Publication Search

67,742 articles from 584 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Epafras Mujono; Sri Wahyuni

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

This study is an evaluative descriptive study, in particular the concept of Christology in 'The Davinci Code'. The research method is descriptive research that aims to describe (explain, describe) data. And evaluative mean to be giving an evaluation of the circumstances or specific data. So this study will provide an explanation at the same time give an assessment (evaluation) of the data (Christology in The Da Vinci Code) using data Sinotik Gospel.  This research has a purpose: First, to explain the ideology.  Christology contained in The Da Vinci Code. Second, to present an evaluation of Christology contained in The Da Vinci Code, based on the teachings of Christology in the Synoptic Gospels. The scope of this article are: Firstly, this study only discusses the fundamental Christological contained in The Da Vinci Code. Second, the data used to evaluate Christology in The Da Vinci Code is only the data of the Synoptic Gospels.

Aditya Ari Nugroho; Munawar Noor; Charis Christiani

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Proses reformasi birokrasi yang dimulai dengan penyusunan Desain Besar (grand design) mengenai Reformasi Birokrasi 2010-2025 (Grand esign Administrative Reform 2010-2025) telah dituangkan ke dalam Peraturan Presiden No. 81 tahun 2010 dengan tujuan besarnya untuk menciptakan birokrasi berkelas dunia di tahun 2025. Reformasi birokrasi merupakan sebuah proses politik yang di desain untuk menyesuaikan hubungan antara birokrasi dan elemen-elemen lain dalam masyarakat, seperti masyarakat sipil dan swasta, maupun di dalam birokrasi itu sendiri. Dalam desain besar tersebut, Road Map reformasi telah dibagi ke dalam 3 (tiga) tahap setiap lima tahunan yang memuat sasaran-sasaran strategis. Tidak terasa Grand Design Reforrmasi Birokrasi tersebut telah memasuki pada tahap terakhir atau periode ketiga, pada periode terakhir ini sasaran yang ingin dicapai adalah peningkatan secara terus menerus kapasitas birokrasi sebagai kelanjutan dari reformasi birokrasi pada tahap II hingga akhirnya tujuan akhir untuk mewujudkan pemerintah kelas dunia. Namun banyak berpendapat bahwa pada Tahap I dan Tahap II dinilai belum ada dampak yang signifikan, apakah Reformasi Birokrasi di Indonesia bisa dikatakan “Jalan di Tempat”. Pada tahap ketiga iniKementerian PANRB mencanangan Reformasi Birokrasi Temtikdengan empat focus yaitu: 1. Pengentasan Kemiskinan; 2. Peningkatan Investasi; 3. Percepatan Prioritas Aktual Presiden; 4. Digitalisasi Administrasi Pemerintahan. Reformasi Birokrasi diharapkan menjawab keinginan dan amanat Bapak Presiden Joko Widodo untuk Reformasi Birokrasi yang berdampak pada masyarakat dan pembangunan.

Fictor S. Misssa; Edwer Y. Dethan; Yanto Tefa; Petrus Pareira; Angelita Meneses

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This community service project aims to enhance Sunday School teachers’ ability to use digital media as a tool for children’s faith formation in local churches. The rapid development of information technology requires churches to adapt their educational ministries, including children’s spiritual learning. The training was conducted at the Christian Evangelical Church in Timor (GMIT) Sion Noelbaki Congregation, involving 25 Sunday School teachers. The implementation methods included needs observation, interactive workshops, practical sessions on creating digital Bible content, and direct mentoring in using media such as spiritual videos, PowerPoint, and online platforms (YouTube, Canva, and WhatsApp Groups). Evaluation was carried out through pretest-posttest and participant satisfaction questionnaires. The results showed a 78% increase in teachers’ competence in using digital media after the training. Participants also demonstrated high enthusiasm and commitment to applying digital media in their children’s ministry. This activity had a positive impact on improving the quality of faith education, making Sunday School learning more engaging, contextual, and relevant to children’s lives in the digital era.

Domingos Lino Ximines Belo; Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Menjaga kualitas pelayanan kesehatan pada massa pandemic Covid-19, Puskesmas dituntut untuk memberikan pelayanan secara cepat, tepat dan sehat. Covid-19 sebagai pandemic dunia, harus disikapi seluruh penduduk dunia termasuk Indonesia, teristimewa di puskesmas-puskesmas sebagai garda pelayanan public, dan sebagai pusat pemberantasan ataupun investigasi Covid-19. Penelitian ini berujuan menganalisis pelayanan kesehatan di Puskesmas Ngesrep dengan menggunakan purposive  random  sampling,  yaitu  memilih  secara  sengaja  beberapa  anggota  masyarakat  yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Ngesrep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Ngesrep Kota Semarang masa pandemi Covid-19 relatif baik yang ditunjukkan dengan kompetensi teknik petugas kesehatan yang baik,   keterjangkauan dan akses ke puskesmas juga mudah, fasilitas nyaman, informasi yang diberikan sangat baik, ketepatan waktu pelayanan cukup baik dan hubungan antar manusia sangat baik. Inovasi terus dilakukan antara lain puskesmas mengefektifkan jumlah tenaga kesehatan yang ada sesuai kebutuhan pelayanan. Dengan sistem komputerisasi pasien tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Setiyo Prihatmoko; Setiyo Prihatmoko; Sumaryanto; Daniel Novianto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

