SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Norhayati, Eko; Istiqamah, Istiqamah; Budi, Setia

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan primer bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di wilayahnya, termasuk pelayanan SDIDTK. Pelayanan Kesehatan harus sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran evaluasi program pelaksana pelayanan kesehatan balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batumandi. Metode penelitian kualitatif, subjek penelitian terdiri dari informan utama dan informan trianggulasi. Intrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara. Hasil penelitian didapatkan aspek input meliputi man yaitu bidan desa, bidan Puskesmas, gizi, aparat desa dan kader yang bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing. Money berasal dari APBD, DAK dan dana desa. Material yaitu alat-alat pengukur timbangan, pemberian makanan tambahan dan permainan edukatif. Machines yaitu komputer/laptop dan jaringan internet. Method yaitu buku-buku pedoman terkait pelaksanaan program pelayanan kesehatan balita. Aspek proses program pelaksana pelayanan kesehatan balita meliputi perencanaan yaitu pelaksanaan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan sedangkan pelaksanaan sesuai dengan perencanaan dan jadwal yang telah ditentukan. Aspek output meliputi monitoring yaitu dengan melakukan rapat bulanan dan dilakukan secara berkala satu bulan sekali sedangkan evaluasi telah dilakukan dan mengalami kendala yaitu kekurangan tenaga kesehatan dan deteksi dini kesehatan balita.

Zerli Anita Dewi; Addiarrahman; Muhammad Subhan

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Pembangunan pedesaan yang dikerjakan haruslah sinkron dengan masalah yang dihadapi, serta partisipasi masyarakatnya dengan menggunakan sumber daya yang di perlukan untuk merancang dan membangun perekonomian yang dimiliki, serta memanfaatkan potensi ekonomi yang ada sehingga bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Fenomena yang ada pada desa jatimulyo kecamatan dendang kabupaten tanjung jabung timur yaitu masih banyak program kerja desa yang masih belum terealisasi. Sama sepeti dengan Desa – desa yang lain, Proses Pengelolaan Dana Desa pada Kantor Desa Jati Mulyo terdiri dari 3 Tahap Yaitu Perencanaan, Pelaksanaan dan Pelaporan/Pertanggungjawaban. Program desa yang masih belum terealisasi sebagaimana yang telah dijelaskan diatas, dikarenakan proses pegelolaan manajemen dana desa yang belum maksimal sehingga berdampak dalam proses perencanaan pembangunan desa. Manajemen Pengelolaan Dana Desa dari tahun 2018-2021 sudah menunjukan beberpa  peningkatan di banding dengan tahun sebelumnya akan tetapi masih saja ada program yang belum terealisai. Hal ini dibuktikan masih ada program pembangunan yang belum di laksanakan. Dalam proses pengelolaan Dana Desa pada kantor Desa Jati Mulyo terdir dari tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan/pertanggungjawaban. Tidak terealisasi nya program tersebut dikarenakan proses pengelolaan manajemen dana desa yang belum maksimal. Desa Jati Mulyo belum mencapai indicator diantaranya belum cukup baik akses masyarakat dalam kegiatan ekonomi, akses yang dimaksud ini adalah perkerasan jalan yang belum maksimal sehingga masyarakat masih kesulitan dalam mengeluarkan hasil bertani. Dalam tinjaun manajemen syariah terhadap pengelolaan Dana Desa sendiri bahwasannya pelaksanaan Dana Desa masih belum cukup memenuhi standar nilai-nilai dasar ekonomi islam, disini manajemen pengelolaan Dana Desa masih mengarah ke konvensional. Akan tetapi kalau dilihat dari sifat dari nilai syariah yang rabbani dimana pengawasan internal yang dilakukan dari hati nurani yang bergerak untuk menunjukkan ataupun mewujudkan sesuai tujuan, sudah dilakukan olehaparatur dan masyarakat dalam hal mengawasi pengelolaan Dana Desa baik secara langsung ataupun tidak langsung.