Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2020 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Penelitian ini membahas orang muda dapat menjadi pioneer dalam dialog interreligius. Hal ini dapat menjadi dialog interreligius yang khas. Fokus penelitian ialah relasi antara Orang Muda Katolik (OMK) dengan teman-teman Muslimnya. OMK terpanggil untuk dialog ini karena penduduk Indonesia mayoritas Muslim. Saat ini media sosial banyak memberitakan isu intoleransi yang menimbulkan prasangka diantara agama dan dapat membahayakan keberagaman Indonesia. Sejarah mencatat bahwa gerakan para pemuda Bangsa Indonesia dalam keragamannya dapat bersatu dan peduli pada persatuan bangsa. Peristiwa seperti Sumpah Pemuda tahun 1928 dan Gerekan Reformasi tahun 1998 menjadi kepedulian pemuda Indonesia yang cukup signifikan. Tujuan dari penelitian ini ialah menelusuri cara pandang iman Kristen untuk relasi OMK dalam dialog interreligius. Anjuran Apostolik Christus Vivit dapat meneguhkan pertemanan OMK dengan cara pandang inklusif dalam dialog interreligius. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi berdasarkan pengalaman berpastoral dengan anak muda. Penelitian ini memberikan sumbangan sederhana pada tingkat akar rumput masyarakat yaitu dialog interreligius orang muda. Temuan penelitian ini ialah OMK memandang teman Muslimnya bukan semata-mata sebagai teman tetapi sebagai saudara, menurut pemikiran Kristin-awanama dari Karl Rahner.

Sopia Sopia; Silvester Adinuhgra; Titi Christiana

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pentingnya berpastoral bagi para remaja khususnya remaja bermasalah di wilayah Paroki Santa Maria De La Salette Muara Teweh. Oleh karena itu, melalui  penelitian ini dapat membantu dan menolong remaja agar dapat menghayati iman, menemukan jati diri, bertanggung jawab, disiplin dan mampu menjadi harapan Gereja, Bangsa dan Negara. Metode yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan metode penelitian kualitatif, penulis ingin mengetahui jawaban dan pengalaman para informan berkaitan dengan remaja yang bermasalah di Paroki Santa Maria De La Salette Muara Teweh. Setelah mendapatkan data dari para informan, penulis berusaha menganalisis jawaban tersebut dari para informan berkaitan dengan masalah yang dialami oleh para remaja. Dari hasil penelitian, penulis menemukan banyak sekali informan mengatakan bahwa  remaja  di  Paroki  Santa  Maria  De  La  Salette  Muara  Teweh,  mengalami masalah yakni kurangnya rasa percaya diri, takut, minder, dan bingung dalam mengambil keputusan  yang pasti. Hal itu disebabkan oleh faktor orang tua yang broken home, pengaruh teman sebaya yang kurang baik, dan pergaulan sehari-hari. Simpulan   dari   penelitian   ini   adalah   bahwa   pada   usia   remaja,   mereka memerlukan bimbingan  dan pendampingan dari orang tua maupun guru. Dengan demikian, penelitian ini menjadi sangat penting untuk berpastoral bagi remaja yang bermasalah.