Publication Search

73,128 articles from 692 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Safitri, Alfika; Putri, Febi Permata; Haetami, Fajar; Mutia, Cut Dara; Shadrina, Dhiya +6 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Komunitas adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan karakteristik. Kesamaan karakteristik tersebut ditentukan dari lokasi, ras, etnis, usia, pekerjaan, kesamaan minat dalam menyelesaikan masalah tertentu, hasil, atau ikatan umum lainnya. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dimulai dari individu, kelompok sampai tingkat RT dan RW Di wilayah Kp Pengasinan RW 03 Kelurahan Periuk Jaya Kecamatan Periuk Kota Tangerang terdiri dari 4 RT dengan jumlah 644 Kepala Keluarga. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan observasi melalui metode wawancara terpimpin, pengumpulan angket, serta observasi terhadap masyarakat di Kp. Pengasinan RW.03 Kel. Periuk Jaya Kec. Periuk. Jumlah kuesioner yang disebarkan berjumlah 100 kuesioner. Hasil pengkajian di Kp. Pengasinan RW.03 terdapat 644 KK dengan diambil sampel untuk data sebanyak 100 KK. Dari hasil data kuesioner yang dibagikan ke 100 KK secara random ke RT.01, RT 02, RT03, RT 04 yang ada di wilayah RW.03 terdapat 3 penyakit teratas yaitu Hipertensi (49%), Maag (Gastritis) (12%) dan Asam Urat (11%). Telah dilakukan implementasi sesuai dengan rancangan intervensi keperawatan dimana implementasi yang dilakukan adalah memberikan pendidikan kesehatan mengenai Hipertensi, demontrasi senam Hipertensi, demonstrasi pemberian jus buah semangka, pendidikan kesehatan mengenai Gout Athritis, demonstrasi kompres air jahe, pendidikan kesehatan tentang gastritis, demonstrasi perasan kunyit tawar

Sri Juwarni; Irwan Batuabara; Herawati Harahap; Rika Apripan; Ramlan Ramlan

Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Community service has been carried out by the service team involving students from the Padangsidimpuan Midwifery Study Program, Poltekkes Kemenkes Medan. The community service activities carried out were to provide counseling and demonstrations about Endorphine massage which is a light touch or massage therapy that is quite important to be given to pregnant women, in the time leading up to and during childbirth. This massage can stimulate the body to release endorphin compounds which are pain relievers and can create a feeling of comfort. Endorphins in the body can be triggered through various activities, such as deep breathing and relaxation, and meditation. Endorphine massage should be done to pregnant women who are 36 weeks pregnant. Because endorphin massage can stimulate the release of the hormone oxytocin which can trigger the labor process (Kuswandi, 2014). This Community Service aims to demonstrate endorphin massage to reduce pain in mothers giving birth in the first stage in the Pintu Padang Health Center work area, South Tapanuli Regency. Target pregnant women in the third trimester, young couples, Participants 40, endorphin massage is expected to be implemented in the management of the first stage to reduce pain and speed up the labor process. The results of this community service are an increase in knowledge of 50% and skills of 87% about endorphin massage correctly applied when pregnant women later undergo the labor process. This community service is carried out in collaboration with partners used as the location of this activity, namely Kalurahan Pintu Padang, Batang Angkola District, South Tapanuli Regency and Health Cadres, Village Midwives at the local Health Center. This activity received a positive response from local participants, and as a follow-up, it can be carried out by Health Cadres and midwives at the Health Center to monitor the skills that have been obtained when pregnant women are in the labor process that will be undergone

Sucia Panca Lestari; Geri Syahril Sidik; Agus Akhmad Wakih

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The background to this research is the low level of dance skills of students in class IV of Mugarsari Elementary School, Tasikmalaya City. This research aims to determine and analyze the planning, implementation and improvement of students' dance skills using the demonstration method. The method used in this research is Classroom Action Research (PTK) with the object of this research being 29 students. The PTK model used is the PTK research method according to Kemmis and Mc. Taggart which consists of planning, action, observation and reflection in each cycle. The discussion of this research uses the demonstration method in the dance learning process by carrying out tests at the end of each cycle. Data collection techniques in this research are by means of observation, tests and documentation. The results of the research concluded that learning dance using the demonstration method was able to improve students' skills in learning dance. This increase before using the demonstration method (Pre-action) obtained an average score of 79.7% with a completeness percentage of 22.7% in the "less" category. After using the demonstration method in cycle I obtained an average score of 76.13 with a completeness percentage of 59. 09% "good" category. Then in cycle II obtained an average score of 83.63 with a percentage of 86.36% in the "good" category. So that the use of the demonstration method can improve students' skills in learning dance.

