SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Diana Dayaningsih; Erni Suprapti; Oktasari Widiya AS; Peni Ika K; Rahmad Yuliyanto +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Posyandu lansia merupakan pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan. Tujuan umum dibentuknya Posyandu lansia secara garis besar untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan usia lanjut agar mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai dengan keberadaannya. Agar posyandu berjalan dengan baik maka perlu dukungan dari kader, kader diharapkan bisa menjadi agent of change. Peran kader sebagai agent of change, dalam upaya pembangunan dapat diwujudkan dengan memberikan dukungan berupa berbagi pelayanan yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pengukuran tekanan darah, pengisian KMS (Kartu Menuju Sehat) memberikan penyuluhan atau penyebarluasan informasi kesehatan, menggerakkan serta mengajak usia lanjut untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan posyandu lansia karena itulah kader dituntut untuk memiliki kemampuan membina, menuntun serta didukung oleh keterampilan dan berpengalaman.    

Firda Rismadhani; Kadarningsih, Ana

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Financial distress is a financial condition of a company that is in a state of crisis. The purpose of this study is to find out the effect of liquidity, leverage, operating capacity, profitability, and firm growth on financial distress. The population of this study is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2018 with the sampling technique using porposive sampling or criteria. Based on the technique, obtained sample of 112 companies. The results of this study indicate that liquidity and profitability has a significant effect on the financial distress of manufacturing companies listed on the Indonesian stock exchange. Meanwhile, leverage, operating capacity, and firm growth have no effect on the financial distress of manufacturing companies listed on the Indonesian Stock Exchange.