ABSTRACT The use of mobile devices with the Android operating system which are used as supporting media and supplements in improving learning outcomes combined with demonstration methods and discovery learning or demon-disco learning is needed to help students improve learning outcomes in hydroponic plant cultivation vocational competency subjects at SMK. Kristen Terang Bangsa, because the use of android-based applications can provide new experiences regarding the use of information and communication technology, as well as provide opportunities for students to be able to learn more independently. The concept chosen as a learning medium is to present material about understanding, introduction to parts, types, and quizzes containing questions about hydroponic cultivation of plants. This research uses the Research and Development (RnD) product development method, using 6 out of 10 research stages, namely potentials and problems, data collection, product design, design validation, design improvement, product testing. The result of this research is to produce learning media in the form of android-based applications. The validity value of the media expert is 2.6 which is declared feasible, while the validity value of the material expert is 3.6 which is declared feasible, and is able to increase the average value in the hydroponic plant cultivation vocational competency subject at the Terang Bangsa Christian Vocational School which Initially 67 (with 13 students who had not reached the KKM) to 80 (with 4 students who had not reached the KKM).

Christine Paramitta Dwi Sinaga

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Sanita Catering Semarang yang bertujuan untuk  Untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana meningkatkan kualitas produk dan pelayanan  untuk  kepuasan pelanggan yang mana mengalami kondisi kuranng baik meliputi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan  serta empati yang mana dalam kondisi pelayanan yang diberikan oleh pelayanan oleh seorang karyawan masih kurang cukup baik, serta ada beberapa kualitas produk masih kurang sesuai harapan pelanggan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan analisis deskripstif. informan yang digunakan dalam penelitian sebanyak 8 orang diantaranya 1 pengelola, 2 karyawan, 5 konsumen. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan konsumen. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif. Analisis kualitatif menggunakan teknik keabsahan data, reduksi,sajian data, dan kesimpulan atau vertivikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kualitas produk dan pelayann untuk kepuasan konsumen. Kualitas produk di Sanita Catering 8 (delapan) standar kualitas produk yang baik diantara 8 (delapan) kualitas produk tersebut adalah flavour, consisteny, texture, nutrional content, visual appeal, aromatic appeal, temperature, dan recipes. Pelanggan tetap berpendapat bahwa kualitas produk yang di Sanita Catering sudah tergolong cukup baik akan tetapi ada beberapa kualitas produk yang perlu ditingkatkan meliputi consisteny, texture, temperature dan recipes.Kualitas pelayanan di Sanita Catering mempunyai 5 (lima) unsur diantara 5 (lima) dimensi kualitas pelayanan tersebut adalah reliability (keandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan dan kepastian), emphaty (empati), tanggible (berwujud). Karyawan berpendapat bahwa masih ada beberapa yang harus ditingkatkan meliputi dalam unsur dimensi responsiveness (ketanggapan) dan emphaty (emphaty), guna meningkatkan kepuasan konsumen pembelian produk pada periode berikutnya.

Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Covid-19 tidak menghentikan langkah langkah warga Kota Semarang dalam memilih calon pemimpin mereka dimasa yang akan datang. Meskipun banyak ahli yang menyangsikan pelaksanaan pilkada, bahkan beberapa kajian sebelumnya diprediksi akan menimbulkan kegaduhan, dianggap tidak demokratis dan mengorbankan kesehatan, namun asumsi itu patah dengan melihat angka partisipasi dalam pilkada yang menigkat dibandingkan pilkada sebelumnya. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020 tentang Tahapan- Tahapan Pencoblosan dan Pemungutan Suara dengan Menerapkan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 telah memberikan solusi menjawab banyak kekawatiran  akan  meluasnya  penyebaran  covid-19  ini.  Pertanyaan  mendasar dalam penelitian ini adalah bagaiamana tingkat partispasi warga dalam pilkada di tengah pandemic covid-19. Tujuannya untuk mengekplorasi tingkat partisipasi masyarakat dan factor yang mendukung atau menghambatnya. Hasilnya menakjubkan. Seacra nasional tingkat partisipasi mencapai 76,13 persen, Provinsi Jawa Tengah mencapai 74,34 dan Kota Semarang 68, 62 persen. Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat partisipasi ini adalah kesadaran masyarakat yang semakin baik, penyelenggaraan pilkada yang menjamin aman dan jauh dari peneluranan, serta partispasi pemilih pemula yang muali bergerak untuk memajukan daerahnya.