembuatan Konten, Mobile Marketing, Email Marketing, Affiliate Marketing, Pemasaran Media SosialUMKM, Digital Marketing, Kelurahan Gebang

Damayanti, Christy; Murdani, Andika Drajat

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

The digital age encourages the flow of information to move quickly and shift the pattern of international relations. This has influenced the development of the total diplomacy scheme in supporting the achievement of Indonesia's diplomacy goals. In this program, we take international relations students of Slamet Riyadi University as activity partners.International Relations students should be able to engage in total diplomacy positively. They will be provided with digital intelligence according to the positive character of the nation is needed, so that they are able to contribute in growing Indonesia's positive image in the international eyes. This community service program would like to support Indonesia's efforts to collaborate digital media in a total diplomacy scheme with student youth agents, through "Strengthening Youth Digital Intelligence as a Form of Its Contribution to Indonesian Total Diplomacy." They were given socialization, training and assistance in creating content related to diplomacy. The series of activities lasted for six months, starting from the exploration to the distribution of video content made by them which was adjusted to the Indonesian diplomacy mission. Keyword : digital intelligence, Indonesia, total diplomacy, youth