Widyastuti, Ni Kadek; Turker, Sidhi Bayu; Suyasa, Ni Luh Christine Prawita; Sulistyo, Eko

Tujuan  pelatihan ini memberikan  wawasan, keterampilan pengolahan makanan sehat,  dan penerapan CHSE serta memberikan informasi bahwa  pelatihan ini juga bermanfaat dalam pengembangan usaha/enterpreneurship.  Melihat banyaknya manfaat dari pelatihan ini diharapkan peserta dapat menyerap ilmu dan mengaplikasikan di masyarakat khususnya dalam mengelola guest house. Jenis Kegiatan yang dilakukan adalah persiapan, ceramah dan demontrasi serta pendampingan praktek. Pelatihan di laksanakan secara offline di balai banjar Dusun Munduk Juwet Desa Pesagi. Antusias peserta  selama mengikuti pelatihan yaitu mereka sangat komunikatif, aktif bertanya dan mengikuti pelatihan dengan sangat baik. Mereka berharap pada kesempatan mendatang bisa diberikan pelatihan lagi pada bidang yang berbeda seperti pelatihan pembuatan roti, dan pelatihan spa sehingga bermanfaat dalam mengelola guest house dan pengembangan usaha / entrepreneurship.

Adrestia Rifki Naharani; Rina Febri Wahyuningsih

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada ibu nifas dan menyusui perlu melakukan perawatan payudara untuk memelihara kesehatan pada payudaranya dan dapat meningkatkan serta melancarkan produksi ASI. Perawatan payudara ini mulai dilakukan pada hari pertama atau kedua sesudah persalinan. Perawatan payudara bermanfaat melancarkan efek pengeluaran ASI dan cara ini juga dapat mengefektifkan peningkatan volume ASI. Selain itu, payudara juga dapat mengalami bendungan ASI akibat tersumbatnya pengeluaran ASI dan hal ini dapat dicegah dengan perawatan payudara. Banyak ibu nifas dan menyusui mengeluhkan setelah meahirkan ASI keluar tidak lancar atau bayi tidak mau menyusu.. Pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 15 Mei 2023 di Desa Bengle KecamatanTalang Kabupaten Tegal dengan diikuti  sebanyak 13 ibu nifas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan dengan melakukan demontrasi menggunakan phantom. Hasil dari pengabdian adalah ibu nifas dan menyusui sudah memahami dan mengetahui tentang perawatan payudara pada masa nifas guna meningkatkan produksi ASI.   Kata Kunci :Perawatan payudara, Ibu Nifas,Ibu Menyusui, ASI

Sitti Hasanah

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran yang efektif terjadi ketika semua tujuan pembelajaran terpenuhi semaksimal mungkin. Dengan aktif terlibat dalam pembelajaran mereka, siswa dapat meningkatkan kesempatan pendidikan mereka. Semakin besar jumlah siswa yang terlibat aktif dalam pembelajarannya, maka semakin besar pula prestasi belajarnya. Penelitian ini mengkaji bagaimana cara meningkatkan Prestasi Belajar IPA melalui penerapan Metode Demonstrasi dan Eksperimen. Penelitian ini menggunakan dua siklus penelitian tindakan kelas karena semua siswa dapat mengidentifikasi isolator dan konduktor setelah dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan: rancangan kegiatan, observasi, refleksi, dan revisi. Siswa kelas VI semester 1 di SDN Rekkerrek 3 Kecamatan Palengaan menjadi fokus penelitian ini, dengan data berupa tes formatif, lembar observasi, dan lembar tugas. (LKS). Berdasarkan hasil analisis, kemampuan membedakan isolator dan konduktor meningkat dari siklus I ke siklus II yang diukur dari ketuntasan belajar siklus I (68,5) dengan tingkat ketuntasan 60% dan siklus II (95%). dengan skor rata-rata 75,5. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Metode Demonstrasi dan Eksperimen dapat memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa Kelas VI Semester I SDN Rekkerrek 3 Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan dan model pembelajaran dapat dijadikan sebagai alternatif.